Jangan anggap remeh, pahami manfaat conditioner dan kenapa kamu wajib memakainya!

Yunisa | 02 April 2018

Benar nggak sih conditioner memang *sehebat* itu?

Proses keramas dan mandi yang sudah memakan waktu tak jarang membuat kita bangun di pagi hari. Belum lagi ditambah ritual post-washing seperti mengeringkan rambut dan menatanya, yang dilakukan bergantian dengan make up. Duh, rasanya perlu bangun super pagi kalau ingin semuanya bisa dilakukan dengan santai tanpa terburu-buru. Makanya tak jarang banyak memilih untuk melewatkan memakai conditioner dengan alasan ribet. Kalau kamu termasuk kelompok ini, banyak alasan yang mengharuskanmu untuk segera mengubah kebiasaan ini! Yang paling utama adalah karena conditioner berperan penting dalam menjaga kesehatan rambut.

Kami tak akan berceramah panjang lebar tentang kegunaan dan manfaat conditioner. Yang akan kami paparkan di bawah ini adalah fakta-fakta tentang conditioner dan  mengapa kamu tidak boleh skip menggunakannya setiap keramas.

 

Conditioner, sahabat rambut sehat 

 

Wanita kaukasia dengan warna rambut medium brown rambut kusut
Rambutmu dipastikan bermusuhan dengan angin jika tak menggunakan conditioner. (Foto: iStock by Getty Images)

Apa itu conditioner?

Tidak semua betul-betul paham apa itu conditioner. Mungkin kamu yang selama ini selalu rajin menggunakannya pun belum tentu bisa menjelaskannya dengan tepat. Sebagian besar mungkin sekadar tahu kalau kita wajib memakai conditioner namun tidak familiar dengan esensi dari produk perawatan rambut ini.

Conditioner adalah produk rambut yang dapat secara instan melembapkan folikel rambut, sehingga dalam pemakaian rutin, rambut akan terasa lebih halus dan tidak kusut.  Sering mengalami rambut megar, atau flyaways yang sangat mudah dipicu oleh angin? Nah, conditioner didesain untuk mengatasi masalah ini, rambut akan menjadi lebih mudah diatur dan terasa lebih lembut.

 

Menggunakan conditioner.

Banyak yang merasa tidak perlu menggunakan conditioner karena rambutnya tidak bermasalah atau justru terasa lepek. Ini kesalahan yang paling sering ditemukan pada mereka yang terkesan ‘anti’ terhadap conditioner. Percaya deh, tak ada bedanya antara memakai conditioner dan moisturizer. Keduanya tetap dibutuhkan, baik pada rambut atau wajah yang kering maupun berminyak.

Yang salah mungkin bukan pada conditioner yang kamu gunakan, tapi cara pemakaiannya. Idealnya, conditioner digunakan mulai dari tengah hingga ujung rambut. Fokus pada ujung rambut karena merupakan bagian paling kering karena paling jauh dari kulit kepala yang bertugas mendistribusikan minyak rambut.

Penggunaan conditioner pada kulit kepala tak akan memberimu manfaat apa-apa, justru akan membuatnya menumpuk di kepala yang bisa mengakibatkan rambut lepek. Baca lebih lanjut yuk, tips gunakan conditioner dengan efektif!

 

Jenis-jenis conditioner.

wanita asia dengan rambut panjang
Rambut yang halus dan mudah diatur adalah idaman kita semua. (Foto: Hariono Halim)

Conditioner bukan hanya produk post-washing lho. Ada berbagai varian conditioner yang bisa kamu gunakan sesuai dengan kebutuhan.

Penggunaan sehari-hari: Ini adalah conditioner yang paling umum dan mudah ditemukan di pasaran. Umumnya conditioner jenis ini memiliki berpasangan dengan shampoo dari varian sama. Kamu bisa menggunakan conditioner ini setelah keramas.

Dove Total Damage Treatment Shampoo

Dove Total Damage Treatment Shampoo adalah favorit kami karena formulanya dapat membantu mencegah rambut rusak, sekaligus merawat rambut secara progresif. Ditambah lagi, conditioner ini juga cocok untuk semua jenis rambut!

Untuk kamu yang bermasalah dengan kerontokan rambut, Dove Hair Growth Ritual Conditioner bisa kamu jadikan pilihan. Conditioner terinspirasi dari ritual perawatan rambut wanita Amerika Utara yang diformulasikan dengan perpaduan Cone Flower dan white tea, bahan natural yang sempurna untuk menutrisi dan mempertahankan rambut dari kerusakan*.

Dove Hair Growth Ritual Conditioner

Formula conditioner ini ringan, jadi amat mudah menyerap karena juga diciptakan khusus untuk rambut wanita Indonesia. Rambut kamu akan langsung ternutrisi tanpa membuatnya lepek ataupun berminyak

*rambut rusak karena patah dan bercabang vs non-conditioning shampoo

Yang juga tak kalah penting adalah conditioner yang bisa membuat rambut kusam tampak berkilau. Favorit kami adalah Dove Glowing Ritual Conditioner yang terinspirasi dari ritual perawatan rambut wanita Jepang dengan perpaduan pink lotus dan rice water, bahan natural yang sempurna untuk menutrisi dan membuat rambut lebih cantik berkilau*.

Dove Glowing Ritual Conditioner

 *dengan pemakaian Dove Glowing Ritual shampoo dan conditioner vs non- conditioning shampoo.

 

Deep conditioner: Conditioner jenis ini adalah jenis yang lebih intens dibandingkan conditioner biasa. Meski lebih dikenal dengan sebutan hair mask, perawatan rambut ini masuk dalam jenis conditioner. Karena kandungannya yang lebih intens, hair mask cukup dipakai 1-2 kali seminggu. Siapa yang harus menggunakannya? Kamu yang memiliki rambut kering dan diwarnai.

 

wanita asia dengan rambut dark brown leave in conditioner
Fokus pada bagian ujung rambut. (Foto: iStock by Getty Images)

Leave-in conditioner:Conditioner jenis ini digunakan saat sedang tidak keramas dan tidak bisa dijadikan alasan untuk mengganti conditioner biasa. Gunakan leave-in conditioner untuk memberikan kelembapan dan perlindungan ekstra pada rambut. Sesuai namanya, kamu tidak perlu membilasnya lagi setelah memakai. Jadi bisa langsung beraktivitas seperti biasa!

Kalau rambutmu kering dan kamu cukup sering menata rambut dengan banyak produk dan alat styling, ini pilihan yang tepat untuk kamu! Cocok juga lho untuk jenis rambut keriting!

 

Semoga panduan conditioner ini bisa membantumu lebih paham ya tentang conditioner dan manfaatnya! Untuk tips merawat rambut lainnya, kamu bisa baca artikel kami di halaman perawatan rambut kami. Selamat mencoba!

 

Baca Lebih Lanjut

COOKIES ON THE SITE

Unilever uses cookies to give you the best experience online and to provide anonymised, aggregated site usage data. You can find out what cookies we use, what they do and how you can disable them in our Cookie Policy. By browsing our sites, you consent to use cookies. By closing this message, you consent to our use of cookies on this device in accordance with our cookie policy unless you have disabled them.