10 Pewarna Rambut Alami, Murah dan Praktis!

Bunga sepatu untuk warna merah gelap, kunyit untuk tint rambut pirang. Apa lagi pewarna rambut alami yang bisa kamu manfaatkan?

Pada dasarnya, wanita Indonesia terlahir dengan warna rambut hitam. Namun terkadang, banyak orang yang berpikir untuk mengganti warna rambut karena beberapa hal, mulai dari warna rambut asli yang tampak kusam hingga keinginan untuk tampil ‘beda’ dari biasanya. Nah, mewarnai rambut sebenarnya tak harus menggunakan bahan kimia, karena ada beberapa pewarna rambut alami yang bisa mudah kamu temukan.

Yang harus kamu ingat, mewarnai rambut sendiri tidak boleh sembarangan, apalagi jika menggunakan cat rambut atau bleaching. Zat kimia di dalam cat rambut memang berpotensi merusak rambut, terutama jika pewarnaan ini tak diiringi dengan perawatan ekstra. Rambutmu bisa kering dan rontok.

Kalau kamu belum bisa berkomitmen untuk perawatan rambut ekstra tersebut, solusi lainnya adalah mewarnai rambut dengan bahan alami. Selain murah, praktis, dan bisa dilakukan sendiri di rumah, bahan alami punya risiko lebih kecil untuk kerusakan rambut.

Penasaran apa saja bahan alami yang bisa membantumu mengubah warna rambut? Simak artikel ini sampai habis.

1. Kopi untuk Warna Rambut Cokelat Gelap.

Mungkin sudah banyak yang tahu kelebihan kopi yang satu ini. Kalau rambutmu kusam, mulai beruban,  atau kamu ingin memiliki rona warna kecokelatan, coba bahan alami yang satu ini. Tak hanya memberi warna cokelat gelap yang khas, kopi juga bisa membantu menjadikan rambut tampak berkilau dan merangsang pertumbuhan rambut.

Untuk mewarnai rambut dengan kopi, kamu perlu menyiapkan 150 ml brewed coffee (yang suhunya sudah normal), 250ml conditioner, 2 sdm kopi bubuk, dan 2 sdm cacao powder. Campurkan kopi bubuk dan conditioner, lalu masukkan brewed coffee dan bubuk cokelat.

Aduk rata lalu oleskan pada seluruh rambut. Tutup dengan shower cap dan diamkan selama 1 jam, lalu bilas dengan air dan shampoo. Ulangi selama 2 minggu sekali.

Meski prosesnya mudah, tapi kamu harus tetap ingat kalau kopi adalah bahan alami. Hasilnya tak akan terlihat langsung seperti ketika kamu mewarnai dengan cat rambut.

2. Wortel untuk Warna Orange Kemerahan.

Punya beberapa wortel mentah di lemari es? Nah, kamu bisa memanfaatkan wortel sebagai pewarna rambut alami untuk menghasilkan warna rambut orange kemerahan. Bonusnya, wortel mengandung vitamin A dan E yang membantu menutrisi kulit kepala serta menyuburkan rambut.

Untuk mewarnai rambut dengan jus wortel, campurkan 2 gelas jus wortel (tanpa gula), 2 sdm minyak zaitun, dan 1 sdm minyak kelapa. Aduk rata dan gunakan langsung pada rambut, bungkus kepala dengan shower cap, lalu diamkan selama 1 jam.

Setelahnya, kamu bisa membilas rambut dengan air biasa atau dengan larutan cuka apel. Bahan alami ini bisa membuat warna rambut lebih tahan lama dan memberi efek rambut berkilau.

Namun ingat, hindari menggunakan cuka apel langsung pada rambut dan kulit kepala tanpa dilarutkan terlebih dahulu. Tingkat keasaman pada cuka apel sangat tinggi, sehingga bisa menimbulkan risiko kulit perih. Agar kulit kepalamu tidak teriritasi, campurkan cuka apel dan air biasa dengan takaran 1:1.

3. Bunga Sepatu untuk Warna Merah Gelap.

Kalau kamu menanam bunga sepatu di halaman rumah, jangan disia-siakan. Selain bentuknya yang cantik, bunga ini memiliki sejumlah manfaat bagi rambut. Bunga sepatu mengandung vitamin A dan C yang baik untuk menutrisi kulit kepala dan antioksidan yang bisa mengatasi rambut rontok. Bunga ini juga bisa menjadi pewarna rambut yang menghasilkan warna merah gelap.

Untuk memanfaatkannya, siapkan beberapa tangkai bunga sepatu (ambil kelopaknya). Lalu, rendam kelopak bunga bersama 2 sdm minyak zaitun atau minyak kelapa, panaskan hingga warnanya  berubah gelap.

