Atasi Masalah Ketombe Parah, Kering, dan Basah Dengan 8 Trik Ini!

Ketombe parah menyerang? Tenang, tidak ada masalah yang tidak memiliki solusi. Simak tips mudah redakannya di sini.

Ketombe parah memang bukan penyakit serius yang bisa menular. Meski tidak mengganggu kesehatan, kehadiran ketombe bisa mengganggu stabilitas emosi dan psikis.

Bagaimana tidak? Ketombe bisa bikin kamu jadi tidak percaya diri. Selain itu, kamu juga tidak bebas memilih pakaian sesuka hati. Misalnya, jadi parno mengenakan t-shirt, jaket, ataupun dress berwarna hitam. Pastinya tengsin saat bahumu tampak ‘dihiasi’ serbuk putih ketombe, kan?

Ketombe juga membuatmu merasa was-was saat merapkikan atau menyisir rambut menggunakan jari di depan orang banyak. Jangan sampai mereka tahu bahwa ‘musim salju’ datang sebelum waktunya! Ugh..

Ketimbang bersikap abai dan membiarkannya berlarut-larut, bagaimana kalau kamu mulai mencari cara untuk mengatasi masalah ini? Ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk menyingkirkan ketombe, kok. Sama sekali tak sulit!

Sebelum sibuk mencari cara untuk mengatasi ketombe membandel, hal pertama yang harus kamu lakukan adalah mencari tahu akar masalahnya. Pastikan dan pahami dulu apakah kamu benar-benar mengalami masalah ketombe atau jangan-jangan, serbuk putih yang kamu lihat sesungguhnya hanya kulit kepala yang mengelupas?

Yuk, pelajari ciri-ciri ketombe lewat penjelasan di bawah ini!

1. Ketombe Berwarna Kekuningan dan Besar.

Nah, tanda inilah yang membedakan ketombe dan kulit kepala yang ‘hanya’ mengelupas. Gejala awal saat mengalami ketombe ditandai dengan adanya butiran kecil berwarna putih di area kulit kepala.

Jika dibiarkan, kondisinya akan semakin parah dan bisa dilihat dari bentuk serta warna ketombe yang berubah. Ia akan berubah menjadi besar dan berwarna kekuningan.

2. Ketombe Basah.

Tak banyak yang tahu, ketombe sesungguhnya terdiri dari dua jenis. Selain ketombe kering (yang selama ini kamu kenal), ada pula ketombe basah yang juga dikenal dengan nama ketombe berminyak.

Jenis ketombe basah jamak diderita oleh kamu yang terlahir dengan kulit kepala berminyak. Ciri-cirinya, area kulit kepala yang bermasalah menjadi basah, bersisik, dan sangat gatal. Kondisi ini membuat kotoran dan debu semakin terperangkap di kulit kepala.

Biasanya kulit kepala jadi lebih lembap dan mudah berminyak.

Jika tidak ditangani dan diatasi dengan baik, ketombe basah bisa berkembang jadi masalah yang lebih serius. Seperti infeksi jamur atau kebotakan. Duh!

3. Ketombe Kering.

Nah, salah satu penyebab ketombe kering biasanya karena kulit iritasi dan dehidrasi. Rasa gatal yang muncul dikarenakan kulit dehidrasi dan kurang kelembapan.

Nah, ketombe kering biasanya punya serpihan yang lebih kecil dan lebih mengganggu. Bentuknya kecil-kecil seperti serpihan salju, dan bikin kamu insecure menggunakan baju warna hitam.

4. Kulit Kepala Berminyak.

Kondisi kulit kepala yang berubah bisa menjadi salah satu gejala awal atau muncul setelah ketombe semakin parah. Terkadang memang rambut berminyak dicurigai menjadi penyebab ketombe, namun kulit kepala berminyak bisa terjadi berbarengan dengan ketombe.

Setelah keramas, apakah kamu merasa bagian akar rambut tetap berminyak dan lepek? Jika ya, kamu memang sedang mengalami masalah ketombe parah.

5. Rasa Gatal yang Tidak Tertahan.

Ketika ketemu klien atau sedang mengejar deadline, eh kulit kepala rasanya gatal banget. Begitu kerja dari rumah, gatalnya muncul ketika kamu lagi video call. Mau digaruk, tapi malu. Tidak digaruk, kamu tidak konsen selama kerja. Hmm, hal ini pernah kejadian nggak?

