Rambut Rontok Karena Stress? Atasi dengan 13 Cara Ini!

Stress menyebabkan rambut rontok? Bisa banget terjadi!

Kadang, sulit rasanya untuk mempertahankan kesehatan mental di tengah situasi penuh tekanan. Masalah keluarga, pekerjaan, percintaan, atau bahkan kesulitan saat pandemi bisa menjadi penyebab overthinking. Gawatnya, hal ini bisa berujung pada berbagai masalah kesehatan dalam tubuh, termasuk rambut rontok karena stress.

Jangan keburu panik atau khawatir ketika rambutmu mengalami kerontokan. Bertepatan dengan World Mental Health Awareness Month di bulan Oktober, kami akan berbagi beberapa langkah mudah dan ekonomis untuk mengatasi rambut rontok karena stress, mulai dari keramas yang benar sampai cara untuk membuat pikiran lebih tenang!

Menurut Christina Yusuf (Senior R&D Manager Unilever Indonesia), kesehatan mental memang bisa mempengaruhi kesehatan kulit kepala. Meski umumnya tidak terjadi secara mendadak, stress memang bisa menyebabkan kerontokan.

Umumnya, rambut akan kembali tumbuh dalam waktu 3 bulan.

Kerontokan bisa diatasi dengan obat dokter, dengan bahan alami, atau dengan mengubah beberapa kebiasaan.

Ciri Rambut Rontok Karena Stress.

Dilihat dari sisi medis, kerontokan bisa terjadi karena ada gangguan pada hormon yang memang ada pengaruhnya terhadap kesuburan atau pertumbuhan rambut. Mungkin kamu bertanya-tanya, apakah stres menyebabkan rambut rontok ini atau karena hal lain (misalkan karena sering mencatok atau mewarnai rambut)?

Secara umum, hal ini bisa dilihat dari tipe kerontokan yang biasanya ikut dipengaruhi oleh kondisi hormon dan mental.

  • Telogen effluvium. Stress atau trauma bisa memicu tubuh mengaktifkan fase ‘istirahat’ ini. Kerontokan akan terjadi di seluruh kepala. Biasanya, helaian yang rontok tak begitu banyak, tapi konsisten.
  • Trichotillomania. Ini adalah istilah medis untuk menyebut kondisi kejiwaan yang membuat seseorang punya keinginan mencabut rambut. Hal ini bisa menyebabkan kerontokan di bagian tertentu saja.
  • Alopecia Areata. Ketika stress berat, kadang imun tubuh ikut terganggu dan menyebabkan beberapa kelainan. Hal ini berpengaruh pada kesehatan folikel rambut. Kerontokan tipe ini bisa menyebabkan kerontokan (atau bahkan kebotakan) pada bagian tertentu saja.

Selain berkonsultasi ke dermatolog dan menggunakan beberapa suplemen, seperti Minoxidil atau biotin, ada beberapa hal yang bisa kamu lakukan untuk perlahan mengatasi masalah ini.

1. Cari Tahu Penyebab Stress.

Kalau kata peribahasa, “cabutlah rumput sampai ke akar-akarnya”. Keluarkan uneg-uneg dengan mencatat berbagai hal yang membuat kepalamu penuh. Dari sini, kamu bisa mengurai masalah dan menentukan solusi. Prioritaskan masalah yang perlu dibenahi segera. One-at-a-time!

2. Pertimbangkan Psikoterapi.

Kalau kamu cenderung introvert atau kurang nyaman berkeluh-kesah pada teman atau pasangan, kamu bisa pertimbangkan untuk mencoba psikoterapi.

Berbeda dari konsultasi ke psikolog, metode psikoterapi ini berfokus pada pikiran bawah sadarmu. Alih-alih diberikan nasihat, metode ini akan membentuk kesadaranmu untuk ‘berbenah’ dan mengubah cara pikirmu.

3. Gunakan Shampoo Anti-Rontok.

Dalam usaha mengatasi rambut rontok karena stres, coba juga gunakan shampoo yang memang khusus diciptakan untuk menguatkan kulit kepala dan rambut. Rekomendasi kami adalah shampoo Dove ini yang punya kandungan NutriSerum. Penyerapan serum lebih cepat untuk membantumu mengurangi kerontokan.

