Tips Cegah Rambut Bercabang, Kenali Penyebabnya Lebih Dulu!

Daripada rambut bercabang bikin kamu meradang, lebih baik baca dulu artikel ini sampai tuntas!

Bermasalah dengan rambut bercabang yang terasa kasar saat disentuh? Atau selalu gagal memanjangkan rambut akibat rambut kering dan sulit diatur? Red flags, ladies.. Tandanya rambutmu butuh pertolongan pertama.

Sekilas, problem rambut bercabang mungkin tampak sepele sehingga luput dari perhatianmu. Hal ini wajar terjadi, mengingat banyaknya jumlah rambut yang ada di kepala. Tapi coba deh, luangkan waktu setiap hari untuk memperhatikan dengan cermat ujung batang rambutmu satu per satu. Apakah ada tanda-tanda kerusakan rambut seperti split ends?

Jika ada, sebaiknya segera ganti produk perawatan rambut yang selama ini kamu pakai dengan produk yang tepat. Karena jika masalah rambut tidak ditangani dengan baik, bisa-bisa kamu terpaksa memotong habis rambutmu jadi pendek. Rasanya sedih, kan?

Untuk menjaga kesehatan rambut agar tidak mudah bercabang, Tim All Things Hair punya sederet tips bermanfaat untuk kamu praktekkan setiap hari. Simak artikel ini sampai tuntas ya!

Apa Saja Penyebab Rambut Bercabang?

Untuk memahami dan mengatasi rambut yang bercabang, kamu harus paham dulu komponen penting dari rambut. Rambut terdiri dari dua komponen penting, yaitu kutikel (selaput rambut) dan cortex (kulit rambut). Kutikula merupakan lapisan terluar alami rambut, yang bertugas sebagai garda terdepan untuk melindungi dan membuat rambut menjadi berkilau.

Sedangkan cortex bertugas mengontrol permasalahan yang lebih mekanis, seperti mengatur fleksibilitas rambut, kelembutan, dan juga kemudahan dalam mengatur rambut.

Rambut disebut bercabang saat kutikula rambut terbelah menjadi dua atau lebih. Penyebab rambut bercabang disebabkan oleh rusaknya permukaan kutikula rambut.

Kerusakan kutikula rambut ini dipengaruhi oleh banyak faktor. Mulai dari terekspos bahan kimia dari produk penataan rambut, proses pewarnaan yang salah, terlalu sering mengeringkan rambut menggunakan hairdryer, hingga mengikat rambut terlalu kencang. Semuanya berpotensi melemahkan kutikula, sehingga membuat rambut jadi rentan terhadap kerusakan.

Hal ini disampaikan langsung oleh Peter Bailey, Manajer Teknis Departemen Perawatan Rambut di Unilever Global.

“Jika lapisan luar rambut terekspos kerusakan, rambut biasanya patah di bagian tengah, atau jadi bercabang (biasanya di bagian ujung rambut).”

Ia pun menambahkan, “Kutikel rambut terbuat dari protein dan inilah yang membuatnya dapat menjadi lapisan paling kuat yang tahan akan kerusakan. Sedangkan cortex, atau kulit rambut, terbuat dari bahan yang lebih lembut dan mudah menyerap air.”

Rambut hitam kusut dan bercabang
Tanda-tanda rambut bercabang adalah mengembang dan mudah kusut. (Foto: Hariono Halim)

Ketika selaput rambut rusak, cortex atau kulit rambut menjadi telanjang. Hal ini yang mengakibatkan kerusakan. Saat kulit rambut sudah terbuka, maka masalah split ends tidak bisa dihindari!

Apakah rambutmu bercabang? Sebelum menganalisanya, penting untuk mengenali tipe-tipe rambut bercabang untuk mengetahui seberapa parah kerusakan rambut yang kamu alami.

 

infografik yang menjelaskan tipe-tipe rambut bercabang
Masuk dalam tipe apakah rambutmu? (Infografis: All Things Hair)

1. Tipe Klasik.

Tipe klasik adalah ketika ujung rambutmu terbelah jadi dua bagian sama besar. Jika belum terlalu parah, kondisi ini dinamakan dengan baby split, dimana percabangan hanya terjadi di bagian ujung rambut. Tipe klasik lainnya adalah Y split, dimana cabang semakin terbelah ke tengah, membuat rambut terlihat seperti huruf ‘Y’.