Sama seperti bagian kulit yang lain, kulit kepala akan terasa sangat gatal saat mengalami kekeringan parah. Jangan tergoda untuk menggaruknya ya, karena inilah biasanya faktor yang membuat ketombe semakin parah. Menggaruk kulit kepala berlebihan bisa menjadi penyebab rambut patah dan kulit kepala menjadi luka, loh.

6. Rambut Mulai Rontok Parah.

Ketombe parah bisa menyebabkan rambut rontok.
Waspada terhadap rambut rontok, bisa jadi keadaan kulit kepalamu memburuk. (Foto: iStockphoto by Getty Images)

Hal ini biasanya menjadi fase lanjutan dari rambut dengan kondisi ketombe parah. Jika rambutmu juga mengalami rontok karena patah, artinya kulit kepalamu tidak sehat dan kehilangan kapasitasnya untuk menopang rambut. Hasilnya? Rambut tidak ternutrisi hingga ke ujung dan jadi mudah patah.

7. Jatuh Hingga ke Pakaian.

Ini yang harus kita hindari! Jangan sampai karena ketombe, kamu jadi tidak bebas berekspresi lewat pakaian. Saat masalah ketombe sudah akut, biasanya rontok hingga ke pundak dan menempel di baju. Kehadirannya adalah pertanda bahwa kulit kepalamu membutuhkan pertolongan segera.

Terkadang ketombe bukan hanya muncul karena gaya hidup, namun juga pertanda bahwa tubuhmu sedang tidak sehat atau kamu memiliki riwayat alergi terhadap suatu bahan dari produk rambut. Ada 3 penyakit yang bisa menjadi penyebab munculnya ketombe. Jika tanda-tanda ini muncul, segera hubungi dokter ya!

1. Dermatitis Seboroik.

Pada dermatitis seboroik, akan muncul ruam pada kulit kepala yang merupakan pertanda peradangan. Kulit terlihat kemerahan, gatal, bersisik yang muncul pada kulit disertai dengan perubahan warna kulit menjadi kemerahan, gatal, dan bersisik. Hal ini biasa terjadi pada bagian tubuh yang memproduksi minyak secara berlebihan. Terdapat hubungan munculnya gejala ini dan perkembangan bakteri Malassezia pada kulit kepala. Jika kamu stress dan kelelahan, kondisi ini akan semakin buruk!

2. Dermatitis Kontak.

Berbeda dengan dermatitis seboroik, dermatitis kontak adalah jenis peradangan yang terjadi akibat kontak dengan zar tertentu. Kontak ini menyebabkan kulit menjadi kering dan iritasi. Pemicunya bisa dari cat rambut, cairan bleaching, bahkan hairspray yang tidak cocok pada kulit kepala.

2. Psoriasis.

Psoriasis ditandai dengan kulit berwarna bercak merah, bersisik, dan berkerak. Pada bagian kulit yang bersisik, warnanya menyerupai abu-abu atau perak. Pertanda dehidrasi parah! Biasanya bercak ini muncul di siku, lutut, kulit kepala, dan punggung. Perhatikan apabila gejala kulit kering ini muncuk di beberapa tempat selain kulit kepala ya, bisa jadi kamu mengalami psoriasis.e.

Ketombe memang dapat merusak mood, tapi dengan penanganan yang tepat, kamu bisa terlepas dari jeratannya. Ada beberapa tips dari All Things Hair yang bisa kamu terapkan di rumah untuk mengusir butiran-butiran putih tersebut.

1. Pilih Shampoo Khusus.

shampoo anti ketombe
Pilih produk yang diformulasikan untuk ketombe dan kulit kepala. (Foto: Dennie Ramon)

Terkadang karena ketombe, kita jadi malas untuk mencuci rambut karena khawatir kulit kepala akan jadi semakin kering. Kenyataannya justru sebaliknya. Kamu harus mencuci rambutmu minimal dua hari sekali dengan shampoo yang sesuai.

Pilihlah shampoo yang memang diformulasikan untuk mengatasi ketombe. Jangan karena kamu merasa kulit kepalamu kering, kamu pilih shampoo yang melembapkan. Formulanya memang tidak salah, hanya saja kurang tepat dan tidak menyelesaikan masalah inti.

Carilah produk dengan label “anti-ketombe” atau “anti-dandruff” atau yang dikhususkan untuk perawatan kulit kepala.

2. Keramas dengan Benar.

Wanita dengan rambut panjang tertiup angin
Menggosok saat keramas bisa jadi cara ampuh menghilangkan ketombe? Salah! (Foto: iStockphoto by Getty Images)

Kadang, ada yang dengan sengaja menggosok-gosok kulit kepala selagi agar ketombe hilang dan terangkat semua. Ada juga yang keramas berulang-ulang dan pakai shampoo lebih banyak dari biasanya, agar formulanya meresap dengan baik.

