9 Cara Menghilangkan Ketombe Basah, Kamu Wajib Tahu!

Penyebab ketombe basah, beda dengan ketombe kering. Cara mengatasinya pun tak sama!

Kalau kamu pikir ketombe hanya berupa serpihan putih yang jatuh di bahu, maka kamu harus berpikir ulang. Ada beberapa jenis ketombe dan ada beberapa macam juga gejalanya. Serpihan yang sering kamu lihat adalah jenis ketombe kering. Selain itu, ada juga jenis ketombe yang agak berminyak, yang disebut ketombe basah. Apakah kamu sedang mencari cara menghilangkan ketombe basah yang mengganggu?

Baca terus artikel ini karena kami akan membahas ketombe basah dan ketombe kering, penyebab, serta cara mengatasinya. Semua perlu kamu tahu!

Jenis Ketombe.

Selain bentuknya, apakah berupa serpihan atau berminyak, mari cari tahu perbedaan antara ketombe kering dan basah.

  • Ketombe Kering. Ketombe kering sebenarnya adalah sel kulit kepala yang kering dan mengelupas. Karena itulah, bentuknya seperti serpihan salju. Ketombe kering ada yang berbentuk lebih besar seperti kerak atau yang kecil-kecil seperti tepung. Meski kadang juga disertai gatal, ketombe kering ini tidak akan membuat kulit kepalamu meradang atau iritasi.
  • Ketombe Basah. Jenis ketombe ini bentuknya lebih besar dan serpihannya juga tak mudah jatuh seperti ketombe kering. Karena berminyak, ketombe basah cenderung menempel di batang rambut atau kulit kepala. Bentuknya menyerupai kulit kepala yang mengelupas, warnanya kekuningan, dan lengket saat disentuh. Jenis ketombe ini akan menempel di jari atau kuku saat kamu menggaruk kepala. Biasanya, ketombe basah bisa menimbulkan rasa gatal dan iritasi di kulit kepala.
Cara menghilangkan ketombe basah
Ketombe sebabkan gatal pada kulit kepala. (Foto: Shutterstock)

Lalu, kenapa kita mengalami masalah ketombe basah? Kenapa bukan ketombe kering? Apakah itu artinya kulit kepala kurang bersih dan kita tergolong ‘jorok’? Eits, sebelum menyalahkan diri sendiri, simak dulu penjelasan mengenai penyebab ketombe basah berikut.

  • Jarang keramas. Ini memang jadi salah satu penyebab ketombe basah paling umum. Terlalu sering keramas memang tidak baik, tapi cek dulu kegiatan dan kondisi kulit kepalamu. Kalau sering panas-panasan atau aktivitasmu di luar ruangan, rambut pasti cepat kotor bukan? Kamu bisa banget keramas tiap hari. Intinya, hindari mendiamkan kepala dalam keadaan kotor hingga berhari-hari.
  • Penumpukan produk di kulit kepala. Keramas tak bersih juga bisa jadi penyebab ketombe yang mengganggu. Residu shampoo yang menumpuk akan mengering dan menempel di kulit kepala membentuk ketombe.
  • Infeksi jamur. Ketombe basah juga bisa disebabkan oleh infeksi jamur dan bakteri. Jenis jamur yang paling umum ditemukan adalah Malassezia globosa yang menghasilkan asam oleat penyebab ketombe parah. Jamur ini cepat menyebar ke seluruh kulit kepala dan mudah menular. Oleh karena itu, kamu tak disarankan untuk berbagi handuk atau sisir dengan orang lain. Hati-hati!
  • Tidur dengan rambut basah. Selain bikin sakit kepala alias pusing, kondisi kulit kepala yang lembap juga bisa memicu tumbuhnya jamur Malassezia penyebab ketombe atau dermatitis.
  • Produksi sebum berlebih. Kulit kepala berminyak yang tak dirawat dengan baik juga bisa berubah jadi ketombe basah, lho. Sel kulit mati yang bercampur dengan kotoran dan sebum akan mengendap menjadi ketombe basah.
  • Dermatitis atau masalah kulit tertentu. Masalah kulit seperti dermatitis seboroik bisa menyebabkan kulit kepala jadi iritasi, gatal, dan berminyak. Ciri-ciri dermatitis seboroik yang paling umum adalah kulit kepala memerah dan ditutupi sisik putih yang mirip ketombe. Selain dermatitis seboroik, ada banyak masalah kulit lain yang juga bisa jadi penyebab ketombe. Ada psoriasis, eksim, hingga rosacea. Jangan anggap remeh!

