Ketombe Bau: Penyebab dan Solusi Bau Kepala dan Ketombe

Ketombe bau bikin gagal pede? Temukan solusinya di sini!

Pernah mengalami masalah ketombe bau? Kami paham banget rasanya! Selain bikin nggak pede, ketombe dan kulit kepala bau juga bikin risih diri sendiri. Meski tidak membahayakan kesehatan, tapi kamu harus hati-hati sama bau tidak sedap di kepala. Karena bisa jadi, bau tersebut adalah pertanda bahwa kulit kepala kamu sedang tidak sehat.

Biasanya bau kepala ini disertai dengan ketombe yang juga punya bau tidak sedap. Kadang meski ketombe tidak terlihat, baunya juga muncul. Nah, apakah ketombe bau disebabkan oleh kulit kepala yang bau atau sebaliknya, sih? Kami berbincang langsung dengan Christina Yusuf, Senior Research & Development Manager Unilever Indonesia untuk menjawab pertanyaan ini.

Ketombe bau ternyata berasal dari pertumbuhan bakteri dan jamur pada kulit kepala. Mikroba ini memecah keringat, minyak kulit kepala, dan sel kulit mati menjadi suatu zat asam yang menimbulkan bau apek. Menurut Christina, hadirnya ketombe bisa dipicu oleh berbagai hal. “Ketombe dapat disebabkan oleh berbagai faktor luar, seperti jamur, polusi, gaya hidup.”

Jadi, ketombe bukan penyebab awalnya. Namun, kehadiran bakteri dan jamur membuat kulit kepalamu jadi berketombe sekaligus menimbulkan bau tak sedap. Minyak yang menumpuk pada kulit kepala wajib dibersihkan secara rutin. Kulit kepala yang berminyak akan memicu rasa gatal akibat bakteri, sehingga membuatnya iritasi, bau, dan berketombe.

Saat ketombe rontok dari kulit kepala, bau asam ini ikut menempel di serpihan ketombe. Wajar kalau kamu mengira bahwa selama ini penyebabnya adalah ketombe bau.

“Penyebab ketombe bisa bermacam-macam, namun gejala ketombe sama saja, yaitu serpihan kulit, kulit kepala gatal, kulit kepala kering atau bersisik. Untuk masalah ketombe biasa, harusnya dapat diatasi dengan pemakaian shampoo anti-ketombe yang beredar di pasaran. Bila tetap tidak hilang, periksa ke dokter,” tambah Christina.

Dalam beberapa kasus, ketombe bau adalah ciri-ciri kulit kepala iritasi. Kulit yang iritasi bisa berlanjut jadi infeksi jamur jika tidak segera kamu atasi!

1. Tidak Keramas Secara Rutin.

Merawat rambut butuh konsistensi dan menunda keramas bisa memicu masalah rambut! Saat kamu menunda jadwal keramas, kamu membuat minyak rambut menumpuk pada kulit kepala. Minyak ini akan membuat bakteri betah tinggal pada kulit kepala, sehingga baunya makin sulit dikontrol.

Hal ini diamini oleh Christina Yusuf. “Jarang keramas adalah penyebab dari ketombe bau. Bila aktivitas fisik tinggi sehingga rambut dan kulit kepala basah, kotor, berminyak, kita harus lebih rajin keramas agar kebersihan rambut dan kulit kepala terjaga. Kulit kepala yang kotor dan berminyak dapat menjadi tempat tumbuh jamur penyebab ketombe.”

2. Kondisi Kulit Kepala Lembap.

Pernahkah kamu menggunakan bahan hijab yang kurang nyaman dan tidak menyerap keringat? Atau segera menggunakan hijab dan topi saat rambut belum sepenuhnya kering? Nah, kebiasaan buruk ini bisa menyebabkan ketombe bau! Bakteri suka banget berkembang biak pada tempat yang lembap dan gelap.

3. Ketidakseimbangan Hormon.

Ketidakseimbangan hormon biasa terjadi pada masa puber pada pria dan kehamilan juga menopause pada wanita. Fluktuasi yang ekstrem bisa menyebabkan produksi hormon yang meregulasi produksi minyak tubuh.

Selain berjerawat dan rambut rontok, rambut berminyak adalah salah satu efek yang sering ditemukan. Kondisi ketidakseimbangan ini sering terjadi saat stress juga, loh. Ayo, jaga kesehatan mental ya!

4. Infeksi Jamur.

Infeksi jamur punya ciri-ciri seperti berikut: kulit kepala gatal, kemerahan, berminyak, dan memiliki ketombe bau. Keberadaan jamur yang terus menerus berkembangbiak bisa menyebabkan reaksi peradangan seperti folikulitis, ketombe, dan eksim.