Tunggu hingga suhu rendaman menjadi normal, lalu gunakan pada rambutmu. Diamkan selama 1 jam sambil ditutup dengan menggunakan shower cap atau plastik. Setelah itu, bilas dengan air dan shampoo. Ulangi langkah ini tiga kali dalam seminggu sampai kamu mendapatkan warna merah yang diinginkan.

4. Kunyit untuk Warna Rambut Pirang.

Rambut yang sedang diwarnai menggunakan jus kunyit.
Untuk mendapatkan warna pirang, kamu bisa menggunakan pewarna rambut alami berasal dari kunyit, lho! (Foto: Shutterstock)

Memang, hasilnya tidak akan sesempurna bleaching dan cat rambut blonde. Namanya juga bahan alami, kandungan kunyit tidak bisa membuka kutikula rambut seperti halnya krim bleaching. Namun, dengan pemakaian rutin, rambutmu bisa berubah menjadi lebih cerah dan memiliki nuansa kekuningan.

Cara mewarnai rambut dengan menggunakan kunyit cukup simpel. Parut kunyit hingga memenuhi ¼ bagian cangkir kecil. Tambahkan air hangat dan peras hingga menghasilkan cairan kuning pekat. Masukkan cairan ke dalam botol spray dan semprotkan ke rambut secara merata.

Akhiri dengan memberi pijatan pada kulit kepala dan meremas batang rambut agar cairannya terserap dengan baik. Diamkan rambut dalam keadaan terbuka hingga cairannya kering. Terakhir, bilas dengan air biasa. Ulangi proses ini selama dua hari sekali sampai kamu mendapatkan warna terang yang diinginkan.

Lengkapi juga perawatan rambutmu yang diwarnai dengan TRESemmé Color Radiance & Repair for Colored Hair Shampoo. Shampoo ini dilengkapi dengan Plant Placenta Extract yang kaya akan asam amino, sehingga rambutmu lebih ternutrisi dan tak mudah rusak. Untuk membantu mempertahankan warna rambut berkilau dan tahan lama, shampoo ini diperkaya dengan Color Radiance Booster. Coba, deh!

5. Kayu Manis dan Cengkih untuk Warna Cokelat Muda.

Untuk kamu yang ingin mengubah warna rambut menjadi warna cokelat muda, bahan alami ini bisa menjadi pilihan. Pasalnya, kayu manis dan cengkeh bisa menjadi kombinasi yang epic untuk menghasilkan warna rambut yang lebih terang.

Kamu hanya perlu menyiapkan ½ cangkir kayu manis dan 1 cangkir cengkeh. Rendam dengan air hingga menjadi larutan pekat dan gunakan langsung pada rambut. Diamkan selama 30-45 menit , setelah itu bilas dengan air dan shampoo.

Karena menggunakan pewarna rambut alami, tentu hasilnya tidak langsung nyata dalam sekali pemakaian. Untuk itu, ulangi proses ini hingga 3 kali seminggu.

6. Buah Bit untuk Warna Rambut Merah Pekat.

Jika ingin memiliki warna rambut merah pekat, kamu bisa mencoba buah bit. Untuk yang belum familier, buah bit adalah tanaman dengan bentuk seperti ubi berwarna merah keunguan. Bisa dibilang, buah ini masih sekeluarga dengan lobak dan sayuran berakar lainnya.

Langkah mewarnai rambut dengan buah bit hampir mirip dengan jus wortel. Kamu hanya perlu mencampurkan jus bit dengan minyak zaitun atau minyak kelapa. Lalu, aplikasikan ke rambut secara merata.

Setelah itu, bungkus rambut dengan shower cap dan diamkan selama kurang lebih 1 jam agar warnanya meresap. Ulangi selama beberapa minggu, ya!

7. Henna untuk Rambut Merah.

Bubuk henna di dalam wadah mangkuk dan rambut berwarna merah.
Henna bisa menjadi pilihan pewarna rambut alami (Foto: Shutterstock)

Sering menggunakan henna untuk cat kuku? Nah, kini saatnya kamu menggunakannya untuk mengubah warna rambutmu menjadi lebih keren. Pewarnaan dengan henna biasanya menghasilkan warna rambut kemerahan. Warnanya pun biasanya bisa bertahan empat hingga enam minggu.

Kalau mau lebih mudah dan praktis, beli henna bubuk. Campurkan dengan air menggunakan perbandingan 2:1, lalu aduk rata hingga mengental. Lalu, baurkan ke seluruh rambut. Setelah itu, bungkus rambut dengan shower cap dan diamkan selama 1 hingga 6 jam agar warna yang dihasilkan lebih intens. Bilas dengan air dan shampoo hingga bersih.