Kalau sudah tahu penyebabnya, maka akan lebih mudah untukmu mencari cara mengatasi ketombe basah yang bikin gemas ini.

1. Keramas Sebersih Mungkin.

Menjaga kebersihan kulit kepala jadi cara menghilangkan ketombe basah yang paling dasar. Saat keramas, usahakan untuk menggosok dan memijat seluruh bagian kulit kepala agar kotoran dan minyak terangkat sempurna.

Jangan lupa untuk membilas sisa shampoo dengan bersih, ya. Ingat, busa shampoo yang menumpuk di kulit kepala bisa bercampur dengan keringat, minyak, dan kotoran. Kalau perlu, kamu bisa membilas rambutmu 2 kali.

Baca Juga: Double Cleansing Rambut, Keramas yang Baik Harus 2 Kali?

2. Pakai Shampoo Anti Ketombe.

Cara menghilangkan ketombe basah berikutnya: keramas pakai shampoo anti ketombe. Kandungan zinc atau asam salisilat (selenium sulfida) yang biasanya terdapat dalam shampoo anti ketombe bisa membunuh bakteri penyebab ketombe, menghambat produksi sebum, dan menjadikan kulit kepala tetap sehat.

Rekomendasi Shampoo Anti Ketombe Pilihan Editor:

Kalau kurang suka dengan shampoo anti ketombe yang biasanya bikin kesat rambut, kamu wajib coba CLEAR Complete Soft Care Shampoo. Formula barunya kini dilengkapi dengan 3 Zero Tech dan scalp vitamin. Bisa dipakai pria atau wanita, kok.

Shampoo ini akan membantu mengurangi kulit kepala gatal akibat ketombe dan menghambat pertumbuhan jamur di kulit kepala. Tak perlu khawatir akan rasa kering tak nyaman di kulit kepala dan rambut. Kandungan vitamin di dalam shampoo ini akan menutrisi kulit kepala dan merawat kelembutan rambut.

Yang kenal brand ini, pasti tahu kan kalau shampoo Dove biasanya bikin rambut lebih lembut dengan wangi yang khas! Shampoo anti ketombe ini cocok banget untukmu yang bermasalah dengan kulit kepala kering.

Shampoo untuk ketombe basah ini menggunakan formula NutriSerum dan Zincpyrithione (ZPTO) yang membantumu membersihkan ketombe dan mencegah ketombe datang lagi tanpa membuat rambut kering. Rambut terasa bersih dan terjaga kelembutannya. Wanginya pun tahan lama!

Untuk kamu yang berhijab, kulit kepalamu pasti lebih gampang lembap dan terasa panas kan? Kamu bisa nih pakai CLEAR Hijab Pure Anti Ketombe & Perawatan Rambut Rontok. Shampoo ini dilengkapi dengan teknologi cooling gel yang mampu melapisi rambut dan bikin kepala adem.

Ada Triple Anti Dandruff Technology yang efektif sikat habis ketombe dan membunuh bakteri. Kandungan Fresh Rose Extract dan Habbatus Sauda di dalamnya juga bisa merangsang pertumbuhan rambut sehingga mengurangi rambut rontok!

3. Perbanyak Vitamin dan Makanan Bergizi.

Selain dari luar, kamu juga perlu membereskan masalah ketombe dari dalam. Caranya? Konsumsi makanan bergizi dan vitamin yang cukup.

Kamu bisa minum suplemen yang mengandung vitamin atau Omega-3, konsumsi lebih banyak probiotik, dan makan makanan yang mengandung vitamin B, zat besi, dan jenis lemak tertentu yang bisa menyehatkan kulit kepala.

