10 Perawatan Rambut Keriting menurut Gracia Indriani agar Keindahannya Maksimal

Belajar merawat rambut keriting langsung dari pakarnya!

Jika memiliki rambut keriting adalah sebuah anugerah, perawatan rambut keriting yang tepat adalah cara kamu untuk mensyukurinya. Memang sih, runutan perawatannya lebih panjang dibandingkan rambut lurus. Tapi percaya deh, usaha yang kamu keluarkan akan sepadan dengan hasil yang kamu dapatkan!

Kami berkonsultasi dengan Gracia Indriani, owner dari Kriwil Salon dan Reflexology. Gracia sebagai influencer, Youtuber, sekaligus pemilik salon khusus rambut keriting pertama di Indonesia membagikan tips serta berbagi pengalamannya dalam merawat bentuk rambut yang unik ini.

Gracia Indriani dengan rambut dikeriting
Eksklusif belajar perawatan rambut dari pakarnya! (Foto: Dennie Ramon)

Menurut Gracia, masing-masing rambut keriting punya jenis dan tipenya masing-masing. Nah, nanti perawatannya harus disesuaikan dengan jenis dan tipe yang kamu miliki.

“Sama seperti rambut lurus, rambut keriting tuh banyak jenisnya. Kita membaginya dari tikat porositas. Ada low porosity dan high porosity. Kalau tipe rambut aku tuh high porosity, dia tipe rambut yang ‘haus’ akan produk. Jadi aku pakai rambut sebanyak apapun gak akan lepek. Ada juga yang teksturnya tipis dan lembut kayak rambut bayi. Nah, penggunaan produk juga disesuaikan sama jenis rambutnya. Misalnya kalau batang rambut yang kamu miliki tipis (fine hair), sebaiknya jangan terlalu banyak pakai conditioner atau curl cream. Styling-nya juga disesuaikan dengan produknya, karena kalau keberatan (produk) jadinya lepek.” jawab Gracia.

Nah, apa saja sih produk yang diperlukan? Dan bagaimana cara perawatannya? Berikut tipsnya!

1. Menggunakan Dua Jenis Shampoo.

Menurut Gracia, sebagai perawatan yang esensial, kamu wajib memiliki dua shampoo yang sesuai dengan kebutuhan rambut kamu. Yang pertama adalah shampoo sulfate-free, dan yang kedua adalah clarifying shampoo.

“Untuk menjaga tekstur rambut dan bikin rambut gak kering, aku selalu keramas dengan sulfate-free shampoo. Tapi selain shampoo yang sulfate-free, aku juga pakai clarifying shampoo. Misalnya nih, dalam seminggu aku keramas dua kali. Keramas pertama aku akan pakai sulfate-free shampoo. Next wash day, aku akan menggunakan clarifying shampoo untuk membersihkan penumpukan produk, debu, minyak, dan lain-lain. Biasanya aku pakainya bergantian. At least seminggu sekali atau seminggu dua kali kamu wajib bersihin rambut dengan clarifying shampoo.”

Gracia menambahkan bahwa pemilihan clarifying shampoo bisa disesuaikan dengan kebutuhan kulit kepala dan batang rambutmu, karena memang tujuannya spesifik untuk membersihkan secara menyeluruh.

Tip Editor: Kalau kamu ingin membersihkan penumpukan produk secara paripurna, kamu wajib pakai shampoo detoks seperti TRESemmé Deep Cleanse and Protect Shampoo. Kandungan ginger dan green tea di dalamnya dapat membersihkan rambut secara total, dan mencegah kulit kepala berketombe akibat penumpukan produk.

2. Jangan Skip Conditioner.

“Conditioner adalah sahabat rambut keriting! Kalau rambut kamu gampang lepek, kamu bisa pilih conditioner yang silicone-free. Tapi kalau rambut kamu gak gampang lepek atau cenderung kering, kamu bisa pakai conditioner yang mengandung silicone.” jelas Gracia.

