Bahas Tuntas Kulit Kepala Kering, Mulai dari Penyebab Hingga Cara Mengatasinya

Temukan perbedaan kulit kepala kering dan ketombe di sini.

Kulit kepala kering memang sekilas terlihat seperti ketombe. Tak jarang bahkan bisa menyebabkan ketombe! Namun penyebabnya dan tentu saja cara mengatasinya sangat berbeda.

Kulit kepala dikatakan berketombe saat kulitnya terkikis dan serpihannya rontok pada rambut dan pakaian. Di beberapa kasus, ketombe dipicu oleh infeksi jamur. Namun kulit kepala kering muncul akibat kulit kepala yang kurang kelembapan.

Jadi, apa sebenarnya masalah yang sedang kamu alami? Yuk, cek dulu beda ketombe dan kulit kepala kering dengan menganalisis beberapa hal berikut.

  • Ada perbedaan pada ruam dan sisik. Pada kulit kepala berketombe, sisik kulit berwarna putih atau kuning dan mengelupas. Pada kulit kering dan iritasi, ruam berwarna kemerahan dan sisik kulit terlihat lebih tipis. Kulit atau jaringan yang terdampak terlihat seperti parut. Biasanya ini adalah ciri-ciri masalah kulit kepala seperti dermatitis seboroik atau psoriasis.
  • Lihat bentuk serpihan pada kulit kepala. Ciri-ciri kulit kepala kering adalah adanya serpihan putih yang berukuran kecil dan terlihat jelas di bagian kulit kepala terbuka (seperti di bagian depan dekat anak rambut). Serpihan ketombe biasanya lebih besar, terlihat kekuningan dan berminyak. Ciri-ciri ketombe juga terlihat di kulit kepala: kulit kepala terasa berminyak, dan bagian yang mengelupas tidak terlihat kering. 
  • Ada rasa gatal pada kulit kepala. Tidak semua ketombe menyebabkan gatal, namun kulit kepala yang kering sudah pasti terasa gatal. Rasa gatal ini muncul dari kondisi kulit yang kering dan iritasi. Rasa gatal tidak akan hilang setelah digaruk. Semakin digaruk, rasanya malah semakin nyeri. Namun, tidak menutup kemungkinan kalau kamu mengalami keduanya di saat yang bersamaan. Ketombe yang disebabkan oleh infeksi jamur juga seringkali menimbulkan rasa gatal dan perlu perawatan khusus.
  • Terdapat area kulit kering lainnya di tubuh. Jika hal ini terjadi, kemungkinan besar yang kamu alami adalah kulit kepala kering. Biasanya, kulit kepala kering terasa pada bagian garis rambut, di dekat poni tumbuh.

 

Wanita asia sedang menganalisa kulit kepala kering
Bingung kamu mengalami kulit kepala atau ketombe? (Foto: Shutterstock)

Nah, kalau kamu memang mengalami masalah kulit kepala kering, jangan keburu parno! Cek deh apakah lifestyle dan kebiasaan kamu dalam merawat rambut jadi pemicunya.

1. Dermatitis Seboroik.

Salah satu penyebab kulit kering di kepala adalah dermatitis seboroik. Ini adalah kondisi yang hampir sama dengan psoriasis, yaitu peradangan akibat jamur Malassezia yang berada di kulit kepala.

Pada bayi, kondisi ini biasa disebut dengan cradle crap. Orang dewasa dengan usia 30-60 tahun juga sering terserang oleh kondisi kulit ini. Sampai saat ini belum ada yang mengetahui apa penyebab dermatitis seboroik.

Namun, masalah kulit kepala kering ini sering dialami oleh orang dewasa dengan daya tahan tubuh yang lemah, dan juga mereka yang mengalami kondisi stres.

2. Psoriasis.

Psoriasis adalah gangguan sistem kekebalan tubuh, yang menyebabkan regenerasi pertumbuhan kulit kepala dan pengelupasannya sangat cepat. Kalau tidak segera ditangani, kulit kepala akan terasa gatal, terus menerus bersisik, rambut rontok, bahkan kebotakan.

Kulit kepala kering yang disebabkan karena psoriasis biasanya ditandai dengan kulit kepala meradang (merah) dan bersisik. Biasanya, psoriasis bukan hanya terjadi pada kulit kepala bagian atas saja, namun juga menyerang beberapa bagian tubuh lainnya seperti kulit bagian leher, bagian telinga, dan juga kening.

