AllthingsBeautyallthingsbeauty-logo

Trik & Inspirasi
dari Pakar Rambut Unilever

10 Penyebab Kulit Kepala Kering dan Cara Mengatasinya

Temukan perbedaan kulit kepala kering dan ketombe di sini.

ByTim All Things BeautyJanuary 7, 2024

[@portabletext/react] Unknown block type "figure", specify a component for it in the `components.types` prop
[@portabletext/react] Unknown block type "productReference", specify a component for it in the `components.types` prop
[@portabletext/react] Unknown block type "productReference", specify a component for it in the `components.types` prop
[@portabletext/react] Unknown block type "productReference", specify a component for it in the `components.types` prop

Apakah kamu sedang bermasalah dengan kulit kepala kering? Hati-hati. Selain bikin kamu merasa tidak nyaman, kulit kepala kering juga bisa menjadi tanda terjadinya masalah lain yang berkaitan dengan rambutmu, seperti ketombe.

But, no worries! Di artikel ini, kami akan membongkar apa saja penyebab kulit kepala kering dan apa saja yang bisa kamu lakukan untuk mengatasinya.

Apa Bedanya Ketombe dan Kulit Kepala Kering?

Penampakan dan gejala kedua masalah kulit kepala ini memang mirip, tapi ada sedikit perbedaan yang bisa kamu kenali berikut.

  • Perbedaan pada bentuk serpihan. Ciri-ciri kulit kepala kering adalah adanya serpihan putih yang berukuran kecil dan terlihat jelas di bagian kulit kepala terbuka (seperti di bagian depan dekat anak rambut). Serpihan ketombe biasanya lebih besar, terlihat kekuningan dan berminyak.
  • Perbedaan pada ruam dan sisik. Pada kulit kepala berketombe, sisik kulit berwarna putih atau kuning dan mengelupas. Pada kulit kering dan iritasi, ruam berwarna kemerahan dan sisik kulit terlihat lebih tipis. Kulit atau jaringan yang terdampak terlihat seperti parut.
  • Rasa gatal pada kulit kepala. Tidak semua ketombe menyebabkan gatal, tapi kulit kepala yang kering sudah pasti terasa gatal. Rasa gatal ini muncul dari kondisi kulit yang kering dan iritasi. Namun, tidak menutup kemungkinan kalau kamu mengalami keduanya di saat yang bersamaan. Ketombe yang disebabkan oleh infeksi jamur juga seringkali menimbulkan rasa gatal dan perlu perawatan khusus.
  • Terdapat area kulit kering lainnya di tubuh. Jika hal ini terjadi, kemungkinan besar yang kamu alami adalah kulit kepala kering. Biasanya, kulit kepala kering terasa pada bagian garis rambut, di dekat poni tumbuh.
  • Penyebab atau pemicu. Ketombe disebabkan oleh pertumbuhan jamur berlebih di kulit kepala, sehingga menghasilkan sel-sel kulit mati yang berlebihan dan menyebabkan ketombe. Nah, kulit kepala kering umumnya disebabkan kurangnya kelembapan atau penggunaan shampoo yang tak cocok.
  • Kondisi kelembapan kulit kepala. Kulit kepala kering pasti disebabkan oleh kurangnya kelembapan di kulit kepala. Pada ketombe, hal ini bisa disebabkan kulit kepala yang kering (ketombe kering) atau sebaliknya, produksi minyak berlebih di kulit kepala (ketombe basah). Ciri-ciri ketombe basah adalah kulit kepala terasa berminyak dan bagian yang mengelupas tidak terlihat kering.

Penyebab Kulit Kepala Kering.

Kulit kepala kering bisa disebabkan oleh faktor eksternal seperti cuaca, maupun faktor internal, seperti gangguan kesehatan. Hal ini juga bisa menjadi pemicu ketombe kering.

1. Paparan Sinar Matahari Berlebih.

Cuaca panas sering kali disertai dengan paparan sinar matahari yang intens. Hati-hati, sinar UV dari matahari dapat merusak kulit kepala dan mengurangi kelembapan alami, sehingga menyebabkan kulit kepala kering.

Tak hanya itu, Beauty Bae. Saat cuaca panas, tubuh cenderung menghasilkan lebih banyak keringat untuk membantu mendinginkan tubuh. Keringat yang mengering pada kulit kepala dapat meningkatkan risiko kulit kepala kering serta gejala ketombe, terutama jika tidak dibersihkan dengan baik melalui keramas yang benar.

2. Polusi Udara.

Penyebab kulit kepala kering yang satu ini sering luput dari perhatian. Tak hanya bikin kamu batuk-batuk, polusi udara, terutama polusi yang mengandung partikel-partikel halus dan zat kimia, dapat memengaruhi kesehatan kulit kepala dan menyebabkan kulit kepala kering.

