9 Cara Merawat Rambut Berwarna untuk Pemula Agar Rambut Selalu Sehat!

Apa gunanya punya rambut dengan warna-warna kekinian kalau kondisinya tidak terawat?

Perasaan senang ketika rambut baru diwarnai mungkin tak akan bertahan lama jika warnanya cepat pudar hanya dalam beberapa minggu. Agar kegembiraanmu tak cepat padam dan warna rambutmu lebih awet, kamu perlu mempelajari sederet cara merawat rambut berwarna di rumah.

Ketika memiliki rambut berwarna, kamu harus fokus pada perawatan untuk menjaga kesehatan dan kelembapan rambut agar tetap terlihat fresh dan tidak kusam. Francesca Rapolla, ahli dari tim penelitian dan pengembangan Unilever memberikan masukan-masukan penting terkait hal ini.

“Cara terbaik untuk merawat rambut berwarna adalah menggunakan produk khusus yang mengerti kebutuhan rambutmu,” ujarnya.

Ada beberapa hal-hal mendasar yang perlu kamu pahami dan kuasai terkait perawatan rambut berwarna, baik saat mencoba warna bleach blonde yang ekstrem maupun warna-warna gelap yang lebih subtle. Baca tuntas panduan cara merawat rambut berwarna berikut ini.

Kapan Saat yang Tepat untuk Keramas?

Mencuci rambut di salon setelah pewarnaan sudah cukup, jadi kamu tidak perlu mencucinya lagi saat pulang ke rumah.

“Tidak ada aturan baku yang menentukan kapan kamu harus menunggu untuk keramas setelah mewarnai rambut.” tegas Francesca.

Berbeda dengan smoothing rambut yang biasa melarang keramas selama beberapa hari pasca perawatan.

Seberapa Sering Kamu Harus Keramas?

Jika ini pertama kalinya kamu mewarnai rambut, kamu harus sedikit mengubah jadwal keramas supaya tidak terjadi overwashing atau keramas berlebihan. Jika biasanya kamu keramas setiap hari, setelah mewarnai rambut kamu perlu mengubah kebiasaan itu.

Warna baru pada rambut akan semakin pudar setiap keramas. Berdasarkan pengalaman pribadi editor, warna rambut akan memudar hingga 50% dari warna aslinya setelah 10-12 kali keramas. Jadi idealnya, kamu bisa mencoba keramas 2-3 hari sekali.

warna rambut ombre hijau
Cepat pudar dan tidaknya warna rambut dipengaruhi pigmentasi warna. (Foto: REX by Shutterstock)

Bagaimana dengan bleaching? Apakah kita tetap harus keramas sebelum melakukan prosedur ini? Jika kamu melakukan bleaching pada akar rambut maka jawabannya adalah tidak. Minyak alami pada kulit kepala justru dapat melindungi rambut saat proses bleaching.

Apapun warna rambut yang kamu pilih, kamu perlu memperhatikan kondisi rambutmu setelahnya untuk memahami perawatan rambut berwarna yang tepat. Pada rambut kering, keramas berlebihan bukan hanya bisa membuat warna menjadi pudar namun juga membuat rambut lebih kering.

Rambut tipis dan berminyak mungkin harus lebih sering dicuci untuk menghindari penumpukan minyak yang bisa membuat rambut lepek dan kempes.

Apa Rekomendasi Shampoo dan Conditioner untuk Rambut Berwarna?

Rambut berwarna seringkali lebih kering dibandingkan rambut yang tidak diwarnai. Hal ini akan langsung terasa saat kamu membasahi rambut.

Apakah kamu merasakan rambutmu menempel satu sama lainnya dan sulit disisir dengan jari? Hal ini disebabkan kutikula rambut yang terbuka bahkan terkikis saat rambut diwarnai. Untuk itu, kamu butuh shampoo dan conditioner yang sesuai dengan masalah rambutmu ini.

Produk seperti TRESemmé Color Radiance & Repair for Bleached Hair Shampoo dan TRESemmé Color Radiance & Repair for Bleached Hair Conditioner bisa membantu merawat rambutmu yang mungkin rusak akibat proses bleaching. Dengan Plant Placenta Extract, rangkaian ini akan memberi perawatan rambut rusak akibat bleaching sejak pertama kali pakai.

Formula purple shampoo di dalamnya juga akan menetralisir pigmen kuning dan membuat warna rambutmu tetap berkilau dan tak mudah luntur. Rambut berkilau bisa membuat warna terlihat lebih cerah. Ini menjadi salah satu poin penting dalam daftar cara merawat rambut berwarna dari kami.

