Sebagai Bukti Cinta Lingkungan, Praktikkan 10 Hal Mudah Ini di Kamar Mandi

Hayo, sudah merasa cinta lingkungan belum?

Tak perlu menunggu World Earth Day (Hari Bumi Sedunia) untuk menunjukkan rasa cinta lingkungan. Justru kamu perlu tunjukkan rasa cinta lingkungan setiap hari, lewat cara sederhana sekalipun. Kamu juga bisa membangun kebiasaan baik seperti membawa tas belanja sendiri saat pergi ke supermarket, kurangi penggunaan cup dan sedotan plastik, sampai menghemat pemakaian listrik di rumah. Sama sekali tak butuh effort luar biasa untuk menunjukkan rasa cinta lingkungan dan jadi superhero bagi tanah air tercinta!

Hal mudah lainnya adalah merawat rambut dengan cara alami, hingga mengubah cara mandi dan keramas setiap hari. Kegiatan sehari-hari ini cukup menghabiskan banyak air bersih, penumpukan limbah, hingga sampah botol pastik yang tidak diolah dengan baik. Jika dibiarkan terus menerus, ‘hal sepele’ ini bisa memperparah dampak global warming.

Terlebih saat memasuki 2020, terjadi banyak peristiwa yang memilukan hati. Salah satu yang bikin patah hati adalah kebakaran hutan di Australia, es Kutub yang semakin mencair, kabut asap, polusi, sampai krisis air bersih di sejumlah wilayah di dunia. Apalagi sejak banyaknya orang yang melakukan social distancing dengan work from home alias bekerja dari rumah, sampah plastik pun bisa saja kian menggunung.

Yuk, pelajari cara simpel menunjukkan rasa cinta lingkungan versi Tim All Things Hair berikut ini!

1. Gunakan Shower Agar Hemat Air.

wanita asia cinta lingkungan
Gunakan shower saat mandi untuk menghemat air! (Foto: Shutterstock)

Jika serius ingin mencintai bumi, sebaiknya kurangi kebiasaan mandi menggunakan gayung yang terbukti boros air. Mandi menggunakan gayung menghabiskan sekitar 18 liter air, sedangkan shower rata-rata hanya membutuhkan 12 liter saja.

Jika ada shower, sebaiknya gunakan shower ya. Selain lebih praktis, mandi dengan shower juga hemat waktu, lho. Lebih sedikit air bersih yang terpakai, lebih sedikit pula air yang tercemar. Cinta lingkungan!

2. Pahami Urutan Mandi dan Keramas yang Efisien.

Hayo jujur, apakah selama ini kamu sudah mandi dengan urutan yang benar? Pada faktanya, mayoritas orang mandi dengan urutan yang salah, sehingga menghabiskan lebih banyak air bersih.

Logika mandi yang benar dimulai dari ujung kepala, menuju badan, lalu ujung kaki. Hal pertama yang bisa kamu lakukan saat mandi adalah membasahi rambut secukupnya di bawah air mengalir (shower). Setelahnya, dilanjutkan dengan keramas menggunakan shampoo dan conditioner.

Idealnya, kita bisa menggunakan sabun mandi setelah menggunakan conditioner. Pertama keramas dengan shampoo terlebih dahulu. Setelah itu gunakan conditioner namun jangan langsung dibilas. Basuh badan dengan sabun hingga selesai, baru deh bilas rambut sisa conditioner berbarengan dengan membilas badan.

Terakhir, akhiri dengan mencuci muka dengan facial foam untuk memastikan wajah bersih dari kotoran yang menempel. Efisien dan tepat guna.

3. Pakai Shampoo dan Sabun Secukupnya.

Ini dia kebiasaan buruk yang sering dilakukan banyak orang tanpa sadar saat keramas. Kamu tak perlu menuangkan terlalu banyak cairan shampoo untuk menghasilkan busa, karena banyak busa tak selalu berarti bersih.

Cukup tuangkan shampoo seperlunya, basahi dengan air, dan mulai keramas sampai bersih. Semakin sedikit busa shampoo dihasilkan, semakin sedikit pula air yang kamu butuhkan untuk membilas rambut.

4. Tak Perlu Keramas Setiap Hari.

Tahukah kamu, bahwa tidak semua tipe rambut perlu keramas setiap hari? Terlalu sering keramas dapat mengakibatkan lipid dan protein terkikis dari rambut. Padahal dua kompenen ini penting untuk membentuk struktur rambutmu. Alhasil, rambut jadi terlihat frizzy dan kusam.

Sebaiknya, pilih dulu shampoo dan conditioner yang tepat untuk jenis rambutmu, supaya kamu bisa memperoleh hasil yang terbaik.

Shampoo dan conditioner TRESemme, serta vitamin rambut Sunsilk
Pilih produk dari merk yang berkomitmen baik terhadap lingkungan. (Foto: All Things Hair Indonesia)

Jika kulit kepalamu berminyak, gunakan Kombinasi TRESemme Deep Cleanse & Protect Shampoo dan Conditioner. Ekstrak green tea dan ginger di dalamnya dapat mendukung kesehatan kulit kepala dan membuat kulit kepala jadi tak mudah berminyak.

5. Lakukan Teknik Co-Washing.

Melakukan co-washing bisa jadi cara merawat rambut yang mudah untuk kamu lakukan. Sedikit info, co-washing merupakan teknik keramas yang hanya menggunakan conditoner untuk menutrisi rambut.