Alasannya, partikel debu dan kimia dapat mengendap pada kulit kepala dan menyebabkan iritasi. Reaksi iritasi ini dapat mengganggu keseimbangan minyak alami pada kulit kepala dan menyebabkan kulit kepala kering.

3. Cuaca Dingin dan Udara Kering.

Kulit kepala kering juga bisa disebabkan udara sekitar yang kering dan cuaca dingin. Suhu yang rendah terbukti dapat menghambat aliran darah ke kulit kepala. Kurangnya sirkulasi darah ini dapat mengakibatkan penurunan pasokan nutrisi dan oksigen ke kulit kepala, yang dapat menyebabkan kulit kepala kering.

Ini berarti, terlalu lama berada di ruangan ber-AC yang dingin juga dapat menjadi penyebab kulit kepala kering. Oleh karena itu, kamu yang bekerja di ruangan kantor tertutup dengan AC sesekali perlu ke luar ruangan.

4. Penggunaan Shampoo yang Tidak Tepat.

Pemilihan shampoo yang tidak cocok dengan jenis kulit kepala dan rambutmu dapat mengakibatkan iritasi dan kulit kepala kering. Jadi, hindari pakai sembarang shampoo, ya.

5. Jamur Malassezia.

wanita dengan ketombe di kulit kepala All Things Beauty
Ketombe di kulit kepala. (Foto: Shutterstock)

Jamur malassezia adalah penyebab umum munculnya ketombe. Namun, jangan salah, jika berkembang biak secara berlebihan, jamur ini juga bisa bikin kulit kepala kering.

Jamur malassezia juga dapat mengonsumsi minyak alami yang dihasilkan oleh kelenjar minyak kulit kepala. Akibatnya, minyak alami yang diperlukan untuk menjaga kelembapan kulit kepala menjadi berkurang, sehingga menyebabkan kulit kepala menjadi kering.

6. Produk Perawatan Rambut yang Mengandung Alkohol.

Di pasaran, memang terdapat produk perawatan rambut dengan kadar alkohol yang tinggi. Kadar ini biasanya disesuaikan dengan kegunaan produk. Umumnya, kadar alkohol pada produk rambut masih masuk batas aman.

Namun, iritasi dapat terjadi ketika kamu memakai produk yang tidak dirancang untuk rambut. Misalnya, parfum atau body spray. Produk ini memang bikin wangi, tapi juga bisa bikin rambut dan kulit kepala kering. Iritasi ini bisa menimbulkan masalah, seperti gatal dan ketombe.

7. Dehidrasi.

Bukan hanya kulit wajah, kulit kepala juga akan menderita kalau kamu kurang minum. Tubuh yang kekurangan cairan menyebabkan produksi sebum terganggu, sehingga kulit di beberapa bagian tubuh menjadi kering, termasuk kulit kepala.

8. Kaporit di Kolam Renang.

Penggunaan kaporit dalam kolam renang biasanya tidak secara langsung menyebabkan kulit kepala kering. Namun, paparan berkepanjangan terhadap air kolam yang terlalu banyak mengandung kaporit dapat berdampak pada kulit dan rambut, termasuk menyebabkan kulit kepala kering.

9. Hobi Keramas dengan Air Panas.

Mandi dengan air panas memang nyaman. Namun, air panas dapat membuka pori-pori kulit kepala dan menghilangkan minyak alami yang melindungi dan melembapkan kulit kepala. Kehilangan minyak ini dapat menyebabkan kulit kepala menjadi kering.

10. Penggunaan Hairdryer yang Tak Tepat.

Ada alasan mengapa hairdresser di salon tidak mengarahkan hairdryer ke salah satu area kulit kepala dalam waktu lama. Mengarahkan hairdryer terlalu lama dan terlalu dekat ke kulit kepala dapat mengeringkan kulit kepala dan rambut secara berlebihan. Akibatnya, kulit kepala bisa menjadi kering dan gatal.

Cara Mengatasi Ketombe Karena Kulit Kepala Kering.

Mengatasi kulit kepala kering adalah langkah penting untuk menjaga kesehatan rambut dan mencegah masalah ketombe kering. Yuk, simak panduannya!

