AllthingsBeautyallthingsbeauty-logo

Trik & Inspirasi
dari Pakar Rambut Unilever

11 Cara Mengatasi Rambut Rontok Setelah Melahirkan

Tak perlu khawatir, selalu ada solusi untuk rambut rontok!

ByYunisaJuly 12, 2023

[@portabletext/react] Unknown block type "articleFAQ", specify a component for it in the `components.types` prop

1. Menstimulasi Kulit Kepala dengan Pijatan.>

[@portabletext/react] Unknown block type "figure", specify a component for it in the `components.types` prop
[@portabletext/react] Unknown block type "productReference", specify a component for it in the `components.types` prop
[@portabletext/react] Unknown block type "youTube", specify a component for it in the `components.types` prop

2. Gunakan Shampoo dan Conditioner yang Mengandung Keratin.>

[@portabletext/react] Unknown block type "productReference", specify a component for it in the `components.types` prop
[@portabletext/react] Unknown block type "productReference", specify a component for it in the `components.types` prop

3. Penuhi Kebutuhan Gizi Harian.>

4. Konsumsi Multivitamin.>

5. Tunda Diet Ketat.>

6. Cukupi Kebutuhan Tidur.>

7. Hindari Mengikat Rambut Terlalu Kencang.>

[@portabletext/react] Unknown block type "figure", specify a component for it in the `components.types` prop

8. Kurangi Penggunaan Alat Styling.>

9. Gunakan Sisir yang Tepat.>

10. Potong Rambut Pendek.>

11. Lakukan Terapi Rambut ke Dermatologi.>


Kalau kamu new mom, ada kemungkinan kamu mengalami masalah rambut rontok parah pasca persalinan. Cara mengatasi rambut rontok setelah melahirkan tak jauh berbeda dengan perawatan rambut rontok pada umumnya.

Berhubung kondisi hormon berkaitan erat dengan fenomena rambut rontok, kamu tidak perlu khawatir berlebihan. Hal ini akan berhenti dengan sendirinya. Namun ada beberapa cara mengatasi rambut rontok setelah melahirkan yang bisa kamu coba untuk sedikit meringankan kondisinya. Dicoba, yuk!

Penyebab Rambut Rontok Setelah Melahirkan.

Sebenarnya kerontokan rambut merupakan siklus pertumbuhan rambut yang normal. Namun seringkali pada wanita yang baru melahirkan, siklus ini agak sedikit berbeda. Kadar hormon estrogen di dalam tubuh yang cukup tinggi punya pengaruh dalam memperpanjang fase hidup rambut. Pada mereka yang mengalaminya, rambut jadi terasa mudah panjang, lebat, dan tidak mudah rontok saat hamil.

Setelah melahirkan, produksi estrogen kembali ke level yang normal sehingga siklus pertumbuhan rambut yang sempat terhenti kembali berjalan. Kondisi hormonal yang cukup ekstrim ini membuat tubuhmu mempercepat siklus ini, seolah ingin ‘kejar target’ dari proses yang tertunda.

1. Menstimulasi Kulit Kepala dengan Pijatan.

Wanita Asia sedang memijat kepala All Things Beauty
(Foto: Shutterstock)

Memijat kepala dapat menstimulasi kulit kepala dan melancarkan peredaran darah. Semakin lancar sirkulasinya, semakin banyak oksigen yang mengalir ke kulit kepala. Hal ini dapat menstimulasi folikel rambut agar bisa menjaga batang rambut dengan baik, dan menundanya untuk rontok.

Kamu bisa melakukan pijat kepala dengan menggunakan teknik hot oil treatment, atau menggunakan masker rambut alami. Lebih bagus lagi kalau kamu menggunakan Dove Hair Growth Ritual Creambath yang dapat melembapkan batang rambut secara menyeluruh.

Kandungan bahan alaminya membuatnya aman digunakan secara rutin. Wangi coneflower dan white tea bisa membuat rileks!

Simak juga video cara mengatasi rambut rontok berikut ini ya, Hair Bae!