Agar warna rambutmu terlihat lebih berkilau, jaga juga kesehatan rambutmu agar ujungnya tidak kering atau bercabang. Jangan lupa untuk menambahkan conditioner ke dalam rutinitas harianmu.

Kamu bisa gunakan Dove 1 Minute Super Conditioner Intensive Damage Treatment. Formula kapsul serum di dalamnya mampu meresap dan melembapkan rambutmu dalam waktu 1 menit saja. Tak perlu lama menunggu lagi tiap keramas!

8. Daun Sage untuk Warna Rambut Hitam.

Umumnya daun sage dimanfaatkan untuk bahan dasar masakan karena aromanya yang sangat kuat. Untuk urusan pewarnaan, daun ini ternyata juga bisa membantu membuat rambut menjadi lebih hitam dan gelap.

Untuk menggunakannya sebagai pewarna rambut alami, rebus secangkir daun sage selama 30 menit. Setelah itu, saring dan biarkan larutan menjadi dingin. Basahkan rambut dan tuangkan air saringan ini ke seluruh rambut.

Agar warnanya meresap, pijat kulit kepala dan batang rambut dengan lembut. Diamkan selama 30 menit, lalu bilas dengan air. Ulangi proses ini setiap minggunya agar warna rambutmu lebih gelap.

Kalau ingin warna rambutmu semakin terlihat hitam berkilau, gunakan juga Sunsilk Black Shine Shampoo untuk perawatan harian. Shampoo Sunsilk hitam ini mengandung 5 bahan alami, mulai dari urang-aring, jeruk nipis, camellia essence, gingseng, dan mint. Kombinasi unik ini akan membantu membuat rambut lebih hitam terawat dan lebih kuat.

9. Kemiri untuk Menghitamkan Rambut.

Yang ingin menghitamkan rambut, kamu sebenarnya beruntung. Ada beberapa bahan alami yang bisa kamu gunakan, salah satunya adalah kemiri. Pewarna rambut alami ini bisa juga digunakan untuk menyamarkan uban.

Kamu hanya perlu menyediakan ½ cangkir kemiri yang sudah disangrai, lalu tumbuk hingga halus. Selanjutnya, peras hingga minyaknya keluar. Minyak inilah yang akan kamu oleskan pada batang rambut.

Lakukan proses ini setiap 30 menit sebelum keramas. Untuk hasil maksimal, ulangi hal ini selama beberapa minggu.

10. Chamomile untuk Warna Rambut Pirang Kemerahan.

Chamomile termasuk bunga yang terkenal memiliki banyak manfaat untuk kesehatan, seperti memperkuat kekebalan tubuh dan mengurangi alergi. Nah, bunga ini ternyata juga bisa digunakan sebagai bahan pewarna rambut alami, lho! Jika digunakan rutin, teh bunga chamomile dapat memberi nuansa warna rambut pirang cenderung kemerahan.

Buat tah chamomile seperti biasa dengan merebua 1 liter air dengan 3-4 sendok bunga chamomile kering. Diamkan hingga dingin, lalu saring. Baurkan air rebusan teh pada rambut dan tunggu sekitar 15 menit. Bilas rambut dengan air dan shampoo.

Mewarnai rambut menggunakan bahan alami memang mudah dan murah. Namun, kamu tetap harus berhati-hati, karena ada beberapa bahan alami yang mungkin menyebabkan reaksi alergi pada kulit. Kalau kamu tak memiliki alergi, teruskan penggunaan bahan-bahan ini tanpa rasa khawatir. Namun, waspadalah jika kamu memiliki kulit sensitif.

Coba ikuti cara berikut untuk memeriksa apakah kamu memiliki reaksi alergi dengan bahan alami tersebut.

  • Oleskan pewarna rambut yang sudah kamu buat di area lengan bawah.
  • Tunggu setidaknya 1 x 24 jam untuk memastikan reaksi di kulitmu.
  • Jika kulitmu tidak berubah kemerahan, iritasi, atau timbul rasa gatal, itu tandanya kamu aman untuk menggunakan bahan pewarna rambut alami di atas.
  • Jika muncul kemerahan atau gatal, segera hindari penggunaannya, ya.

Bagaimana, setelah tahu apa saja bahan pewarna rambut alami di atas, ada yang ingin langsung kamu coba? Pastikan saja kamu mengulangi prosesnya hingga beberapa minggu, karena pewarna rambut alami tentu tak seampuh cat rambut kimiawi. Pewarna rambut alami ini juga umumnya tidak mampu bertahan lama hingga berbulan-bulan, sehingga kamu harus sering melakukan retouch.

Artikel Sebelumnya
Artikel Berikutnya

Tetap Terinspirasi

Langganan newsletter untuk tips eksklusif seputar perawatan rambut.
Hair Quiz