Rawat Rambut dengan 10 Minyak Alami ini, Yuk!

Jangan cuma paham minyak kelapa dan minyak zaitun, ada 10 minyak alami rambut yang bisa kamu coba!

Mengapa kita perlu merawat rambut dengan minyak alami? Shampoo dan conditioner memang produk utama perawatan rambut, tapi terkadang kondisi rambut tertentu membutuhkan perawatan ekstra. Nah, beberapa jenis minyak alami tertentu bisa jadi perawatan lanjutan!

Coba perhatikan perubahan yang terjadi pada rambutmu. Tanda-tanda apa saja yang muncul, mulai dari rambut kering atau justru mudah lepek dan berminyak, hingga panen ketombe. Hal pertama yang perlu kamu lakukan adalah mengenali masalah rambut. Jika rambutmu terasa kering hingga terlihat kusam, maka rambutmu membutuhkan kelembapan tambahan.

Tip: Kenali jenis rambut dengan ikuti hair quiz ini!

Pada dasarnya rambut dan kulit memproduksi minyak secara alami untuk memberi kelembapan dan elastisitas. Namun pada kondisi tertentu, misalnya rambut stres karena penataan rambut yang berlebihan atau kondisi ekstrem, produksi minyak alami rambut tidak sepadan dengan kelembapan alami yang luruh dan menguap. Untuk itu kamu perlu mempertimbangkan perawatan tambahan untuk mengembalikan kelembapan rambut.

Rekomendasi kami kali ini jatuh pada minyak alami yang memiliki banyak manfaat untuk rambut. Penasaran minyak alami apa saja yang bisa kamu tambahkan ke dalam perawatan rambut rutinmu? Baca terus artikel ini sampai habis ya!

1. Minyak Camellia atau Tea Seed Oil.

Minyak ini biasa disebut juga minyak biji teh (tea seed oil). Asalnya dari benih tanaman teh camellia sinensis, yaitu tumbuhan yang menjadi ‘ibu’ dari segala jenis teh. Minyak alami ini mengandung antioksidan yang tinggi. Pada zaman dahulu, minyak ini banyak digunakan di Cina sebagai pengganti conditioner yang bisa membantu melembapkan rambut.

2. Minyak Almond.

Almond adalah jenis kacang-kacangan yang kaya nutrisi dan protein. Tak hanya nikmat dijadikan ‘susu’, minyak almond juga bermanfaat untuk rambut karena sifatnya dapat melembapkan rambut kering. Jika tidak ditangani dengan segera, rambut yang mengalami kekeringan akan menjadi bercabang dan mudah patah.

Minyak rambut alami
Minyak rambut alami membuat rambutmu terjaga kelembapannya. (Foto: Shutterstock)

Salah satu kandungan minyak badam atau almond oil yang terkenal adalah vitamin E. Vitamin E memiliki manfaat untuk meremajakan kulit dan rambut dengan cara melapisi, melembutkan, dan memberi kelenturan. Almond bisa kamu jadikan sebagai salah satu opsi pengganti bahal alami untuk merawat rambut.

3. Minyak Kelapa.

Minyak alami kami selanjutnya berasal dari tanaman pesisir yang dikenal memiliki sejuta manfaat karena seluruh bagiannya bisa dimanfaatkan tanpa sisa. Mulai dari batang, daun, buah, kulit, hingga daging dan air buahnya.

Minyak kelapa berasal dari daging buah kelapa yang diparut kemudian dikeringkan. Karena sifatnya yang dapat melapisi rambut dengan kelembapan tinggi, minyak kelapa tepat digunakan untuk menguatkan rambut agar tidak mudah patah. Untuk kamu yang sedang memanjangkan rambut, kamu juga bisa mencoba menggunakan minyak ini.

Ingin mencoba membuat masker rambut di rumah? Lihat resep masker rambut minyak kelapa lengkap dengan cara pakainya! Nah, kalau ingin relaksasi, kamu bisa meracik minyak kelapa dan memijat rambut menggunakan teknik hot oil. Apapun cara yang kamu pilih tidak akan mengurangi nutrisi atau manfaat minyak kelapa, kok!

4. Minyak Argan.

Wanita Asia dengan rambut lurus layer panjang
Fokus mengaplikasikan minyak alami pada ujung rambut dan bagian yang kering. (Foto: Hariono Halim)

Minyak argan memiliki manfaat yang cukup populer untuk merawat kulit tubuh dan wajah. Sifatnya melembapkan berkat komposisi asam lemaknya yang cukup lengkap! Jika digunakan rutin pada rambut, rambutmu tak hanya akan mendapatkan kembali kelembapan, tapi juga kilau alaminya.

