Lihat Dulu 10 Perbedaan Smoothing dan Rebonding Sebelum ke Salon!

Meski sama-sama untuk meluruskan rambut, perbedaan rebonding dan smoothing ternyata beda jauh!

Ingin meluruskan rambut, tapi belum tahu mau pilih smoothing atau rebonding? Perbedaan smoothing dan rebonding terletak pada 3 hal utama: jenis rambut awal, hasil akhir, dan obat smoothing yang digunakan.

Smoothing cocok diaplikasikan pada kamu yang punya rambut ikal dan mengembang, sedangkan rebonding lebih cocok untuk rambut yang sangat keriting. Rebonding menggunakan bahan kimia yang cenderung lebih keras, sedangkan obat smoothing ada yang mengandung protein sehingga hasilnya lebih lembut di rambut.

Untuk lebih detailnya, simak perbedaan yang dirangkum tim All Things Hair Indonesia berikut.

1. Jenis Rambut Awal.

Wanita Asia dengan rambut keriting alami.
Rambut keriting alami pun bisa menjadi lurus dengan smoothing atau rebonding. (Foto: Natasha Estelle)

Cek jenis rambutmu dulu. Hanya mengembang dan ikal, atau sangat keriting? Rebonding rambut lebih cocok untuk yang memiliki ikal atau keriting. Untuk smoothing, hasilnya lebih maksimal pada rambut lurus alami yang sering kusut dan susah diatur.

Perawatan ini pun dapat menghemat waktu dandan, karena tidak perlu repot mencatok rambut lagi. Siapa pun bisa mencobanya, baik itu wanita atau pria. Smoothing rambut pria juga cukup populer, karena banyak pria yang malas menata rambut. Mereka ingin rambut yang sudah rapi dan ‘jadi’.

2. Metode Pelurusan.

Dari segi metode, perbedaan rebonding dan smoothing sangat jelas. Fungsi smoothing adalah meluruskan dan melemaskan tanpa mengubah struktur rambut. Proses untuk meluruskannya menggunakan bahan kimia dengan level soft/mild. Proses ini juga menutup kutikula atau bagian terluar rambut sehingga mengurangi kusut.

Lain lagi dengan rebonding. Prosesnya lebih diperuntukkan pada rambut keriting yang butuh diubah struktur rambutnya. Karena itulah, cara kerjanya adalah dengan obat pelurus yang cukup ‘keras’. Obat dibiarkan meresap hingga ke dalam kutikula rambut untuk ‘memperbaiki’ dan mengubah struktur alami rambut menjadi lurus.

Namun, langkah pengaplikasiannya mirip. Setelah uji elastisitas dan keramas, rambutmu akan diberi obat pelurus dan didiamkan selama beberapa menit. Rambut kemudian dibilas, dikeringkan, dicatok, dan diberi obat penetral. Rambut lalu dibilas lagi, dikeringkan, dan dicatok ulang.

3. ‘Obat’ yang Digunakan.

Karena metodenya beda, maka bahan yang dipakai pasti berbeda. Untuk smoothing, metodenya menggunakan obat smoothing yang mengandung protein (dikenal dengan nama lain keratin) dan diaplikasikan sebelum rambut dicatok. Prosedur ini tidak mengubah struktur asli rambut, karena hanya membentuknya menjadi lebih halus dan lurus.

Nah, pada rebonding, biasanya ada 2 macam obat yang digunakan: relaxer (untuk mengubah struktur) dan neutralizer (penetral obat pertama). Bahan kimia yang umum digunakan pada relaxer adalah Sodium hydroxide, Ammonium thioglycolate, dan Sodium thioglycolate.

Namun, kini sudah banyak produk yang tak lagi menggunakan ammonia. Kandungan nutrisinya pun sudah banyak ditambahkan untuk mengurangi kerusakan pasca pelurusan.

Tip Editor: Shampoo apa yang cocok untuk rambut smoothing atau rebonding? Untuk perawatan setelah pelurusan, kami merekomendasikan TRESemmé Keratin Smooth Shampoo. Formula Hydrolized Keratin dan Micro Smoothing Particle di dalamnya akan membantu membuat rambut lembut dan lurus lebih lama.