3. Kulit Dehidrasi karena Kurang Cairan.

Bukan hanya kulit wajah yang akan menderita kalau kamu kurang minum, namun kulit kepala juga!

Kondisi kering akibat dehidrasi bisa berpengaruh pada seluruh tubuh. Hal ini disebabkan oleh produksi sebum yang terganggu. Kamu bisa melihat kulit kering di beberapa bagian tubuh lainnya seperti badan, lengan, bahkan kaki.

4. Produk yang Kurang Cocok.

Ada sebuah kondisi yang dinamakan dengan contact dermatitis, yaitu saat kulitmu bereaksi terhadap sebuah produk yang kurang cocok. Produk ini adalah produk-produk yang langsung kamu aplikasikan pada kulit kepala seperti shampoo, styling products, hairspray, dan juga dry shampoo. Di beberapa kasus, kulit kepala kering juga bisa disebabkan oleh alergi cat rambut atau obat bleaching. 

Jika kamu ragu produk mana yang menjadi penyebabnya, kamu bisa berhenti menggunakan produk rambut yang sedang kamu gunakan satu per satu. Misalnya, berhenti gunakan dry shampoo atau hairspray yang kamu gunakan. Jika gejala masih muncul, hentikan menggunakan sampo atau gel rambut yang dipakai. Ketika kondisi masih berlanjut, segera berkonsultasi dengan dermatologist, ya!

5. Keramas Terlalu Sering.

Bagi sebagian orang, keramas setiap hari tidak akan menyebabkan masalah rambut. Namun setiap kondisi kepala punya kebutuhan yang berbeda.

Jika kamu keramas setiap hari tapi serpihan rambut tetap ada, bisa jadi kamu tidak mengalami ketombe namun kulit kepalamu sedang dehidrasi.

Bagi sebagian orang, keramas setiap hari dapat meluruhkan minyak rambut alami yang dibutuhkan kulit kepala. Jika kamu mengalaminya, kamu bisa mengurangi frekuensi keramas menjadi dua hari sekali.

6. Diet yang Tidak Sehat.

Coba deh jujur, apakah kamu sedang menjalankan restrictive diet seperti defisit kalori yang ekstrem karena ingin menurunkan berat badan? Nah, bisa jadi ini penyebabnya.

Penyebab kulit kepala dehidrasi bukanlah jumlah kalori yang kamu makan, namun kualitas nutrisi yang kamu konsumsi setiap harinya. Saat menjalankan program kalori defisit, terkadang kamu hanya fokus pada jumlah kalori dan bukan nutrisi yang terkandung dalam makanan yang kamu makan.

Coba deh, fokus untuk mengonsumsi makanan padat nutrisi yang juga rendah kalori. Usahakan untuk mengonsumsi whole foods agar kamu dapat nutrisi terbaik dan bukan hanya empty calorie yang tidak punya manfaat untuk tubuh.

 

1. Hindari Menggaruk Kulit Kepala.

Saat kulit kepala kering, biasanya tanda-tanda iritasinya adalah rasa gatal yang tidak bisa tertahankan. Usahakan untuk tidak menggaruk kulit kepalamu.

Jika rasa gatal datang, usap bagian kulit tersebut dengan handuk dingin dan kompres selama 15-30 menit.

2. Ganti Shampoo.

Karena kulit kepala kering dan ketombe agak sulit untuk dibedakan, kamu bisa menggunakan shampoo yang memang fokus pada kesehatan kulit kepala. Coba cari produk yang mengandung coal tar, pyrithione zinc, salicylic acid, ketoconazole, selenium sulfide, dan tea tree oil. 

Tea tree oil adalah salah satu bahan alami yang bisa membantu memperbaiki kondisi kulit kepala kering dan juga ketombe, karena bahan ini dapat membersihkan kulit kepala yang tersumbat dan mencegah rasa kering. Antifungal properties di dalamnya juga bagus untuk ketombe!

Kamu bisa menggunakan TRESemmé Scalp Care Shampoo dan Conditioner. Perpaduan tea tree oil dan ZPTO efektif untuk basmi ketombe. Namun yang membuat produk ini makin lengkap adalah kandungan chia seed oil dan amino vitamin yang bukan hanya melembapkan kulit kepala, namun juga batang rambut.

Ada banyak jenis shampoo anti ketombe yang bisa kamu coba, namun ada baiknya kamu menyesuaikan dengan jenis rambut kamu! Analisis dulu yuk, apa jenis rambutmu dan produk perawatan rambut yang tepat untukmu dengan ikuti hair quiz ini!