Errr, cara ini sebaiknya tidak ditiru, ya. Untuk rambut dengan ketombe parah, ada kalanya kulit kepala menjadi sensitif. Sebaiknya, kamu pelajari lagi cara keramas yang benar.

Banyaknya cairan shampoo yang digunakan harus sudah sesuai, yaitu sebesar uang logam. Tuangkan di telapak tangan, lalu pijat perlahan di kepala. Pijatan inilah yang akan membantu penetrasi formula shampoo ke akar rambut. Pijatan ini juga yang akan membuat peredaran darah di kepala lebih lancar yang berpengaruh terhadap distribusi nutrisi hingga ke ujung rambut. Jadi, jangan menggosoknya dengan keras apalagi menggaruk dengan kuku karena akan membuatnya iritasi.

Kalau rambutmu cenderung kering, kamu bisa menggunakan CLEAR Complete Soft Care Shampoo. Selain Triple Anti-Dandruff Technology, shampoo ini juga dilengkapi dengan Asam Amino yang baik untuk menutrisi kulit kepala dan batang rambut. Shampoo ini juga memiliki aroma vanilla yang lembut.

3. Bilas Shampoo dengan Bersih.

Sudah sering pakai shampoo anti-ketombe tapi masalah ketombe parah tak pernah hilang? Jangan serta merta menyalahkan shampoonya. Ada banyak faktor yang bisa menjadi penyebabnya, salah satunya adalah kurang bersih saat membilas shampoo.

Meski bertujuan untuk mengatasi masalahmu, namun residu shampoo yang masih tertinggal di kulit kepala justru bisa membuat pori-pori tersumbat. Kulit kepala pun lebih cepat berminyak dan mengundang kotoran.

Karena itu, hentikan kebiasaan mandi bebek, ya. Pastikan bilasan akhirmu menggunakan air dingin (hindari air hangat yang bisa mendorong kulit kepala menjadi kering dan menyebabkan produksi minyak berlebih. Pijat perlahan hingga tak ada residu shampoo yang tersisa.

3. Perawatan dengan Cuka Apel.

Beberapa tahun terakhir, cuka apel menjadi salah satu bahan DIY yang cukup populer. Tak heran sih, karena cuka apel punya banyak manfaat, termasuk untuk mengatasi ketombe. Cuka apel mengandung tingkat keasaman tinggi sehingga dapat menekan populasi jamur yang hidup di kulit kepala. Perawatan ini cocok untuk ketombe basah, karena bisa mencegah pertumbuhan bakteri pada kulit kepala.

Caranya, campurkan ¼ cangkir cuka apel dan ¼ cangkir air mineral ke dalam botol. Gunakan botol spray besar agar mudah untuk mengaplikasikannya.

Semprotkan pada kulit kepala hingga merata, lalu tutup dengan handuk. Diamkan selama 20-30 menit, setelahnya keramas seperti biasa. Perawatan ini bisa kamu lakukan paling banyak dua kali seminggu.

Selain untuk kesehatan kulit kepala, cuka apel juga dapat digunakan untuk merawat rambut. Gunakan dengan dicampur dengan masker rambut milikmu untuk membuatnya lebih halus.

4. Pilih-pilih Membuat DIY Hair Mask.

Selain cuka apel, bahan alami yang juga marak digunakan untuk perawatan rambut adalah minyak alami. Kamu bisa ikut menggunakan minyak alami untuk rambut, tapi dengan catatan: pilih minyak alami yang sesuai kebutuhan rambutmu.

Tidak semua minyak efektif untuk menyingkirkan ketombe parah. Yang bisa dilakukan minyak alami ini hanyalah melembapkan kulit kepala yang kering karena masalah ketombe dan mengurangi rasa gatalnya. Kami menyarankan untuk menggunakan minyak kelapa atau minyak zaitun yang memang terkenal akan khasiat lembapnya.

bahan alami untuk mengatasi ketombe
(Foto: All Things Hair)

Demi kepraktisan, kamu bisa menggunakan minyak alami ini bersama shampoo anti ketombe. Tuangkan shampoo dan tambahkan sekitar 5 tetes minyak alami, lalu keramas seperti biasa. Jangan lupa untuk selalu membilas rambut dengan bersih, ya.

5. Untuk Pria, Gunakan Shampoo Khusus Pria.

Sharing is caring, tapi untuk urusan shampoo, bedakan antara pria dan wanita, ya. Kalau kamu adalah pria yang sedang mengalami masalah ketombe parah (atau mungkin pasanganmu, girls), gunakan shampoo anti-ketombe yang dikhususkan untuk pria. Ini dikarenakan kulit kepala pria dua kali lebih berminyak ketimbang wanita.

