Sebagai bukti cinta lingkungan hidup, praktikkan 5 hal mudah ini di kamar mandi

Tim All Things Hair | 05 Juni 2019
perempuan asia memakai hair dryer untuk mengeringkan rambut panjang

Ada beberapa cara mudah untuk menjadi “pahlawan kamar mandi” di hari Lingkungan Hidup Sedunia ini

Pernahkah berpikir kalau kamu bisa jadi pahlawan lewat kegiatan sederhana yang kamu lakukan setiap hari? Kami menyebutnya pahlawan kamar mandi.

Kita semua tahu kalau mandi, keramas dan mencuci muka adalah beberapa kegiatan yang tidak luput dari rutinitas kita setiap minggunya. Aktivitas di kamar mandi ini berpotensi menghamburkan sumber daya alam atau bahkan menambah sampah dan limbah di lingkungan sekitar kita. Memang tidak terasa sih, tapi jika dikalikan selama bertahun-tahun kita hidup, maka angkanya menjadi besar. Ini saatnya untuk melakukan perubahan yang berawal dari diri kita sendiri.



Setiap tanggal 5 Juni kita memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia (World Environment Day) untuk menciptakan kesadaran tentang masalah lingkungan hidup yang dihadapi dunia.



Yuk, kita simak beberapa cara untuk menjadi “pahlawan kamar mandi”:

1. Mengoptimalkan penggunaan air.

Meski terkesan sepele, hal ini bisa membawa dampak besar bagi kelestarian lingkungan. Saat keramas, apakah kamu biasa menggunakan shampoo dua kali atau selalu membiarkan shower tetap menyala saat kamu memijat-mijat kepala dengan shampoo? Dengan mengetahui cara keramas yang benar dan efisien, kamu ikut membantu memaksimalkan penggunaan air. Selain itu, tidak semua tipe rambut perlu keramas setiap hari, karena mencuci rambut bisa mengikis lipid dan protein yang membentuk struktur rambutmu. Sebaiknya, pilih dulu shampoo dan conditioner yang tepat untuk jenis rambutmu, supaya kamu bisa memperoleh hasil yang terbaik.

Shampoo dan conditioner TRESemme, serta vitamin rambut Sunsilk
Pilih produk dari merk yang berkomitmen baik terhadap lingkungan. (Foto: All Things Hair Indonesia)

2. Keringkan rambut secara alami.

Apakah kamu termasuk orang yang sudah tidak bisa pergi liburan tanpa membawa hair dryer? Tenang, kamu tidak sendiri, kok. Aktivitas blow rambut sehabis keramas juga sudah menjadi rutinitas sehari-hari, terutama bagi kita yang memelihara rambut panjang dan tebal.

Ketahui bahwa mengeringkan rambut dengan blow dryer setiap hari tak hanya berpotensi merusak rambutmu, namun juga menghabiskan banyak sekali energi. Wajar saja, hair dryer menghasilkan panas dalam waktu singkat dan ini memakan watt yang sangat tinggi – bahkan melebihi energi yang dibutuhkan sebuah alat coffee maker atau toaster di dapur. Nah, mulai sekarang coba kurangi penggunaan hair dryer dengan mengeringkan rambut secara alami.

perempuan asia memakai hair dryer untuk mengeringkan rambut panjang
Sebisa mungkin kurangi penggunaan hair dryer dan keringkan rambut secara alami. (Foto: Hariono Halim)

Awali dengan memastikan rambutmu tidak kusut ketika dibasahi saat keramas, kemudian gunakan shampoo di akar rambut dengan gerakan memijat halus supaya tidak membuat batang rambut kusut, bilas, lalu gunakan conditioner dalam jumlah cukup banyak di ujung-ujung rambut dan tekan dengan kedua telapak tangan. Terakhir, bilas rambut hingga bersih dan peras ujungnya secara perlahan untuk membuang sisa air pada rambut sebelum mengeringkannya dengan handuk.

