9 Penyebab Kulit Kepala Sensitif dan Solusinya

Pernah mengalami kulit kepala gatal saat suhu udara menjadi panas atau dingin? Terasa perih dan panas saat menggunakan produk perawatan tertentu? Bahkan berketombe saat mengganti shampoo seperti yang dialami? Kalau kamu mengalami salah satu di antaranya, mungkin kamu punya kulit kepala sensitif.

Ciri-Ciri Kulit Kepala Sensitif.

Menurut penelitian Departemen Dermatologi dari Brest University di Prancis, sejumlah responden dengan masalah kulit kepala sensitif mengeluhkan beberapa gejala yang sama.

  • Kulit kepala terasa gatal
  • Ada rasa perih seperti terbakar
  • Kulit kepala terasa kering, tertarik, hingga mengelupas
  • Ada serpihan ketombe
  • Muncul ruam kemerahan
  • Pada beberapa kasus, ada benjolan kecil seperti bentol

Tak semua gejala ini muncul sekaligus, tapi tak menutup kemungkinan gejala ini terjadi secara berturut-turut.

Setiap orang terlahir dengan kondisi yang berbeda. Selain faktor eksternal, ada juga yang dipengaruhi oleh faktor genetis. Yang perlu kamu ingat, kulit kepala sensitif bukan penyakit!

Selain faktor gen dan penyakit, ada beberapa penyebab umum dan inilah yang bisa kamu cari solusinya!

1. Formula Shampoo.

Kulit kepala sensitif sama seperti kulit wajah sensitif. Produk dengan bahan kimia, seperti pengawet, alkohol, pewangi buatan bisa mengiritasi kulit kepalamu. Bahan SLS dan bahkan minyak alami juga bisa menyebabkan iritasi pada sebagian orang.

Solusi: Selalu cek label shampoo jika kamu sudah tahu apa kandungan shampoo yang membuat kulit kepalamu sensitif. Kamu juga bisa mencoba shampoo yang terbuat dari bahan organik, shampoo bayi, atau shampoo dengan label ‘mild’.

2. Keramas yang Tidak Bersih.

Ya, kamu tak salah baca. Kalau kamu sering pakai produk seperti hairspray, gel, atau dry shampoo, kamu harus memastikan kalau cara keramasmu benar dan bilasan keramasnya sudah bersih.

Residu produk dan sisa shampoo yang tertinggal bisa menjadi salah satu penyebab kulit kepala sensitif. Karena pori-pori di kulit kepala tersumbat, ketombe dan rasa gatal bisa muncul. Sering menggaruk kepala juga bisa membuat kulit kepala teriritasi.

Solusi: Pelajari cara keramas yang benar. Kalau sering menggunakan produk styling dan dry shampoo, kamu bisa keramas dengan shampoo 2 kali agar kulit kepalamu lebih bersih.

Kalau khawatir rambut menjadi terlalu kesat, gunakan conditioner. Rekomendasi kami adalah Sunsilk Soft & Smooth Activ-Infusion Conditioner Smoothies.

Formulanya merupakan kombinasi Argan Oil, Soy Milk Protein, dan Alpukat dengan Vitamin E untuk membantu menghaluskan serta melembutkan rambut. Conditioner ini juga dilengkapi dengan teknologi mudah dibilas, jadi lebih bersih!

3. Zat Kimia dalam Cat Rambut atau Krim Bleaching.

Beda dengan formula shampoo, formula cat rambut dan bleaching lebih punya efek yang lebih ‘keras’ pada kulit kepala. Beberapa kandungan kimia yang sering menimbulkan reaksi alergi adalah amonia, hidrogen peroksida, hingga pewarna para-phenylenediamine (PPD).

Solusi: Kalau kamu memang biasanya tak ‘kuat’ dengan zat kimia dalam semir rambut atau bleaching, hindari selamanya. Kamu bisa menggunakan pewarna alami atau cat rambut dari henna, tapi tetap lakukan tes alergi dulu ya.

