10 Fakta Penyebab Rambut Kering, Cuaca adalah Salah Satunya!

Rambut kering dan kusam adalah mimpi buruk semua orang! Berikut hal-hal yang mesti kamu hindari agar terhindar dari maslah ini.

Setelah ketombe dan rambut rontok, rambut kering adalah keluhan yang paling banyak didengar tim All Things Hair soal rambut. Tinggal di negara tropis dengan paparan sinar matahari yang tergolong konstan, bisa menjadi salah satu penyebabnya. Ada banyak hal yang bisa menjadi penyebab rambut kering, namun apa benar cuaca panas ternyata adalah salah satu faktornya?

Selain itu, katanya nih, salah pakai produk dan bahkan kebanyakan pakai produk juga bisa bikin rambut semakin kering. Hmm, apakah selama ini kamu juga melakukan beberapa kebiasaan yang tanpa sadar merusak rambut? Yuk, baca terus artikel ini untuk tahu jawabannya!

Sebelum membahas masalah rambut kering, cek dulu rambutmu sendiri. Apakah benar-benar masuk dalam kategori ini, atau hanya terasa kesat ketika disentuh? Saat rambut menjadi kering, banyak masalah lain yang timbul, misalnya rambut mengembang dan tampak kusam. Untuk lebih jelasnya, perhatikan apakah kamu memiliki lima ciri rambut kering di bawah ini:

  • Rambut bercabang dan gampang rontok
  • Rambut kusut
  • Rambut kusam dan tidak berkilau
  • Warna rambut berubah menjadi lebih terang (misalnya dari hitam menjadi cokelat atau kemerahan)
  • Rambut kaku atau terasa keras

Kalau kamu mengalami dua atau lebih ciri-ciri di atas, itu tandanya rambutmu perlu pertolongan cepat! Yuk, simak apa saja yang menyebabkan rambut kering dan cara merawat rambut kering bisa kembali sehat dan berkilau.

 

1. Musim Hujan.

Musim hujan berpotensi membuat rambutmu lebih lembap. Bagi yang punya rambut cenderung kering, kondisi ini mungkin cukup membahagiakan, karena rambutmu tidak megar seperti biasanya.

Namun, jangan keburu senang dulu. Air hujan bisa membuat rambutmu lepek seharian, kalau kamu kehujanan. Rambut pun menjadi kotor dan hal ini bisa mengganggu kesehatan batang rambut. Kulit kepala pun menjadi lembap dan berpotensi mengundang bakteri penyebab ketombe.

Solusi: Klise sih, namun pastikan kamu selalu membawa payung di dalam tas. Kalaupun kehujanan, segeralah mandi dan keramas. Gunakan TRESemmé Deep Cleanse and Protect Shampoo yang mampu membersihkan kulit kepala dengan maksimal. Dengan ekstrak Ginger dan Green Tea, shampoo ini juga efektif dalam melindungi rambut dari kerusakan.

2. Cuaca Panas.

Wanita Asia dengan sinar matahari di jendela
Terpaan sinar UV juga bisa membuat rambut kerin. (Foto: Shutterstock)

Yup, ternyata cuaca panas bisa jadi penyebab keringnya rambutmu. Jika selama beberapa bulan terakhir, kamu banyak beraktivitas di luar ruangan dan tanpa perlindungan atau perawatan apapun, tak heran sih kalau rambutmu jadi rusak.

Sinar matahari, jika dimanfaatkan sesuai porsinya, memang memberikan banyak manfaat bagi tubuh kita. Sayangnya, paparan sinar ultraviolet yang terlalu banyak dan kuat akan merusak lapisan keratin rambut.

Keratin merupakan protein yang berada di rambut, kuku, dan gigi pada manusia. Fungsi keratin bagi rambut adalah untuk menjaga kesehatan rambut agar tetap berkilau. Liburanmu ke pantai saat musim panas juga bisa menjadi faktor pemicu rambut kering jika rambut tidak mendapatkan perlindungan yang cukup.

Solusi: Jika tidak betul-betul terpaksa, hindari berada di bawah terik matahari untuk jangka waktu lama. Gunakan pelindung rambut atau penutup kepala agar sinar matahari tidak langsung menyengat rambut dan kulit kepala. Ada beberapa opsi yang bisa kamu coba, mulai dari memakai payung, topi, atau mencoba berbagai variasi gaya scarf sebagai aksesori rambut.

