Lihat Dulu 9 Perbedaan Smoothing dan Rebonding Sebelum Buat Janji ke Salon!

Ingin meluruskan rambut, tapi belum tau mau pilih smoothing atau rebonding? Perbedaan smoothing dan rebonding terletak pada 3 hal utama: jenis rambut awal, metode pelurusan, dan obat yang digunakan.

Smoothing cocok diaplikasikan pada kamu yang punya rambut ikal dan mengembang, sedangkan rebonding lebih cocok untuk rambut yang sangat keriting. Rebonding menggunakan bahan kimia yang cenderung lebih keras dibandingkan smoothing, sedangkan obat yang digunakan untuk smoothing mengandung protein sehingga hasilnya lebih sehat.

Untuk lebih detailnya, simak perbedaan yang dirangkum tim All Things Hair Indonesia berikut.

1. Jenis Rambut Awal.

Wanita Asia dengan rambut keriting alami.
Rambut keriting alami pun bisa menjadi lurus dengan smoothing atau rebonding. (Foto: Natasha Estelle)

Seperti yang dijelaskan di awal, perbedaan rebonding dan smoothing ada pada jenis rambut awal yang akan diluruskan. Hanya mengembang dan ikal, atau sangat keriting?

Rebonding umumnya lebih cocok untuk yang memiliki ikal atau keriting. Untuk smoothing, hasilnya lebih maksimal pada rambut lurus alami, yang masih gampang kusut dan susah diatur. Smoothing pun dapat menghemat waktu dandan, karena tidak perlu repot mencatok rambut lagi.

2. Metode Pelurusan.

Dari segi metode, keduanya jauh berbeda. Fyngsi smoothing adalah meluruskan dan melemaskan tanpa mengubah struktur rambut. Proses ini menggunakan bahan kimia dengan level soft/mild. Proses ini juga menutup kutikula atau bagian terluar rambut sehingga mengurangi kusut.

Lain lagi dengan rebonding. Proses yang ini lebih diperuntukkan pada rambut keriting yang butuh diubah struktur rambutnya. Karena itulah cara kerjanya adalah dengan obat pelurus yang cukup ‘keras’. Obat dibiarkan meresap hingga ke dalam kutikula rambut untuk ‘memperbaiki’ dan mengubah struktur alami rambut menjadi lurus.

Langkah pengaplikasiannya mirip. Setelah uji elastisitas dan keramas, rambutmu akan diberi obat pelurus dan didiamkan selama beberapa menit. Rambut kemudian dibilas, dikeringkan, dicatok, dan diberi obat penetral. Rambut lalu dibilas lagi, dikeringkan, dan dicatok ulang.

3. Bahan yang Digunakan.

Karena metodenya beda, maka bahan yang dipakai pasti berbeda. Untuk smoothing, metodenya menggunakan obat yang mengandung protein (dikenal dengan nama lain keratin) dan diaplikasikan sebelum menggunakan flat iron. Prosedur ini tidak mengubah struktur asli rambut, namun hanya membentuknya menjadi lebih halus dan lurus.

Nah, pada rebonding, biasanya ada 2 macam obat yang digunakan: relaxer (untuk mengubah struktur) dan neutralizer (penetral obat pertama). Bahan kimia yang umum digunakan pada relaxer adalah Sodium hydroxide, Ammonium thioglycolate, dan Sodium thioglycolate.

Namun, kini sudah banyak produk yang tak lagi menggunakan ammonia. Kandungan nutrisinya pun sudah banyak ditambahkan untuk mengurangi kerusakan pasca pelurusan.

Tips Editor: Shampoo apa yang cocok untuk rambut smoothing atau rebonding? Untuk perawatan pasca pelurusan, kami merekomendasikan TRESemmé Keratin Smooth Shampoo. Formula keratinnya secara khusus membuat rambut senantiasa lembut, mudah diatur, dan berkilau.

Rangkaian produk ini terbukti dapat mengurangi rambut kusut. Lanjutkan dengan memakai TRESemmé Keratin Smooth Conditioner secara rutin.

4. Waktu Pengerjaan.

Mengenai proses, meskipun hasil smoothing tidak permanen, namun waktu pengerjaannya relatif lebih lama, yakni minimal 3 jam tergantung panjang rambut. Sedangkan proses rebonding memakan waktu yang lebih singkat, hanya sekitar 2-3 jam.

5. Hasil Akhir Pelurusan Rambut.

Perbedaan hasil rambut smoothing sebelum dan sesudah
Hasil akhir rambut berbeda, tergantung pada jenis rambut di awal. (Foto: Hariono Halim)

Keduanya menghasilkan efek rambut yang berbeda. Umumnya, smoothing akan menghasilkan hasil lurus yang tampak alami, seolah habis dicatok.

Sedangkan rebonding punya hasil akhir sangat lurus, kadang terlihat kaku jika rambut aslimu sangat keriting. Ini adalah hal wajar mengingat bahan pelurus rebonding cenderung lebih kuat daripada obat kimia smoothing.

