15 Penyebab Rambut Lepek yang Tidak Disadari Serta Berbagai Solusinya

Terkadang, kebiasaan-kebiasaan yang kita tidak kita sadari bisa menjadi salah satu penyebab rambut lepek.

Istilah rambut lepek digunakan untuk menyebut kondisi rambut yang kempis dan terlihat berminyak. Penyebab rambut lepek sangat beragam, seperti pengaruh iklim dan cuaca, tingkat polusi tinggi yang membuat kulit kepala mudah berkeringat dan gatal, kelenjar minyak yang terlalu aktif di kulit kepala, cara keramas yang salah, hingga penggunaan hijab yang kurang baik.

Ciri-ciri rambut lepek yang paling mudah terlihat adalah kulit kepala berminyak, akar rambut kempis dan kehilangan volumenya. Tipe rambut lurus dan helaian yang tipis juga semakin ‘membantu’ rambut menjadi mudah lepek.

Untuk kamu yang merasa sering keramas tapi rambut selalu berminyak dan terlihat kempis, simak deretan penyebabnya yang sudah kami rangkum berikut.

1. Faktor Gen.

Pada seperti kulit wajah, kulit kepala memiliki kelenjar minyak dengan produksi sebum yang tak sama pada setiap orang. Perhatikan orang tua atau anggota keluargamu, deh. Apakah rambut mereka umumnya cepat berminyak? Kalau ya, maka kamu juga memiliki kecenderungan rambut lepek yang lebih besar.

Kalau soal hormon dan genetik, kita memang tak bisa berbuat banyak. Kamu hanya perlu menjaga agar minyak di kepala tak mengalami penumpukan dengan cara rutin keramas.

2. Cuaca Panas.

Selain ketombe, rambut lepek termasuk dalam 3 masalah rambut terbesar bagi wanita Indonesia. Salah satu alasannya adalah karena cuaca panas dan lembap khas negara tropis.

Ketika kamu kegerahan, keringat akan muncul dan mengalir turun bukan? Aliran keringat ini ikut membawa minyak di kulit kepala dan mendistribusikannya ke seluruh rambut. Wajar banget kalau rambutmu lepek maksimal setelah berpanas-panasan seharian di luar ruangan.

3. Debu dan Polusi Jalanan.

Kalau kamu tinggal di kota besar, apalagi Jakarta, kamu pasti sudah paham betapa udara sangat tercemar dengan polusi. Kalau kamu sudah kembali beraktivitas normal dan berkendara tiap hari dengan motor atau transportasi umum, masalah rambut lepek pasti akan sering dialami.

Paparan polusi pada kulit umumnya akan mendorong peningkatan produksi minyak. Partikelnya yang sangat kecil bisa menempel pada kutikula dan merusak batang rambut secara perlahan. Ya, selain bikin lepek, rambut bisa mudah rontok dan terlihat kusam!

4. Jarang Keramas.

Banyak yang bilang kalau keramas setiap hari bisa membuat rambut kering. Apakah hal ini jadi membuatmu menunda hingga jarang keramas?

Menurut Christina Yusuf, Senior R&D Manager Unilever Indonesia, keramas tiap hari justru memberikan keuntungan lebih baik dibandingkan dengan jarang mencuci rambut dalam hal menjaga kebersihan rambut, memberi nutrisi untuk rambut, mengatasi lepek, dan mencegah ketombe.

Ingat, salah satu penyebab rambut lepek adalah penumpukan minyak dan kotoran di kulit kepala. Kalau jarang keramas, tak heran kalau rambutmu tak kunjung bebas dari masalah lepek.

5. Salah Pilih Shampoo.

Inilah pentingnya memilih produk sesuai dengan kebutuhan rambut. Salah pilih shampoo bisa menyebabkan ketombe dan gatal pada kulit kepala. Bahkan, hal ini juga bisa berpotensi membuat rambutmu semakin berminyak.

Kenali kondisi kulit kepala dan jenis rambutmu, lalu sesuaikan produknya. Kalau rambutmu kering, jelas kamu perlu memilih moisturizing shampoo yang punya banyak kandungan protein atau keratin.