Tidak punya shampoo seperti ini di rumah? Tak masalah! Kamu bisa #BelanjaDariRumah dengan memesan salah satu produk rekomendasi kami, yaitu CLEAR Men Cool Sport Menthol Shampoo. Dengan kandungan Vitamin B3 dan komponen Protein, shampoo ini juga akan memberi sensasi dingin dari menthol.

6. Hindari Tidur dengan Rambut Basah.

Siapa yang masuk tim keramas di malam hari? Memang, keramas sebelum pergi tidur itu bisa jadi sarana relaksasi setelah beraktivitas seharian. Ada tapinya, nih.

Pastikan saja, kamu tidak langsung merebahkan diri ke kasur dan tidur dengan kondisi rambut yang masih basah. Selain kurang higienis (bantal dan kulit kepala menjadi lembap), hal ini berpotensi menyebabkan rambut menjadi mudah lepek.

Salah satu cara yang bisa kamu lakukan adalah dengan mengatur waktu keramasmu agar tidak terlalu larut. Gunakan juga handuk microfiber yang bisa menyerap air lebih cepat, sehingga rambut menjadi lebih cepat kering.

7. Rajin Cuci Sisir.

wanita sedang mencuci sisir
Sisir yang bersih akan mengurangi munculnya ketombe parah. (Foto: Shutterstock)

Coba diingat-ingat lagi, kapan terakhir kali kamu mencuci sisirmu? Hmm, jangan sampai kamu hanya rajin mencuci kuas makeup, tapi lupa mencuci sisir rambut. Sisir yang kotor juga bisa mendorong jamur penyebab ketombe di kulit kepala semakin berkembang.

8. Mencegah Ketombe dengan Makanan.

Apa yang kita konsumsi akan kembali terpancar ke luar. Sama seperti kulit wajah, jika asupan nutrisi kurang seimbang, kulit kepala akan ‘protes’. Dilansir dari sebuah artikel di webMD, Jessica Krant, MD, assistant clinical professor of dermatology di SUNY Downstate Medical Center in New York mengatakan bahwa makanan yang kita makan dapat memicu beberapa seperti ketombe atau bahkan jerawat. Apa saja yang harus dihindari dan dikonsumsi?

Hindari: Gula.

Salah satu musuh besar kulit? Gula! Yes, refined sugar dan gula dalam simple carbs tidak selamanya baik untuk tubuh karena bisa memicu inflamasi pada tubuh. Coba deh perlahan kurangi asupan gula dan ganti dengan makanan padat nutrisi yang kaya akan anti-oksidan.

Konsumsi: Asam lemak Omega-3 dan Omega-6.

Memang sih, belum ada penelitian yang bisa mengaitkan konsumsi asam lemak dengan sembuhnya ketombe. Tetap asam lemak merupakan komponen penting dalam menjaga kesehatan kulit kepala dan kulit tubuh.

Keduanya dapat membantu kulit berfungsi dengan normal dan juga memiliki manfaat anti-inflamasi yang baik untuk melawan peradangan. Kamu bisa mengonsumsi salmon, tuna, selai kacang, flaxseeds, extra virgin olive oil, canola oil, avocado oil, walnuts, dan juga telur.

Konsumsi: Zinc dan Biotin.

Kamu tahu kan, kalau shampoo anti-ketombe pasti mengandung zinc pyrithione? Nah, ternyata jenis vitamin ini tidak main-main, karena kandungannya dapat mengurangi pertumbuhan bakteri di kulit kepala. Begitu juga dengan biotin yang memang fokus untuk merawat Kesehatan kulit kepala dan kesuburan rambut.

Kenapa tidak mencobanya dari dalam juga? Ada banyak makanan mengandung biotin yang wajib kamu masukkan dalam daftar makanan harianmu, mulai dari telur, yogurt, tomat, dan juga wortel. Konsumsi juga makanan yang mengandung zinc tinggi seperti kerang, kepiting, pumpkin seeds, kacang-kacangan, dan dark chocolate.

 

Selain tips mengatasi ketombe, dapatkan pula tips perawatan rambut khusus untuk rambut berminyak, rambut kering dan rusak, serta rambut rontok. Jika kamu rutin melakukan tips ini selama kamu di rumah, kamu akan melihat perubahan pada kulit kepalamu. Semoga membantu!

Artikel selanjutnya

Hair Quiz