4. Olahraga!

Lho, olahraga bukannya malah bikin kepala berkeringat? Memang, tapi salah satu manfaat olahraga adalah memperlancar peredaran darah. Inilah yang dibutuhkan kulit kepalamu, yaitu nutrisi yang didistribusikan dengan lancar. Tak cuma ketombe basah dan kering, rambut rontok pun bisa berkurang!

Tapi ingat, jangan lupa keramas yang bersih setelah berolahraga ya.

5. Perawatan dengan Lidah Buaya.

Ketombe basah kadang diiringi dengan rasa gatal yang luar biasa. Hal ini yang bisa menimbulkan peradangan dan iritasi karena garukan kuku. Selain pakai shampo untuk ketombe basah, kamu bisa mencoba cara alami menghilangkan ketombe basah dengan lidah buaya.

Lidah buaya punya kandungan allantoin untuk anti-inflamasi, anti-oksidan untuk regenerasi sel, anti-bakteri untuk meredam perkembangan jamur, saponin dan astringent yang bisa membantu menyerap kelebihan minyak, serta lignin yang bisa mencegah dehidrasi pada kulit kepala. Canggih kan?

Kamu bisa memanfaatkan gel lidah buaya yang mudah didapat. Ini cara pakainya!

  • Ambil gel secukupnya dan langsung oleskan pada kulit kepala.
  • Bungkus rambut dengan handuk hangat, agar kandungannya meresap cepat.
  • Tunggu sekitar 30 menit, lalu bilas hingga bersih.

Coba ulangi tiap minggu dan kamu bisa melihat hasilnya.

6. Gunakan Cuka Apel.

Ketombe yang muncul, baik itu kering atau basah, biasanya disebabkan oleh kondisi kulit kepala yang kurang baik. Bisa itu karena terlalu kering atau pH yang tidak seimbang.

Perawatan alami lainnya yang bisa kamu coba untuk mengatasi ketombe basah adalah dengan cuka apel. Biasa digunakan untuk skin care, cuka apel juga bisa lho digunakan pada kulit kepala dan rambut.

Cuka apel yang asam bisa mengembalikan keseimbangan pH pada kulit kepala. Namun, hindari menuangkannya langsung tanpa dicampur air, ya. Cuka apel bisa jadi terlalu asam dan bikin kulit kepalamu teriritasi.

  • Gunakan takaran 1:5 untuk cuka apel dan air. Misalnya, 10ml cuka apel dan 50ml air.
  • Tuangkan langsung dan ratakan pada seluruh kulit kepala.
  • Pijat kepala agar kandungannya meresap, diamkan selama 15 menit, lalu keramas dan bilas rambut hingga bersih.

7. Berobat ke Dokter.

Dokter bisa mendiagnosis penyebab ketombe basah yang kamu alami. Dalam kasus tertentu, dokter akan mengambil sampel kulit kepalamu untuk diperiksa di laboratorium. Setelah menerima hasilnya, kamu akan diresepkan krim, shampoo, dan obat antijamur tertentu untuk meredakan gejala.

8. Membersihkan Sisir dengan Rutin.

Coba cek sisirmu, apakah banyak sisa rambut rontok dan kotor? Jika ya, cepat bersihkan. Sisir yang kotor bisa memicu tumbuhnya jamur di kulit kepala. Cuci sisir setidaknya seminggu sekali. Ini merupakan salah satu cara menghilangkan ketombe basah dan ketombe kering.

Cek cara membersihkan sisir di All Things Hair, ya!

9. Hindari Tidur dengan Rambut Masih Basah.

Sudah dijelaskan bahwa tidur dengan rambut basah bisa memicu berbagai masalah kulit kepala, termasuk ketombe. Tak hanya itu, tidur dalam kondisi rambut masih basah juga bisa membuat rambut cepat lepek.

 

Sudah tahu, kan, apa saja penyebab ketombe basah dan cara mengatasinya? Yuk, buruan praktikkan cara menghilangkan ketombe basah di atas, dan ucapkan selamat tinggal selamanya pada masalah rambut yang satu ini.

Artikel Sebelumnya
Artikel Berikutnya
Decoration image
Black hair
Hair Quiz