6. Daya Tahan.

Perbedaan rebonding dan smoothing yang juga signifikan terletak di daya tahannya. Berapa lama rambut smoothing bisa bertahan? Karena tak ada pengubahan struktur rambut, teknik pelurusan smoothing termasuk dalam kategori sementara dan hanya bertahan maksimal 3 bulan.

Rebonding termasuk dalam kategori semi-permanen dan memiliki daya tahan antara 7 bulan sampai 1 tahun. Hasilnya tergantung dari jenis rambut awal, seperti ikal atau keriting. Karena setiap 6 bulan rambut mengalami pertumbuhan signifikan, prosedur ini memerlukan retouch minimal 6 bulan sekali.

Tips Editor: Rambut hasil smoothing dan rebonding cenderung kering dan tidak bercahaya. Untuk merawat rambut hasil smoothing dan rebonding, kamu bisa memilih produk yang mengandung minyak alami agar dapat mengembalikan kelembapan asli rambutmu.

Kami menyarankan kamu untuk menggunakan Sunsilk Soft & Smooth Shampoo, diikuti dengan Sunsilk Soft & Smooth Conditioning Smoothies.

7. Harga.

Rambut lurus cokelat gelap sedang dicatok, perbedaan smoothing dan rebonding
Untuk mempertahankan bentuknya, kamu bisa mencatok rambut 2 minggu sekali. (Foto: iStockphoto by Getty Images)

Harga terkadang menjadi faktor penentu perawatan yang akan dipilih. Dimaklumi kok, karena tidak semua dari kita punya pekerjaan sampingan sebagai influencer yang sekali unggah foto terkadang bisa untuk membiayai liburan ke Bali selama seminggu. Hehe.

Supaya kamu bisa mempertimbangkannya dari jauh-jauh hari, All Things Hair Indonesia akan kasih kamu kisarannya. Jasa rebonding di salon bisa dimulai dari Rp200.000, sedangkan harga smoothing rata-rata berkisar di angka Rp300.000 ke atas.

Ya, harga rebonding relatif lebih murah sampai 50% dibandingkan untuk harga smoothing. Kalau kamu berencana untuk memilih smoothing, kamu harus menabung sedikit lebih lama.

8. Perawatan Setelah Proses.

Wanita dengan rambut lurus panjang
Rambut lurus tanpa cela a la Korea. (Foto: Shutterstock)

Bagi yang melakukan smoothing, peraturannya lebih fleksibel karena sifat prosedurnya sementara. Kamu tetap bisa menata rambut dengan gaya lain, namun agar efek lurusnya tetap terjaga kamu disarankan untuk melakukan proses pelurusan rambut setiap 3 bulan sekali.

Nah, untuk prosedur rebonding, kamu harus menahan diri saat melihat gaya rambut yang keren. Untuk beberapa bulan pertama, kamu tidak disarankan untuk melakukan blow out atau melakukan penataan lain yang dapat mengubah bentuk rambut sementara.

Kamu juga disarankan untuk menghentikan prosedur lain yang menggunakan bahan kimia keras seperti mengecat rambut, karena khawatir akan membuat rambutmu rusak dan semakin kering.

9. Pelurusan Pada Rambut Diwarnai.

Bagaimana kalau rambutmu diwarnai dan kamu ingin meluruskan rambut? Bisa-bisa saja kok, namun tetap ada precaution untuk hal ini. Rambut yang diwarnai (apalagi di-bleaching) pasti melalui proses kimia kan? Smoothing dan rebonding pun juga mengikuti prosedur yang menggunakan bahan kimia.

Ada baiknya, kamu memberi jeda beberapa bulan sebelum kamu mengulang proses apa pun yang terkait bahan kimia.

Kalaupun kamu tetap ingin meluruskan rambut, kedua teknik pelurusan rambut ini sama-sama efektif kok. Yang membedakannya hanyalah efek kerusakan yang kemungkinan terjadi setelah pelurusan.

Smoothing menggunakan lebih sedikit bahan kimia dan mengandung banyak protein, sehingga lebih ‘ramah’ untuk batang rambutmu. Rebonding menggunakan obat kimia yang kuat, sehingga rambutmu yang kering karena diwarnai akan semakin kering, rusak, dan rapuh.

Tapi ingat ya, kalau rambutmu sangat keriting, efek lurus yang dihasilkan smoothing tidak akan semaksimal rebonding.

 

Semua tergantung kebutuhanmu! Coba kembali ke poin 1: apa jenis rambutmu? Kalau keriting, lakukan rebonding. Kalau cenderung lurus tapi kaku dan mengembang, pilih smoothing.

Kalau mau hasil akhir yang tampak lurus alami dan memiliki risiko kerusakan rambut, pilih smoothing. Kekurangannya adalah hasilnya yang tak tahan lama.

Jika tujuanmu adalah mengubah rambut keriting jadi lurus, sebaiknya pilih rebonding agar hasil lurusnya sesuai ekspektasi. Hasilnya pun lebih tahan lama.

Nah, setelah mengetahui perbedaan smoothing dan rebonding, kamu memutuskan pilih yang mana?

Look Battle

Vs

Artikel selanjutnya

 

Hair Quiz