4. Waktu Pengerjaan.

Meski hasil smoothing tidak permanen, tapi waktu pengerjaannya relatif lebih lama, yakni minimal 3 jam tergantung panjang rambut. Proses rebonding rambut biasanya lebih singkat, hanya sekitar 2-3 jam.

5. Hasil Akhir Pelurusan Rambut.

Perbedaan hasil rambut smoothing sebelum dan sesudah
Hasil akhir rambut berbeda, tergantung pada jenis rambut di awal. (Foto: Hariono Halim)

Keduanya menghasilkan efek rambut yang berbeda. Smoothing menghasilkan hasil lurus yang tampak alami. Rambut tampak sehat dan seolah habis dicatok. Rambut yang bergelombang dan agak kusut jadi lebih lemas serta mudah diatur.

Rebonding punya hasil akhir sangat lurus, yang kadang terlihat kaku jika rambut aslimu sangat keriting. Ini adalah hal wajar mengingat bahan pelurus rebonding cenderung lebih kuat daripada obat kimia smoothing. Rebonding juga bisa menghasilkan rambut yang tampak lebih halus.

6. Daya Tahan.

Perbedaan rebonding dan smoothing yang juga signifikan terletak di daya tahannya. Berapa lama rambut smoothing bisa bertahan? Karena tak ada pengubahan struktur rambut, teknik pelurusan smoothing termasuk dalam kategori sementara dan hanya bertahan maksimal 3 bulan.

Rebonding termasuk dalam kategori semi-permanen dan memiliki daya tahan antara 7 bulan sampai 1 tahun. Hasilnya tergantung jenis rambut awalmu, seperti ikal atau keriting. Untuk hasil terbaik, prosedur ini memerlukan retouch minimal 6 bulan sekali.

7. Harga.

Harga terkadang menjadi faktor penentu perawatan khusus yang akan dipilih. Berapa sih harga smoothing rambut di salon? Kalau harga rebonding?

Harga rebonding rambut di salon bisa dimulai dari Rp200.000, sedangkan harga smoothing rata-rata berkisar di angka Rp300.000 ke atas. Ini adalah harga smoothing rambut pendek di salon. Harga smoothing di salon bisa lebih mahal lagi kalau rambutmu lebih panjang.

8. Perawatan Setelah Proses.

Bagi yang melakukan smoothing, peraturannya lebih fleksibel karena sifat prosedurnya sementara. Kamu tetap bisa menata rambut dengan gaya lain. Namun, agar efek lurusnya tetap terjaga, proses pelurusan rambut sebaiknya diulang setiap 3 bulan sekali.

Nah, untuk prosedur rebonding, kamu harus menahan diri untuk mencoba beberapa gaya rambut. Untuk beberapa bulan pertama, hindari melakukan blow out dengan hairdryer atau melakukan penataan yang dapat mengubah bentuk rambut sementara. Nikmati dulu saja hasil rebonding rambut pendek yang sudah diimpikan, hehe…

Hentikan juga prosedur lain yang menggunakan bahan kimia keras seperti mengecat rambut, karena rambutmu bisa berisiko semakin rusak dan kering.

9. Efek Samping.

Namanya juga menggunakan bahan kimia, tentunya ada dampaknya terhadap rambut. Nah, perbedaan keduanya juga bisa terlihat dari kerusakan yang kemungkinan terjadi setelah pelurusan.

Obat smoothing menggunakan lebih sedikit bahan kimia dan mengandung banyak protein, sehingga lebih ‘ramah’ untuk batang rambutmu. Rambut bisa menjadi kering setelah beberapa lama.

Rebonding menggunakan obat kimia yang kuat, sehingga rambutmu menjadi sangat rentan untuk kering dan rapuh. Rambut yang patah di tengah sangat mungkin terjadi dalam beberapa bulan.