Biasanya teknik perawatan rambut ini dilakukan untuk menjaga warna rambut, maupun pada rambut keriting yang mudah kering. Tanpa shampoo, otomatis limbah yang kamu hasilkan akan semakin sedikit. Air bersih yang terpakai untuk membilas rambut juga berkurang.

Jika kamu memutuskan untuk melakukan co-washing, sediakan satu hari dalam seminggu untuk keramas dengan clarifying shampoo. Tujuannya untuk membilas semua debu, kotoran, dan sel kulit mati yang menumpuk.

6. Keringkan Rambut Secara Alami.

Ketahui bahwa mengeringkan rambut dengan blow dryer setiap hari tak hanya berpotensi merusak rambutmu, namun juga menghabiskan banyak sekali energi.

Wajar saja, hair dryer menghasilkan panas dalam waktu singkat dan ini memakan watt yang sangat tinggi – bahkan melebihi energi yang dibutuhkan sebuah coffee maker atau toaster di dapur.

Nah, mulai sekarang coba kurangi penggunaan hair dryer dengan mengeringkan rambut secara alami!

kurangi hairdryer sebagai bukti cinta lingkungan
Sebisa mungkin kurangi penggunaan hair dryer dan keringkan rambut secara alami. (Foto: Hariono Halim)

Bagaimana jika kamu menginginkan hasil wavy tanpa bantuan curling iron? Tenang, coba lihat salah satu video tutorial Sock Curls dari Tim All Things Hair Indonesia yang bisa langsung kamu coba malam ini!

7. Pilih Handuk Microfiber.

wanita asia sedang merawat rambut
Merawat rambut dengan teknik co-washing, kenapa tidak? (Foto: Shutterstock)

Untuk hasil yang lebih maksimal, kamu bisa mengganti handuk katun biasa dengan microfiber. Secara umum, handuk microfiber super ringan dan memiliki beberapa kelebihan, misalnya memiliki daya serap lebih tinggi dan lebih cepat kering.

Alhasil, rambutmu tidak akan rusak karena upaya mengeringkan rambut dengan menggosoknya dengan handuk. Yang terpenting, kamu tidak perlu menggunakan listrik seperti pengeringan rambut dengan hair dryer.

Dalam jangka panjang, kamu pun akan berhemat karena handuk tipe ini terbukti lebih awet dan mudah disimpan dibandingkan handuk biasa yang tebal dan memakan tempat di dalam lemari.

8. Kurangi Mencatok Rambut.

Kamu juga bisa merawat rambut sekaligus menunjukkan rasa cinta lingkungan secara bersamaan, lho. Cara paling simpel adalah mengurangi pemakaian catokan rambut untuk menghemat listrik.

Mencatok rambut bukan satu-satunya cara untuk tampil cantik, lho. Kamu bisa mengepang atau mengikat rambut untuk terlihat istimewa. Ingin meluruskan rambut tanpa flat iron juga bisa, kok! Cara meluruskan rambut secara alami ada di sini.

Selain menghemat listrik, cara-cara ini adalah upaya meminimalisir potensi kerusakan rambut. Love the earth, love your hair.

9. Beli Botol Isi Ulang.

Kamu bisa mengurangi penggunaan botol plastik sehari-hari dengan menyediakan beberapa botol dispenser di kamar mandi dan sekitar rumah. Pilih botol berukuran besar yang bisa diisi ulang dan terbuat dari bahan yang mudah dibersihkan tanpa meninggalkan bau atau residu pada kemasannya, misalnya botol kaca atau kayu dengan selang pump berbahan stainless steel.

Dengan begitu, kamu bisa mengisinya berulang-ulang dengan shampoo, conditioner, sabun mandi atau sabun cuci tangan sesuai kebutuhan.

Penggunaan botol kemasan dispenser termasuk bukti sederhana cinta lingkungan
Sediakan botol dispenser di kamar mandi sehingga mudah diisi ulang sesuai kebutuhan. (Foto: Shutterstock)

Jika sudah punya botol dispenser di rumah, kamu bisa membeli shampoo kemasan jumbo atau kemasan isi ulang. Akan lebih bagus lagi jika bisa mencari tahu apakah produk yang kamu gunakan memiliki program daur ulang atau inisiatif pelestarian lingkungan dimana kamu bisa berperan.

Terlebih, pemakaian plastik di seluruh dunia sudah dalam tahap sangat mengkhawatirkan. Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) bahkan menyebutkan pada 2050, jumlah sampah plastik dunia akan lebih banyak ketimbang biota laut. Tentunya kamu tak ingin mimpi buruk ini jadi kenyataan, bukan?

10. Daur Ulang Botol Shampoo.

Saat ada shampoo yang habis, biasakan untuk tidak membuang empties-nya ke tong sampah. Botol shampoo bekas milikmu bisa didaur ulang untuk mengurangi sampah di Tanah Air.

Baca juga: ide daur ulang botol shampoo yang bisa kamu coba!

daur ulang botol shampoo bukti cinta lingkungan
Botol shampoo bekas milikmu bisa didaur ulang, lho. Cara mudah untuk menunjukkan rasa cinta lingkungan, (Foto: All Things Hair Indonesia)

Botol shampoo bekas juga bisa dipakai ulang ataupun dikumpulkan untuk disumbangkan kepada Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang bergerak di bidang pemberdayaan lingkungan. Yuk, lebih mencintai bumi!

Artikel selanjutnya

Hair Quiz