4. Cuaca.

Jika cuaca di daerahmu sedang tak menentu, hal ini bisa memberi reaksi pada kulit kepala. Cuaca yang terlalu panas atau terlalu dingin bisa menyebabkan ketidakseimbangan microbiome di kepala. Kulit kepala pun rentan berketombe dan gatal.

Begitu pula kalau kamu terbiasa bekerja atau beraktivitas di ruangan yang sangat dingin. Masalah yang kamu alami mungkin lebih ke kulit kepala kering. Jika dibiarkan, kondisi ini bisa berujung kulit kepala yang mengelupas.

Solusi: Cuaca memang tidak mampu dikendalikan, tapi kamu bisa menyeimbangkannya dengan fokus pada suhu ruangan. Pastikan ruanganmu diatur pada suhu normal.

5. Paparan Sinar UV.

Meski tertutup rambut, kulit kepala tetap bisa terbakar ketika diterpa teriknya sinar matahari yang terlalu ganas. Ketika kulit terbakar, rasa perih dan efek mengelupas bisa terjadi.

Solusi: Selalu gunakan topi atau scarf jika keluar ruangan. Kalau kamu punya sunscreen berbentuk spray, manfaatkan!

6. Polusi.

Polutan memiliki radikal bebas yang merusak barrier alami tubuh dan ini yang bisa memengaruhi tingkat sensitivitas kulit kepala. Rambut bisa mengalami kerontokan, ketombe bisa muncul, dan rasa gatal bisa menghampiri.

Solusi: Beberapa ahli tata rambut merekomendasikanmu untuk keramas rutin terutama jika kamu mudah berketombe. Keramas dapat membantu mengangkat kotoran menumpuk dari ketombe. Sudah tahu kan kalau keramas setiap hari tidak akan membuat rambutmu berminyak?

7. Stress.

Ketika tubuh stress, imun tubuh bisa melemah. Penyakit bisa menyerang dan tubuh menjadi sensitif dengan segala hal. Begitu juga dengan kulit kepalamu. Mendadak ada ketombe atau kulit kepala yang mengelupas.

Solusi: Temukan akar masalah yang mengganggu pikiranmu. Seimbangkan juga dengan hal-hal yang membuatmu senang dan rileks. Saat weekend, luangkan waktu untuk memanjakan diri sendiri.

8. Penggunaan Hairdryer.

Meski mengarahkan hairdryer ke akar rambut sambil menyisirnya dapat memberikan volume pada akar rambut, hal ini justru harus dihindari oleh kamu yang memiliki kulit kepala sensitif. Suhu panas dari hair dryer (bahkan catokan) dapat memperparah kondisi kulit kepalamu, bahkan membuatnya makin kering.

Solusi: Rambut tidak harus selalu dikeringkan atau ditata dengan hairdryer lho. Coba teknik air-drying dengan membiarkan rambut kering sendiri dengan cara diangin-anginkan. Atau, kamu juga bisa mengganti handukmu menjadi handuk microfiber yang mudah menyerap air, sehingga rambut lebih cepat kering.

Kalau kamu memanfaatkan hairdyer untuk menata rambut, beralihlah ke heatless hairstyling alias tatanan rambut tanpa alat styling.

9. Psoriasis.

Psoriasis adalah penyakit tidak menular yang menyebabkan kulit kepala menjadi kemerahan atau bersisik. Pemicunya bisa karena faktor keturunan atau sistem imun yang rendah.

Solusi: Masalah ini sebaiknya ditangani secara medis. Kamu harus lebih berhati-hati ketika menggunakan produk bebas atau melakukan perawatan DIY.

Kondisi rambut terus berubah. Kami belum pernah menemukan orang yang menggunakan shampoo yang sama seumur hidupnya. Jadi mengganti shampoo setiap bulan sah-sah saja kok! Tapi, bukan berarti bisa asal-asalan dalam memilihnya bukan?

CLEAR Complete Soft Care.

Untuk masalah ketombe tanpa efek kulit kepala kering.

