AllthingsBeautyallthingsbeauty-logo

Trik & Inspirasi
dari Pakar Rambut Unilever

15 Minyak Alami untuk Rambut Kering Hingga Rontok, Coba Sekarang!

Tak hanya minyak kelapa dan minyak zaitun, ada banyak minyak alami yang bisa kamu coba untuk tuntaskan masalah rambutmu!

ByNadyaSeptember 14, 2023

1. Minyak Camellia atau Tea Seed Oil.>

2. Minyak Kelapa.>

3. Minyak Almond.>

4. Minyak Argan.>

5. Minyak Zaitun.>

[@portabletext/react] Unknown block type "youTube", specify a component for it in the `components.types` prop

6. Minyak Kemiri.>

7. Minyak Urang-Aring.>

[@portabletext/react] Unknown block type "productReference", specify a component for it in the `components.types` prop

8. Macadamia Oil.>

9. Marula Oil.>

10. Castor Oil atau Minyak Jarak.>

11. Grapeseed Oil.>

[@portabletext/react] Unknown block type "productReference", specify a component for it in the `components.types` prop

12. Minyak Jojoba.>

13. Minyak Rosemary.>

14. Minyak Tea Tree.>

[@portabletext/react] Unknown block type "figure", specify a component for it in the `components.types` prop

15. Minyak Lavender.>


Kondisi kulit kepala dan rambut tiap orang berbeda. Karena itu, masalah rambut yang dialami tiap orang tentu tak sama. Ada yang kering, berketombe, berminyak, atau mudah patah. Namun, solusinya biasanya mirip: perlu perawatan ekstra! Nah, menggunakan minyak rambut alami adalah salah satu perawatan tambahan yang bisa kamu coba di rumah.

Pada dasarnya, kulit kepala memproduksi minyak secara alami. Namun, pada kondisi tertentu, misalnya rambut stres karena penataan rambut yang berlebihan atau kondisi ekstrem, kecepatan produksi minyak alami rambut tidak sepadan dengan kelembapan alami yang luruh dan menguap.

Baca terus artikel ini untuk tahu rekomendasi minyak rambut alami yang bisa kamu sesuaikan dengan masalah rambut yang kamu alami sekarang.

1. Minyak Camellia atau Tea Seed Oil.

Minyak ini biasa disebut juga tea seed oil atau minyak biji teh. Asalnya dari benih tanaman teh Camellia sinensis, yaitu tumbuhan yang menjadi ‘ibu’ dari segala jenis teh.

Minyak alami ini mengandung antioksidan yang tinggi. Hebatnya lagi, minyak ini sudah sejak dulu digunakan di Cina sebagai conditioner untuk membantu melembapkan rambut.

2. Minyak Kelapa.

Kami yakin kamu sudah familier dengan minyak rambut alami yang satu ini. Minyak kelapa berasal dari daging buah kelapa yang diparut kemudian dikeringkan.

Minyak kelapa sangat tepat digunakan jika kamu memiliki masalah rambut kering, rusak, rapuh, hingga rontok. Sifatnya yang dapat melapisi rambut dengan kelembapan tinggi dapat membantu menguatkan rambut.

Kalau kamu sedang berniat memanjangkan rambut, coba gunakan minyak ini sebagai masker!

Baca Juga: Cara Menggunakan Minyak Kelapa untuk Rambut Tanpa Bikin Lepek

3. Minyak Almond.

Kalau rambutmu sangat kering dan dibiarkan, hal ini bisa menyebabkan ujung rambut cepat bercabang dan mudah patah. Untuk atasi masalah ini, kamu bisa gunakan minyak almond yang kaya nutrisi dan protein. Sudah terkenal bagus untuk melembapkan rambut kering.

Tak heran sih, salah satu kandungan almond oil atau minyak badam yang terkenal adalah vitamin E. Vitamin E memiliki manfaat untuk meremajakan kulit dan rambut dengan cara melapisi, melembutkan, dan memberi kelenturan.