4. Stop Begadang.

Faktanya, faktor kurang tidur bisa meningkatkan depresi dan kehilangan fokus yang kamu butuhkan dalam berkegiatan sehari-hari. Belum lagi berbagai macam risiko masalah kesehatan seperti diabetes, penyakit jantung, serta penurunan fungsi otak.

Saat waktu tidur tiba, coba jauhkan handphone dan laptop dari jangkauan. Atur kamar tidurmu senyaman mungkin, seperti meredupkan lampu, menggunakan aromaterapi, atau menyalakan musik instrumental.

5. Penuhi Kebutuhan Gizi Harian.

You are what you eat. Makananmu sehari-hari memang bisa banget mempengaruhi kesehatan tubuh, termasuk rambut. Idealnya, makanan sehari-hari harus memiliki beberapa komponen makronutrisi yang harus kamu cukupi. Semua makronutrisi ini adalah karbohidrat, protein, dan juga lemak.

Tip Editor: Coba rutin tambahkan variasi telur, ikan, bayam, ubi, hingga alpukat untuk konsumsi harian.

Baca Juga: Panduan Makanan untuk Atasi Rambut Rontok

6. Pakai Hair Tonic.

Gizi dari dalam penting, gizi untuk rambut dari luar juga sama pentingnya. Selain shampoo dan conditioner, kamu juga bisa mempertimbangkan pakai hair tonic. Selain membantu menyegarkan kulit kepala, tiap tetesan hair tonic ini juga bagus untuk merangsang pertumbuhan rambut.

7. Self-Healing itu Penting.

Sudah stress, rambut pun ikut rontok. Gimana nggak makin stress? Karena rambut rontok karena stress bisa banget disembuhkan, jangan terlalu khawatir, Hair Bae! Stress mesti dilawan dengan happiness.

Kalau kamu sedang sibuk dengan pekerjaan atau tugas kuliah, ayo sempatkan dirimu untuk nonton film apa saja saat weekend. Bisa itu ke bioskop atau streaming. Hadiahkan dirimu juga makanan favoritmu dengan pesan online. Percaya deh, lidah puas, perut kenyang, hati pasti senang.

Kalau punya budget lebih, atur waktu untuk WFA alias work from anywhere. Mau staycation deket rumah atau ke Bali sekalian? Hayuk!

8. Coba Masker DIY.

Banyak bahan alami yang bisa kamu gunakan untuk perawatan mengatasi rambut rontok karena stres, seperti minyak kelapa, minyak zaitun, atau lidah buaya. Ketiganya mengandung beragam nutrisi dan vitamin yang bisa membantumu atasi rambut rontok karena stress.

  • Oleskan minyak atau gel lidah buaya secara merata pada kulit kepala. Secukupnya saja, jangan terlalu banyak.
  • Pijat kulit kepala dengan gerakan memutar.
  • Diamkan selama 15 menit, lalu keramas seperti biasa

Perawatan ini hanya perlu kamu lakukan 2 kali seminggu.

9. Minum yang Cukup.

wanita asia meminum air putih sambil menatap laptop saat sedang bekerja
Hati-hati, kurang minum bisa bikin kamu makin uring-uringan. (Foto: Shutterstock)

Ayo ngaku, hal ini pasti sering kelupaan kan, kalau sudah sibuk kerja? Asupan air mineral sangat penting untuk mencegah dehidrasi, kehilangan fokus, mudah sakit, dan tentunya stress. Minumlah air putih sebanyak 2 liter atau 8 gelas setiap harinya, sehingga kadar mineral dalam tubuh dapat tercukupi.

Tips Editor: Simpan air putih dalam botol ukuran besar dan taruh di meja kerjamu, agar kamu selalu ingat untuk minum.

10. Puasa Medsos.

Tanpa sadar, media sosial bisa semakin memberi tekanan pada kondisi mentalmu. Bahkan, kadang menjadi pemicu stress. Kalau memang hal ini yang kamu rasakan, teguhkan hati dan sign out sementara dari akun media sosialmu. Menikmati waktu untuk diri sendiri itu menyenangkan juga, kok!