Video pilihan

ATH Video All Things Beauty

2. Gunakan Shampoo dan Conditioner yang Mengandung Keratin.

Kamu mungkin tidak bisa menghentikan siklus pertumbuhan rambut post-partum, namun kamu bisa mencoba menjaga batang rambut yang sudah ada. Gunakan shampoo dan conditioner yang mengandung keratin untuk menjaga fleksibilitas batang rambut agar tidak mudah patah.

Meskipun rambut rontok dari akar, setidaknya rambut yang tersisa harus tetap kuat, bukan? Rekomendasinya adalah TRESemmé Keratin Smooth Shampoodan Conditioner. Kedua kombinasi produk ini mengandung keratin berlimpah yang dapat melembapkan rambut dengan sempurna. Shampoo ini juga diformulasikan dengan Hydrolyzed Keratin dan Micro Smoothing Particle berkualitas salon.

Tidak semua jenis rambut cocok dengan shampoo yang mengandung keratin. Misalnya nih, kalau kamu punya rambut lepek, penggunaan keratin berlebih justru bisa bikin rambut makin lepek.

Supaya tidak ragu akan pilihanmu, ikuti hair quiz dari All Things Beauty untuk tahu jenis rambut serta pilihan shampoo yang tepat!

3. Penuhi Kebutuhan Gizi Harian.

Salah satu penyebab rambut rontok setelah melahirkan menurut dr. Heru Nugraha Sp.KK adalah gangguan nutrisi. Untuk mengatasinya, pastikan kamu mengonsumsi menu makanan bergizi yang takarannya seimbang.

Dua komponen yang wajib ada dalam menu makanan kamu adalah protein dan biotin. Karena dapat membantu menstimulasi pertumbuhan rambut. Usahakan untuk mengonsumsi protein seperti ayam, ikan, telur, tahu dan lainnya.

Sedangkan biotin dan Omega-3 dapat kamu temukan dalam kuning telur dan kacang-kacangan, mulai dari kacang almond, kacang tanah, kacang hijau, dan kacang merah.

Seimbangkan juga dengan mengonsumsi sayur-sayuran dengan zat besi, vitamin D, vitamin C, dan magnesium.

Baca Juga: Makanan untuk Rambut Rontok agar Tampak Lebih Tebal

4. Konsumsi Multivitamin.

Jika belum yakin apakah makanan yang kamu konsumi memiliki kecukupan gizi untuk ‘berdua’, kamu boleh menambah asupan dengan multivitamin, lho!

Kamu bisa minum protein dalam bentuk protein powderatau Omega-3 dan 6, asam amino, dan juga biotin. Semua komposisi gizi tersebut penting untuk kesehatan kulit dan batang rambut. Selain itu, tambahkan juga suplemen berupa zinc yang dapat membantu regenerasi hair tissue dan mengatur kadar minyak pada kulit kepala, sehingga folikel rambut berfungsi dengan baik.

5. Tunda Diet Ketat.

Menurut dr. Heru Nugraha Sp.KK, ibu menyusui rentan terkena masalah rambut rontok karena harus membagi asupan nutrisi untuk dirinya dan bayi.

“Tubuh kita itu sangat pintar dalam bertahan hidup dan bagi-bagi nutrisi ke seluruh tubuh. Jadi dia akan memprioritaskan kebutuhan yang lebih penting terlebih dahulu,” jawabnya. “Bagian kulit dianggap tubuh hanya sebagai ‘barrier‘ yang sifatnya tidak penting. Tubuh akan memprioritaskan organ vital dan kecukupan nutrisi pada ASI.”

Karena itulah, saat kamu makan terlalu sedikit atau kuantitas gizinya kurang baik, kamu akan mengalami masalah pada kulit kepala dan tubuh. Meskipun ingin kembali ke berat badan sebelumnya, sebaiknya tunda dulu diet defisit kalorinya, ya! Saat menyusui kamu bahkan harus menambah sekitar 300 kalori dari kebutuhan harianmu.

6. Cukupi Kebutuhan Tidur.

Merawat bayi baru lahir bisa menguras tenaga dan pikiran. Sedangkan kurang beristirahat dapat memperburuk kondisimu. Pastikan waktu istirahat dan tidur tetap cukup dengan menerapkan jadwal yang konsisten.

