Ketahui 8 Penyebab Rambut Kering dan Cara Merawatnya!

Banyak hal yang bisa menjadi penyebab rambut kering. Cari tahu informasi lengkap dan cara mengatasinya di sini.

Apa saja penyebab rambut kering? Penyebabnya beragam, mulai dari salah pilih shampoo, gangguan hormonal, diet esktrem, stress, dan penggunaan alat catok atau hair dryer berlebih. Seiring bertambahnya usia, kita semakin rentan mengalami kerusakan rambut karena kondisi folikel yang mulai tak sehat.

Secara umum, yang menyebabkan rambut kering adalah kurangnya produksi minyak yang dibutuhkan oleh rambut untuk membuatnya tetap lembap. Kondisi ini kerap diikuti oleh kulit kepala yang ikut mengering dan batang rambut mudah patah. Pada kondisi parah, kulit kepala yang mengering akan mengelupas dan menyebabkan ketombe.

Saat kekurangan minyak, lapisan luar rambut mengelupas sehingga membuat rambut tampak kering dan kusam. Diperlukan perawatan rambut ekstra untuk mengembalikan kelembapannya yang sudah terlanjur hilang. Sebelum melangkah jauh memilih produk yang sesuai dengan kebutuhan rambutmu, pahami dulu hal-hal yang menjadi biang penyebab rambut kering.

Penyebab rambut kering ada banyak.
Penyebab rambut kering bisa beragam. Cari tahu biang utamanya agar bisa segera ditangani. (Foto: iStockphoto by Getty Images)

1. Tinggal di Negara Tropis.

Oke, oke. Hal ini memang nasib yang harus kita tanggung dibandingkan hal-hal yang bisa kita hindari. Namun, setidaknya sekarang kamu tahu faktanya.

Tinggal di Indonesia, potensi rambut mengalami kekeringan lebih tinggi dibanding jika kamu tinggal di negara empat musim. Paparan sinar matahari yang ekstrem merupakan salah satu penyebab rambut kasar yang utama.

Solusi: Kurangi frekuensi berpanas-panasan di luar ruang saat siang hari. Jika terpaksa, gunakan pelindung kepala seperti payung, topi, atau scarf. Kami punya 12 cara seru untuk memakai scarf sebagai aksesori rambut agar kamu tetap bisa tampil stylish.

2. Cara Keramas yang Salah.

Kesalahan umum yang kerap dilakukan oleh mereka yang memiliki masalah rambut kering adalah keramas terlalu sering. Beberapa jenis rambut dapat dengan mudah kehilangan kelembapan alaminya hanya dengan keramas setiap hari.

Tambahan lagi, menggunakan shampoo yang tidak sesuai kebutuhan juga dapat memperbesar potensi frizzy hair karena luruhnya minyak alami rambut setiap keramas.

Solusi: Jika biasanya kamu keramas setiap hari, coba untuk melakukannya setiap dua hari sekali atau seminggu dua kali. Dengan begitu kamu akan membantu menjaga kelembapannya lebih lama. Pakai shampoo yang dapat menutrisi rambutmu dengan tepat.

3. Menggunakan Shampoo yang Salah.

Ups, ternyata kita tidak dapat sembarangan dalam memilih shampoo. Semua rambut punya kebutuhannya masing-masing. Misalnya, kalau rambutmu diwarnai, kamu sebaiknya menghindari shampoo anti ketombe karena membuatnya makin kering.

Sebaliknya, menggunakan shampoo yang terlalu melembapkan untuk kulit kepala berminyak akan membuat produksi sebum overreactive, dan membuat rambut makin berminyak. Supaya tahu cara memilih shampoo yang tepat, kamu bisa mengikuti analisa rambut sederhana ini!

Nah, kalau rambutmu sangat kering, kami sarankan kamu untuk coba Sunsilk Soft & Smooth Shampoo. Yang kami suka dari shampoo ini adalah kandungan 5 minyak alaminya! Ada minyak almond, minyak zaitun, minyak kelapa, minyak camellia, dan minyak argan yang bagus untuk melembutkan dan menjadikan rambut lebih halus.

Sebagai pelengkap selain conditioner, kamu juga bisa menggunakan Sunsilk Hair Vitamin 3-in-1 Mist. Spray ini juga akan membantu menutrisi rambut, membuatnya lembut, mudah diatur, dan sehat. Menggunakan kombinasi vitamin B dan keharuman camellia flower, spray ini bisa dipakai kapan saja dibutuhkan. Rambut auto wangi dan lembut!