Kalau masalahmu adalah rambut berminyak dan lepek, pilih shampoo yang punya manfaat deep cleansing atau volumizing. Lalu, shampoo apa yang cocok untuk rambut berminyak? Rekomendasi kami adalah Dove Perawatan Rambut Lepek Serum Shampoo.

Shampoo ini memiliki kandungan NutriSerum dan Oxyfusion Technology untuk membantu membersihkan rambut, menutrisi, dan menambah volume ekstra pada rambut lepek sampai 95%*.

*Setelah keramas dengan Dove Perawatan Rambut Lepek Serum Shampoo vs rambut lepek.

Kalau kamu berhijab, kami menyarankanmu untuk mencoba CLEAR Hijab Pure Anti Ketombe + Anti Lepek. Selain kandungan Triple Anti-Dandruff Technology untuk mengatasi ketombe, shampoo ini diperkaya dengan purified mint dan micellar water. Kombinasi ini akan membantu membersihkan minyak kulit kepala dan membuatnya terlihat sehat mengembang.

6. Bilasan Keramas yang Kurang Bersih.

Kenapa rambut lepek atau berminyak setelah keramas? Mau sesering apa pun keramas, mau sebagus apa pun shampoo yang kamu pakai, tidak akan ada gunanya kalau cara keramasmu kurang baik.

Hindari keramas dengan terburu-buru. Bilasan akhir sangatlah penting untuk memastikan kulit kepalamu sudah bersih maksimal, apalagi kalau kamu hobi pakai gel atau hair oil tiap hari.

Meski minyak dan kotoran sudah terangkat berkat shampoo, tapi sisa shampoo yang tertinggal bisa menebal dan berubah jadi ketombe. Kulit kepala juga jadi berminyak dan lepek!

7. Menggunakan Conditioner dengan Cara yang Salah.

Rambutmu selalu lepek padahal sering keramas? Kami sudah sering mengatakan ini dan kami ingin mengulanginya sekali lagi untuk kamu: kulit kepala tidak butuh conditioner! Banyak orang masih melakukan kesalahan ini dengan mengaplikasikan conditioner pada kulit kepala saat keramas.

Tahukah kamu? Penggunaan conditioner hingga ke kulit kepala bisa membuat rambut berminyak dan lepek.

Cara pakai conditioner yang benar adalah mengusapkannya pada bagian tengah hingga ujung rambut, atau hanya mengoleskan pada bagian yang kering. Untuk kamu yang punya rambut kering dan tak ingin kulit kepala jadi berminyak atau rambut terasa berat, coba TRESemmé Deep Cleanse and Protect Conditioner.

Conditioner ini mengandung ginger dan green tea untuk membantu detoksifikasi, melindungi rambut, mengembalikan kondisi rambut sehat, dan berkilau setiap hari.

8. Keramas dengan Air Panas.

Keramas dengan air hangat memang menggoda, apalagi saat musim hujan. Sayangnya, mencuci rambut dengan air hangat justru dapat menstimulasi produksi sebum atau minyak berlebih pada kulit kepala.

Selain itu, keramas dengan air hangat secara terus-menerus bisa melemahkan folikel rambut dan membuatnya rontok. Jika terpaksa keramas dengan air hangat, usahakan untuk membilas rambut dengan air dingin setelahnya.

9. Menggunakan Sisir yang Kotor.

sisir yang sedang dicuci di wastafel
Sisir kotor bisa jadi sarang bakteri dan penyebab rambut berminyak. (Foto: Shutterstock)

Seberapa sering kamu membersihkan sisir di rumah? Pernah terpikir tidak kalau sisir yang kamu pakai setiap hari bisa  menjadi salah satu penyebab rambut lepek?

Kotoran dan debu yang berasal dari rambut akan menumpuk pada sisir dan dapat kembali menempel pada rambut saat kamu menyisir. Bersihkan sisir minimal satu minggu sekali atau saat terlihat kotor.

