Rambut Rontok Karena Stress? Atasi dengan 10 Cara Ini!

Kerontokan karena stress membuat diri dan rambutmu tidak bahagia. Ini beberapa cara untuk merawat rambut sekaligus kesehatan mentalmu.

Kadang, sulit rasanya untuk mempertahankan kesehatan mental di tengah situasi penuh tekanan. Masalah keluarga, pekerjaan, percintaan, atau bahkan kesulitan saat pandemi bisa menjadi penyebab overthinking. Gawatnya, hal ini bisa berujung pada berbagai masalah kesehatan dalam tubuh, termasuk di antaranya rambut rontok karena stress.

Kalau rambut sudah rontok, nampaknya impian untuk memiliki rambut kuat dan tebal jadi terasa jauh. Pemandangan helai-helai rambut yang tercecer di lantai rumah pun pasti sudah tak asing terlihat. Duh, padahal kamu sudah mengeluarkan biaya yang tak sedikit untuk perawatan ekstra di salon!

Jangan keburu panik atau khawatir ketika rambutmu mengalami kerontokan. Bertepatan dengan World Mental Health Awareness Month di bulan Oktober, kami akan berbagi beberapa langkah mudah dan ekonomis untuk mengatasi rambut rontok karena stress, mulai dari keramas yang benar sampai cara untuk membuat pikiran lebih tenang!

Fakta seputar rambut rontok.

Menurut Christina Yusuf (Senior R&D Manager Unilever Indonesia), kesehatan mental memang bisa mempengaruhi kesehatan kulit kepala. Meski umumnya tidak terjadi secara mendadak, stress memang bisa menyebabkan kerontokan.

Kerontokan bisa diatasi dengan obat dokter, dengan bahan alami, atau dengan mengubah beberapa kebiasaan. Untuk tahu penyebab rambut rontok parah dan perawatannya, cek All Things Hair.

Umumnya, rambut akan kembali tumbuh dalam waktu 3 bulan. Cek penjelasan mengenai siklus pertumbuhan rambut di All Things Hair.

Selain berkonsultasi ke dermatolog dan menggunakan beberapa suplemen, seperti Minoxidil atau biotin, ada beberapa hal yang bisa kamu lakukan untuk perlahan mengatasi masalah ini.

1. Cari Tahu Penyebab Stress.

Mengetahui penyebab stress akan memudahkanmu mengatasi masalah yang ada, sehingga rasa tertekan akan lebih cepat terobati. Kalau kata peribahasa, “cabutlah rumput sampai ke akar-akarnya”.

Keluarkan uneg-uneg dengan mencatat berbagai hal yang membuat kepalamu penuh. Dari sini, kamu bisa mengurai masalah dan menentukan solusi. Prioritaskan masalah yang perlu dibenahi segera. One-at-a-time!

2. Gunakan Shampoo Anti-Rontok.

Dalam usaha memerangi rambut rontok karena stress, tentu kamu butuh perawatan rambut yang sesuai. Coba gunakan shampoo yang memang khusus diciptakan untuk menguatkan kulit kepala dan rambut, seperti Dove Perawatan Rambut Rontok Serum Shampoo.

Shampoo ini mengandung NutriSerum yang dapat menyerap ke tiap helai rambutmu untuk membantu mengurangi rambut rontok* hingga 99%, serta menjadikannya kuat dan indah.

*rambut rontok karena patah, dengan penggunaan Dove Perawatan Rambut Rontok vs shampoo tanpa conditioner

Eits, jangan lupakan conditioner, ya! TRESemmé Hair Fall Control Conditioner bisa jadi produk yang sempurna untuk situasi seperti ini. Kehadiran conditioner yang mampu memberi kelembapan ekstra pada rambut akan mencegah risiko rambut rontok, kering, dan rusak.

3. Hindari Begadang.

Faktanya, faktor kurang tidur bisa meningkatkan depresi dan kehilangan fokus yang kamu butuhkan dalam berkegiatan sehari-hari. Belum lagi berbagai macam risiko masalah kesehatan seperti diabetes, penyakit jantung, serta penurunan fungsi otak. Sudah banyak pikiran, kesehatan pun bisa terganggu. Duh, jangan sampai terjadi!

