10 Macam Highlight Rambut dan Rekomendasi Warnanya

Berencana mencoba highlight rambut, tapi masih galau soal pilihan warna dan perawatannya? You are lucky! All Things Hair akan mengupas tuntas soal highlight rambut dari A-Z di artikel ini.

Untuk kamu yang belum familier dengan dunia hair color, highlight sekilas kelihatan mirip dengan balayage. Meski sama-sama merupakan teknik pewarnaan tanpa perlu mengecat keseluruhan rambut, faktanya highlight punya karakteristik yang jauh berbeda.

Apa Itu Highlight Rambut?

Highlight (atau sering disebut hairlight rambut) adalah teknik coloring pada beberapa bagian rambut dengan menggunakan warna yang sedikit terang dari warna dasar rambut. Jika dasar rambutmu cokelat, highlight yang dipilih biasanya berwarna cokelat terang.

Highlight rambut pada rambut hitam dan panjang
Teknik ini membuat rambut hitammu makin keren. (Foto: Shutterstock)

Ada banyak tipe dan teknik yang bisa kamu coba. Cara yang paling tradisional adalah teknik foils, yaitu menggunakan aluminium foil secara terpisah pada setiap bagian rambut. Pengaplikasiannya cukup strategis, diletakkan dalam berbagai bentuk dan pola untuk memberikan kontras yang bold atau bahkan soft.

Highlight bikin rambut kelihatan lebih tebal dan ‘hidup’.

Tujuan dari highlighting adalah membuat ilusi rambut yang lebih berkilau, bertekstur, bahkan lebih tebal. Jika dilakukan dengan benar, teknik ini akan menambah dimensi dan membuatmu terlihat fresh.

Selain itu, teknik pewarnaan rambut ini juga low maintenance dibandingkan dengan mewarnai keseluruhan rambut. Tidak perlu terlalu sering touch up warna akar rambut atau khawatir cat rambut highlight jadi memudar di ujung rambut!

Highlight rambut wanita ini cocok untuk kamu dengan virgin hair, karena prosesnya hanya membutuhkan sebagian rambut. Rasanya seperti ganti keseluruhan warna rambut tanpa mengalami dilema rambut rusak dan kering!

Apa Bedanya Highlight, Lowlight, dan Balayage?

wanita dengan rambut highlight, lowlight, dan balayage
Highlight rambut wanita, lowlight, balayage. Sudah terlihat bedanya? (Foto: Shutterstock)

Untuk yang masih baru suka mewarnai rambut, ketiga hal ini memang terlihat mirip. Bahkan ada yang menyebut semua teknik ini sebagai ‘highlight’. Jadi apa bedanya?

Highlight.

Highlight rambut bertujuan untuk memberi aksen terang pada rambut yang secara alami berwarna gelap. Tujuannya adalah membuat rambut terlihat lebih tebal, bertekstur, atau bercahaya. Rambut tidak akan lagi terlihat monoton!

Balayage.

Salah satu variasinya adalah balayage, dengan highlight yang diaplikasikan pada rambut secara random dengan teknik brushing yang berbeda.

Secara harfiah, balayage memiliki arti “menyapu” atau “melukis”. Teknik menyapukan kuasnya memang sedikit berbeda. Untuk teknik ini, hairstylist akan membagi rambutmu jadi beberapa bagian besar seperti akan melakukan ombre. Namun, sapuan kuasnya lebih natural dan tidak bold seperti saat mengaplikasikan ombre.

Lowlight.

Nah, yang ini mungkin lebih tricky dan sering ‘menipu’ matamu. Kedua hal ini berbeda pakai banget!

Jika highlight menggunakan warna terang di atas warna rambut, maka lowlight menggunakan warna lebih gelap di atas warna rambut. Keduanya sama-sama menciptakan dimensi atau rambut yang lebih bertekstur. Hanya saja, pemilihan warnanya yang beda.

Biasanya lowlight digunakan pada warna rambut terang seperti pirang, atau untuk membuat warna rambut lebih redup. Untuk lowlight, warna rambutmu tidak melulu harus sangat terang. Yang penting, pilihan warnanya bisa berbaur sempurna.

Agar semakin berdimensi, beberapa selebriti pun pernah menggunakan kedua teknik pewarnaan rambut ini secara bersamaan. Seru!

Tips Memilih Warna Highlight.