  • Cucilah rambut sesuai kebutuhan. Kalau aktivitasmu tidak begitu banyak, tidak apa-apa untuk keramas dua hari sekali. Namun, kalau lebih sering berada di luar ruangan, kamu bisa keramas setiap hari untuk menyingkirkan kotoran atau polutan yang menempel pada rambut dan kulit kepala. Kotoran yang mengendap bisa memicu ketombe parah!
  • Gunakan air hangat atau suam-suam kuku untuk keramas.
  • Hindari menggaruk kulit kepala yang gatal, terutama jika rambutmu berketombe. Menggaruk kepala hanya akan memperburuk iritasi dan kulit kepala kering. Untuk meredakan gatal, kamu bisa mengompres bagian kepala yang gatal dengan handuk dingin selama beberapa lama.
  • Kurangi penggunaan alat dan produk styling sementara waktu untuk menjaga kelembapan kulit kepala.
  • Cukupi asupan air yang masuk ke dalam tubuh. Selain membantu pencernaan dan membuat kulit lebih glowing, cairan yang cukup juga bisa mencegah kulit kepala menjadi kering.
  • Gunakan minyak alami untuk membasmi ketombe kering. Untuk mengatasi kulit kepala yang sangat kering, kamu bisa pakai perawatan dengan minyak zaitun atau kelapa. Namun, untuk mengatasi ketombe, gunakan minyak tea tree.
  • Pilih shampoo yang memang dirancang khusus ketombe. Jika rambutmu berketombe, gunakan shampoo anti-ketombe yang juga mengandung vitamin untuk membantumu mengatasi ketombe tanpa membuat kulit kepala kering. Menurut Christina Yusuf, Senior R&D Manager Hair Care dari Unilever Indonesia, beberapa kandungan shampoo yang bisa kamu pertimbangkan adalah zinc pyrithione, ketoconazole, hingga vitamin niacinamide.

Tidak tahu shampoo yang tepat untukmu? Simak rekomendasi kami untuk shampoo yang bisa membersihkan rambut dan mencegah munculnya ketombe, tanpa membuat kulit kepala kering!

Shampoo untuk Kulit Kepala Kering dan Gatal.

Dalam beberapa kasus, kulit kepala kering bisa menyebabkan gatal berlebih dan ketombe. Kamu yang sedang menderita karena kombinasi masalah ini, coba deh pakai CLEAR Perawatan Komplit.

Dengan SmartClean Tech, shampoo ini mampu membersihkan ketombe, minyak dan kotoran secara menyeluruh. Untuk memberi perlindungan terhadap gatal dan minyak hingga 48 jam, shampoo ini diperkaya dengan sunflower seed oil.

Satu lagi yang menarik dari shampoo ini: kandungan 10x Super Vitamin di dalamnya! Vitamin yang didapat dari Niacinamide ini akan menutrisi dan memperkuat pertahanan kulit kepala. Ketombe kering atau basah tak akan datang lagi. Kulit kepala pun tak terasa kering setelah pemakaian.

Shampoo dengan Sensasi Dingin.

Nah, untuk kamu yang sering terpapar sinar matahari atau sering berada di luar ruangan, CLEAR Menthol Segar adalah pilihan shampoo yang pas. Shampoo ini bisa banget dipakai siapa saja, baik wanita atau pria.

Selain teknologi SmartClean Tech dan 10x Super Vitamin, shampoo ini juga mengandung menthol dan citrus. Kombinasi kandungan ini akan memberi sensasi dingin di kulit kepalamu hingga 48 jam. Kepala jadi terasa lebih adem!

Shampoo untuk yang Aktivitasnya Padat.

Aktivitas yang sangat padat—baik di jalanan, maupun di ruangan yang sangat dingin—bisa bikin kulit kepalamu mendadak sangat kering atau sebaliknya, sangat berminyak. Kalau aktivitasmu seperti ini, jangan sembarangan pilih shampoo, ya. Kamu bisa pakai CLEAR Lemon Bersih & Segar.

Teknologi SmartClean Tech di dalamnya akan memberantas kotoran, minyak, hingga ketombe di kulit kepala dengan cepat. Untuk menutrisi kulit kepala, shampoo ini juga dilengkapi dengan 10x Super Vitamin dari Niacinamide.

Shampoo ini diperkaya dengan ekstrak lemon agar kulit kepalamu tetap segar meski aktivitasmu padat. Kulit kepala kering? Minyak berlebih? All clear!

Nah, dengan perawatan yang tepat dan tetap melakukan berbagai kebiasaan baik, kamu dapat mengatasi masalah kulit kepala kering serta menjaga kesehatan kulit kepala dan rambutmu. Jika rambutmu berketombe, penggunaan shampoo yang sesuai dan perawatan khusus untuk ketombe juga sangat penting. Selamat mencoba!

Bagikan

Sign up to our newsletter and get exclusive hair care tips and tricks from the experts at All Things Beauty.

Berlangganan
Artikel Sebelumnya
manfaat baby oil untuk rambut All Things Beauty

featureArticle

13 Manfaat Baby Oil untuk Rambut yang Wajib Kamu Tahu

Artikel Berikutnya
Wanita Indonesia sedang memegang ujung rambut All Things Beauty

featureArticle

Bukan Ketombe Saja, Ternyata Ini Penyebab Kulit Kepala Gatal dan Mengelupas

wanita asia dengan rambut pendek All Things Beauty

JENIS PRODUK

Editor's Choice: 10 Merk Conditioner yang Bagus untuk Rambut Kering dan Diwarnai
Mencari conditioner dengan harga terjangkau untuk merawat rambut kering, rusak karena diwarnai, hingga conditioner untuk pengguna hijab? Kamu ada di tempat tepat!