Silicone berguna untuk melapisi kutikula rambut supaya batang rambut tidak membengkak dan jadi frizzy. Di negara yang humidity-nya tinggi seperti di Indonesia, silicone justru sangat berguna.

Tip Editor: Conditioner yang kami rekomendasikan untuk rambut keriting salah satunya adalah Sunsilk Soft and Smooth Conditioner yang mengandung 5 minyak alami dan Moisture-lock Technology. Formulanya dapat melembapkan rambut dan membuatnya terlihat berkilau.

Setelah keramas, aplikasikan conditioner ini secara merata pada bagian tengah hingga ujung rambut, lalu bilas hingga bersih. Ingat ya, hindari pemakaian pada kulit kepala! Dengan pemakaian rutin, niscaya rambutmu akan lebih tampak sehat, senantiasa halus dan lembut.

3. Gunakan Produk Perawatan Rambut Keriting Lanjutan.

Membuat rambut keriting meliuk indah dengan definisi yang sempurna bukanlah pekerjaan mudah. Kamu wajib menggunakan produk yang dibutuhkan rambut untuk menjaga clumps-nya tetap awet.

Styling product kamu bisa pilih curl cream atau mousse. Setelah semua produk sudah diaplikasikan, gunakan hair oil untuk mengunci kelembapan.” saran Gracia.

Panjang ya, urutannya? Ternyata untuk merawat rambut keriting dibutuhkan waktu 1-2 jam, karena ketebalannya berbeda-beda. Kuncinya adalah kesabaran dan konsistensi!

4. Hindari Menyisir Rambut Saat Rambut Kering.

Kesalahan terbesar yang dilakukan oleh para pemula adalah menyisir rambut, terutama pada saat kering.

“Untuk menyisir rambut keriting ada tekniknya, tapi kalau kamu belum mengerti, sebaiknya kamu menyisir menggunakan jari. Kalau sudah kering, rambut keriting gak boleh disentuh lagi apalagi dengan sisir. Menyisir rambut bisa merusak tekstur kriwil kamu.” jelas Gracia.

Izzu Bizu dengan rambut keriting cokelat
Perawatan rambut keriting harus disesuaikan dengan jenis rambutmu. (Foto: REX by Shutterstock)

“Mayoritas orang Indonesia berpikir bahwa tidak menyisir rambut artinya tuh jorok atau berantakkan. Padahal sebenarnya salah banget.” tambahnya.

5. Pakai Teknik Keramas yang Tepat.

Rambut keriting lebih mudah patah karena bentuknya yang pipih. Langkah perawatan rambut keriting pertama yang harus kamu lakukan adalah kuasai cara mencuci rambut yang tepat. Hindari keramas dengan cara mengacak atau mengumpulkan rambut menjadi satu seperti yang kamu sering lihat di tayangan televisi. Bersihkan kulit kepala dengan cara memijat perlahan hingga busanya merata ke seluruh akar rambut. Pijatan pada kulit kepala juga dapat merangsang pertumbuhan rambut baru.

Perawatan rambut keriting untuk memaksimalkan keindahan bentuk alami rambutmu.
Dengan teknik yang tepat, definisi rambut akan lebih terlihat. (Foto: Raquel Brust)

Hati-hati juga saat membilas rambut. Tekanan dari air yang mengalir langsung tepat ke atas kepala dapat membuat rambut bagian atas menjadi kempes dan tidak bervolume. Tip mencuci rambut yang kami rekomendasikan adalah dengan membasuh bagian bawah kepala lalu perlahan-lahan naik. Bisa juga dengan membalikkan atau memiringkan kepala saat membasuh rambut.

6. Mengeringkan Rambut Dengan Benar.

Sehabis keramas dan selesai mandi, apa yang biasanya kamu lakukan dalam runutan perawatan rambut keriting milikmu? Jika mengeringkan rambut dengan cara menggosoknya dengan keras menggunakan handuk, maka kamu termasuk yang melakukan ‘dosa besar’ pada rambut.

