AllthingsBeautyallthingsbeauty-logo

Trik & Inspirasi
dari Pakar Rambut Unilever

Lihat Dulu 10 Perbedaan Smoothing dan Rebonding Sebelum ke Salon

Meski sama-sama untuk meluruskan rambut, perbedaan rebonding dan smoothing ternyata cukup jauh!

ByTim All Things BeautyOctober 12, 2023

1. Jenis Rambut Awal.>

2. Metode Pelurusan.>

3. ‘Obat’ yang Digunakan.>

4. Harga.>

5. Waktu Pengerjaan.>

6. Hasil Akhir Pelurusan Rambut.>

7. Daya Tahan.>

8. Efek Samping.>

9. Perawatan Setelah Proses.>

10. Pelurusan Pada Rambut Diwarnai.>


Ingin meluruskan rambut di salon, tapi masih belum paham perbedaan smoothing dan rebonding? Meski sama-sama proses pelurusan rambut, tapi keduanya punya perbedaan teknik dan hasil. Perbedaan smoothing dan rebonding terletak pada 3 hal utama: jenis rambut awal, hasil akhir, dan obat smoothing yang digunakan.

Sesuai namanya, smoothing adalah pelurusan rambut dengan tujuan menjadikan rambut lebih lembut, lemas, tidak kusut, dan tidak kaku. Metode smoothing dilakukan tanpa mengubah struktur rambut secara total.

Nah, rebonding adalah proses pelurusan rambut dengan mengubah struktur rambut, yang tadinya meliuk keriting menjadi lurus. Untuk mengubah struktur rambut, metode rebonding menggunakan obat kimia yang lebih kuat dibanding smoothing.

Smoothing cocok untuk yang punya rambut ikal dan mengembang, sedangkan rebonding lebih cocok untuk rambut yang sangat keriting. Rebonding menggunakan bahan kimia yang cenderung lebih keras, sedangkan obat smoothing ada yang mengandung protein sehingga hasilnya lebih lembut di rambut.

Untuk lebih detailnya, simak perbedaan smoothing dan rebonding berikut.

1. Jenis Rambut Awal.

Smoothing dan Rebonding All Things Beauty

Cek jenis rambutmu dulu. Hanya mengembang dan ikal, atau sangat keriting? Rebonding rambut lebih cocok untuk yang memiliki ikal atau keriting. Untuk smoothing, hasilnya lebih maksimal pada rambut lurus alami yang sering kusut dan susah diatur.

Treatment ini cocok untuk siapa saja, tak eksklusif untuk wanita saja. Smoothing rambut pria sebenarnya cukup populer, karena banyak pria yang malas menata rambut. Mereka ingin rambut yang sudah rapi dan ‘jadi’.

2. Metode Pelurusan.

Dari segi metode, perbedaan rebonding dan smoothing sangat jelas. Fungsi smoothing adalah meluruskan dan melemaskan tanpa mengubah struktur rambut. Proses untuk meluruskannya menggunakan bahan kimia dengan level soft/mild. Metode smoothing juga menutup kutikula atau bagian terluar rambut sehingga mengurangi kusut.

Rebonding adalah proses yang lebih diperuntukkan pada rambut keriting yang butuh diubah struktur rambutnya. Karena itulah, obat pelurus yang digunakan cukup ‘keras’. Obat dibiarkan meresap hingga ke dalam kutikula rambut untuk ‘memperbaiki’ dan mengubah struktur alami rambut menjadi lurus.

Namun, langkah pengaplikasiannya mirip. Setelah uji elastisitas dan keramas, rambutmu akan diberi obat pelurus dan didiamkan selama beberapa menit. Rambut kemudian dibilas, dikeringkan, dicatok, dan diberi obat penetral. Rambut lalu dibilas lagi, dikeringkan, dan dicatok ulang.

3. ‘Obat’ yang Digunakan.