4. Tidak Menggunakan Conditioner.

Meskipun terdengar sepele, skip menggunakan conditioner bisa mengakibatkan kerusakan rambut yang progresif. Saat keramas, kamu meluruhkan seluruh debu, kotoran dan minyak pada rambut secara menyeluruh. Wajar kalau kulit kepala dan batang rambut jadi terasa kesat dan sulit disisir.

Untuk mengunci kadar air dan kelembapannya, kamu bisa mengkombinasikan penggunaan shampoo dengan conditioner. Gunakan Sunsilk Soft & Smooth Conditioning Smoothies pada bagian tengah rambut hingga ke ujungnya. Nah, gunakan masker minyak zaitun sebagai perawatan lanjutan setiap minggunya.

5. Klorin pada Air.

Kalau kamu sering berenang, besar kemungkinan air kolam renang yang kamu tempati mengandung klorin. Zat ini umum digunakan untuk membunuh bakteri. Namun di sisi lain, klorin dapat membuat rambut menjadi kering, berbau, dan bahkan meluruhkan warna rambut.

Solusi: Untuk mengatasinya, unakan topi renang (swimming cap) agar kamu bisa meminimalisir efek klorin pada rambut. Segera keramas sampai bersih setelah berenang untuk membersihkan sisa klorin yang masih menempel pada rambut. Lanjutkan dengan conditioner agar nutrisi dan kelembapan rambutmu terjaga.

6. Pemakaian Alat Styling Berlebihan.

Apakah kamu menata rambut dengan hairdryer, catokan rambut (flat iron), atau curling wand setiap hari? Jika ya, kamu harus menghentikan kebiasaan ini, atau setidaknya mengurangi frekuensi pemakaiannya. Panas yang ditimbulkan dari alat styling dapat merusak rambut dengan parah dan menjadi penyebab rambut kering.

Solusi: Batasi penggunaan alat-alat styling maksimal satu kali seminggu. Pastikan pula untuk menggunakan heat protection untuk melindungi rambutmu dari panasnya alat styling.

7. Malnutrisi.

Kalau akhir-akhir ini kamu sedang menjalani diet ekstrem yang memangkas sebagian besar porsi makan dan nutrisi, segera ubah pola dietmu sebelum kondisinya semakin parah. Malnutrisi tidak hanya membawa pengaruh buruk pada rambut, namun juga pada beberapa anggota tubuh lain. Kulitmu bisa menjadi pucat dan bibir pecah-pecah.

Solusi: Pilih makanan yang tinggi kandungan zat besi, kalsium, dan vitamin B-kompleks yang berperan penting dalam pertumbuhan rambut. Hewan laut seperti ikan salmon, ikan tuna, kepiting, ikan sarden, kerang, atau daging sapi merupakan pilihan yang tepat.

8. Penyakit Tertentu.

Rambut kering dan rusak adalah satu dari sekian banyak gejala yang disebabkan oleh penyakit tertentu seperti Sindrom Menkessebuah kondisi genetik langka yang menyebabkan sel-sel dalam tubuh tidak dapat menyerap zat besi.

Ada pula Hipoparatiroidisme yang menyebabkan kelenjar di leher menghasilkan terlalu banyak hormon paratiroid yang dapat menurunkan kadar kalsium dalam darah. Penyakit lain yang juga berpotensi besar menjadi penyebab rambut rusak adalah Hipotiroidisme yang bisa mengakibatkan kelenjar tiroid tidak menghasilkan hormon tiroid sebanyak yang dibutuhkan tubuh. Rambut kering dan rapuh menjadi salah satu gejala awal kondisi ini.

Solusi: Jika kamu merasa ritual perawatan rambut, pola makan, dan gaya hidup sudah benar namun rambutmu tetap mengalami kekeringan parah, segera konsultasikan ke dokter untuk mendapatkan penanganan medis yang tepat.

 

Anggap rambut sebagai salah satu elemen dari sistem besar bernama tubuh. Semua anggota tubuh saling terkait satu dengan yang lainnya. Jika ada yang ‘salah’ dalam sistem, kemungkinan besar akan berdampak pada satu atau lebih anggota tubuh lainnya.

Untuk itu, kita harus pintar-pintar memahami kondisi tubuh kita sendiri. Perhatikan dan segera cari tahu penyebab utama yang membuat rambutmu menjadi kering sebelum bertambah parah. Simak pula perawatan rambut untuk kebutuhan khusus lainnya rekomendasi kami.

Artikel selanjutnya

Hair Quiz