5. Minyak Zaitun.

Terakhir dan yang paling populer adalah minyak zaitun. Seperti yang kita ketahui, minyak zaitun memiliki banyak manfaat untuk tubuh. Minyak ini sudah terkenal sebagai pengobatan alami sejak zaman dahulu. Kandungannya mujarab untuk memenuhi berbagai kebutuhan rambut berkat asam lemak omega-3  seperti oleic acid dan alpha-linoleic acid.

Kandungan nutrisinya yang pekat dapat meresap dan masuk ke dalam celah-celah kutikel rambut sehingga rambut menjadi tidak mudah patah. Selain itu, minyak zaitun mampu mengunci dan mempertahankan kelembapan pada rambut.

6. Minyak Kemiri

Biji kemiri memiliki nama ilmiah Aleurites moluccanus, dan terkenal sebagai ‘sepupu’ kacang macadamia. Mengapa minyak rambut ini bisa jadi pilihan bahan alami? Karena, kemiri punya kandungan asam lemak esensial Omega-3 dan 6. Kandungan ini dapat membantu menguatkan dan menyehatkan rambut. Baca manfaat lengkap minyak kemiri di sini!

7. Minyak Urang-Aring.

Urang-aring adalah satu resep rambut turun temurun di Indonesia. Dalam pengobatan tradisional Ayurveda minyak urang-aring dikenal dengan nama Bhringraj. Sebenarnya belum ada penelitian modern yang bisa membuktikan efektivitas minyak ini, namun resep warisan turun temurun sudah cukup jadi bukti!

Diduga, kandungan Vitamin E yang tinggi membuat minyak ini dapat bekerja efektif melawan radikal bebas yang biasanya menjadi alasan terhambatnya pertumbuhan rambut. Baca lengkapnya di sini untuk ketahui manfaat minyak urang-aring!

Tip Editor: Kalau kamu tidak ingin repot menggunakan minyak urang-aring, kamu bisa menggunakan produk rambut yang mengandung urang-aring! Sunsilk Black Shine Shampoo adalah andalan kami. Kombinasikan dengan Sunsilk Black Shine Conditioning Smoothies supaya hasilnya sempurna.

8. Macadamia Oil.

Yang membuat macadamia oil jadi favorit adalah kemampuannya dalam meresap pada rambut secara efisiien, bahkan lebih sempurna dibandingkan mineral oil. Mineral oil (seperti baby oil) dapat menumpuk pada kulit kepala jika tidak kamu bilas dengan benar.

Kandungan asam lemak dalam minyak macademia dapat membuat batang rambut lebih sehat, berkilau dan juga kuat. Kandungan antioksidannya lumayan tinggi, loh! Karena itulah TRESemmé Total Salon Repair Shampoo memasukkan macadamia oil sebagai salah satu bahan pelengkapnya.

9. Marula Oil.

Minyak marula cocok untuk rambut yang kering dan mengembang. Minyak ini merupakan hasil ekstraksi biji buah marula dari Afrika Selatan.

Yang membuat minyak ini spesial adalah kandungan antioksidan dan mineral-mineral penting yang dapat melindungi rambut dari berbagai faktor penyebab kerusakan, juga radikal bebas. Meski tidak sepopuler minyak zaitun, kamu bisa mempertimbangkan untuk menggunakannya karena minyak ini mudah meresap hingga ke batang rambut dan tidak membuat rambut berminyak secara berlebihan.

10. Castor Oil atau Minyak Jarak.

Minyak jarak adalah hasil ekstrak dari sebuah tumbuhan yang bernama Ricinus communis. Castor oil sendiri kaya akan ricinoleic acid, yaitu salah satu jenis asam lemak yang dapat melawan inflamasi.

Kamu bisa memanfaatkannya untuk menutrisi kulit kepala, meredakan iritasi dan rasa gatal, menumbuhkan rambut dan menjaga rambut agar tidak rontok. Tidak heran kalau sekarang banyak produk perawatan rambut yang memasukkan minyak jarak sebagai salah satu bahan utamanya.

 

Sekarang sudah tidak bingung lagi dong mau merawat rambut kering dengan cara apa? Selain keramas, pastikan kamu tidak pernah lupa untuk memakai conditioner. Lihat juga pentingnya memakai conditioner dan apa saja manfaatnya untuk rambut.

Selamat mencoba!

Artikel selanjutnya

Hair Quiz