6 Tips Ampuh untuk Merawat Rambut Rusak Karena Bleaching

Janine Intansari punya tips merawat rambut bleaching, khusus untuk kamu.

Mengembalikan kesehatan rambut setelah bleaching bukan sesuatu yang rumit. Ada banyak cara merawat rambut rusak karena bleaching yang bisa kamu coba. Memang sih, bleaching merupakan prosedur rambut yang cukup merusak karena menggunakan bahan kimia yang keras. Bahan kimia ini dapat mengelupas kutikula pelindung batang rambut, dan membuat inti rambut terekspos hingga mudah patah.

Tetapi, melakukan bleaching rambut sebelum pewarnaan bisa membuat hasil warna lebih maksimal. Kalau begitu, setelah bleaching, apa sih yang harus dilakukan agar rambut tetap sehat dan tidak mudah patah?

Buat yang hobi ganti warna rambut, simak deh cara merawat rambut rusak akibat bleaching pada artikel ini.

warna rambut bleach
Jangan hanya mementingkan estetika, kesehatan rambut lebih penting! (Foto: Indigitalimages.com)

Secara personal, kami tak menyarankan bleaching rambutmu berulang kali dalam waktu yang berdekatan karena dampaknya yang cukup permanen pada rambut. Tekstur rambut akan berubah akibat dari proses kimia pada rambut yang intens dan dapat melukai kutikula rambut.

Proses kimia yang terjadi saat kamu mengaplikasikan cairan bleaching adalah pengelupasan melanin pada rambut, yang membuat warna gelap pada rambut menjadi pudar.

Menurut Peter Bailey, Global Technical Manager Hair Care di Unilever:

“Metode ini dapat menghilangkan serat alami yang bertugas melapisi inti rambut (dikenal dengan nama lain 18-methyleicosonoic acid atau 18-MEA), dan membuat rambut terasa kering dan kasar.”

Rambutmu yang licin dan halus dapat terasa kering seperti jerami! Lalu, seberapa parah proses ini merusak rambut?

Peter melanjutkan, “Proses kimia yang terjadi di dalam rambut ini memecah cukup banyak jalinan protein di dalamnya, dan membuat rambut jadi kering juga mudah patah.”

1. Merawat Rambut Rusak karena Bleaching dengan Shampoo Khusus.

warna rambut bleach
Rambut yang rusak karena proses bleaching perlu perawatan ekstra. (Foto: Indigitalimages.com)

Proses kimia dari bleaching dapat merusak struktur serat di dalam rambut, jadi otomatis rambut akan lebih rapuh dibandingkan virgin hair. Rambut patah dan rusak di ujungnya? Atau megar dan susah diatur? Sudah tentu!

Nah, untuk berperang melawan rambut rusak kamu butuh dari sekadar produk perawatan rambut biasa. Ganti dengan shampoo dan conditioner yang memang dikhususkan untuk rambut yang di-bleach.

Untuk shampoo, kami sangat merekomendasikan TRESemmé Color Radiance & Repair for Bleached Hair Shampoo. Inilah purple shampoo pertama di Indonesia yang mampu menjaga warna rambutmu agar tahan lama. Tak hanya itu, ada juga kandungan Plant Placenta Extract yang efektif memberi perawatan rambut rusak akibat bleaching sejak pertama kali pakai.

2. Maksimalkan Penggunaan Conditioner.

Saat rambutmu sehat, mungkin kamu sering bandel dan mengabaikan penggunaan conditioner. Karena kondisi rambutmu kini lebih ‘spesial’, kamu benar-benar membutuhkan conditioner. Ya, tak cukup pakai shampoo!

Selain shampoo khusus, kamu bisa juga mengombinasikannya dengan TRESemmé Color Radiance & Repair for Bleached Hair Conditioner. Fokuskan pengaplikasiannya pada ujung dan tengah rambut untuk meningkatkan regenerasi sel pada batang rambut dan menutrisinya.

Ada tapinya nih, kamu wajib menggunakan conditioner dengan cara yang benar. Aplikasikan conditioner, mulai dari tengah hingga ujung rambut. Hindari mengaplikasikannya pada kulit kepala, karena hal ini berpotensi menyebabkan akar rambut kempes dan lepek.

