8 Kegunaan Hair Mousse dan Cara Pakai a la Salon Ternama

Apa saja yang harus kamu ketahui tentang hair mousse? Temukan jawabannya di sini!

Ketika menata rambut, kamu mungkin lebih familier dengan hairspray. Padahal nih, ada juga yang namanya hair mousse atau mousse rambut atau sering disebut juga styling foam. Kata mousse berasal dari bahasa Prancis yang artinya busa (foam).

Mirip hairspray, produk ini juga digunakan untuk membentuk rambut. Namun, mousse lebih jago untuk urusan menambah volume pada rambut kempis. Keunggulan lain produk ini adalah membentuk rambut tanpa membuatnya terasa kering.

Yang paling keren dari hair mousse adalah produk ini cocok untuk semua jenis rambut. Mulai dari tipis, tebal, keriting, hingga ikal, foam rambut ini mudah bekerjasama dengan tekstur asli rambutmu agar lebih mudah diatur.

Jika kamu memiliki rambut ikal, kamu akan mendapatkan rambut yang lebih bertekstur. Jika kamu memiliki rambut yang lurus dan tipis, kamu bisa mendapatkan rambut yang lebih tebal dan mengembang.

Sayangnya nih, banyak orang menganggap mousse hanya punya 2 kegunaan: membuat tekstur dan memberi volume. Padahal, ada beberapa kegunaan mousse atau foam rambut yang bisa kamu manfaatkan. Apa saja?

Karena formulanya beda, kegunaan dan keunggulannya pun berbeda.

Hairspray lebih cocok digunakan untuk menahan atau menjaga bentuk rambut. Hairspray juga lebih baik digunakan pada rambut kering.

Mousse lebih diperuntukan untuk menambah volume dan memberi tekstur. Mousse juga mampu memberi kelembapan. Umumnya, produk ini lebih bagus jika digunakan saat rambutmu lembap.

Bisa ya, bisa tidak. Semua tergantung formula produk, caramu menggunakannya, dan seberapa bersih kamu mencuci rambut.

Mousse yang memiliki kadar alkohol yang terlalu tinggi memang bisa menyebabkan batang rambut menjadi terlalu kering. Terlalu banyak memakai mousse bisa saja membuat rambutmu menjadi kempis dan kemungkinan bisa menjadi berminyak.

Jika kamu pakai mousse setiap hari dan kurang bersih ketika keramas, sisa produk bisa tertinggal di kulit kepala. Residu ini bisa menyebabkan penyumbatan pada pori, yang akhirnya bisa menyebabkan iritasi, ketombe, atau rontok.

Boleh saja! Mousse tergolong ‘ringan’ di rambut. Yang terpenting, keramaslah dengan bersih.

Boleh saja, meskipun produk ini bekerja lebih baik pada rambut setengah basah. Pada rambut kering, pastikan kamu tidak terlalu berlebihan menggunakannya. Terlalu banyak mousse akan membuat rambutmu menjadi kempis.

1. Memberi Efek Rambut Lebih Tebal.

Umumnya, mousse punya formula yang mengandung resin. Cara kerja mousse adalah dengan melapisi rambut, melembapkannya, serta mengatur bentuknya. Karena formulanya ringan, kelembapan yang diberikan tak akan bikin rambutmu lepek.

Kalau rambutmu tipis dan suka efek mengembang saat selesai perawatan di salon, coba produk ini di rumah. 

2. Memaksimalkan Daya Tahan Hairspray.

Punya acara penting yang berlangsung seharian? Agar gaya rambutmu tahan lama, kamu bisa menggunakan styling foam sebelum menyemprotkan hairspray. Hair mousse yang bagus akan menyiapkan rambut agar mengembang sempurna dan lebih lembap. Daya tahan hairspray pun akan jauh lebih lama, tapi rambut tidak kaku seperti biasanya.

3. Menata Rambut Tanpa Efek Kaku atau Lengket.

kpop idol jihyo twice dengan rambut pendek bergelombang
(Foto: Koreaboo)

Banyak yang kurang suka pakai gel atau hairspray untuk menata rambut karena hasil akhirnya. Gel bikin rambut lengket dan lepek. Hairspray bikin rambut terlihat kaku.

Nah, mousse rambut atau hair foam bisa jadi pilihan. Bentuknya yang berupa busa mampu membentuk rambut dengan hasil yang lebih alami.

Tip Editor: Ingin gaya rambut bergelombang messy seperti Jihyo? Setelah mencatok atau mengeriting rambut, gunakan mousse pada telapak tangan dan remas-remas rambut bagian bawah. Hasilnya tak akan sekaku kalau kamu pakai hairspray!

4. Mencegah Rambut Kusut.

Selain resin, mousse umumnya mengandung silikon, wax, atau panthenol. Beberapa kandungan ini memang bisa membantu menjadikan rambut lebih lembut dan lembap.