Keramas dengan Air Panas atau Air Dingin?

cara merawat rambut berwarna
Sisir rambut sembari membilasnya dengan air mengalir. (Foto: Shutterstock)

Kabar buruknya, air panas bukan sahabat rambut berwarna. Menurut Francesca, “Air panas dapat membuka kutikel rambut dan memudarkan warna di dalam batang rambut.”

Sebaliknya, air dingin dapat membantu mengunci kutikel sehingga warna bisa melekat lebih awet. Tips ini bisa kamu ingat sebagai bagian dari perawatan rambut warna untuk jangka panjang.

Apakah Keramas Saja Cukup?

Zat kimia dalam pewarna rambut bisa membuat rambut menjadi kering dan kasar. Akibatnya rambut akan lebih sulit diatur dan mudah mengembang. Mencatok rambut setiap hari bukan pilihan yang tepat.

Menambahkan nutrisi dan kelembapan ekstra merupakan salah satu cara merawat rambut berwarna yang bisa kamu lakukan dengan mudah. Kamu bisa menambahkan vitamin rambut setelah keramas.

Opsi lainnya adalah memakai masker alami secara rutin. Tidak perlu beli, kami punya resep masker rambut dari bahan alami yang bisa kamu buat sendiri di rumah.

Adakah Kebiasaan yang Harus Diubah Setelah Mewarnai Rambut?

Ada. Selain membatasi frekuensi keramas yang terlalu sering dan air panas, matahari, kolam renang, dan suhu panas alat styling adalah tiga dosa besar bagi rambut diwarnai.

Jika berencana menghabiskan waktu di luar ruang dalam waktu lama, pastikan rambutmu terlindungi dari sinar matahari. Misalnya, dengan topi atau mencoba berbagai variasi gaya aksesori rambut dengan scarf.

Di urutan kedua ada klorin yang biasa terdapat pada air kolam renang berpotensi membuat rambut bertambah kering. Solusinya, segera keramas setelah berenang. Kalau perlu, ganti conditioner-mu yang biasa dengan yang bersifat deep conditioning atau detoksifikasi.

All Things Hair YouTube Video

Terakhir dan tak kalah merusak potensinya adalah suhu panas alat-alat styling, seperti catokan, curling wand, atau hair dryer. Salah satu trik Pevita Pearce untuk mengurangi pemakaian alat styling adalah dengan menggunakan rol rambut.

Namun, kalau kamu tergolong yang sering menggunakan tiga alat tersebut sehari-hari, maka heat protection spray adalah produk yang wajib ada di meja riasmu. Favorit kami adalah TRESemmé Keratin Heat Protect Spray.

Dilengkapi dengan keratin, spray ini bisa melindungi rambut dari efek negatif suhu panas yang berlebihan dan membuatnya lebih mudah ditata. Supaya hasilnya lebih maksimal, lihat tips memakai heat protection spray dari kami.

Bagaimana Mengatasi Rambut Rusak Karena Pewarnaan?

Tak bisa dihindari bahwa rambut menjadi lebih kering dan bercabang. Jangan kaget jika ujung rambut jadi lebih kering, bahkan bercabang! Nah, rambut bercabang tidak bisa disembuhkan namun harus dihilangkan.

Jadwalkan untuk potong rambut minimal 6 minggu sekali (trim ujungnya saja). Hal ini wajib kamu lakukan jika rambutmu di-bleaching. Sementara lupakan dulu ya niat untuk memanjangkan rambut!

Banyak kok model rambut pendek yang bisa kamu coba!

Kapan Boleh Kembali Mewarnai Rambut?

Ada baiknya kamu memberi jeda sekitar 3 bulan kalau kamu ingin melakukan pewarnaan ulang atau mengganti warna rambut. Hal ini untuk memastikan rambutmu tidak dalam keadaaan kering ketika diwarnai. Rambut yang kering akan membuat pigmen warna sulit masuk.

Jeda ini akan memberimu kesempatan untuk merawat batang rambut yang rusak.

Tips Darurat Rambut Berwarna.

cara merawat rambut berwarna dengan warna bold
Jaga warna rambut dengan pastikan rambutmu menggunakan conditioner.
(Foto: Dvora)

Shampoo kering atau dry shampoo tidak bisa menggantikan peran shampoo dalam membersihkan minyak dan kotoran dari rambut, tapi produk ini bisa kamu gunakan dalam kondisi darurat, misalnya saat rambut sedang tidak boleh bersentuhan dengan air sementara.

 

Kalau beberapa cara merawat rambut berwarna untuk pemula ini sudah kamu pahami, maka tak ada lagi halangan bagi kamu untuk mewarnai rambut. Sebagai awalan, coba deh trend warna rambut pink yang semakin populer ini.

Artikel Sebelumnya
Artikel Berikutnya
Hair Quiz