3. Gunakan Hair Oil dan Masker Rambut.

janine intansari merawat rambut rusak karena bleaching
Janine Intansari rajin menggunakan hair oil dan masker rambut untuk merawat rambut bleachingnya. (Foto: @janineintansari/Instagram)

Beauty influencer Janine Intansari punya tips tersendiri untuk merawat rambut warna-warni miliknya. Kepada Tim All Things Hair, Janine menceritakan prosedur hair care yang ia lakukan untuk merawat rambut rusak karena bleaching.

“Untuk perawatan pasca bleach dan coloring, aku pakai argan oil dan sering-sering masker rambut biar nggak kering dan rusak. Misalnya seminggu dua kali maskeran, aku usahakan pakainya agak lama. Misalnya didiamkan 1 atau 2 jam sambil main game baru dibilas. Biar maskernya meresap sempurna di rambut.”

 

If you brave to bleach your hair, you should be brave enough to take care of it. Jadi kalau kamu merasa belum siap, jangan di-bleach. Hanya bleach setelah kalian mau mendedikasikan waktu dan uang untuk merawatnya.

– Janine Intansari

 

4. Lakukan Detoks Rambut.

Wanita Asia sedang mengeringkan kepala dengan handuk
(Foto: Shutterstock)

Tahu konsep detoks untuk diet dan kesehatan tubuh? Nah, detoks rambut juga mengadopsi konsep yang sama. Rambut dan kulit kepala dibersihkan dengan beberapa langkah.

Beberapa hal di antaranya adalah menggunakan conditioner setiap hari, menggunakan hair mask tiap akhir pekan, hingga mengurangi penggunaan alat styling dan produk styling.

Untuk perawatan akhir pekan, kamu bisa menambahkan minyak zaitun dalam perawatan rambut. Campurkan minyak zaitun yang memang tinggi dalam hal anti-oksidan dalam krim creambath. Jangan lupa bilas yang bersih agar sisa krim tak tersisa di kulit kepala.

5. Berikan Perlindungan Tambahan dari Keratin.

Dengan rambut yang rapuh dan kasar, kamu pun harus memberi perlakuan yang lembut dan serba hati-hati. Hindari menyisir rambut dengan kasar dan pastikan kamu menggunakan heat protectant sebelum mencatok atau mengeringkan rambut.

Rekomendasi kami? Tentu saja TRESemmé Keratin Smooth Heat Protect Spray. Partikel-partikel keratin yang terkonsentrasi di dalamnya dapat melapisi setiap batang rambutmu sehingga melindunginya dari efek negatif suhu panas alat-alat styling!

Untuk merawat rambut rusak karena bleaching level 10 hingga berwarna platinum blonde, lindungi rambutmu yang sensitif terhadap sinar matahari. Sebagai opsi, kamu bisa coba menggunakan topi atau berbagai gaya scarf yang keren dan chic sebagai aksesori rambut!

6. Pilih Gaya Rambut Bebas Alat Styling.

Wanita dengan rambut berwarna pirang hasil bleaching, dengan sanggul kepang.
Sanggul kepang longgar seperti ini tak butuh alat styling. (Foto: Shutterstock)

Ketika rambut dalam kondisi rusak akibat bleaching, ada baiknya kamu melakukan detoks dan ‘puasa’ alat styling. Tapi, gimana dong, kalau ada acara penting yang butuh styling?

Tentu saja, kamu bisa menggunakan hairdryer dan curling wand, namun tetaplah hindari penggunaannya secara reguler. Sebelum menggunakannya, semprotkan dulu heat protectant spray. Pastikan juga kamu tidak menggunakan alat styling dalam jangka waktu lama atau menyasak rambut.

Alternatifnya, saat ’cuti’, kamu bisa menata rambut dalam gaya simpel atau sekadar menggerainya saja dan pamerkan keindahan rambutmu. Rambut yang diwarnai umumnya akan terlihat lebih menawan jika diberi tekstur dengan dibuat gelombang menggunakan rol rambut atau jedai, dibentuk sanggul, atau dikepang longgar.

 

Itulah enam hal yang perlu kamu lakukan untuk merawat rambut yang rusak karena bleaching. Semoga berhasil!

Artikel selanjutnya