4. Minyak Argan.

Kamu sering panas-panasan di luar ruangan? Rambutmu jadi terasa kering, kusam, dan terlihat kemerahan? Nah, minyak rambut alami yang pas untuk masalahmu adalah minyak argan!

Berkat komposisi asam lemaknya yang cukup lengkap, minyak ini punya manfaat melembapkan yang oke banget! Jika digunakan rutin pada rambut, rambutmu bisa kembali sehat dan terlihat berkilau alaminya.

5. Minyak Zaitun.

Video pilihan

ATH Video All Things Beauty

Minyak zaitun memang sudah sering sekali digunakan untuk pengobatan dan perawatan kecantikan. Untuk urusan rambut, minyak zaitun juga pas banget dipakai untuk perawatan rambut kering, keriting, atau untuk rambut yang patah karena sering diwarnai.

Kandungannya kaya akan asam lemak Omega-3, seperti oleic acid dan alpha-linoleic acid. Karakternya juga cukup khas. Meski pekat, nutrisinya dapat meresap dan masuk ke dalam kutikula rambut terdalam. Rambut lebih sehat, lebih lembap, dan tidak mudah patah.

6. Minyak Kemiri.

Minyak rambut ini sangat kami rekomendasikan untuk kamu yang punya masalah rambut rontok dan warnanya kusam. Dengan kandungan asam lemak esensial dan berbagai vitamin penting, minyak kemiri sudah terbukti mampu membantu melebatkan dan menggelapkan rambut.

7. Minyak Urang-Aring.

Urang-aring adalah satu resep perawatan yang Indonesia banget. Dalam pengobatan tradisional Ayurveda, minyak urang-aring lebih dikenal dengan nama Bhringraj.

Sebenarnya, belum ada penelitian modern yang bisa membuktikan efektivitas minyak urang-aring. Namun, resep warisan turun temurun ini biasa digunakan untuk menyuburkan rambut dan menjadikan rambut terlihat hitam berkilau.

Kalau mau lebih diteliti, kandungan vitamin E yang tinggi di dalam minyak ini yang bekerja dalam melawan radikal bebas. Efek buruk radikal bebas pada rambut adalah terhambatnya pertumbuhan rambut.

Tip Editor: Selain dari minyak rambut alami yang bisa kamu buat sendiri di rumah, kamu bisa menggunakan produk rambut yang mengandung urang-aring, seperti Sunsilk hitam ini.

Formula baru Activ-Infusion dari Sunsilk hitam ini mengandung urang aring + oil yang dikenal mampu menutrisi, menguatkan, dan meningkatkan kilau hitam alami rambut. Untuk melembapkan dan menguatkan rambut, shampoo ini dilengkapi dengan collagen.

Shampoo ini punya kandungan jeruk nipis dengan vitamin C, yang dikenal mampu menyegarkan dan melembutkan rambut.

8. Macadamia Oil.

Yang membuat macadamia oil jadi favorit adalah kemampuannya dalam meresap pada rambut secara efisien, bahkan lebih sempurna dibanding mineral oil. Kandungan asam lemak dalam minyak macadamia juga dapat membuat batang rambut lebih sehat, berkilau dan juga kuat. Kandungan antioksidannya juga cukup tinggi!

9. Marula Oil.

Minyak marula cocok untuk rambut yang kering dan mengembang. Minyak rambut untuk rambut kering ini adalah hasil ekstraksi biji buah marula dari Afrika Selatan.

Yang membuat minyak ini spesial adalah kandungan antioksidan dan mineral penting yang dapat melindungi rambut dari berbagai faktor penyebab kerusakan, juga radikal bebas.

Meski tidak sepopuler minyak zaitun, ada beberapa kelebihan minyak marula yang perlu kamu pertimbangkan. Minyak ini mudah meresap hingga ke batang rambut dan tidak membuat rambut berminyak secara berlebihan.

10. Castor Oil atau Minyak Jarak.

Minyak jarak adalah hasil ekstrak dari sebuah tumbuhan yang bernama Ricinus communis. Castor oil kaya akan ricinoleic acid, yaitu salah satu jenis asam lemak yang dapat melawan inflamasi.

