7 Cara Menghilangkan Ketombe Basah, Kamu Wajib Tahu!

Kalau kamu pikir ketombe hanya berupa serpihan putih yang jatuh di bahu, maka kamu harus berpikir ulang. Ada beberapa jenis ketombe dan ada beberapa macam juga gejalanya. Serpihan yang sering kamu lihat adalah jenis ketombe kering dan ada juga jenis ketombe yang agak berminyak. Inilah yang disebut ketombe basah. Apakah kamu sedang mencari cara menghilangkan ketombe basah yang mengganggu?

Baca terus artikel ini karena kami akan membahas jenis-jenis ketombe, penyebab, serta cara mengatasinya. Semua perlu kamu tahu!

Jenis Ketombe.

Selain perbedaan yang terlihat, yaitu menjadi serpihan atau tidak, apa saja perbedaan antara ketombe kering dan basah?

Ketombe Kering.

Perbedaan paling jelas ada pada bentuk dan ukurannya. Ketombe kering sebenarnya adalah sel kulit kepala yang kering dan mengelupas. Karena itulah, bentuknya seperti serpihan salju. Ketombe kering ada yang berbentuk lebih besar seperti kerak atau yang kecil-kecil seperti tepung.

Gejalanya juga berbeda. Meski kadang juga disertai gatal, ketombe kering ini tidak akan membuat kulit kepalamu meradang atau iritasi.

Ketombe Basah.

Kalau ketombe kering berserpih dan berjatuhan dari kulit kepala, lain lagi dengan ketombe basah. Jenis ketombe ini bentuknya lebih besar dan serpihannya juga tak mudah jatuh seperti ketombe kering. Karena berminyak, ketombe basah cenderung menempel di batang rambut atau kulit kepala.

Ketombe basah punya ciri-ciri yang gampang dikenali. Bentuknya menyerupai kulit kepala yang mengelupas, warnanya kekuningan dan terasa lengket saat disentuh.

Jenis ketombe ini baru akan menempel di jari atau kuku saat kamu menggaruk kepala. Biasanya, ketombe basah bisa menimbulkan rasa gatal dan iritasi di kulit kepala.

Cara menghilangkan ketombe basah
Ketombe sebabkan gatal pada kulit kepala. (Foto: Shutterstock)

Lalu, kenapa kita mengalami masalah ketombe basah? Kenapa bukan ketombe kering? Apakah itu artinya kulit kepala kurang bersih dan kita tergolong ‘jorok’?

Eits, sebelum menyalahkan diri sendiri, simak dulu penjelasan mengenai penyebab ketombe basah. Tak melulu karena jarang keramas, kok!

1. Jarang Keramas.

Memang, salah satu penyebab ketombe basah adalah jarang keramas. Terlalu sering keramas memang tidak baik, namun kamu cek dulu kegiatan dan kondisi kulit kepalamu.

Kalau sering panas-panasan atau aktivitasmu di luar ruangan, rambut pasti cepat kotor bukan? Kamu bisa banget keramas tiap hari. Intinya, hindari mendiamkan kepala dalam keadaan kotor hingga berhari-hari.

2. Penumpukan Produk di Kulit Kepala.

Keramas tak bersih juga bisa jadi penyebab ketombe yang mengganggu. Untuk mengatasi masalah ini, sebaiknya pastikan sisa busa terbilas dengan bersih. Residu shampoo yang menumpuk akan mengering dan menempel di kulit kepala membentuk ketombe. Pastinya, kamu tak ingin terganggu dengan ‘hujan salju’ di area bahu, kan?

3. Infeksi Jamur.

Ketombe basah juga bisa disebabkan oleh infeksi jamur dan bakteri, lho. Jenis jamur yang paling umum ditemukan adalah Malassezia globosa yang menghasilkan asam oleat penyebab ketombe.

Jamur ini cepat menyebar ke seluruh kulit kepala dan mudah menular. Oleh karena itu, kamu tak disarankan untuk berbagi handuk atau sisir dengan orang lain. Hati-hati!

4. Tidur dengan Rambut Basah.

Sejak dulu, para dokter dan hair expert memang tidak menganjurkan kamu untuk tidur dengan rambut basah. A big no! Selain bikin sakit kepala alias pusing, kondisi kulit kepala yang lembap juga bisa memicu tumbuhnya jamur Malassezia penyebab ketombe atau dermatitis.

5. Produksi Sebum Berlebih.

Kulit kepala berminyak yang tak dirawat dengan baik juga bisa berubah jadi ketombe basah, lho. Sel kulit mati yang bercampur dengan kotoran dan sebum akan mengendap menjadi ketombe basah.

6. Dermatitis atau Masalah Kulit Tertentu.

Masalah kulit seperti dermatitis seboroik bisa menyebabkan kulit kepala jadi iritasi, gatal, dan berminyak. Ciri-ciri dermatitis seboroik cenderung mudah dikenali. Biasanya, kulit kepala akan memerah dan ditutupi sisik putih yang mirip ketombe.

Untuk mengatasi masalah ini, kamu harus berkonsultasi ke dokter kulit terpercaya. Selain dermatitis seboroik, ada banyak masalah kulit lain yang juga bisa jadi penyebab ketombe. Ada psoriasis, eksim, hingga rosacea. Jangan anggap remeh!

Kalau sudah tahu penyebabnya, maka akan lebih mudah untukmu mengatasi masalah ketombe basah yang bikin gemas ini.

1. Keramas Sebersih Mungkin.

Menjaga kebersihan kulit kepala jadi cara menghilangkan ketombe basah yang paling dasar. Saat keramas, usahakan untuk menggosok dan memijat seluruh bagian kulit kepala agar kotoran dan minyak terangkat sempurna.
Jangan lupa untuk membilas sisa shampoo dengan bersih, ya.