Baru pertama kali coba mewarnai rambut atau tergolong orang yang low maintenance? Pilih cat rambut highlight yang tak terlalu jauh dari warna rambut aslimu, minimal 2-3 level di atasnya. Artinya, kamu bisa mencoba beberapa variasi warna rambut pirang seperti golden blonde atau buttery blonde. Semakin tinggi level yang kamu pilih, semakin sering jadwal retouch ke salonnya.

Untuk menentukan level warna ini, kamu perlu bantuan profesional. Bahan-bahan yang digunakan adalah campuran hydrogen peroxide dengan pigmen warna rambut.

Hairstylist tahu takaran yang tepat untuk menghasilkan warna pirang sesuai level yang kamu inginkan. Kalau kamu pemula, sebaiknya jangan coba highlight sendiri di rumah, ya!

Yang perlu kamu lakukan di rumah adalah menjaga warnanya di rumah dengan menggunakan purple shampoo seperti TRESemmé Color Radiance & Repair for Bleached Hair Shampoo dan Conditioner.

Tujuannya agar warna pirang tidak terlihat kusam, pudar, atau bahkan brassy. Kandungan shampoo dan conditioner ini dapat membuat merawat rambut dan menjaga warnanya tetap intact.

Nah, selain memilih warna yang ‘aman’, kamu juga harus mempertimbangkan skin tone yang kamu miliki, seperti kuning langsat atau sawo matang. Pemilik undertone dingin bisa memilih warna pirang yang lebih condong ke nuansa ash, sedangkan undertone warm bisa memilih warna yang hangat.

Cara Mendapatkan Highlight.

Ada beberapa cara mendapatkan highlight mulai dari mendapatkannya di salon atau bahkan mencoba mewarnai rambut sendiri di rumah. Untuk mencoba pirang highlight, kamu wajib menggunakan bleaching pada rambutmu.

Namun, karena kamu hanya menggunakan warna highlight rambut sebagian, kamu perlu beberapa teknik.

  • Highlight cap: menggunakan topi dengan banyak lubang ini membuat pembagian rambut menjadi praktis.
  • Teknik highlight dengan brush: kamu bisa mencoba mendapatkan warna rambut highlight ini di salon. Teknik-teknik ini bisa berupa foiling, foilyage, dan lainnya.

Meskipun kamu bisa mencoba highlight dengan cara DIY, kami menganjurkan kamu untuk mencobanya di salon. Para hairstylists akan menyarankan bentuk highlight serta warna rambut yang tepat untuk bentuk wajah dan warna kulitmu!

Asyiknya lagi, highlight juga tak terbatas pada rambut panjang saja. Highlight rambut pendek juga bisa kamu coba untuk membuat penampilanmu terlihat lebih segar!

Biasanya, teknik highlight ini akan memengaruhi hasil jadinya. Sebut saja balayage yang dihasilkan dari teknik mewarnai dengan cara brushing. Untuk teknik yang sering dipakai, kami sudah rangkumkan untukmu!

1. Foiling.

wanita kaukasia sedang melakukan proses highlight rambut
Foiling teknik untuk highlight. (Foto: Shutterstock)

Foiling adalah cara mengaplikasikan warna pada batang rambut dengan menggunakan foil khusus. Biasanya hairstylist akan membagi beberapa bagian rambut, mengaplikasikan bleach atau pewarna rambut, lalu menutupnya dengan foil untuk menjaga kelembapannya.

Hal ini juga akan mempermudah mereka untuk mengecek apakah bleach sudah meresap sempurna pada batang rambut secara merata sehingga siap dibilas.

2. Balayage.

Saat pengerjaan, pewarna rambut disapukan dengan kuas secara vertikal pada rambut agar tercipta paduan dua atau lebih warna. Jika hasil pewarnaan highlight terlihat lebih mirip garis-garis warna yang tegas, hasil balayage menyatu lebih halus, tampak seperti gradasi warna yang terlihat alami.

Jika kamu ingin warna dengan efek sun-kissed yang cantik, balayage bisa kamu pertimbanglan.

3. Foilyage.

Tidak jarang, beberapa hairstylist lebih suka menggabungkan teknik foiling dan balayage. Biasanya, teknik ini digunakan oleh hairstylist untuk rambut yang gelap dan ingin mendapat hasil yang smooth dan natural. Dengan teknik blending yang tepat, dan foil yang berguna untuk memerangkap kelembapan, hasilnya akan lebih natural!

