Sebelum smoothing rambut, perhatikan 7 hal berikut

Tim All Things Hair | 29 Agustus 2017

Smoothing rambut memang bisa menjadi jalan pintas untuk dapatkan rambut lurus yang mudah diatur. Namun apakah kamu sudah mengetahui beberapa hal penting sebelum melakukannya?

Mayoritas wanita Asia menginginkan punya rambut lurus. Rambut jenis ini memang relatif lebih mudah dalam menatanya dibandingkan rambut keriting atau sejenisnya. Kalau kamu ingin punya rambut lurus dengan cara instan, bisa mempertimbangkan untuk melakukan smoothing rambut. Dengan smoothing, kamu tidak perlu repot-repot mencatok rambut setiap hari. Meskipun sifat meluruskannya tergolong sementara dibandingkan dengan rebonding, namun daya tahannya cukup lama, bisa sampai tiga bulan.

Tak hanya soal daya tahan, ada beberapa hal lain yang sebaiknya kamu tahu sebelum memutuskan untuk smoothing rambut. Penasaran apa saja? Tahan dulu ya niat ke salonnya, yuk kita cari tahu lebih lanjut.

1. Bahan kimia yang digunakan.

Smoothing rambut menggunakan “obat” yang mengandung protein atau dikenal dengan nama keratin dan diaplikasikan sebelum menggunakan flat iron. Prosedur ini merombak struktur asli rambut dan membentuknya menjadi lebih lurus dan halus.

Meski smoothing dapat membuat rambut menjadi lurus dengan efek alami, namun metode ini tidak selalu cocok dengan semua tipe rambut. Smoothing rambut lebih cocok untuk rambut ikal, mengembang, dan berombak. Sementara pemilik rambut keriting disarankan untuk memilih prosedur lain jika ingin meluruskan rambutnya.

2. Menghemat waktu dandan.

Setelah melakukan smoothing, kamu tidak perlu lagi meluruskan rambut dengan catokan setiap hari. Nggak ada lagi deh drama telat ngantor karena harus mencatok!

3. Harga dan daya tahan.

Harga smoothing rambut relatif lebih mahal dibandingkan dengan rebonding meskipun daya tahannya cenderung lebih singkat. Kok bisa ya? Sebab, smoothing menggunakan keratin yang tidak merusak rambut. Dalam tiga bulan, kamu dianjurkan untuk melakukan retouch karena biasanya rambut mulai tumbuh dalam periode tersebut.

4. Perawatan intensif tiga hari pertama.

Ada tiga hal yang sebaiknya dihindari setelah melakukan smoothing, yakni: mencuci rambut atau keramas, mengikat rambut atau menyampirkan rambut ke belakang telinga, dan menekuk rambut saat tidur. Kalau merasa sanggup untuk tidal melakukan ketiga hal ini, maka kamu siap untuk melakukan smoothing.

5. Perawatan jangka panjang.

Wanita kaukasia memegang rambut dan mengaplikasikan conditioner
Rutin memakai conditioner setelah keramas akan menjaga kelembapan rambut yang habis di-smoothing. (Foto: Shutterstock)

Pastikan untuk selalu menggunakan conditioner setelah keramas untuk menjaga kelembapan rambut. Diamkan conditioner lebih lama dari biasanya. Jika biasanya kamu menggunakan conditioner selama 3 menit, kali ini gunakan selama 6 menit.

Tip editor: Gunakan shampoo dan conditioner yang dapat memberikan nutrisi tambahan pada rambut setelah di-smoothing. Kami merekomendasikan TRESemmé Keratin Smooth Shampoo dan TRESemmé Keratin Smooth Conditioner.

TRESemmé Keratin Smooth Shampoo

Formula keratin-nya secara khusus membuat rambut senantiasa lembut, mudah diatur dan berkilau.

Yang juga harus kamu lakukan ialan keramas menggunakan air dingin agar rambut tetap lembap. Setelahnya, gunakan sisir bergigi jarang untuk menyisir rambut setelah keramas. Ucapkan selamat tinggal pada sisir sikat karena akan membuat rambut cepat rontok.

6. Kurangi penataan rambut berlebihan.

Hindari menata rambut dengan berlebihan pada bulan-bulan pertama smoothing. Sebisa mungkin jangan melakukan penataan yang dapat mengubah bentuk rambut, seperti menguncir atau menjepit rambut, membuat gaya bun, atau menggunakan curling wand.

7. Cocok untuk rambut pendek.

Kata siapa smoothing rambut pendek itu mustahil? Kamu juga bisa tampil keren dengan pixie cut dengan rambut yang sudah di-smoothing kok. Kuncinya satu, percaya diri!

Bagaimana, tertarik untuk melakukan smoothing? Kalau masih mau pikir-pikir lagi, cari tahu juga soal perbedaan smoothing dan rebonding. Good luck!

COOKIES ON THE SITE

Unilever uses cookies to give you the best experience online and to provide anonymised, aggregated site usage data. You can find out what cookies we use, what they do and how you can disable them in our Cookie Policy. By browsing our sites, you consent to use cookies. By closing this message, you consent to our use of cookies on this device in accordance with our cookie policy unless you have disabled them.