Tak hanya itu, formulanya yang melembapkan, ampuh menjaga bentuk rambutu ketika berada di luar ruangan. Terpaan angin mungkin bisa merusak bentuk styling hasil hairspray, tapi tidak dengan mousse.

5. Memberi Kilau Alami.

Akui saja, kamu pasti bisa membedakan rambut yang berkilau karena pakai hairspray atau gel. Dengan hairspray, kilaunya memperlihatkan rambut yang kaku. Dengan gel, rambut berkilau tapi dengan efek ‘basah’.

Sebaliknya, mousse atau hair foam memberikan hasil akhir penataan yang alami. Rambut terlihat lebih lembut, berkilau, dan terlihat bouncy.

6. Menjaga Bentuk Alami Rambut Keriting.

wanta asia dengan rambut keriting sebahu
(Foto: All Things Hair Studio)

Menata rambut keriting punya tantangan tersendiri. Bentuknya yang unik kadang sulit ditaklukkan oleh produk styling, termasuk hairspray yang punya daya tahan extra hold sekalipun.

Namun, dengan produk ini, rambutmu menjadi lebih ‘nurut’. Ikalnya meliuk cantik dan rambut jadi lebih mudah diatur. Hasilnya pun lembut dan bisa bertahan lebih lama.

Penggunaan mousse rambut juga cocok untuk yang ingin menata rambut dengan gaya curly tapi ingin ikalnya tetap bouncy dan tak kaku.

7. Melindungi Rambut dari Suhu dan Cuaca Panas.

Beberapa hair mousse yang bagus kini dilengkapi dengan banyak fitur, seperti coating. Lapisan ini mirip seperti heat protecting spray yang melindungi rambut dari suhu panas alat catok.

Ketika di luar ruangan, coating ini juga akan melindungi rambut dari teriknya sinar matahari. Formulanya tak akan luntur dan bikin rambutmu kembali kempis.

8. Merapikan Rambut Tanpa Efek Lepek atau Basah.

Tak semua orang suka rambut yang bervolume atau bergelombang. Kalau kamu lebih senang berambut lurus dan rapi tapi terganggu dengan banyaknya anak rambut, coba pakai mousse deh.

Kamu memang bisa pakai hairspray, wax, atau gel. Hasilnya sama bagusnya, tapi rambutmu tak akan terlihat lepek banget atau basah kalau pakai mousse. Bagus juga untuk mengatasi rambut singa atau yang awut-awutan!

Agar hasilnya maksimal seperti hasil hairstylist di salon, ikuti panduan dari kami berikut.

1. Mulai dengan Rambut Bersih.

Salah satu manfaat utama dari mousse adalah memberi volume pada rambut. Kalau ingin hasil mengembang yang cantik, pastikan kamu keramas sehari sebelumnya. Pakai juga shampoo yang punya efek volumizing atau anti-lepek.

Rekomendasi kami adalah shampoo Dove ini, karena ada kandungan NutriSerum dan Oxyfusion Technology yang bisa menambah volume ekstra pada rambut lepek sampai 95%*!

*Setelah keramas dengan Dove Perawatan Rambut Lepek Serum Shampoo vs rambut lepek.

2. Biarkan Rambut Hingga Setengah Kering.

Biarkan rambut kering dengan sendirinya. Gunakan kaus berbahan katun (atau handuk berbahan microfiber) untuk memijat rambut hingga sisa air keluar semua. Penggunaan bahan ini bisa mengurangi gesekan yang membuat batang rambut berisiko patah.

3. Gunakan Hair Mousse.

Cara terbaik untuk menggunakan hair mousse adalah saat rambut setengah basah. Gunakan prinsip less is more. Tak perlu banyak-banyak, cukup setengah telapak tangan atau sebesar 1 butir telur.

Fokuskan produk area akar rambut untuk memberi volume yang kamu inginkan. Jangan sampai terkena kulit kepala ya! Sisir perlahan dan bawa produk hingga ke bagian tengah rambut.

4. Keringkan dengan Hairdryer.

Setelah merata, keringkan rambut dengan hairdryer agar tak efek basahnya hilang. Kamu bisa menggunakan diffuser jika rambutmu keriting.

5. Tata Rambut Sesuai Keinginan.

Sebelum formulanya nge-set, langsung tata atau rapikan rambut dengan gaya sesuai yang kamu mau. Bisa langsung dikepang, disanggul, dibentuk dengan hairdryer, hingga dicatok.

 

Ingat bahwa produk ini tidak akan bekerja sempurna tanpa didukung rambut sehat. Jadi untuk mendapatkan rambut yang sehat dan gaya yang tahan lama, kamu wajib mencuci rambutmu dengan benar.

banner instagram all things hair

Artikel Sebelumnya
Artikel Berikutnya
Decoration image
Black hair
Hair Quiz