4. Teasylights.

Kalau kamu sering melihat hair tutorial mewarnai rambut di Instagram, mungkin kamu sudah familiar dengan teknik ini. Teknik teasylights adalah teknik yang digunakan hairstylist untuk mendapatkan soft blending effect.

Saat memilah rambut, hairstylist akan menyasak sebagian rambut tersebut dari bawah ke atas, sebelum mengaplikasikan bleach rambut. Hasilnya terlihat lebih masuk dan natural.

5. Babylights.

highlight rambut warna cokelat
Babylights membuat rambutmu makin shiny dan natural. Mirip warna rambut Jung Joon Young! (Foto: Shutterstock)

Kalau highlight biasa diaplikasikan dengan jarak yang lumayan besar antara satu jalinan rambut dan lainnya, babylights cenderung lebih padat. Teknik ini memang digunakan untuk membuat kesan warna yang berubah, bukan lagi perkara kontras.

6. Color Lights.

Before dan after balayage pada rambut panjang
Coba warna silver atau lavender! (Foto: Shutterstock)

Meski hasilnya agak berbeda, konsepnya sama kok, seperti highlight biasa! Bedanya hanya di pemilihan warna. You can go crazy! Kamu tak perlu mengikuti pakem warna rambut dasar lagi.

Color lights membebaskan kamu untuk memilih warna sesuka hati. Mau pilih warna silver atau warna cokelat ashy sebagai highlight rambut hitam? Boleh banget! Mau warna pink sebagai highlight rambut cokelat? Why not?

7. Color Streak/Money Piece.

wanita eropa dengan rambut diikat dan diwarnai money piece highlight
(Foto: Rupert Laycock)

Money Piece adalah teknik pewarnaan rambut dengan warna kontras yang hanya diaplikasikan pada bagian depan wajah. Gaya pewarnaan ini semakin populer di Korea ketika Jennie Blackpink mengubah warna rambutnya dengan warna pirang dan pink yang kontras dengan warna rambut hitam pekatnya.

8. Peek-a-boo.

wanita dengan rambut sedang diwarnai highlight peekaboo
(Foto: Pinterest)

Peekaboo hair (yang juga punya nama lain hidden colour atau hide and seek) adalah teknik pewarnaan rambut, dengan rambut yang diwarnai pada bagian dalamnya saja seperti atas telinga atau atas tengkuk.

Salah satu pilihan warna peekaboo yang bisa kamu coba pada warna rambut hitam adalah pirang, abu-abu, platinum blonde, hingga warna-warna pastel.

9. Splashlight.

member stayc korea dengan rambut panjang dicat splashlight
(Foto: Instagram/stayc_highup)

Splashlight adalah teknik mewarnai rambut dengan warna pirang di bagian tengah rambut yang memiliki warna gelap di bagian ujung bawah dan pangkal rambut.

Tujuan menggunakan warna ini adalah untuk memberi kesan sunkissed pada bagian tengah rambut secara horizontal. Jadi, warna cat rambut yang bisa kamu gunakan adalah pirang atau cokelat terang.

Tidak menutup kemungkinan juga untuk menggunakan warna-warna bernuansa vibrant seperti pink, hijau, atau kuning. Kamu bisa memulai splashlight dengan warna dasar rambut cokelat atau hitam.

10. Chunky Highlight.

jennifer lopez dengan rambut diwarnai chunky highlights
(Foto: Instagram/jlo)

Chunky highlight biasanya terlihat sangat kontras dengan warna rambut dasar. Bentuk chunky highlight biasanya lebih blocky dibandingkan dengan highlight biasa. Namun, ada sentuhan modern yang terdapat pada variasi besar dan kecilnya highlight pada rambut.

Khusus untuk highlight ini, kamu harus memilih warna pirang yang kira-kira 3-4 tingkat di atas warna hitam alamimu. Kamu juga bisa memadukan beberapa warna pirang untuk membuat rambut lebih meriah.

 

Itulah beberapa info yang wajib kamu ketahui tentang highlight rambut wanita. Semua teknik di atas bisa kamu konsultasikan dengan colorist. Mulai dengan hasil yang kamu inginkan, biarkan colorist yang menentukan teknik yang tepat untukmu!

Artikel Sebelumnya
Artikel Berikutnya
Hair Quiz