7 Cara Mengatasi Rambut Rontok Setelah Melahirkan

Tak perlu khawatir, selalu ada solusi untuk rambut rontok!

Kalau kamu new mom, ada kemungkinan kamu mengalami masakah rambut rontok parah pasca persalinan. Cara mengatasi rambut rontok pada Ibu baru tak jauh berbeda dengan perawatan rambut rontok pada umumnya. Baca terus, ya!

Sebenarnya kerontokan rambut merupakan siklus pertumbuhan rambut yang normal. Namun seringkali pada wanita yang baru melahirkan, siklus ini agak sedikit berbeda. Kadar hormon estrogen di dalam tubuh yang cukup tinggi punya pengaruh dalam memperpanjang fase hidup rambut. Pada mereka yang mengalaminya, rambut jadi terasa mudah panjang, lebat, dan tidak mudah rontok saat hamil.

Setelah melahirkan, produksi estrogen kembali ke level yang normal sehingga siklus pertumbuhan rambut yang sempat terhenti kembali berjalan. Kondisi hormonal yang cukup ekstrim ini membuat tubuhmu mempercepat siklus ini, seolah ingin ‘kejar target’ dari proses yang tertunda.

Nah, inilah alasan mengapa jumlah rambut rontok lebih banyak dari biasanya. Rambut yang biasanya hanya 80-100 helai perhari, pada Ibu baru jumlahnya bisa mencapai 400 helai. Wajar kalau bikin sedikit paranoid! Beberapa mengalaminya saat 6 bulan pasca melahirkan, tapi pada sebagian kasus, hal ini bisa terjadi hingga 1 tahun lamanya.

Nah, berhubung kondisi hormon berkaitan erat dengan fenomena rambut rontok, kamu tidak perlu khawatir berlebihan. Hal ini akan berhenti dengan sendirinya. Namun ada beberapa cara mengatasi rambut rontok setelah melahirkan yang bisa kamu coba untuk sedikit meringankan kondisinya. Dicoba, yuk!

1. Head Massage.

Melakukan head massage dapat menstimulasi kulit kepala dan melancarkan peredaran darahnya. Semakin lancar sirkulasinya, semakin banyak oksigen yang mengalir ke kulit kepala. Hal ini dapat menstimulasi folikel agar bisa menjaga batang rambut dengan baik, dan menundanya untuk rontok.

Kamu bisa melakukan head massage dengan menggunakan teknik hot oil treatment, atau menggunakan masker rambut alami. Lebih bagus lagi kalau kamu menggunakan Dove Hair Growth Ritual Creambath yang dapat melembapkan batang rambut secara menyeluruh.

Kandungan bahan alaminya membuatnya aman digunakan secara rutin. Wangi coneflower dan white tea bisa membuat rileks!

2. Hindari Mengikat Rambut.

Anggap saja rambutmu sedang rapuh-rapuhnya. Untuk memperburuk kondisi rambut, cara mengatasi rambut rontok setelah melahirkan adalah dengan menghindari mengikat rambut dengan kencang.

Wanita asia menggunakan gaya rambut ponytail untuk
Kuncir dalam gaya ponytail rendah. (Foto: Dennie Ramon)

Jika terpaksa mengikat rambut, kamu bisa menggunakan karet yang longgar seperti scrunchie atau mencoba berbagai gaya rambut loose ponytail dan updo  yang manis.

3. Potong Rambut, Yuk!

Coba deh pertimbangkan untuk memotong rambut. Rambut yang lebih pendek akan lebih mudah diatur dan mengurangi resiko kerontokan. Tenang saja, ketika hormon sudah mulai kembali seimbang, rambut akan kembali panjang seperti sedia kala.

Ada banyak pilihan rambut pendek yang populer di 2020, loh!

4. Gunakan Shampoo dan Conditioner yang Mengandung Keratin.

Kamu mungkin tidak bisa menghentikan siklus pertumbuhan rambut post-partum, namun kamu bisa mencoba menjaga batang rambut yang sudah ada. Gunakan shampoo dan conditioner yang mengandung keratin karena keratin dapat menjaga fleksibilitas batang rambut. Fleksibilitas rambut membuat rambut tidak mudah patah.

Biar beberapa rambut rontok dari akar, setidaknya rambut yang tersisa harus tetap kuat, bukan? Rekomendasinya adalah TRESemmé Keratin Smooth Shampoo dan Conditioner. Kedua kombinasi produk ini mengandung keratin berlimpah yang dapat melembapkan rambut dengan sempurna.

5. Konsumsi Makanan Padat Nutrisi.

Dua komponen yang wajib ada dalam menu makanan kamu, makanan yang mengandung protein dan biotin. Protein dan biotin dapat membantu menstimulasi pertumbuhan rambut. Usahakan untuk mengonsumsi protein seperti ayam, ikan, telur, tahu dan lainnya.

Sedangkan biotin dan omega-3 dapat kamu temukan dalam kuning telur dan kacang-kacangan, mulai dari kacang almond, kacang tanah, kacang hijau, dan kacang merah.

Pastikan juga kamu seimbangkan dengan mengonsumsi sayur-sayuran dengan zat besi, vitamin D, vitamin C, dan magnesium.

6. Kurangi Penggunaan Alat Styling.

Baik itu hairdryer atau flat iron, dua-duanya sama-sama berkontribusi untuk membuat kondisi rambut rontok makin parah.

Wanita asia menggunakan rol rambut
Gunakan rol rambut yuk!(Foto: Dennie Ramon)

Untuk mengurangi resiko ini, kamu bisa mengeringkan rambut secara alami menggunakan handuk microfiber. Kamu juga bisa mengeriting rambut menggunakan teknik heatless seperti scrunchie atau rol rambut. Sudah tau berbagai jenis rol rambut yang bisa kamu gunakan?

Mengeringkan rambut dengan microfiber untuk mengurangi rambut rontok
Keringkan dengan handuk microfiber. (Foto: Hariono Halim)

7. Istirahat Cukup.

Merawat bayi baru lahir bisa menguras tenaga dan pikiran. Sedangkan kurang beristirahat dapat memperburuk kondisimu. Pastikan waktu istirahat dan tidur tetap cukup dengan menerapkan jadwal yang konsisten.

Don’t worry too much terhadap kerontokan rambut! Percaya deh, bahwa rambut akan kembali seperti sedia kala dengan sendirinya. Namun, cara mengatasi rambut rontok setelah melahirkan ini tetap bisa kamu upayakan agar kondisinya tak semakin buruk. Selamat mencoba!

Artikel selanjutnya