3. Pijat Kulit Kepala.

Salah satu cara efektif (dan gratis!) adalah memijat kulit kepala. Memijat kulit kepala dapat memberi stimulasi produksi minyak alami dan melancarkan peredaran darah. Kamu bisa memijatnya saat menggunakan shampoo, atau dengan minyak alami.

Untuk menggunakan minyak alami, kamu bica melakukannya sebagai pre-wash atau bahkan mencoba hot oil treatment! Pilih minyak yang lightweight, seperti jojoba oil atau minyak zaitun.

4. Coba Hot Oil Treatment.

Terkadang kulit kepala tidak bisa memproduksi cukup minyak karena beberapa faktor. Coba deh gunakan hot oil treatment minimal seminggu sekali. Menggunakan minyak yang hangat dapat melembapkan sekaligus meredakan rasa gatal akibat iritasi.

Kamu bisa menggunakan minyak kelapa dengan kandungan asam amino tinggi, atau minyak jojoba yang dapat memperbaiki tekstur kulit. Lihat tutorial hot oil treatment di sini!

5. Perbaiki dari ‘Dalam’.

Seperti yang sudah dibahas sebelumnya, kecantikan yang terpancar dari luar bersumber dari dalam dan apa yang kamu makan. Coba konsumsi makanan yang mengandung beberapa nutrisi penting ini.

  • Zinc. Beberapa penelitian menemukan bahwa rambut, kulit, kuku, dan kulit tidak dapat tumbuh sempurna tanpa zinc. Mineral ini penting untuk pertumbuhan jaringan kulit.
  • Asam lemak Omega-3. Kulit kering bisa menjadi indikator bahwa kamu kekurangan asupan asam lemak. Asam lemak Omega-3 bisa membantu sirkulasi darah menjadi lebih lancar sehingga oksigen dalam darah menjadi normal. Peredaran darah yang lancar dapat membuat metabolisme sel juga berjalan normal.
  • Vitamin A. Sumber vitamin A yang keren adalah hati, telur, produk mengandung dairy, buah-buahan dan juga sayur-sayuran. Sama seperti zinc, vitamin A berperan penting dalam pergantian sel kulit. Mengonsumsi vitamin A dengan cukup akan membuat keseluruhan kulitmu jadi lembap.

6. Stay Hydrated!

Minum air putih untuk mencegah kulit kepala kering
Pastikan kamu minum cairan yang cukup, ya! (Foto: Shutterstock)

Asupan air yang cukup bukan hanya dapat membantu pencernaan, menghasilkan kulit yang glowing, tapi juga mencegah kulit kepala menjadi kering!

Dehidrasi akan berpengaruh pada kondisi kulit tubuh dan juga kulit kepala. Terutama jika kamu cukup aktif dan sering berada di bawah terpaan matahari.

Rule of thumb: Minum 6-8 gelas per hari untuk hasil yang optimal. Kalau kamu menggunakan botol, kamu bisa mencoba minum 2,5-3 liter per harinya.

Jangan lupa untuk menghidupkan humidifier saat berada di dalam ruangan untuk menambah kelembapan pada kulit kepala.

7. Coba Cara Alami.

Selain cara di atas, kulit kepala kering bisa dikasih apa saja ya? Nah, kamu bisa coba beberapa bahan alami berikut.

  • Gel lidah buaya. Kamu bisa mengaplikasikan aloe vera gel pada bagian tersebut untuk meredakan rasa gatal dan mengatasi iritasi. Diamkan selama sekitar 10 menit, lalu bilas dan keramas hingga bersih. 
  • Yoghurt dan telur. Salah satu penetral alami yang juga bisa menutrisi kulit kepala dengan baik adalah kombinasi kedua bahan ini. Kamu cukup mencampurkan 150ml yoghurt tawar dan sebutir telur. Aduk rata dan oleskan langsung ke seluruh kulit kepala. Diamkan sekitar 20 menit, lalu keramas hingga bersih.
  • Tea tree oil. Minyak alami ini biasanya digunakan pada jerawat, karena punya kandungan anti-jamur dan bisa meredakan peradangan. Minyak ini juga bisa digunakan langsung pada kulit kepala. Oleskan merata, lalu tunggu sekitar 20-30 menit, setelah itu keramas hingga bersih.

 

Semoga artikel ini bisa menjawab masalah kulit kepala keringmu! Jika ingin solusi lain yang lebih lengkap, kamu bisa membaca artikel tentang perawatan kulit kepala di sini.

Artikel selanjutnya

Hair Quiz