5. Polusi Udara dan Sinar Matahari.

Berbagai macam sumber polusi udara dapat menempel pada kulit kepala dan ikut menumpuk bersama minyak rambut. Sinar matahari bisa membuat rambut mudah berkeringat, dan keringat juga salah satu ‘makanan’ kesukaan bakteri. Hal ini yang menimbulkan bau yang kurang sedap.

6. Penumpukan Produk Styling.

Hal ini bisa terjadi pada kamu yang menggunakan produk styling seperti gel rambut, hairspray, dan dry shampoo tanpa mencuci rambut secara maksimal. Penumpukan bahan kimia ini Kandungan kimia dari masing-masing produk bisa mengganggu pH kulit dan menyebabkan produksi minyak kepala berlebih.

Kalau sudah tahu penyebabnya, kamu jadi lebih mudah untuk temukan cara menghilangkan ketombe dan bau kepala!

1. Keramas Secara Teratur.

wanita asia mengeringkan rambut dengan handuk
Pastikan kamu rajin keramas! (Foto: Shutterstock)

Percayalah bahwa kadang masalah pelik hanya butuh solusi sederhana. Jangan skip keramas, cuci rambut minimal 2 hari sekali. Kalau rambutmu mudah berminyak, kamu bisa skip menggunakan dry shampoo. Saat terburu-buru dan tidak sempat keramas, kamu boleh kok, hanya mencuci bagian kulit kepala yang mudah bau dan berminyak.

2. Menggunakan Shampoo Anti Ketombe.

Produk seperti apa yang cocok untuk kulit kepala dan ketombe bau? 

Menurut Christina, cara mengatasi ketombe bau adalah dengan menggunakan shampoo dengan kandungan aktif dan bahan anti-ketombe seperti Zinc Pyrithione atau Piroctone Olamine. Kamu juga bisa mencari kandungan seperti coal tar, ketoconazole, salicylic acid dan sulfur, atau selenium sulfide dalam shampoo.

Masing-masing bahan aktif ini bisa kamu temukan pada shampoo yang bersifat deep cleansing.

Khusus untuk masalah bakteri dan jamur penyebab bau, kamu bisa coba atasi dengan CLEAR Coconut & Rice Freshness, shampoo anti-ketombe terbaru dari CLEAR.

Shampoo ini memiliki Triple Anti-Dandruff Technology yang canggih, perpaduan dari Vitamin B3 dan komponen Protein. Tak hanya itu, shampoo ini juga punya kandungan kelapa dan ekstrak beras.

Ingat kan, bahwa penyebab bau apek pada rambut adalah bakteri? Nah, kelapa adalah anti-mikroba yang bagus untuk usir bakteri penyebab ketombe bau! Ekstrak beras juga bisa bantu mengangkat kotoran pada kulit kepala dengan maksimal.

3. Keramas Dua Kali.

Kalau rambutmu sangat berminyak, kami menyarankan kamu untuk keramas sebanyak dua kali dalam satu sesi keramas. Bilasan shampoo pertama bertujuan untuk meluruhkan minyak pada kulit kepala. Bilasan shampoo kedua bertujuan untuk membilas semua kotoran secara sempurna!

4. Perhatikan Pola Makan.

You are what you eat! Kalau kamu sedang mengalami masalah ketidakseimbangan hormon, kamu bisa mengurangi konsumsi protein hewani yang memiliki lemak tinggi. Kurangi juga konsumsi dairy yang bisa memicu produksi minyak pada tubuh.

5. Gunakan Apple Cider Vinegar (AVC) atau Cuka Apel.

Kami pernah membahas manfaat cuka apel. Cek artikelnya ya! Intinya, saat dilarutkan dengan air, cuka apel memiliki tingkat keasaman yang baik untuk menetralisir pH pada kulit kepala. Perawatan dengan cuka apel atau AVC ini cocok untuk kamu yang mengalami masalah infeksi jamur dan juga eksim.

Caranya, campurkan 4 sendok makan cuka apel dengan satu gelas air (250ml) lalu siram perlahan pada kulit kepala sembari memijatnya. Biarkan selama 20 menit sebelum membilasnya dengan shampoo dan air mengalir.

 

Nah, sudah tahu kan kenapa ketombe dan kulit kepala bisa mengeluarkan bau tidak sedap? Semoga tips kami bikin kamu terhindar dari masalah rambut ini!

Artikel selanjutnya

Tetap Terinspirasi

Langganan newsletter untuk tips eksklusif seputar perawatan rambut.
Hair Quiz