Karena metodenya beda, maka bahan yang dipakai pasti berbeda. Obat smoothing yang bagus biasanya mengandung protein (dikenal dengan nama lain keratin) dan diaplikasikan sebelum rambut dicatok. Prosedur ini tidak mengubah struktur asli rambut, karena hanya membentuknya menjadi lebih halus dan lurus.

Pada metode rebonding, biasanya ada 2 macam obat yang digunakan: relaxer (untuk mengubah struktur) dan neutralizer (penetral obat pertama). Bahan kimia yang umum digunakan pada relaxer adalah Sodium hydroxide, Ammonium thioglycolate, dan Sodium thioglycolate.

Namun, kini sudah banyak produk yang tak lagi menggunakan ammonia. Kandungan nutrisinya pun sudah banyak ditambahkan untuk mengurangi kerusakan pasca pelurusan.

Tip Editor: Shampoo apa yang cocok untuk rambut smoothing atau rebonding? Untuk perawatan setelah pelurusan, kamu bisa gunakan shampoo untuk rambut smoothing yang mengandung manfaat keratin.

Kami merekomendasikan TRESemmé Keratin Smooth Shampoo. Formula Hydrolized Keratin dan Micro Smoothing Particle di dalamnya akan membantu membuat rambutmu lembut dan lurus lebih lama.

4. Harga.

Berapa sih harga smoothing rambut di salon? Kalau harga rebonding?

Harga rebonding rambut di salon bisa dimulai dari Rp200.000, sedangkan harga smoothing rata-rata berkisar di angka Rp300.000 ke atas.

Ini adalah harga smoothing rambut pendek di salon. Harga smoothing di salon bisa lebih mahal lagi kalau rambutmu lebih panjang.

5. Waktu Pengerjaan.

Perbedaan smoothing dan rebonding selanjutnya ada di waktu pengerjaan. Meski hasil smoothing tidak permanen, tapi waktu pengerjaannya relatif lebih lama, yakni minimal 3 jam tergantung panjang rambut. Metode rebonding rambut biasanya lebih singkat, hanya sekitar 2-3 jam.

6. Hasil Akhir Pelurusan Rambut.

Perbedaan hasil rambut smoothing sebelum dan sesudah All Things Beauty
Hasil akhir rambut berbeda, tergantung pada jenis rambut di awal. (Foto: Hariono Halim)

Keduanya menghasilkan efek berbeda. Smoothing adalah proses yang menghasilkan rambut lurus yang tampak alami. Rambut tampak sehat dan seolah habis dicatok. Rambut yang bergelombang dan agak kusut jadi lebih lemas serta mudah diatur.

Rebonding adalah proses yang punya hasil akhir sangat lurus, atau kadang terlihat kaku jika rambut aslimu sangat keriting. Ini adalah hal wajar mengingat bahan pelurus rebonding cenderung lebih kuat daripada obat kimia smoothing. Rebonding juga bisa menghasilkan rambut yang tampak lebih halus.

Baca Juga: Alat Rias Rambut a la Salon dan Kegunaannya

7. Daya Tahan.

Karena tak ada pengubahan struktur rambut, teknik pelurusan smoothing termasuk dalam kategori sementara dan hanya bertahan maksimal 3 bulan.

Rebonding rambut termasuk dalam kategori semi-permanen dan memiliki daya tahan antara 7 bulan sampai 1 tahun. Hasilnya tergantung jenis rambut awalmu, seperti ikal atau keriting. Untuk hasil terbaik, prosedur ini memerlukan retouch minimal 6 bulan sekali.

8. Efek Samping.

Namanya juga menggunakan bahan kimia, tentu ada dampaknya terhadap rambut. Nah, perbedaan keduanya juga bisa terlihat dari kerusakan yang kemungkinan terjadi setelah pelurusan.

Obat smoothing yang bagus menggunakan lebih sedikit bahan kimia dan mengandung banyak protein, sehingga lebih ‘ramah’ untuk batang rambutmu. Namun, rambut tetap bisa menjadi kering setelah beberapa lama.

