Tanya Jawab Minggu Ini: Salah Pilih Shampoo Bisa Bikin Rambut Rontok Parah?

Salah shampoo memang bisa bikin kulit kepala gatal dan bermasalah. Kok bisa?

Tim All Things Hair kini membuka kesempatan Tanya Jawab (T&J) tiap minggu untuk kamu yang punya pertanyaan seputar gaya dan perawatan rambut. Kami ingin membantu menjawab segala kegalauan dan keraguan kamu, jadi silakan kirim pertanyaan lewat email ATHidmanager@gmail.com dan nantikan jawabannya di sini.

Sertakan juga nama akun sosialmu (Instagram, Twitter atau Facebook) supaya kami bisa menghubungi seandainya pertanyaanmu terpilih. Siapa tahu ada kejutan menantimu!

wanita asia dengan rambut sehat
Katakan selamat tinggal pada rambut rontok parah. (Foto: Shutterstock)

Minggu ini, ada pembaca yang bertanya seputar kerontokan rambut akibat salah shampoo. Masalah yang satu ini mungkin tendengar sepele, namun bisa menyebabkan penipisan rambut jika tidak sigap ditangani. Sebagian orang beruntung terlahir dengan kulit kepala bandel yang cocok dengan jenis shampoo apa saja. Namun, tak sedikit pula yang mengeluh karena punya kulit kepala sensitif.

Selain kulit kepala sensitif, ada banyak faktor luar yang jadi pemicu utama rambut rontok parah. Seperti pengaruh hormon, stres, pola makan, hingga kebiasaan keramas yang salah. Masalah rambut rontok jadi kekhawatiran Rizky, pembaca All Things Hair yang kami wawancarai beberapa waktu lalu. Rizky sempat curhat soal kerontokan rambut yang dialaminya.

Pada dasarnya, rambut manusia terbuat dari keratin. Jenis protein ini diproduksi dalam folikel (akar rambut) yang akan rontok setelah melalui tiga fase. Yaitu fase anagen (pertumbuhan), katagen (transisi), dan telogen, saat rambut berhenti tumbuh dan mulai rontok. Fase ini biasanya berlangsung hingga 100 hari lamanya.

wanita asia dengan rambut hitam dan sehat
Rambut sehat dan berkilau. (Foto: Shutterstock)

Dalam kondisi normal, kamu akan mengalami kerontokan rambut sekitar 50-100 helai per hari. Jumlah ini sangat normal dan tak perlu dikhawatirkan sama sekali. Kamu baru perlu merasa was-was saat jumlah rambut rontok melebihi batas wajar.

Penyebab rambut rontok parah memang beragam dan sulit diterka. Faktor umum yang sering dijumpai adalah rontok parah akibat ketidakcocokan shampoo, kulit kepala sensitif, demam tinggi, penurunan berat badan drastis, stres, sampai kekurangan nutrisi dan vitamin.

Pada perempuan, penyebab rambut rontok parah bahkan lebih bervariasi lagi. Melahirkan, gejolak hormon, dan stop mengkonsumsi pil KB.

Kulit kepala sensitif.

Orang dengan kulit kepala sensitif lebih rentan mengalami kerontokan rambut. Kamu tidak dianjurkan gonta-ganti atau keramas dengan sembarang shampoo.

Biasanya, gejala sensitive scalp ditandai dengan gejala kulit kepala terasa kering, kencang, dan gatal. Reaksi sensitif ini dipicu oleh bahan surfaktan (senyawa kimia) yang bertugas membersihkan minyak dan kotoran pada rambut.

Meski begitu, pakar rambut Unilever Global menjelaskan kamu tak perlu takut botak hanya karena salah pilih shampoo. Karena faktor utama penipisan rambut atau rontok parah pada manusia biasa dipicu oleh isu kesehatan dan faktor penuaan alami.

Tanda shampoo tidak cocok.

Lantas, bagaimana cara mendeteksi ketidakcocokan shampoo pada kulit kepala? Biasanya, tekstur rambut akan terasa kasar, kering, dan kusut. Untuk pemilik kulit kepala berminyak, rambut bisa jadi lepek, gatal, dan sulit diatur.  Sebagian bahkan merasa gatal dan mengalami kerontokan rambut. Jika kamu mengalami sederet gejala di atas, sebaiknya hentikan penggunaan shampoo dan ganti dengan yang formulanya lebih mild.

Tim All Thing Hair merekomendasikan kamu untuk mencoba TRESemmé Scalp Care Shampoo yang mengandung vitamin E dan zinc essence yang ampuh merawat kulit kepala. Sedangkan untuk kamu yang sering bermasalah dengan ketombe, bisa mencoba CLEAR Anti Hairfall ShampooKandungan nutrium 10 yang ada di dalamnya merawat kulit kepala agar terbebas dari ketombe dan rambut rontok.

Jika rambut rontok berlanjut.

Namun jika sudah melakukan semua upaya dan rambut tetap rontok parah, kamu sebaiknya berkonsultasi ke dokter spesialis kulit dan kelamin. Karena bisa saja rambut rontok disebabkan oleh penyakit autoimun. Seperti Alopecia Areata atau Ovarium Polikistik (PCOS).

Artikel selanjutnya