11. Ngobrol.

Banyak yang lupa, kalau manusia itu makhluk sosial. Kesepian bisa bikin kamu semakin stress. Begitu juga memendam kesulitan. BukaHubungi sahabat atau keluargamu, lalu ceritakan masalah yang sedang kamu hadapi pada mereka. Kalau perlu, ajak mereka nongkrong dan ngobrol tentang hal-hal menyenangkan.

Mungkin mereka tidak bisa membantu banyak untuk menyelesaikan masalah. Namun percayalah, kamu akan merasa jauh lebih lega dan tenang ketika bisa mengeluarkan isi hati yang lama mengganjal.

12. Cari Hobi Baru yang Bikin Happy.

Merasa hidupmu hampa atau monoton? Tambahkan ‘bumbu penyedap’ berupa hobi baru, yuk. Eksplor hal-hal baru yang mungkin akan kamu sukai tapi belum pernah dicoba, misalnya memasak, nge-gym, berkebun, atau memelihara hewan. Fokusmu akan terbagi dan hobi baru ini juga bisa memberi kesenangan ekstra.

13. Potong Rambut.

Percaya atau tidak, potong rambut menghilangkan stres itu memang benar adanya. Memiliki penampilan baru bisa dinilai sebagai upaya simbolik untuk terbebas dari masalah. Perhatikan saja, ada banyak selebriti yang tampil segar setelah patah hati, karena makeover!

Tak perlu potong rambut secara ekstrem. Kamu bisa saja mencoba model rambut sebahu atau mewarnai dengan highlight. Sama okenya!

Ketika rambutmu tengah rontok atau rapuh, ada beberapa kebiasaan harian yang juga perlu kamu perbaiki.

1. Perbaiki Cara Menyisir.

Hindari menyisir rambut dengan kasar dan menariknya ketika kusut. Alih-alih menyikat rambut dari akarnya, sisirlah batang rambut dari bagian tengah sampai bawah dengan lembut. Kalau ada bagian yang kusut, ulangi penyisiran di bagian tersebut berulang kali hingga kusutnya hilang.

Gunakan juga jenis sisir bergigi jarang untuk mengurangi rambut rontok, terutama untuk tipe rambut keriting dan tebal.

2. Ikuti Cara Keramas yang Benar.

Cara keramas juga bisa membantu mengurangi kerontokan.

  • Selalu keramas dengan air bersuhu ruangan atau dingin. Hindari mencuci rambutmu dengan air hangat atau panas untuk mencegah rambut menjadi kering dan rusak.
  • Gunakan gerakan memijat lembut ketika keramas. Selain bisa mengangkat kotoran dan minyak lebih baik, peredaran darah di kulit kepala juga lebih lancar. Nutrisi akan lebih mudah diserap.
  • Kalau rambutmu berminyak, coba ulangi penggunaan shampoo. Metode ini dinamakan dengan double cleansing untuk rambut.

Jangan lupa juga untuk mengeringkan rambut dengan cara ditepuk-tepuk, bukan digesek. Gerakan menggesek akan melukai batang rambut dan membuatnya semakin rapuh dan berpotensi patah.

3. Gunakan Ikat Rambut yang Lembut.

ikat rambut scrunchie warna-warni dan sisir dari kayu
Ketika rambut sedang rontok dan patah, scrunchie termasuk ikat rambut yang lembut dan tak merusak batang rambut! (Foto: Shutterstock)

Kunciran rambut yang terlalu kencang bisa berakibat pada rambut rontok atau patah serta sakit kepala. Coba beralih ke scrunchie atau jedai yang lebih lembut dan longgar.

Pertimbangkan juga style dalam mengikat rambut. Kamu bisa mencepol dan mencoba variasi kepang. Keduanya bisa menjadi solusi untuk membantu menjaga helai rambut tanpa mengurangi jiwa stylish kamu.

 

Meski kesannya sepele, stress dan rambut rontok yang mengiringi perlu kamu atasi dengan serius, karena efeknya bisa berlangsung lama jika dibiarkan. Tapi, tak perlu khawatir. Dengan pola hidup teratur dan perawatan rambut yang tepat, kamu bisa kok mendapatkan rambut tebal dan sehatmu kembali!

Artikel Sebelumnya
Artikel Berikutnya
Decoration image
Black hair
Hair Quiz