Kenali penyebab dan gejala ketombe serta cara mengatasinya

Tim All Things Hair | 14 Agustus 2017

Jangan takut sama ketombe! Yuk, kenali penyebabnya supaya kita bisa usir jauh-jauh dari kulit kepala.

Akui deh, ketombe, meskipun ukurannya kecil, kehadirannya sangat mengganggu dan bisa membuat kita tidak percaya diri. Rambut berketombe selain dapat merusak penampilan, juga mempengaruhi kesehatan kulit kepala dan helai demi helai rambut di kepala kita. Banyak cara yang bisa kita lakukan untuk mengatasi ketombe.

Sebelum memutuskan untuk membeli produk rambut penghilang ketombe, ada baiknya kita memahami dengan tuntas penyebab dan gejala ketombe. Penyebab pasti ketombe belum diketahui secara klinis, namun hal-hal ini dapat memicu timbulnya ketombe.

1. Seborrheic dermatitis

Siapa bilang ketombe hanya menyerang mereka dengan kulit kepala kering? Kulit kepala berminyak juga rentan terkena ketombe. Penyakit ini dinamakan seborrheic dermatitis, di mana salah satu bagian kulit (seperti wajah atau kulit kepala) mengalami produksi minyak berlebih.

2. Malassezia

Malassezia adalah sejenis fungus atau jamur yang hidup di kulit kepala kita. Umumnya jamur ini tidak berbahaya namun terkadang pertumbuhannya pesat sehingga bisa menjadi masalah bagi kulit kepala. Malassezia bertahan hidup dengan mengkonsumsi sisa-sisa minyak berlebih pada folikel rambut kita. Ketika ia mengkonsumsi terlalu banyak, kulit kepala dapat menjadi iritasi dan memproduksi sel kulit secara berlebihan. Akibatnya, sel kulit mati berganti dengan lebih cepat dan bercampur dengan minyak rambut. Sel kulit mati inilah yang kita kenal dengan sebutan ketombe.

Ketombe yang wajar tidak memerlukan penanganan dokter. Namun sebelum menentukan produk perawatan rambut yang akan digunakan, kita harus mengenali gejala munculnya ketombe karena terkadang mirip dengan kondisi kulit kepala kering.

3. Frekuensi menyisir rambut yang kurang

Mereka yang jarang menyisir rambut memiliki risiko terkena ketombe lebih besar dibandingkan mereka yang rajin menyisir rambut. Sebab, menyisir rambut dapat membantu menyingkirkan sel-sel kulit mati yang terdapat di kulit kepala. Ingat, sel kulit kita berganti setiap 24 jam dan sel kulit mati di kulit kepala juga  harus dibersihkan secara teratur agar tidak menumpuk dan menimbulkan masalah kesehatan rambut.

Apa saja perbedaannya? Berikut penjelasannya:

Kulit kepala kering

Salah satu tanda yang jelas dari kulit kepala kering adalah adanya serpihan kecil berwarna putih transparan dan terlihat seperti ‘ketombe kecil’. Serpihan kulit ini biasanya hanya berada di area tertentu, bukan di seluruh kulit kepala. Serpihan ini disebabkan oleh penumpukan produk-produk perawatan rambut yang masih tersisa, seperti  seperti shampoo, hairspray, gel, pomade, atau shampoo kering.

Untuk mengetahui apakah kulitmu kering atau berketombe bisa diuji dengan cara berikut:

  1. Pada malam hari sebelum mencuci rambut, gunakan pelembab alami (minyak zaitun atau minyak kelapa) di daerah kulit kepala yang kering lalu pijat perlahan.
  2. Pagi harinya, bersihkan rambut dengan shampoo dan conditioner, dan pastikan untuk membilasnya dengan baik.
  3. Perhatikan serpihan yang jatuh. Jika semakin sedikit atau menghilang, artinya kulit kepalamu kering.

Jika kulit kepalamu kering, kamu bisa menggunakan TRESemmé Scalp Care Shampoo, yang dapat merawat kulit kepalamu secara menyeluruh. Formulasi di dalamnya dapat membantumu memiliki kulit kepala yang sehat, bebas ketombe dan rambut yang tidak mudah rontok.