Jika kamu punya kulit kepala yang sensitif akibat ketombe, gunakan shampoo khusus yang memang fokus dalam merawat kulit kepalamu. Agar ketombe teratasi tanpa rasa kesat atau kering di kepala, rekomendasi kami adalah CLEAR Complete Soft Care Shampoo.

Formula barunya kini dilengkapi dengan 3 Zero Tech dan scalp vitamin. Shampoo ini akan membantu mengurangi rasa gatal akibat ketombe dan menghambat pertumbuhan jamur di kulit kepala untuk sikat habis ketombe*.

Tak perlu khawatir akan rasa kering tak nyaman di kulit kepala dan rambut. Kandungan vitamin di dalam shampoo ini akan menutrisi kulit kepala dan merawat kelembutan rambut.

TRESemmé Deep Cleanse and Protect Shampoo.

Untuk kulit kepala bersih maksimal dan detoks dari polutan.

Ingat, penumpukan produk dan sisa shampoo yang tertinggal bisa memicu masalah kulit kepala. Begitu juga dengan polusi dan sinar UV. Kamu bisa nih menggunakan TRESemmé Deep Cleanse and Protect Shampoo sebagai shampoo harian.

Dilengkapi dengan Ginger dan Green Tea Extract, shampoo ini akan membantu membersihkan rambut secara menyeluruh dan melindungi rambut dari kerusakan.

Sunsilk Soft & Smooth Activ-Infusion Shampoo.

Untuk melembapkan kulit kepala kering.

Kulit yang lebih sensitif karena terlalu kering biasanya memang jadi masalah umum untuk kita yang tinggal di negara beriklim tropis. Untuk kulit kepala yang lebih lembap dan butuh nutrisi ekstra, kamu bisa coba Sunsilk Soft & Smooth Activ-Infusion Shampoo.

Formula barunya merupakan kombinasi Argan Oil yang dikenal mampu melembutkan rambut, Soy Milk Protein untuk membantu menghidrasi rambut, dan Vitamin E untuk membantu menjadikan rambut terasa halus.

Lifebuoy Kuat & Berkilau Shampoo.

Shampoo keluarga dengan formula lembut.

Kalau masalahmu ada pada formula shampoo, kamu bisa menggunakan Lifebuoy Kuat & Berkilau Shampoo. Diformulasikan dengan MilkNutriStrong, shampoo ini akan membantu menutrisi rambut, menjadikannya lebih kuat dan tak mudah rapuh.

Shampoo ini juga memiliki manfaat baik dari ekstrak Habbatussauda Alami. Formulanya lembut dan aman digunakan setiap hari oleh seluruh anggota keluarga.

Dove Hijab Natural Anti Ketombe & Menthol Dingin.

Untuk masalah kulit kepala pada pengguna hijab.

Eits, kata siapa pengguna hijab bebas dari masalah rambut karena tertutup hijab. Masalah rambut dan kulit kepala tetap ada, karena faktor kepala lembap yang mengundang jamur. Jamur ini yang bisa membuat kulit kepala menjadi sensitif dan teriritasi.

Rekomendasi shampoo hijab dari kami adalah Dove Hijab Natural Anti Ketombe dan Menthol Dingin. Kandungan Habbatus Sauda, lidah buaya, dan menthol di dalamnya akan membantumu mengatasi ketombe, mengurangi gatal, meredakan iritasi akibat ketombe, dan memberi sensasi dingin pada kulit kepala.

Tip Tambahan:

Selain shampoo harian, penting juga bagimu untuk melakukan perawatan rambut menggunakan hair tonic, masker, atau resep dari dokterIngin yang alami? Coba manfaatkan keajaiban minyak kelapa! Namun, jangan lupa untuk melakukan tes alergi dulu. Meski dari bahan alami, kulitmu tetap saja bisa teriritasi.

 

Tidak sulit kan merawat kulit kepala sensitif? Yang penting, temukan dulu penyebabnya dan lakukan perawatan yang tepat!

Artikel Sebelumnya
Artikel Berikutnya
Decoration image
Black hair
Hair Quiz