10. Sering Menyentuh Rambut dengan Jari.

Ini dia kebiasaan yang tanpa disadari bisa bikin rambut lepek dan berminyak. Tangan yang kotor menyentuh atau menyisir rambut secara terus menerus, sehingga tanpa disadari rambut jadi cepat berminyak. Sebaiknya kurangi kebiasaan ini, ya!

11. Tidur dengan Rambut Basah.

Siapa yang lebih senang keramas di malam hari dibanding pagi hari? Tidak ada yang baik atau buruk untuk pilihan ini, kok. Namun, hindari tidur langsung setelah kamu keramas.

Rambut yang basah (meski kamu sudah menggulungnya dalam handuk) akan menyebabkan kulit kepala yang lembap semalaman. Kelembapan ini yang akan menjadi masalah. Rambut cepat berminyak dan ada potensi munculnya ketombe!

12. Menggunakan Hijab Saat Rambut Belum Kering.

Masih melanjutkan topik rambut basah, hal ini juga wajib kamu hindari. Menggunakan hijab dalam keadaan rambut setengah basah adalah biang keladi penyebab rambut lepek dan bau apek.

Kalau kamu sering melakukan kebiasaan buruk ini, coba ubah waktu keramas menjadi malam sebelumnya. Hasilnya, kamu tidak akan terburu-buru di pagi hari atau bahkan tetap memaksakan memakai hijab saat rambut belum benar-benar kering.

Mengeringkan rambut dengan hair dryer juga tidak dosa kok. Kalau memang sedang tidak punya banyak waktu, hal itu bisa kamu jadikan solusi. Percayalah, tak ada yang lebih menyegarkan dibandingkan menggunakan hijab saat rambut bersih dan kering.

13. Memakai Bahan Hijab yang Sulit Menyerap Keringat.

Bahan satin atau organza untuk hijab memang memberi kesan mewah. Namun, kedua bahan ini tidak bisa menyerap keringat dengan baik. Kulit kepala pun tak bisa ‘bernapas’. Untuk pemakaian harian, coba deh pilih bahan voile, hijab paris, atau pashmina yang lebih nyaman.

Baca Juga: Kenali bahan hijab yang banyak dijual di online shop

14. Memiliki Tipe Rambut Lurus dan Tipis.

Coba perhatikan deh, wanita dengan rambut keriting jarang sekali yang mengalami masalah rambut berminyak dan lepek. Mereka lebih sering menghadapi problem rambut kering. Sebaliknya, wanita yang berambut lurus banyak yang mengalami masalah lepek.

Hal ini bukan tanpa alasan. Struktur rambut lurus yang tak memiliki liukan membuat minyak di kulit kepala mudah turun dan meluncur cepat pada batang rambut. Pada beberapa wanita, minyak pada rambut terasa hingga ke bagian tengah dan terlihat jelas pada akar rambut.

15. Stress.

Banyak yang tak tahu kalau stress bisa mendorong produksi minyak di kulit kepala. Alasan ilmiahnya, stress meningkatkan level hormon kortisol dalam tubuh. Hormon inilah yang mengatur produksi minyak tubuh, termasuk di kulit kepala.

Setelah tahu deretan penyebabnya, kamu tentu bisa mengambil langkah mudah untuk menghentikan kebiasaan kurang baik tersebut. Nah, kalau kamu sedang dilanda kasus darurat lepek, segera lakukan beberapa cara agar rambut tidak lepek berikut!

Pakai Dry Shampoo.

Dry shampoo umumnya digunakan sebagai penyelamat saat keadaan darurat bagi kamu yang tidak sempat keramas. Namun, kamu juga bisa menggunakan shampoo kering ini sebelum beraktivitas agar kulit kepala dan rambut tidak cepat berminyak. Untuk hasil maksimal, gunakan dry shampoo pada batang dan akar rambut sehingga rambutmu akan terlihat lebih bervolume.

Tip Editor: Untuk kamu yang khawatir dry shampoo akan meninggalkan noda putih di rambut, coba translucent dry shampoo yang fungsinya sama dengan dry shampoo biasa, tapi tidak meninggalkan residu pada rambut.

Taburkan Baby Powder atau Bedak Bayi.