Rebonding menggunakan obat kimia yang kuat, sehingga rambutmu menjadi sangat rentan untuk kering dan rapuh. Rambut yang patah di tengah sangat mungkin terjadi dalam beberapa bulan.

9. Perawatan Setelah Proses.

Bagi yang melakukan smoothing rambut, peraturannya lebih fleksibel karena sifat prosedurnya sementara. Kamu tetap bisa menata rambut dengan gaya lain. Namun, agar efek lurusnya tetap terjaga, metode smoothing sebaiknya diulang setiap 3 bulan sekali.

Nah, untuk prosedur rebonding, kamu harus menahan diri untuk mencoba beberapa gaya rambut. Untuk beberapa bulan pertama, hindari melakukan blow out dengan hairdryer atau melakukan penataan yang dapat mengubah bentuk rambut sementara seperti blow permanen.

Hentikan juga prosedur lain yang menggunakan bahan kimia keras seperti mengecat rambut, karena rambutmu bisa berisiko semakin rusak dan kering. Nikmati dulu saja hasil rebonding rambut pendek yang sudah diimpikan, hehe…

Agar rambut tak mudah kembali megar, coba lakukan beberapa hal berikut.

  • Selalu keramas dengan shampoo keratin.
  • Hindari mencatok rambut untuk sementara waktu.
  • Selalu pakai vitamin atau serum setelah keramas, untuk mencegah ujung rambut kering.
  • Rutin pakai hair mask untuk rambut hasil smoothing, atau hair spa untuk rambut hasil rebonding seminggu sekali.

Selain pakai shampoo pelurus, pastikan kamu juga pakai conditioner yang mengandung keratin ya. Tak hanya bikin rambut tetap lembut, conditioner juga bisa mencegah rambut menjadi kering.

Sama seperti shampoonya, conditioner dari TRESemmé ini juga diperkaya dengan Hydrolyzed Keratin dan Micro Smoothing Particle. Juara banget untuk urusan bikin rambut lebih smooth!

10. Pelurusan Pada Rambut Diwarnai.

Bagaimana kalau rambutmu diwarnai dan kamu ingin meluruskan rambut? Bisa saja kok, tapi waspadalah karena tetap ada risikonya. Rambut yang diwarnai (apalagi di-bleaching) pasti melalui proses kimia. Smoothing dan rebonding juga menggunakan bahan kimia. Rambut pun bisa semakin rusak karena terkena zat kimia secara berulang.

Ada baiknya, kamu memberi jeda beberapa bulan sebelum kamu mengulang proses apa pun yang terkait bahan kimia.

Jadi, lebih baik smoothing atau rebonding? Semua tergantung kebutuhanmu! Coba kembali ke poin 1: apa jenis rambutmu? Kalau keriting, lakukan rebonding. Kalau cenderung lurus tapi kaku dan mengembang, pilih smoothing.

Jika mau hasil akhir yang tampak lurus alami dan minim risiko kerusakan rambut, pilih smoothing. Kekurangannya adalah hasilnya yang tak tahan lama. Jika tujuanmu adalah mengubah rambut keriting jadi lurus, sebaiknya pilih rebonding agar hasil lurusnya sesuai ekspektasi. Hasilnya pun lebih tahan lama.

Nah, setelah mengetahui perbedaan rebonding dan smoothing, kamu memutuskan pilih yang mana? Simak juga tips perawatan setelah smoothing rambut dari kami!

Bagikan

Sign up to our newsletter and get exclusive hair care tips and tricks from the experts at All Things Beauty.

Berlangganan
Wanita Asia sedang memegang rambut dengan bahagia All Things Beauty

Jenis Produk

Pilihan Editor: 10 Shampoo untuk Kulit Kepala Kering
Bingung memilih shampoo untuk kulit kepala kering yang tepat? Cek pilihan kami di sini!