Ingat, busa shampoo yang menumpuk di kulit kepala bisa bercampur dengan keringat, minyak, dan kotoran. Masalah ketombe jadi berlarut-larut, deh!

2. Pakai Shampoo Anti Ketombe.

Cara menghilangkan ketombe basah yang kedua: keramas pakai shampoo anti ketombe. Cara ini sangat dianjurkan oleh dokter, lho. Kandungan zinc atau asam salisilat (selenium sulfida) yang biasanya terdapat dalam shampoo anti ketombe bisa membunuh bakteri penyebab ketombe, menghambat produksi sebum, dan menjadikan kulit kepala tetap sehat.

Rekomendasi Shampoo Anti Ketombe Pilihan Editor:

Kalau kurang suka dengan shampoo anti ketombe yang biasanya bikin kesat rambut, kamu wajib coba CLEAR Complete Soft Care Shampoo. Kandungan protein di dalamnya dapat menutrisi kulit kepala dengan sempurna, juga memelihara kesehatan rambutmu.

Teksturnya berupa gel cair yang mampu meresap lebih baik ke kulit kepala, sehingga mampu melawan ketombe dengan efektif, serta 2 kali lebih lembut di rambut dan kulit kepala.

Yang kenal brand ini pasti tahu kan kalau shampoo Dove biasanya bikin rambut lebih lembut dengan wangi yang khas! Shampoo anti ketombe ini cocok banget untukmu yang bermasalah dengan kulit kepala kering. Kombinasi Zincpyrithione dan Micro Moisture Serum di dalamnya efektif membuat rambut bebas ketombe, melawan bakteri, dan menjaga kelembapan rambut agar tetap sehat!

Untuk kamu yang berhijab, kulit kepalamu pasti lebih gampang lembap dan terasa panas kan? Kamu bisa nih pakai CLEAR Hijab Pure Anti Ketombe & Perawatan Rambut Rontok. Shampoo ini dilengkapi dengan teknologi cooling gel yang mampu melapisi rambut dan bikin kepala adem.

Ada Triple Anti Dandruff Technology yang efektif sikat habis ketombe dan membunuh bakteri. Kandungan Fresh Rose Extract dan  Habbatus Sauda di dalamnya juga bisa merangsang pertumbuhan rambut sehingga mengurangi rambut rontok!

3. Perbanyak Vitamin dan Makanan Bergizi.

Selain dari luar, kamu juga perlu membereskan masalah ketombe dari dalam. Caranya? Konsumsi makanan bergizi dan vitamin yang cukup. Seperti minum suplemen yang mengandung vitamin atau Omega-3, konsumsi lebih banyak probiotik, dan makan makanan yang mengandung vitamin B, zat besi, dan jenis lemak tertentu yang bisa menyehatkan kulit kepala.

4. Olahraga!

Lho, olahraga bukannya malam bikin kepala berkeringat? Memang, tapi salah satu manfaat olahraga adalah memperlancar peredaran darah. Inilah yang dibutuhkan kulit kepalamu, yaitu nutrisi yang didistribusikan dengan lancar. Tak cuma ketombe basah dan kering, rambut rontok pun bisa berkurang!

Tapi ingat, jangan lupa keramas yang bersih setelah berolahraga ya.

5. Coba Perawatan dengan Lidah Buaya.

Ketombe basah kadang diiringi dengan rasa gatal yang luar biasa. Hal ini yang bisa menimbulkan peradangan dan iritasi karena garukan kuku. Kamu bisa mencoba cara menghilangkan ketombe basah dengan alami ini, yaitu dengan lidah buaya.

Lidah buaya punya kandungan allantoin untuk anti-inflamasi, anti-oksidan untuk regenerasi sel, anti-bakteri untuk meredam perkembangan jamur, saponin dan astringent yang bisa membantu menyerap kelebihan minyak, serta lignin yang bisa mencegah dehidrasi pada kulit kepala. Canggih kan?

Kamu bisa memanfaatkan gel lidah buaya yang mudah didapat. Agar kandungannya meresap cepat, bungkus rambut dengan handuk hangat. Tunggu sekitar 30 menit, lalu bilas hingga bersih.

Coba ulangi tiap minggu dan kamu bisa melihat hasilnya!

6. Gunakan Cuka Apel.

Ketombe yang muncul, baik itu kering atau basah, biasanya disebabkan oleh kondisi kulit kepala yang kurang baik. Bisa itu karena terlalu kering atau pH yang tidak seimbang.

Perawatan alami lainnya yang bisa kamu coba untuk mengatasi ketombe basah adalah dengan cuka apel. Biasa digunakan untuk skin care, cuka apel juga bisa lho digunakan pada kulit kepala dan rambut.

Cuka apel yang asam bisa mengembalikan keseimbanga pH pada kulit kepala. Kamu bisa menggunakan 150 ml cuka apel dan ratakan pada seluruh kulit kepala. Pijat kepala agar kandungannya meresap, diamkan selama 15 menit, lalu keramas dan bilas rambut hingga bersih.

7. Berobat ke Dokter.

Kalau masalah ketombe kamu tak kunjung beres, jangan ragu untuk berkonsultasi ke dokter! Dokter bisa mendiagnosis penyebab ketombe basah yang kamu alami.

Dalam kasus tertentu, dokter akan mengambil sampel kulit kepala kamu untuk diperiksa di laboratorium. Setelah menerima hasilnya, kamu akan diresepkan krim, shampoo, dan obat antijamur tertentu untuk meredakan gejala.

Artikel selanjutnya

 

Hair Quiz