Trik ini sempat populer karena banyak digunakan beauty influencer. Kalau memang darurat banget dan kamu tidak punya dry shampoo, coba pakai bedak bayi. Karena formulanya cenderung aman, hampir tak ada efek samping dalam penggunaannya.

Namun ingat, bedak bayi hanyalah produk alternatif untuk dry shampoo. Jangan gunakan setiap hari hanya karena kamu malas keramas. Penumpukan kotoran justru bisa membuat masalah di kemudian hari.

Ganti Belahan Rambut.

Minyak mulai terlihat pada akar dan rambut mulai kempis? Salah satu cara mengatasi rambut lepek yang kami rekomendasikan adalah mengganti belahan rambut dari sisi sebelahnya. Akar rambut yang selama ini turun pada bagian kanan, kini akan terangkat dan memberi volume. Minyak pun tersamarkan.

Coba Variasi Kepang.

Wanita Asia dengan rambut pendek gaya French braid half updo.
Gaya simpel andalan saat traveling! (Foto: Hariono Halim)

Kalau belum sempat keramas dan masalah lepek sudah melanda, solusinya adalah mencoba berbagai gaya kepang rambut. Model rambut ini simpel, praktis, dan chic! Salah satu gaya rambut andalan kami adalah half French braid yang tak hanya cocok untuk rambut panjang, tapi juga rambut sebahu.

Selalu Sediakan Hijab Instan.

Bagi kamu yang menggunakan hijab, pilih bahan kain yang nyaman dan tidak bikin gerah. Jika harus mengenakan hijab berbahan tebal karena ada acara penting, bawa juga hijab instan yang bisa langsung dipakai setelah acara selesai. Kulit kepalamu bisa bernapas lega!

Catok Bagian Akar Rambut.

Ini adalah trik untuk mendapatkan rambut bervolume dengan instan. Catok rambut bagian akar dengan ke arah atas atau berlawanan dari arah tumbuh rambut. Gunakan round brush untuk merapikannya untuk menambahkan sedikit volume.

Keramas Sebagian Rambut Saja.

Terkadang rambut telanjur lepek namun kita tak sempat keramas karena harus beraktivitas. Solusinya adalah dengan mencuci sebagian rambut untuk menghemat waktu. Salah satu cara agar rambut tidak lepek adalah dengan mencuci bagian poni atau akar rambut. Gunakan sedikit shampoo lalu bilas seperti biasa. Kamu bisa mengeringkannya secara manual atau menggunakan handuk microfiber kecil.

Gunakan Bando atau Bandana Sebagai Kamuflase.

Wanita Asia dengan model rambut pin-up girl.
Bergaya vintage dengan scarf? Tentu bisa! (Foto: Hariono Halim)

Ada banyak variasi tatanan rambut yang bisa kamu coba menggunakan aksesori, misalnya scarf, bando, ataupun jepitan. Variasi pertama yang bisa kamu coba adalah bando menggunakan scarf. Gaya ini cocok untuk rambut pendek maupun panjang.

Menggunakan aksesori rambut setidaknya bisa menutupi atau mengalihkan perhatian dari lepeknya rambutmu. Salah satu gaya favorit kami adalah pakai scarf a la model pin-up yang retro!

Gunakan Perawatan Cuka Apel.

Cuka apel memiliki pH 3, sedangkan rambutmu hanya membutuhkan pH 5. Kalau kamu tahu triknya, cuka apel dapat membantu menyeimbangkan pH pada rambut kita. Hasilnya adalah rambut yang tidak mudah berminyak dan lembut.

Caranya menggunakannya sangat mudah: bilas rambut dengan campuran cuka apel dan air. Ingat, perbandingan air dan cuka apel harus 5:1. Setelah membilasnya, kamu bisa mendiamkan pada rambut selama 1 menit lalu bilas dengan air biasa sekali lagi.

 

Semoga dengan beberapa cara agar rambut tidak lepek ini, kamu bisa keluar dari masalah rambut lepek!

Artikel Sebelumnya
Artikel Berikutnya

Tetap Terinspirasi

Langganan newsletter untuk tips eksklusif seputar perawatan rambut.
Hair Quiz