Karena itu, yuk disiplinkan dirimu. Saat waktu tidur tiba, jauhkan handphone dan laptop dari jangkauan. Atur kamar tidurmu senyaman mungkin, seperti meredupkan lampu, menggunakan aromaterapi, atau menyalakan musik instrumental.

4. Penuhi Kebutuhan Gizi Harian.

Sering terjadi: tiba-tiba semua makanan terlihat tak menggugah selera saat sedang stress atau galau. Padahal, asupan gizi yang cukup merupakan salah satu kunci dari pemulihan stress itu sendiri, lho!

Karena itu, penuhi gizi harianmu dengan selalu sarapan, makan siang, dan makan malam di jam yang teratur. Pastikan juga pola makananmu seimbang, yang artinya tiap porsi terdiri dari karbohidrat, protein, dan lemak yang cukup.

5. Beri Nutrisi Ekstra pada Rambut.

Setelah seharian menjalani berbagai kesibukan atau bekerja, tak ada salahnya untuk kamu memanjakan diri dengan cara “kembali ke alam”.

Banyak bahan alami yang bisa kamu gunakan untuk perawatan rambut rutin, seperti minyak kelapa, minyak zaitun, atau lidah buaya. Ketiganya mengandung beragam nutrisi dan vitamin yang bisa membantumu atasi rambut rontok karena stress.

Sekitar 15 menit sebelum kamu keramas, oleskan minyak atau gel lidah buaya secara merata pada kulit kepala. Hindari menggunakan terlalu banyak, karena rambutmu bisa jadi terlalu lepek dan berketombe. Lalu, perlahan pijat kulit kepala dengan gerakan memutar dan usap sisa cairan di tangan pada seluruh bagian rambut. Perawatan ini hanya perlu kamu lakukan 2 kali seminggu.

6. Pastikan Ada Waktu untuk Relaksasi.

Agar kerontokan karena stress berkurang, kamu bisa mulai dengan mengutamakan self-love. Ingat, memanjakan diri itu penting untuk kesehatan mentalmu. Sayangi dan ucapkan terima kasih pada dirimu sendiri karena telah berjuang selama ini.

Kamu bisa menghadiahi diri dengan membeli tas baru, pergi ke salon untuk manicure dan pedicure, atau sesederhana me-time dengan Dove Hair Growth Ritual Creambath di akhir hari yang melelahkan.

7. Minum yang Cukup.

wanita asia meminum air putih sambil menatap laptop saat sedang bekerja
Hati-hati, kurang minum bisa bikin kamu makin uring-uringan. (Foto: Shutterstock)

Ayo ngaku, hal ini pasti sering kelupaan kan, kalau sudah sibuk kerja? Asupan air mineral sangat penting untuk mencegah dehidrasi, kehilangan fokus, mudah sakit, dan tentunya stress. Minumlah air putih sebanyak 2 liter atau 8 gelas setiap harinya, sehingga kadar mineral dalam tubuh dapat tercukupi.

Tips Editor: Simpan air putih dalam botol ukuran besar dan taruh di meja kerjamu, agar kamu selalu ingat untuk minum.

8. Atur Work-Life Balance.

Sering dengar burnout akhir-akhir ini? Burnout adalah keadaan stress parah karena pekerjaan. Kebanyakan orang mengalami hal ini karena beban pekerjaan yang memakan terlalu banyak waktu.

Meskipun sedang WFH, hindari menggunakan hampir seluruh waktumu dalam sehari untuk bekerja. Gunakan jam kerjamu semaksimal mungkin, lalu berhentilah ketika waktu dan tugas-tugasmu pada hari itu telah selesai. Bagaimanapun, tubuh dan pikiran kamu perlu hiburan serta istirahat yang cukup.

9. Jaga Komunikasi.

Jangan biarkan dirimu tenggelam sendirian dalam stress. Hubungi sahabat atau keluargamu, lalu ceritakan masalah yang sedang kamu hadapi pada mereka. Kalau perlu, ajak mereka nongkrong dan ngobrol tentang hal-hal menyenangkan.