TRESemmé Scalp Care Shampoo

Kulit kepala berketombe

Serpihan kulit ketombe cenderung berminyak, lengket, berwarna kekuningan, serta memiliki tekstur lebih tebal dan berbau. Serpihan ketombe biasanya berukuran lebih besar dan lebih sulit untuk disingkirkan dari rambut. Jika mengalaminya, kita akan merasa gatal di seluruh kulit kepala. Ketombe besar akan terlihat jelas di kulit kepala dan pada batang-batang rambut. Biasanya, ketombe lebih sulit diatasi meskipun setelah keramas berulang.

Cara mengatasi ketombe.

1. Pilih shampoo yang tepat.

Misalnya, pilih shampoo berbahan dasar zinc untuk membantu mengatasi ketombe dan merawat kulit kepala. Kandungan ini juga dapat mencegah ketombe untuk datang lagi. Kamu juga bisa menggunakan produk berbahan dasar salicylic acid, atau lebih dikenal dengan beta hydroxy acid (BHA) yang dapat membantu pergantian kulit kepala secara cepat. BHA juga memiliki sifat anti-inflamasi dan anti-mikroba yang mampu melindungi kulit dari bakteri.

Kami merekomendasikan CLEAR Ice Cool Menthol Shampoo dengan sensasi rasa dingin menyegarkan dengan cooling menthol. Diformulasikan khusus dengan Nutrium 10 yang merupakan perpaduan 10 macam nutrisi untuk merawat kesehatan kulit kepala** . Dengan cooling menthol, menyegarkan kulit kepala dan rambut dengan sensasi dingin menthol.

**membantu mengembalikan fungsi pelindung kulit kepala.

Sunsilk Hijab Recharge Refresh & Anti Dandruff Shampoo

Untuk kamu yang memakai hijab, bisa mencoba Sunsilk Hijab Recharge Anti Dandruff Shampoo. Formula istimewa Sunsilk dengan Citrus and Zinc Pyrithione, bekerja dengan lembut di kulit kepala agar rambut halus tanpa ketombe*.

*tak ada ketombe terlihat dengan penggunaan teratur

2. Sisir sebelum keramas.

Seperti yang sudah dibahas sebelumnya, menyisir rambut dapat membantu membersihkan kulit kepala dari sel kulit mati. Usahakan untuk menyisir rambut sebelum keramas agar sel kulit mati lebih mudah luruh saat dibersihkan.

3. Keramas dengan tepat.

Wanita kaukasia mencuci rambutnya saat mandi
Keramas dengan tepat dapat meminimalisir terbentuknya ketombe. (Foto: iStock by Getty Images)

Kulit kepala berketombe cenderung sensitif terhadap suhu ekstrim. Selain itu, terlalu sering membersihkan kulit kepala dengan air panas dapat meluruhkan kandungan minyak alami pada batang rambut. Jika bermasalah dengan ketombe, usahakan untuk selalu mencuci rambut dengan air dingin atau air dengan suhu normal agar kulit kepala tidak menjadi kering.

Jika kamu sering mencuci rambut dengan air panas, kamu bisa mengembalikan kelembapan rambut dengan cara rajin menggunakan conditioner setelah keramas. Pilihlah conditioner yang sesuai dengan kebutuhanmu. Untuk rambut berketombe yang disertai dengan kerontokan, kamu bisa memakai Dove Total Hair Fall Treatment Conditioner.

4. Pijat kulit kepala saat keramas.

Ketika keramas, usahakan untuk memijat kulit kepala dengan gerakan memutar. Tujuannya agar sel-sel kulit mati dapat terangkat dari dasar kulit kepala dan terbuang saat dibilas. Hindari menggaruk kulit kepala karena akan memicu iritasi.

Nah, sekarang kamu sudah tahu apa saja penyebab, tanda-tanda rambut berketombe, dan cara mengatasinya. Simak terus info-info menarik seputar perawatan rambut, inspirasi, dan trend gaya rambut di  All Things Hair Indonesia!

COOKIES ON THE SITE

Unilever uses cookies to give you the best experience online and to provide anonymised, aggregated site usage data. You can find out what cookies we use, what they do and how you can disable them in our Cookie Policy. By browsing our sites, you consent to use cookies. By closing this message, you consent to our use of cookies on this device in accordance with our cookie policy unless you have disabled them.