10. Pelurusan Pada Rambut Diwarnai.

Bagaimana kalau rambutmu diwarnai dan kamu ingin meluruskan rambut? Bisa saja kok, tapi waspadalah karena tetap ada risikonya. Rambut yang diwarnai (apalagi di-bleaching) pasti melalui proses kimia. Smoothing dan rebonding juga menggunakan bahan kimia. Rambut pun bisa semakin rusak karena terkena zat kimia secara berulang.

Ada baiknya, kamu memberi jeda beberapa bulan sebelum kamu mengulang proses apa pun yang terkait bahan kimia.

Jadi, lebih baik smoothing atau rebonding? Semua tergantung kebutuhanmu! Coba kembali ke poin 1: apa jenis rambutmu? Kalau keriting, lakukan rebonding. Kalau cenderung lurus tapi kaku dan mengembang, pilih smoothing.

Kalau mau hasil akhir yang tampak lurus alami dan minim risiko kerusakan rambut, pilih smoothing. Kekurangannya adalah hasilnya yang tak tahan lama.

Jika tujuanmu adalah mengubah rambut keriting jadi lurus, sebaiknya pilih rebonding agar hasil lurusnya sesuai ekspektasi. Hasilnya pun lebih tahan lama.

Nah, setelah mengetahui perbedaan rebonding dan smoothing, kamu memutuskan pilih yang mana?

Perawatan keratin rambut pada rambut lurus
Wanita asia dengan rambut yang diluruskan
Vs

Setelah beberapa bulan, ada baiknya kamu bisa melakukan trimming untuk membuang ujung rambut yang rusak dan menjaga bentuk rambut. Ada macam-macam smoothing rambut dengan model yang oke untuk dicoba.

Rambut Smoothing Pendek.

wanita asia dengan rambut bob pendek berwarna hitam
Angled bob bisa membantumu menonjolkan hasil lurus alami pada smoothing rambut pendek. (Foto: Shutterstock)
rihanna dengan rambut bob pendek lurus
Blunt bob alias bob rata sebatas rahang juga oke. (Foto: Shutterstock)
wanita asia dengan rambut pendek bob berponi
Pakai poni untuk smoothing rambut pendek. (Foto: Shutterstock)

Untuk rambut smoothing pendek, kamu bisa coba variasi bob. Karena tidak mengembang, blunt bob yang rata bisa jadi pilihan. Angleb bob juga bagus jika kamu ingin lebih membingkai wajah.

Rambut Smoothing Sebahu.

wanita asia dengan kacamata rambut sebahu dan berwarna cokelat
Potongan rata dengan poni untuk smoothing rambut sebahu. (Foto: Shutterstock)
vanessa hudgens dengan rambut medium layer.
Layer juga bikin tampilan smoothing rambut sebahu lebih manis. (Foto: Shutterstock)

Untuk rambut sebahu, rapikan saja rambutmu dengan potongan rata atau layer.

Rambut Smoothing Panjang.

wanita asia dengan rambut lurus berponi
Pakai poni bisa bikin tampilan smoothing rambut panjang fresh! (Foto: Natasha Estelle)
momo dari twice dengan hime cut rambut panjang lurus
Mau coba hime cut untuk smoothing rambut panjang? (Foto: JYPE)
wanita asia dengan rambut panjang berwarna cokelat
Smoothing rambut panjang dengan hasil akhir lurus alami. (Foto: Dennie Ramon)

Sudah perawatan, pastinya kamu ingin menunjukkan hasil lurus yang kece dong? Untuk smoothing rambut panjang, kamu bisa mencoba potongan lurus biasa atau menambah poni. Hime cut dengan layer juga bisa jadi pilihan seru untuk dijajal!

Tip Editor: Smoothing bukan berarti bebas rambut kusut. Gunakan TRESemmé Keratin Smooth Conditioner secara rutin untuk rambut lembut dan mudah diatur. Diperkaya dengan Hydrolyzed Keratin dan Micro Smoothing Particle, conditioner ini juga bisa digunakan untuk mengatasi rambut kering dan mengembang. Buktikan sendiri rambut kualitas salon dengan wangi menyegarkan.

Artikel Sebelumnya
Artikel Berikutnya
Decoration image
Black hair
Hair Quiz