Mungkin mereka tidak bisa membantu banyak untuk menyelesaikan masalah. Namun percayalah, kamu akan merasa jauh lebih lega dan tenang ketika bisa mengeluarkan isi hati yang lama mengganjal.

10. Cari Hobi Baru yang Bikin Happy.

Jika rutinitasmu saat ini terasa begitu berat untuk dijalani, mungkin itu artinya kamu perlu keluar dari zona nyaman! Coba eksplor hal-hal baru yang mungkin akan kamu sukai tapi belum pernah dicoba, misalnya memasak, nge-gym, atau berkebun. Dengan begitu, hidupmu seakan di-refresh dan kamu lebih ‘enteng’ menjalani aktivitas sehari-hari.

Ketika rambutmu tengah rontok atau rapuh, ada beberapa kebiasaan harian yang juga perlu kamu perbaiki, seperti cara menyisir, cara keramas, hingga cara mengikat rambut.

1. Perbaiki Cara Menyisir.

Ketika rambut sedang rontok, ini pertanda akarnya sedang melemah karena kurang nutrisi atau batang rambutnya sedang rapuh. Karena itu, hindari menyisir rambut dengan kasar dan menariknya ketika kusut.

Sayangi rambut kamu layaknya sahabat yang berharga. Alih-alih menyikat rambut dari akarnya, sisirlah batang rambut dari bagian tengah sampai bawah dengan lembut. Kalau ada bagian yang kusut, ulangi penyisiran di bagian tersebut berulang kali hingga kusutnya hilang.

Penggunaan jenis sisir yang tepat juga penting untuk mengurangi kerontokan, lho. Sebaiknya, gunakan sisir yang bergigi jarang untuk mengurangi rambut rontok, terutama untuk tipe rambut keriting dan tebal.

2. Ikuti Cara Keramas yang Benar.

Cara keramas juga bisa membantu mengurangi kerontokan, lho. Ketika rambut sedang butuh perhatian lebih, beberapa hal ini bisa membawa manfaat.

  • Selalu keramas dengan air bersuhu ruangan atau dingin. Hindari mencuci rambutmu dengan air hangat maupun panas, karena dapat menyebabkan rambut dehidrasi dan rusak.
  • Gunakan gerakan memijat lembut ketika keramas. Selain bisa mengangkat kotoran dan minyak lebih baik, hal ini akan membuat peredaran darah di kulit kepala lebih lancar. Dengan begitu, nutrisi akan lebih mudah diserap.
  •  Selalu lanjutkan dengan conditioner. Kalau shampoo berfungsi untuk membersihkan kulit kepala, maka tugas conditioner adalah untuk menambah kelembapan agar rambut lebih halus dan bebas kusut. Rangkaian kedua produk ini bekerja saling melengkapi untuk mengurangi kerontokan.

Jangan lupa juga untuk mengeringkan rambut dengan cara ditepuk-tepuk, bukan digesek. Gerakan menggesek akan melukai batang rambut dan membuatnya semakin rapuh dan berpotensi patah.

3. Gunakan Ikat Rambut yang Lembut.

ikat rambut scrunchie warna-warni dan sisir dari kayu
Ketika rambut sedang rontok dan patah, scrunchie termasuk ikat rambut yang lembut dan tak merusak batang rambut! (Foto: Shutterstock)

Siapa sangka, kunciran rambut yang terlalu kencang bisa berakibat pada rambut rontok atau patah serta sakit kepala. DIbanding ikat rambut biasa, cobalah beralih ke scrunchie atau jedai yang lebih lembut dan longgar.

Pertimbangkan juga style dalam mengikat rambut. Kamu bisa mencepol dan mencoba variasi kepang. Keduanya bisa menjadi solusi untuk membantu menjaga helai rambut tanpa mengurangi jiwa stylish kamu.

 

Meski kesannya sepele, stress dan rambut rontok yang mengiringi perlu kamu atasi dengan serius, karena efeknya bisa berlangsung lama jika dibiarkan. Tapi, tak perlu khawatir. Dengan pola hidup teratur dan perawatan rambut yang tepat, kamu bisa kok mendapatkan rambut tebal dan sehatmu kembali!

Tetap Terinspirasi

Langganan newsletter untuk tips eksklusif seputar perawatan rambut.
Hair Quiz