Tanya Jawab Minggu Ini: Bagaimana cara merawat kulit kepala sensitif?

Tim All Things Hair
cara-merawat-kulit-kepala-sensitif

4 cara merawat kulit sensitif dari pakar rambut Unilever ini wajib kamu pantau!

Tim All Things Hair kini membuka kesempatan Tanya Jawab (T&J) tiap minggu untuk kamu yang punya pertanyaan seputar gaya dan perawatan rambut. Kami ingin membantu menjawab segala kegalauan dan keraguan kamu, jadi silakan kirim pertanyaan lewat email ATHidmanager@gmail.com dan nantikan jawabannya di sini.

Sertakan juga nama akun sosialmu (Instagram, Twitter atau Facebook) supaya kami bisa menghubungi seandainya pertanyaanmu terpilih. Kejutan manis menunggumu!

Setelah mengupas mitos soal keramas setiap hari minggu lalu, minggu ini kita akan membahas hal yang cukup jarang dibahas namun cukup krusial dalam kesehatan rambut: kulit kepala. Jika rambutmu diibaratkan dengan rumah, kulit kepala merupakan pondasinya. Tanpa pondasi yang kuat, rumahmu akan mudah runtuh. Jangan heran kalau rambutmu mudah rontok atau kering, jika kesehatan kulit kepala sering jadi hal yang kamu anggap sepele.

Setiap orang terlahir dari kondisi yang berbeda-beda. Selain faktor eksternal, ada juga yang dipengaruhi oleh faktor genetis. Ada yang terlahir dengan kulit kepala sensitif, ada juga yang cukup beruntung dengan kulit kepalanya yang normal. Nah, kulit kepala sensitif bukan penyakit loh! Meski kondisi ini tak dapat diubah, tapi kamu bisa mengkondisikannya.

Pertanyaan ini datang dari Aprilia, salah satu pembaca ATH dari Jakarta yang merasa kulit kepalanya cukup sensitif dan mudah berketombe saat mengganti produk shampoo. Simak pembahasan lengkapnya di sini!



“Sebenarnya gimana sih perawatan tepat untuk kulit kepala sensitif? Karena aku kalau salah pake shampoo aja bisa langsung ketombean.” 



Pernah mengalami kulit kepala gatal saat suhu udara menjadi panas atau dingin? Terasa perih dan panas saat menggunakan produk perawatan tertentu? Atau bahkan berketombe saat mengganti shampoo seperti yang dialami Aprilia? Kalau kamu mengalami salah satu diantaranya, mungkin kamu punya kulit kepala sensitif.

Tanda-tanda kulit kepala sensitif.

Menurut penelitian yang diadakan oleh Dermatologi Departemen dari Brest University di Prancis, dalam penelitian tentang kulit kepala sensitif, sejumlah responden dengan masalah kulit kepala sensitif mengeluhkan beberapa gejala yang sama. Mereka mengalami kulit kepala gatal bahkan perih yang diduga dipicu oleh polusi, udara panas, dan juga saat mengganti produk shampoo.

Jika dilihat, yang memperburuk masalah kulit kepala sensitif bukan bersumber dari satu hal saja. Bahkan sesederhana menggunakan hair dryer dengan salah saja dapat memperburuk keadaan kulit kepalamu. Bagaimana sih cara mengatasinya?

Untuk menjawab masalah ini, kami sudah bertanya dengan R&D Unilever Global. Ada beberapa langkah penting dalam merawat rambut yang harus kamu catat.

Cara merawat kulit kepala sensitif.

1. Pilih shampoo anti ketombe.

Kondisi rambut terus berubah. Kami belum pernah menemukan orang yang menggunakan shampoo yang sama seumur hidupnya. Jadi mengganti shampoo setiap bulan sah-sah saja kok! Tapi, bukan berarti bisa asal-asalan dalam memilihnya bukan?

Jika kamu punya kulit kepala yang sensitif, kamu bisa menggunakan shampoo anti ketombe yang memang fokus dalam merawat kulit kepalamu. Biasanya, bahan-bahan dalam shampoo anti ketombe memang dirancang khusus untuk mengatasi ketombe dan jarang ditemukan pada produk-produk shampoo lainnya.

shampoo-anti-ketombe-untuk-kulit-kepala-sensitif
Pastikan kamu menggunakan shampoo anti ketombe. (Foto: Hariono Halim)

Nah, seandainya shampoo anti ketombe membuat batang rambutmu kering, jangan lupa untuk menggunakan masker rambut atau deep conditioner seminggu sekali untuk melembapkannya. Penggunaan conditioner juga tidak bisa ditawar ya! Sifatnya wajib.

Produk yang bisa kamu coba diantaranya CLEAR Ice Cool Menthol Shampoo dan juga TRESemmé Scalp Care Shampoo. Dua-duanya mengandung bahan aktif yang dapat merawat sekaligus melembapkan kulit kepalamu.

2. Gunakan perawatan lanjutan.

Kini sudah banyak kok, produk-produk perawatan rambut lanjutan yang spesifik untuk merawat kulit kepala. Bentuknya bisa berupa hair tonic, masker, dan juga scrubs. Coba semuanya dan temukan yang terbaik untukmu.

Ingin yang alami? Coba manfaatkan keajaiban minyak kelapa! Lihat cara menggunakan minyak kelapa sebagai masker di sini.

3. Keramas rutin.

Beberapa ahli tata rambut merekomendasikan kamu untuk keramas rutin terutama jika kamu mudah berketombe. Keramas dapat membantu hilangkan kotoran menumpuk dari ketombe. Sudah tahu kan kalau keramas setiap hari tidak akan membuat rambutmu berminyak?

4. Hindari penggunaan hair dryer langsung pada kulit kepala.

Meski mengarahkan hair dryer ke akar rambut sambil menyisirnya dapat memberikan volume pada akar rambut, kegiatan ini justru harus dihindari oleh kamu yang memiliki kulit kepala sensitif. Suhu panas dari hair dryer (bahkan catokan) dapat memperparah kondisi kulit kepalamu, bahkan membuatnya makin kering. Ada banyak gaya rambut yang bisa kamu coba tanpa harus menggunakan alat styling panas kok!

cara-merawat-kulit-kepala-sensitif-dengan-menghindari-hair-dryer
Alternatif untuk blow dry? Gunakan roll rambut! (Foto: Hariono Halim)

Cara mengeriting rambut tanpa catokan

Cara meluruskan rambut tanpa catokan

Tidak sulit kan merawat kulit kepala sensitifmu? Kini tak perlu takut lagi untuk mengganti shampoo dan bereksperimen dengan produk perawatan rambut lainnya.