“Kamu juga harus mengeringkan rambut dengan microfiber towel atau kaus.” ujar Gracia.

wanita-kaukasia-meremas-rambut
Peras rambutmu secara perlahan dari bawah hingga ke tengah. (Foto: Raquel Brust)

Cara terbaik untuk mengeringkan rambut keriting adalah meremasnya secara perlahan menggunakan handuk microfiber atau kaus berbahan katun. Tujuannya untuk menjaga kelembapan alami rambutmu. Lagipula, rambut keriting akan mencapai puncak performanya saat dikeringkan secara alami. Namun jika kamu sedang terburu-buru dan tidak punya banyak waktu, kamu bisa mengeringkan rambut menggunakan diffuser.

wanita-kaukasia-menggunakan-diffuser
<em>Diffuser</em>, investasi yang tidak akan bikin kamu menyesal. (Foto: Raquel Brust)

Kalau belum punya diffuser, kami menyarankan kamu untuk menyisihkan uang untuk membelinya. Percaya deh, kamu tidak akan menyesal! Alat ini merupakan satu dari 10 peralatan wajib bagi pemilik rambut keriting!

7. Bentuk Rambut dalam Pineapple Bun Sebelum Tidur.

Sama seperti menyepelekan handuk microfiber untuk mengeringkan rambut, tidur dengan rambut diurai itu adalah ‘dosa’ yang sulit dimaafkan.

“Sebelum tidur kamu harus menata rambut kamu jadi pineapple bun. Kalau tidur dengan rambut diurai tuh punya resiko rambut bergesekkan dan tertindih, jadi gulungannya bisa pecah dan rusak. Ujung rambut juga bisa patah dan bercabang.” jelas Gracia.

8. Bijak Dalam Memotong Rambut.

Rambut keriting pada dasarnya memang lebih mengembang dibanding rambut lurus. Salah satu kesalahan terbesar dalam merapikan rambut di salon adalah menipiskannya. Potong sesuai dengan layer, dan tidak perlu ditipiskan.

“Pastikan juga untuk trim ujung rambut minimal sebulan sekali untuk membuang ujung rambut yang bercabang.”

Rambut keriting wavy pada wanita asia
Pastikan ujung rambut bebas dari cabang. (Foto: Shutterstock)

9. Rajin Menggunakan Masker Rambut.

Jika rambut lurus cukup dirawat dengan masker sebulan sekali, rambut keriting justru wajib menggunakan masker 1-2 kali seminggu.

“Pemilik rambut keriting harus rajin pakai masker rambut. Rambut keriting itu paling gampang rusak, karena tekstur rambut kita paling lemah dibanding tipe rambut yang lain.” jelasnya lagi.

10. Jangan Sembarangan Mewarnai Rambut.

Meskipun rambut keriting rapuh, mudah patah, dan kering, bukan berarti tidak bisa diwarnai loh. Jika dibutuhkan, rambut kamu juga bisa melalui proses bleaching. Namun, jika belum paham, konsultasikan ke pada ahlinya!

“Rambut keriting boleh diwarnai tapi harus dengan tenaga professional atau di salon. Karena kalau sampai overprocessed seperti bleaching dengan bahan kimia yang tidak sesuai takaran, keriting kamu bisa rusak dan tekstur ’kriwil’nya bisa hilang.” tambah Gracia.

Nah, sudah cukup jelas bukan? Sudah saatnya kamu mengubah mindset kamu tentang rambutmu dan mulai mencintainya dengan perawatan yang benar. Untuk mendapatkan pengetahuan tentang rambut keriting lebih banyak lagi, kamu bisa berkonsultasi langsung dengan Gracia Indriani di Kriwil Salon & Reflexology yang berlokasi di Panglima Polim, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Selamat mencoba!

Artikel selanjutnya