Untuk perlindungan lebih lama, ganti conditioner-mu dengan Dove 1 Minute Super Conditioner Intensive Damage Treatment.

Sesuai namanya, produk ini dapat menguatkan dan melindungi rambut dari tanda-tanda kerusakan dan rambut rontok hingga 99%. Jika conditioner biasa membutuhkan waktu pemakaian lebih lama, Super Conditioner hanya membutuhkan waktu 1 menit agar dapat bekerja efektif!

Simak juga tips menangkal bahaya sinar matahari bagi rambut.

3. Smoothing dan Pewarnaan rambut.

Hanya cuaca panas saja nih? Tentu tidak, dong. Kalau kamu suka tampilan rambut lurus dan sleektreatment spesial seperti rebonding atau smoothing rambut juga berisiko membuat rambut lebih kering. Apalagi, jika kamu tidak rajin melakukan perawatan ekstra setelahnya.

Wanita asia dengan rambut kasar dan kering
Berani bereksperimen dengan warna rambut berarti harus juga siap dengan perawatan ekstra setelahnya! (Foto: Indigitalimages.com)

Sama halnya dengan mengubah warna rambut. Apalagi kalau warna rambut idamanmu membutuhkan proses bleaching yang meluruhkan warna alami rambut menjadi pirang atau mendekati putih.

Solusi: Rawat rambut menggunakan produk yang fokus melindungi rambut dan menjaga kelembapannya. Pilih shampoo yang mengandung keratin seperti TRESemmé Keratin Smooth Shampoo. Setelah keramas, lanjutkan dengan memakai TRESemmé Keratin Smooth Conditioner untuk mendapatkan hasil yang lebih maksimal.

Tertarik mencoba perawatan keratin rambut? Ini bisa jadi opsi yang lebih sehat untuk rambutmu!

4. Perubahan Hormon.

Kehamilan, menstruasi, dan menopause dapat mengakibatkan ketidakseimbangan hormon. Perubahan hormonal yang drastis dapat meningkatkan sensitivitas folikel rambut. Akibatnya, minyak alami rambut tidak terdistribusi secara merata dan rambut menjadi kering.

Solusi: Untuk yang satu ini, kami sangat merekomendasikan kalian untuk berkonstultasi dengan dokter. Penyebab rambut kering dari dalam membutuhkan penanganan yang hati-hati dan tepat. Jika ingin cara yang relatif lebih aman, kamu bisa menggunakan minyak alami seperti minyak zaitun dan minyak kelapa sebagai nutrisi tambahan bagi rambut.

Lihat juga tips merawat rambut kering secara alami yang bisa kamu coba di rumah.

5. Penggunaan Alat Styling Rambut yang Berlebihan.

Wanita Asia sedang mencatok rambut panjang.
Pilih catokan rambut yang memiliki pengatur suhu. (Foto: Hariono Halim)

Menggunakan hairdryer untuk mengeringkan rambut memang praktis dan hemat waktu, tapi efek sampingnya rambut bisa cepat kering dan kusam.

Solusi: Pastikan untuk selalu memakai heat protection spray setiap akan menggunakan alat-alat styling bersuhu panas, seperti hairdryer, catokan, curling iron, dan sebagainya.

Favorit kami tentu saja TRESemmé Keratin Smooth Heat Protect Spray yang bisa membantu melindungi rambut dari efek negatif suhu panas ekstrem alat styling. Selain itu, kandungan keratinnya bisa membuat rambut lebih mudah ditata dan tampak berkilau.

Berikut tips memakai heat protection spray agar rambut terlindungi secara maksimal.

6. Menyisir Rambut dalam Keadaan Basah.

Kondisi rambut lebih rapuh dalam keadaan basah. Selain bisa membuat rambut rontok, menyisir dalam keadaan rambut basah secara sering juga berpotensi meluruhkan kelembapan rambut jika dilakukan.

Solusi: Gunakan handuk microfiber untuk meremas rambut setelah keramas. Tujuannya untuk menyerap air berlebih pada rambut.

Setelah rambut setengah kering, usapkan vitamin rambut pada ujung dan tengah rambut lalu sisir rambut menggunakan jari atau sisir bergigi jarang. Tujuannya untuk mempermudah proses penyisiran rambut.