Bagaimana jika kamu menginginkan hasil wavy tanpa bantuan curling iron? Tenang, coba lihat salah satu video tutorial Sock Curls dari Tim All Things Hair Indonesia yang bisa langsung kamu coba malam ini!

3. Gunakan handuk microfiber.

Untuk hasil yang lebih maksimal, kamu bisa mengganti handuk katun biasa dengan microfiber. Secara umum, handuk microfiber super ringan dan memiliki beberapa kelebihan, misalnya memiliki daya serap lebih tinggi dan lebih cepat kering. Alhasil, rambutmu tidak akan rusak karena upaya mengeringkan rambut dengan menggosoknya dengan handuk. Yang terpenting, kamu tidak perlu menggunakan listrik seperti pengeringan rambut dengan hair dryer.

Dalam jangka panjang, kamu pun akan berhemat karena handuk tipe ini terbukti lebih awet dan mudah disimpan dibandingkan handuk biasa yang tebal dan memakan tempat di dalam lemari.

4. Pilih kemasan yang bisa diisi ulang.

Kamu bisa mengurangi penggunaan botol plastik sehari-hari dengan menyediakan beberapa botol dispenser di kamar mandi dan sekitar rumah. Pilih botol berukuran besar yang bisa diisi ulang dan terbuat dari bahan yang mudah dibersihkan tanpa meninggalkan bau atau residu pada kemasannya, misalnya botol kaca atau kayu dengan selang pump berbahan stainless steel. Dengan begitu, kamu bisa mengisinya berulang-ulang dengan shampoo, conditioner, sabun mandi atau sabun cuci tangan sesuai kebutuhan.

Penggunaan botol kemasan dispenser termasuk bukti sederhana cinta lingkungan
Sediakan botol dispenser di kamar mandi sehingga mudah diisi ulang sesuai kebutuhan. (Foto: Shutterstock)

Saat berbelanja, usahakan untuk membeli kemasan jumbo atau kemasan isi ulang dan mencari tahu apakah produk-produk yang kamu gunakan setiap hari memiliki program daur ulang atau inisiatif pelestarian lingkungan dimana kamu bisa ikut ambil bagian.

Sebagai informasi, penggunaan plastik di seluruh dunia sudah dalam tahap sangat mengkhawatirkan. Menurut data statistik PBB yang dilansir tahun lalu, ada sekitar 500 miliar kantong plastik digunakan setiap tahunnya dan 90% dari air minum kemasan ditemukan mengandung partikel plastik. Jika keadaan ini berlanjut, angka produksi plastik di seluruh dunia diprediksikan akan menjadi hampir dua kali lipat dalam waktu 10-15 tahun ke depan. Jumlah yang mengerikan, kan?

5. Menjaga pemisahan sampah.

Entah berapa banyak dari kita yang sudah melakukan hal yang sudah wajar dilakukan masyarakat di negara-negara lain ini. Jika pemisahan sampah masih terdengar baru untukmu, ini saat untuk melakukannya. Pisahkan sampah botol dan kemasan plastik dari sampah organik, misalnya tissue, kapas, cotton bud, dan sebagainya. Tujuannya untuk memudahkan proses daur ulang saat sampah tersebut mencapai pusat pembuangan sampah. Hindari juga membuang sampah tissue ke dalam toilet untuk mengurangi kemungkinan penyumbatan saluran pipa air dalam jangka panjang.

Ada banyak hal kan yang bisa kamu lakukan sehari-hari untuk membantu merawat planet kita satu-satunya ini dan menginspirasi orang di sekeliling kita untuk berbuat hal yang sama. Dari mulai memilih produk-produk lokal yang rendah jejak karbon (carbon footprint) hingga mendukung perusahaan yang juga punya perhatian tinggi terhadap lingkungan – kita sebenarnya bisa ikut berperan aktif lewat uang yang kita belanjakan. Coba cari tahu dan pelajari lebih banyak hal yang bisa kamu lakukan demi pelestarian lingkungan. Sebelum kita berharap untuk mengubah dunia, kita bisa kok memupuk rasa cinta lingkungan hidup tersebut dari diri sendiri.