Tidur punya efek yang magical banget untuk kesehatan jiwa dan raga. Cukupi kebutuhan tidurmu minimal 7-8 jam sehari agar proses regenerasi sel dan metabolisme tubuh menjadi lancar. Jika harus begadang, usahakan kamu juga istirahat saat si bayi tidur, ya!

7. Hindari Mengikat Rambut Terlalu Kencang.

Wanita asia menggunakan gaya rambut ponytail untuk All Things Beauty
Kuncir dalam gaya ponytail rendah. (Foto: Dennie Ramon)

Anggap saja rambutmu sedang rapuh-rapuhnya. Cara mengatasi rambut rontok setelah melahirkan adalah dengan menghindari mengikat rambut dengan kencang.

Jika terpaksa mengikat rambut, kamu bisa menggunakan karet yang longgar seperti scrunchie atau mencoba berbagai gaya rambut loose ponytail dan updo yang manis.

8. Kurangi Penggunaan Alat Styling.

Hairdryer dan flat iron, dua-duanya sama-sama berkontribusi untuk membuat kondisi rambut rontok makin parah. Untuk mengurangi risiko ini, kamu bisa mengeringkan rambut secara alami menggunakan handuk microfiber.

Selain itu, kamu juga bisa mengeriting rambut tanpa panas seperti scrunchie atau rol rambut. Sudah tahu berbagai jenis rol rambut yang bisa kamu gunakan?

9. Gunakan Sisir yang Tepat.

Salah satu yang sering disepelekan: pemilihan sisir rambut. Tidak semua sisir sesuai dengan kebutuhan rambutmu. Ada beberapa sisir yang digunakan untuk styling dan ada juga yang digunakan untuk detangling (mengurai rambut kusut).

Misalnya, menyisir rambut yang kusut dan dalam keadaan lembap dengan sisir bergigi rapat akan menyebabkan rambut mudah rontok. Saat lembap, rambut menjadi sangat rapuh. Karena itu, kamu butuh sisir bergigi jarang.

Sudah tahu cara memilih sisir yang benar? Simak panduan memilih sisir di sini!

10. Potong Rambut Pendek.

Untuk alasan kepraktisan nggak ada salahnya kalau kamu memotnong rambutmu jadi lebih pendek. Tak hanya itu, rambut pendek juga lebih mudah diatur dan tentunya bisa mengurangi rambut rontok setelah melahirkan.

11. Lakukan Terapi Rambut ke Dermatologi.

Sebenarnya rambut yang rontok ini akan kembali tumbuh saat hormon kamu sudah kembali stabil. Namun kalau kerontokan sudah semakin parah, konsultasikan pada dokter kulit! Menurut dr. Heru Nugraha, ada beberapa treatment di klinik yang bisa membantu mempercepat pertumbuhan rambut.

“Ada beberapa treatment lain yang bisa dicoba yaitu Microbotox, Platelet-rich Plasma (PRP), Growth Factor Serum, Low-Level Laser (Light) Therapy (LLLT). Namun, semua treatment ini sifatnya booster. Kalau nggak dibantu sama daily nutrition, tentu hasilnya nihil,” tambahnya.

Selain itu, don’t worry too much terhadap kerontokan rambut! Percaya deh, bahwa rambut akan kembali seperti sedia kala dengan sendirinya. Namun, cara mengatasi rambut rontok setelah melahirkan ini tetap bisa kamu upayakan agar kondisinya tak semakin buruk. Selamat mencoba!

Bagikan

Sign up to our newsletter and get exclusive hair care tips and tricks from the experts at All Things Beauty.

Berlangganan
Artikel Sebelumnya
cara mencatok rambut All Things Beauty

featureArticle

Hindari 7 Cara Mencatok Rambut yang Salah, Bikin Rambut Rusak!

Artikel Berikutnya
wanita berkulit kecokelatan dengan rambut panjang sehat All Things Beauty

featureArticle

13 Cara Menumbuhkan Rambut dengan Cepat, Alami dan Bikin Lebat!

cara menggunakan heat protection spray agar hasilnya maksimal All Things Beauty

JENIS PRODUK

5 Manfaat Heat Protection Spray untuk Rambut, Wajib Tahu!
Untuk yang sering pakai catokan, kamu wajib tahu pentingnya menggunakan heat protection spray.