Perbedaan smoothing dan rebonding? Ini 7 hal yang perlu kamu tahu

Tim All Things Hair | 24 Agustus 2017

Ternyata banyak yang belum tahu perbedaan smoothing dan rebonding rambut. Sebelum memutuskan pilih yang mana, yuk cari tahu perbedaannya.

Masih ingat “demam Meteor Garden” saat banyak teman dan orang-orang di sekitarmu mendadak meluruskan rambut? Mereka di-smoothing atau rebonding ya? Kalau saat ini kamu sedang berniat meluruskan rambut tapi belum tahu perbedaan smoothing dan rebonding, lebih baik rem dulu deh niat tersebut. Jangan sampai kamu salah pilih karena malas cari tahu. Malu dong kalau terlanjur punya rambut lurus tapi hasilnya tidak sesuai keinginanmu. Tak hanya penampilanmu yang jadi taruhannya, tapi juga uang dan waktumu akan terbuang sia-sia.

Sebelum terburu-buru berangkat ke salon, yuk kita cari tahu perbedaan smoothing dan rebonding. Hairstylist biasanya  juga akan senang kalau pelanggannya datang dan sudah tahu yang mereka mau. Berbekal informasi yang cukup, kamu akan tahu bahwa perbedaan rebonding dan smoothing tidak hanya terletak di harga saja. Meskipun sepintas sama, ternyata keduanya lumayan jauh berbeda lho!

Apa saja sih perbedaan smoothing dan rebonding?

Berikut 7 perbedaan yang berhasil All Things Hair Indonesia rangkum.

1Hasil akhir.

Keduanya menghasilkan efek rambut yang berbeda. Jika kamu menginginkan hasil akhir yang tampak alami dan memiliki risiko kerusakan rambut yang minim, kamu bisa memilih smoothing karena efeknya tidak bertahan lama. Namun jika tujuanmu adalah rambut lurus tanpa cela, maka rebonding bisa kamu dipertimbangkan karena obat atau bahan kimia yang digunakan akan mengubah bentuk alami rambutmu sehingga hasilnya relatif lebih tahan lama.

2. Jenis rambut awal.

Selain masalah selera, perbendaan rebonding dan smoothing juga terletak pada jenis rambut awal yang akan diluruskan. Rebonding pada umumnya lebih cocok untuk mereka yang memiliki rambut ikal hingga keriting, sementara smoothing akan lebih maksimal jika diaplikasikan para rambut yang secara alami sudah lurus, namun masih gampang kusut dan susah diatur. Smoothing dapat menghemat waktu dandan kamu karena tidak perlu repot mencatok rambut lagi.

perempuan berbaring dengan rambut panjang
Ingin rambut lurus yang tampak kaku atau tampak alami? (Foto: iStockphoto)

3. Waktu pengerjaan.

Mengenai proses, meskipun hasil smoothing tidak permanen, namun ternyata waktu pengerjaannya relatif lebih lama, yakni minimal 3 jam tergantung panjang rambut. Sedangkan rebonding memakan waktu yang lebih singkat, hanya sekitar 2-3 jam.

4. Teknik dan bahan yang digunakan.

Obat yang digunakan pada smoothing dan rebonding jauh berbeda. Teknik atau metode yang digunakan saat rebonding adalah membuat obat tersebut meresap hingga ke dalam kutikel rambut, lalu ‘memperbaiki’ dan mengubah struktur alami rambut hingga menjadi lurus.

Berbeda dengan smoothing, metode ini menggunakan obat yang mengandung protein (dikenal dengan nama lain keratin) dan diaplikasikan sebelum menggunakan flat iron. Prosedur ini tidak mengubah struktur asli rambut, namun membentuknya menjadi lebih halus dan lurus.

Tip editor:

Untuk perawatan pasca smoothing atau rebonding, kami merekomendasikan untuk memakai TRESemmé Keratin Smooth Shampoo. Formula keratinnya secara khusus membuat rambut senantiasa lembut, mudah diatur, dan berkilau. Rangkaian produk ini terbukti dapat mengurangi rambut kusut. Lanjutkan dengan memakai TRESemmé Keratin Smooth Conditioner secara rutin.

TRESemmé Keratin Smooth Shampoo

5. Harga.

Harga terkadang menjadi faktor penentu perawatan apa yang akan kita pilih. Dimaklumi kok, karena tidak semua dari kita punya pekerjaan sampingan sebagai selebgram yang sekali unggah foto terkadang bisa untuk membiayai liburan ke Bali selama seminggu. 

Supaya kamu bisa mempertimbangkan dari jauh-jauh hari, All Things Hair Indonesia akan kasih kamu kisarannya. Masing-masing prosedur memiliki keunggulannya masing-masing, namun kalau bicara soal harga, rebonding relatif lebih murah sampai 50% dibandingkan smoothing. Kalau kamu berencana untuk memilih smoothing, terpaksa deh harus menabung sedikit lebih lama.

Untuk mempertahankan bentuknya, kamu bisa mencatok rambut 2 minggu sekali. (Foto: iStockphoto by Getty Images)

6. Daya tahan.

Perbedaan rebonding dan smoothing yang juga signifikan terletak di daya tahannya. Rebonding termasuk dalam kategori permanen dan memiliki daya tahan antara 7 bulan sampai 1 tahun, tergantung dari jenis rambut. Karena setiap 6 bulan sekali rambut mengalami pertumbuhan yang signifikan, prosedur ini memerlukan retouch minimal 6 bulan sekali. Sedangkan smoothing termasuk dalam kategori sementara atau temporer dan hanya bertahan maksimal 3 bulan.

Tip Editor:

Rambut hasil smoothing dan rebonding cenderung kering dan tidak bercahaya. Untuk merawat rambut hasil smoothing dan rebonding, kamu bisa memilih produk yang mengandung minyak alami agar dapat mengembalikan kelembapan asli rambutmu. Kami menyarankan kamu untuk menggunakan Sunsilk Soft and Smooth Shampoo, diikuti dengan Sunsilk Soft and Smooth Conditioner.

Sunsilk Soft and Smooth Shampoo

7. Perawatan.

Setelah melakukan prosedur rebonding, siap-siap tergoda saat melihat gaya rambut wanita lain. Sebab untuk beberapa bulan pertama, kamu tidak disarankan untuk mem-blow out melakukan penataan lain yang dapat mengubah bentuk rambut sementara. Kamu juga disarankan untuk menghentikan prosedur lain yang menggunakan bahan kimia keras seperti mengecat rambut, karena khawatir akan membuat rambutmu rusak dan semakin kering.

Bagi yang melakukan smoothing, peraturannya lebih fleksibel karena sifat prosedurnya sementara. Kamu tetap bisa menata rambut dengan gaya lain, namun agar efek lurusnya tetap terjaga kamu disarankan untuk melakukan smoothing ulang setiap 3 bulan sekali.

Setelah punya cukup informasi tentang perbedaan smoothing dan rebonding, semoga kamu semakin mudah menentukan pilihan ya. Tinggal disesuaikan dengan minat, kebutuhan, dan kondisi kantong tentunya. Good luck!

Baca Lebih Lanjut

COOKIES ON THE SITE

Unilever uses cookies to give you the best experience online and to provide anonymised, aggregated site usage data. You can find out what cookies we use, what they do and how you can disable them in our Cookie Policy. By browsing our sites, you consent to use cookies. By closing this message, you consent to our use of cookies on this device in accordance with our cookie policy unless you have disabled them.