2. Tipe Rambut Rapuh.

Jika kamu mengalaminya bisa dipastikan rambutmu sangat rapuh. Pertama, adalah tipe taper dimana batang rambut belum terbelah namun terlihat semakin tipis di ujung. Bagian ini akan rentan terhadap patah. Selanjutnya adalah tipe incomplete, dimana batang rambut melemah namun belum siap untuk terbagi dalam bentuk cabang. Batang rambut terlihat bercabang di tengah sehingga membentuk lubang. Karena ini pula, tipe rambut bercabang ini dinamakan ’eye of a needle’ (lubang jarum).

3. Tipe Rambut Rusak Parah.

Saat menemukan tipe ini pada rambutmu, artinya rambut sudah sangat rusak. Pertama, tipe tree dimana rambut bercabang menjadi beberapa bagian dan di setiap cabangnya kamu bisa menemukan kutikel sudah membelah diri menjadi cabang-cabang kecil. Selanjutnya adalah tipe feather, yang seperti namanya, membuat rambutmu terlihat seperti bulu.

Sekarang kamu mengerti kan, mengapa rambutmu sulit panjang, tidak peduli berapa banyak vitamin yang kamu minum?

Percayalah, mencegah lebih baik ketimbang mengobati. Untuk membantu rambut tetap sehat dan mencegah rambut bercabang, pastikan ujung rambut benar-benar terlindungi mulai dari proses keramas hingga penataan.

Hindari Keramas Setiap Hari.

Tahukah kamu, keramas setiap hari bisa menyebabkan rambut kering dan bercabang? Jika dihitung seksama, rata-rata rambut panjang mengalami siklus keramas dan di-styling selama kurang lebih 2-3 tahun. Nah setiap siklus terjadi, ada beberapa kutikel yang akan lepas. Seiring berjalannya waktu, lapisan-lapisan ini akan menipis dan membuat rambut jadi bercabang.

 

Keramas Dengan Shampoo dan Conditioner yang Tepat.

Proses pencegahan harus dimulai dari keramas! Untuk mencegahnya, kamu butuh shampoo dan conditioner yang bisa melembapkan sekaligus melindungi rambut saat basah. Semakin rambut terhindar dari kusut, semakin sedikit tekanan yang harus dialami oleh serat rambut. Hasilnya, kutikel semakin kuat dan tidak mudah lepas. Cara mengatasi rambut bercabang yang paling mudah untuk dilakukan!

infografik tentang produk-produk pencegahan rambut bercabang oleh Dove
Simak infografik penting ini untuk cegah rambut bercabang! (Foto: Gilang Aditya)

Tip editor: Tidak ada satu produk ajaib yang bisa menyehatkan rambutmu dalam waktu singkat. Dibutuhkan konsistensi dan kerja sama tim yang kuat! Coba tiga rangkaian produk pilihan kami ini untuk mengatasi masalah split ends.

Potong Ujung Rambut Secara Berkala.

Jika rambutmu sudah bercabang, tidak ada yang perlu disesali. Sekarang saatnya cari solusi yang tepat! Kamu harus rajin trimming atau memotong ujungnya secara berkala. Sebaiknya, potong ujung rambutmu di salon dan pastikan kamu sudah menghilangkan seluruh rambut bercabang yang ada.

Selalu Gunakan Heat Protection Spray Sebelum Mencatok Rambut.

Selanjutnya, kamu perlu miliki heat protection spray untuk melindungi seluruh batang rambut saat kamu menatanya dengan flat iron atau curling iron. Spray rambut ini memang langkah kecil yang sering dilupakan, tapi percayalah jika kamu konsisten melakukannya, rambutmu akan berterimakasih padamu!

Kamu bisa menggunakan TRESemme Keratin Smooth Flat Iron Spray yang dapat melindungi seluruh batang rambut dengan sempurna. Hasilnya, rambutmu akan lebih lembut, tidak terasa kering, dan lebih berkilau.

Semoga penjelasan dari kami kali ini bermanfaat untukmu! Ingat, mengobati masalah rambut bukan dengan dengan mencari magic potion atau obat ajaib dan berharap hasil yang instan. Diperlukan kesabaran dalam merawat rambut agar kondisinya perlahan membaik!

Artikel selanjutnya

 

Hair Quiz