10 Cara Unik Mencuci Rambut dari Berbagai Negara di Penjuru Dunia

Cara-cara unik ini bisa langsung kamu terapkan di rumah!

Setiap negara punya cara cuci rambut yang unik. Mulai dari pakai air beras hingga pake gula! Kami sudah kumpulkan tips-tips mencuci rambut dari 10 negara yang bisa segera kamu coba di rumah. Sebagian besar bahan-bahan ini bisa kamu temukan di dapur, loh!

Argentina: Cuci Rambut dengan Aloe Vera.

Ritual cuci rambut dengan aloe vera
Campur pada shampoo atau gunakan sebagai masker. (Foto: Shutterstock)

Kalau kamu sering lihat penampilan wanita Argentina, kamu pasti tahu bahwa mereka punya rambut yang indah dan panjang. Rambut panjang dan lebat merupakan standar kecantikan wanita di sana. Rambut panjang seringkali diasosiasikan dengan tampilan yang sensual dan glamor.

Cara cuci rambut yang unik dari mereka adalah menggunakan aloe vera pada kulit kepala atau mencampurkannya dengan shampoo. Kandungan dari tanaman lidah buaya dapat memperkuat batang rambut, sehingga rambut mudah tumbuh panjang.

Cina: Keramas dengan Air Beras.

Fermentasi air beras untuk ritual cuci rambut
Fermentasi air beras bisa buat rambut makin lebat. (Foto: Shutterstock)

Kami sudah pernah membahas fakta bahwa fermentasi air beras dapat menjaga kekuatan batang rambut sekaligus membuatnya terlihat lebih shiny.

Para wanita di desa Huangluo sudah menjalankan tradisi nenek moyang ini sejak ratusan tahun lalu. Hasilnya? Rambut mereka tetap panjang, hitam, dan tidak beruban.

Indonesia: Cuci Rambut dengan Merang.

Coba deh tanya ibumu, apakah generasi sebelumnya pernah mencoba mencuci rambut dengan merang? Cara cuci rambut tradisional ini populer pada suku Jawa dan Betawi.

Merang sendiri merupakan batang padi yang sudah kering. Cara menggunakannya biasanya dengan dibakar, direndam, kemudian airnya digunakan untuk mencuci rambut. Kandungannya dan manfaatnya hampir mirip dengan fermentasi air beras.

India: Keramas dengan Suhu yang Tepat.

Wanita-wanita di India merawat rambutnya seserius perawatan wajah, loh! Mungkin agak berbeda dengan Indonesia, dengan skincare yang jauh lebih diutamakan dibanding perawatan rambut.

Bahkan teknik dasar merawat rambut dan menatanya sudah diajarkan sejak kecil. Jangan heran kalau kamu lihat anak kecil di India lebih pintar mengepang rambut dibanding kamu!

Salah satu trik yang mereka selalu ajarkan sejak kecil adalah untuk menghindari keramas menggunakan air yang terlalu panas atau air yang terlalu dingin. Kalau bisa, suhunya hanya boleh sedikit di atas suhu tubuhmu. Hal ini bertujuan untuk membuat kutikula rambut lebih sehat, sehingga rambut tidak mudah patah.

Italia: Mencampur Shampoo dengan Minyak Zaitun.

Merawat rambut dengan olive oil
Berani campur shampoo dengan olive oil? (Foto: Shutterstock)

Italian people are crazy about olive oil! Selain karena lebih sehat dibanding minyak kelapa, di sana harga olive oil juga terbilang murah.

Salah satu tradisi yang paling terkenal adalah menggunakan minyak zaitun sebelum keramas. Biasanya ini dilakukan dua kali dalam seminggu. Tujuannya adalah untuk menutrisi, melembapkan dan meningkatkan elastisitas batang rambut! Kamu juga bisa menggunakan minyak zaitun sebagai masker rambut, loh.

Jerman: Spray Rambut Berbahan Bir.

Jerman sudah terkenal akan kecintaannya pada minuman beralkohol satu ini. Buktinya, mereka punya Oktoberfest yang biasa diselenggarakan setiap tahun di Munich.

Salah satu trik yang mereka gunakan adalah menggunakan bir sebagai spray rambut. Mereka mengakui bahwa hal ini bir dapat membuat rambut mereka terlihat shiny dan glossy.

Skotlandia: Keramas dengan Seduhan Chamomile.

Membilas rambut dengan seduhan chamomile
Seduhan bunga ini dijamin bisa buat rambut berkilau. (Foto: Shutterstock)

Pernah dengan tips cuci rambut yang satu ini? Ternyata teh bunga chamomile punya manfaat keren untuk rambut, terutama untuk menjaga warna rambut pirang.

Caranya mudah banget, kamu hanya perlu menyeduh bunga chamomile selama beberapa menit. Dinginkan, lalu saring. Masukkan ke dalam botol spray bersih lalu semprotkan pada batang rambut saat diperlukan.

Tips Editor: Untuk menjaga warna rambut pirang, kamu juga bisa gunakan TRESemmé Color Radiance & Repair for Bleached Hair Shampoo lengkap dengan Conditioner-nya. Kandungan purple pigment di dalamnya bisa jaga warna pirang supaya tidak terlihat brassy.

Romania: Menambahkan Madu pada Conditioner.

Bukan hanya keramas, negara-negara di Eropa punya banyak trik unik dalam menggunakan conditioner. Para wanita di Romania punya cara unik untuk membuat highlight rambutnya terlihat lebih berkilau, yaitu mencampurkan sedikit madu pada conditioner yang mereka gunakan!

Jangan takut lengket, girls! Meski terlihat kental dan lengket, madu mudah dibilas dengan air. Hasilnya, rambut lebih kinclong!

Tips Editor: Supaya hasilnya lebih mantap lagi, gunakan conditioner yang bersifat moisturizing seperti Dove 1 Minute Super Conditioner Intensive Damage Treatment.

Daya serapnya sangat cepat, hanya butuh waktu 1 menit. Kandungan madu pun bisa diserap rambut lebih cepat!

Thailand: Keramas dengan Lemak Santan.

Ini adalah resep yang sudah terbukti menambah kelembapan batang rambut dan juga kelembutannya! Para wanita Thailand menggunakan lemak atau minyak dari santan untuk mencuci rambutnya.

Caranya, peras santan dari kelapa segar lalu panaskan di atas kompor. Angkat dan diamkan sebentar hingga minyaknya terpisah dari santan. Nah, minyaknya itu yang bisa kamu gunakan sebagai conditioner.

Amerika Serikat: Keramas dengan Gula.

Gula biasanya digunakan sebagai masker wajah atau lip scrub. Ternyata exfoliating agents dari gula juga bisa digunakan untuk mengeksfoliasi kulit kepala, sehingga rambut dapat terhindar dari gejala rambut berminyak dan ketombe.

Caranya cukup mencampurkan satu sendok gula dengan shampoo, lalu pijat lembut seperti biasa!

Tips Editor: Kalau ingin mencobanya, gunakan shampoo khusus ketombe seperti CLEAR Ice Cool Menthol Shampoo ya. Kandungannya dapat bekerja secara efisien untuk membabat habis ketombe dan penumpukan minyak rambut. Hasilnya bisa dua kali lipat lebih bersih!

Diantara 10 cara cuci rambut dari seluruh dunia ini, mana yang paling ingin kamu coba?

Artikel selanjutnya