Kamu bisa memanfaatkannya untuk menutrisi kulit kepala, meredakan iritasi dan rasa gatal, menumbuhkan rambut dan menjaga rambut agar tidak rontok. Tidak heran kalau sekarang banyak produk perawatan rambut yang memasukkan minyak jarak sebagai salah satu bahan utamanya.

11. Grapeseed Oil.

Selain ampuh membuat kulit awet muda dan bebas kerutan, grapeseed oil juga bagus untuk menyuburkan rambut, lho. Minyak yang berasal dari proses ekstraksi buah anggur ini kaya asam lemak dan flavonoid yang memiliki sifat anti-inflamasi yang ampuh menyingkirkan ketombe dan merangsang pertumbuhan rambut.

Beda dari minyak kelapa yang lengket, grapeseed oil tergolong encer dan tidak lengket saat diaplikasikan pada rambut. Jadi, minyak ini cocok untuk segala tipe rambut, mulai dari lurus sampai keriting sekalipun.

Tertarik pakai grapeseed oil untuk sebagai minyak rambut untuk rambut kering dan rontok? Jangan lupa, gunakan juga shampoo untuk rambut rontok yang juga mengandung minyak alami ini.

Kamu bisa coba shampoo Dove berikut yang diformulasikan untuk menjaga kekuatan batang rambut, mulai dari akarnya. Di dalam shampoo ini, ada kandungan NutriSerum dan Dynazinc untuk membantu mengurangi rambut rontok , serta menjadikannya kuat.

12. Minyak Jojoba.

Kalau kamu punya masalah rambut kering dan berketombe, coba rasakan manfaat minyak alami berikut. Meski bagus untuk melembapkan batang rambut, minyak jojoba punya sifat anti-mikroba yang efektif untuk mengatasi ketombe.

Kalau rambutmu cepat lepek, minyak jojoba juga bisa membantu menyeimbangkan produksi minyak di kulit kepala!

13. Minyak Rosemary.

Minyak esensial ini diambil dari ekstrak daun dan bunga tanaman rosemary. Minyak rambut alami ini sudah biasa ditemui dalam produk kecantikan (terutama skin care), karena mengandung zat anti-oksidan, asam lemak esensial, dan zat anti-iritasi.

Kalau kamu punya masalah ketombe, rambut kering hingga bercabang, atau kerontokan, minyak rosemary bisa menjadi salah satu pilihan tepat.

Tip Editor: Karena termasuk minyak esensial, hindari menggunakan minyak rosemary tanpa dicampur dengan carrier oil, seperti minyak zaitun atau minyak kelapa. Menggunakan minyak esensial murni bisa menyebabkan iritasi karena konsentratnya yang terlalu tinggi.

14. Minyak Tea Tree.

minyak esensial yang diekstrak dari tanaman tea tree All Things Beauty
(Foto: Pixta)

Sama seperti rosemary, tea tree oil atau minyak tea tree adalah jenis minyak esensial yang berasal dari Australia. Pada skin care, minyak tea tree biasa digunakan untuk perawatan kulit berminyak dan berjerawat. Wajar saja, minyak alami ini punya sifat anti-mikroba, anti-jamur, dan anti-inflamasi.

Karena itulah, kamu yang punya masalah ketombe dan kulit kepala gatal, rutinlah menggunakan tea tree oil. Jangan lupa, campurkan dengan carrier oil, ya!

15. Minyak Lavender.

Rambutmu mulai sering rontok? Atau mulai muncul ketombe? Coba perawatan rambut menggunakan minyak lavender.

Selain wanginya yang bikin relaks, minyak alami ini ternyata punya manfaat anti-peradangan, anti-jamur, dan bisa membantu meningkatkan sirkulasi darah di kulit kepala. Pas banget untuk menyuburkan dan menyehatkan rambut!

Gimana? Masih bingung mau pakai minyak rambut alami yang mana? Pilih saja sesuai masalah rambutmu, ya. Selamat mencoba!

Bagikan

Sign up to our newsletter and get exclusive hair care tips and tricks from the experts at All Things Beauty.

Berlangganan