7. Membiarkan Rambut Basah di Luar Ruangan.

Wanita Asia dengan rambut kering dan basah di luar ruangan
Rambut basah dan panas terik adalah kombinasi ‘gawat’. (Foto: Shutterstock)

Ngaku deh, apa kamu punya kebiasaan ini? Kadang, saking sibuknya atau tak punya waktu untuk berdandan di pagi hari, kamu keramas dan langsung pergi beraktivitas di luar ruangan dengan rambut yang masih setengah basah.

Melanjutkan poin sebelumnya, rambut yang masih basah sangat rentan dan rapuh. Bayangkan, dengan kondisi rapuh, rambutmu tereskpos sinar UV yang ganas. Belum lagi kalau kamu mengikat atau menjepitnya agar tidak membasahi baju di bagian bahu. Musim hujan pun bisa membuat rambutmu lembap dan susah kering dengan cepat.

Memang sih, rambut akan lebih cepat kering jika diangin-anginkan seperti ini. Namun, potensi rusak, rontok, patah, dan kusutnya pun jadi lebih cepat.

Solusi: Rambut sehat adalah investasi. Luangkan waktu untuk bangun lebih pagi dan mengeringkan rambutmu sebelum keluar ruangan. Tak bisa melakukannya? Cobalah keramas di malam hari dan pastikan rambutmu benar-benar kering sebelum kamu pergi tidur.

8. Salah Pakai Produk.

Kamu mungkin sering heran dengan banyaknya varian shampoo dan conditioner yang ada di pasaran. Kalau cuma untuk membersihkan rambut dan kulit kepala, kenapa ada banyak pilihan ya? Eits, ini ada alasannya loh.

Beberapa produk memang dirancang untuk mengatasi masalah rambut tertentu. Kalau kamu punya masalah kulit kepala kering, hindari pakai produk untuk kulit kepala berminyak. Salah penggunaan produk bisa-bisa membuat rambutmu justru semakin kering dan rusak.

Solusi: Selalu baca label produk dengan baik dan sesuaikan dengan jenis atau masalah rambutmu. Kalau rambutmu kering, kasar, dan kurang nutrisi, kamu bisa coba Sunsilk Soft and Smooth Shampoo yang memiliki kandungan 5 minyak alami.

Atau, kamu bisa mencoba TRESemmé Keratin Smooth Shampoo, yang mampu memberikan 5 manfaat rambut lembut dalam sekali keramas. Kandungan keratinnya juga bisa membantu memperkuat lapisan keratin alami rambut yang hilang akibat paparan sinar UV.

9. Bilasan Keramas yang Kurang Bersih.

Wanita Asia keramas
Salah cara keramas juga bisa bikin rambut kering. (Foto: Natasha Estelle)

Nah, satu lagi penyebab rambut kering yang berasal dari kebiasaan yang salah. Meski bertujuan membersihkan rambut, cara keramas yang salah justru bisa membuat rambut kering akibat banyaknya residu shampoo atau conditioner yang tertinggal.

Solusi: Ketika keramas, pijatlah dengan lima jari yang terentang. Ketika membilas, pastikan kamu juga menggosok kulit kepala dengan lembut. Hindari menggosok-gosok rambut dengan kasar. Gesekan yang terjadi bisa melukai kutikula rambut yang berpotensi membuat permukaan rambut terasa kasar.

Selain membilas dengan bersih, pastikan juga kamu menggunakan produknya dengan benar. Shampoo di kulit kepala dan conditioner pada tengah rambut hingga ke ujung. Kamu bisa menonton video cara keramas di All Things Hair.

10. Kurang Asupan Protein.

Ungkapan ‘you are what you eat’ benar adanya. Apa yang kamu makan dapat mempengaruhi kesehatan tubuh dan tampilanmu. Tanpa protein yang cukup, rambutmu akan mudah patah, kering dan kusam. Hampir semua komponen rambut terdiri dari protein, untuk itu rambut juga perlu diberi nutrisi dari dalam.

Solusi: Pastikan kamu mengonsumsi cukup protein setiap harinya. Pilihlah makanan yang mengandung banyak vitamin seperti vitamin A, B, C, E, zat besi, magnesium, dan selenium. Terutama vitamin B-kompleks yang sangat berperan penting dalam pertumbuhan rambut.

Itu dia penyebab rambut kering dan kusam serta cara merawatnya yang efektif. Ingat, rambut indah hanya bisa didapatkan jika rambut kita sehat dan terawat. Kalau berani bereksperimen dengan berbagai gaya rambut, kita harus siap juga dengan konsekuensi perawatannya!

Artikel selanjutnya