Kuasai 5 Hal Ini dalam Merawat Model Rambut Rebonding

Merawat model rambut rebonding wajib dilakukan agar rambut kembali sehat dan terjaga kelembapannya. Simak 5 hal dasar dalam merawatnya.

Sebagian orang ingin punya rambut keriting yang alami, sebagian lainnya mengidamkan rambut yang lurus tanpa cela. Nah, kalau kamu termasuk golongan yang disebutkan terakhir, maka rebonding bisa kamu coba.

Memiliki model rambut rebonding membutuhkan proses yang melibatkan beberapa peralatan, yaitu hair softener, papan plastik atau yang berbahan metal, dan flat iron.

Setelah hair softener diaplikasikan pada rambut, beberapa bagian rambut akan ditaruh di papan plastik dan didiamkan beberapa saat. Lama dari proses ini tergantung dari bentuk rambut. Jadi semakin keriting rambutmu, maka semakin lama juga proses pembentukan rambut lurusnya.

Setelah itu, rambut akan dikeringkan dengan hairdryer dan diberi lotion khusus. Setelah itu, rambut akan dicatok untuk memastikan agar seluruh rambut berubah strukturnya menjadi lurus. Hasil akhir model rambut rebonding adalah rambut yang lurus, halus, dan berkilau.

Lihat juga perbedaan antara rebonding dan smoothing.

Umumnya, hasil rebonding bisa bertahan hingga 3-4 bulan, tergantung perawatan yang kamu lakukan pasca pelurusan.

Meski model rambut rebonding akan terasa lembut dan halus, bukan berarti kamu bisa mengabaikan perawatan selanjutnya. Justru perawatan setelah melakukan rebonding sangat penting mengingat rambut dipaksa mengubah struktur alaminya.

Perawatan ekstra ini diperlukan juga untuk menjaga bentuk model rambut rebonding yang bagus dan bertahan lama. Nah, apa saja yang harus perhatikan dalam merawat model rambut rebonding? Simak panduan kami selengkapnya!

1. Gunakan Shampoo dengan Keratin.

Hair softener yang berkualitas adalah kunci dari model rambut rebonding yang bagus. Namun, hair softener memang dapat membuat rambut lebih rentan rusak. Karena itu, gunakan shampoo yang cocok untuk rambut rebonding untuk mengurangi kerusakannya.

Gunakan shampoo dan conditioner yang bisa membuat rambut lurusmu lebih terjaga. Favorit kami adalah TRESemmé Keratin Smooth Shampoo.

Kandungan Hydrolyzed Keratin dan Micro Smoothing Particle di dalamnya dapat menghaluskan dan membuat rambut lebih lembap, sehingga terlihat lebih lurus alami.

Shampoo keratin ini juga akan memberikan kekuatan dari dalam batang rambut, di mana protein rambut yang mungkin hilang atau terkikis akan ‘terisi’ kembali.

2. HIndari Penataan Rambut.

Mencatok rambut dengan flat iron untuk mendapatkan model rambut rebonding
Tunda dulu menata rambut dengan alat styling panas, ya. (Foto: Shutterstock)

Hindari penataan rambut yang ekstrem. Saran kami, biarkan rambutmu tergerai selama seminggu sebelum mulai menatanya dengan berbagai variasi gaya kepang rambut atau ponytail. Agar rambut tidak terlihat kaku, ubah sedikit model rambut rebonding dengan menambahkan layer.

Kamu bisa simak berbagai potongan rambut layer untuk rambut panjang favorit kami. Ada juga pilihan model rambut layer sebahu yang cantik untuk sehari-hari. Kamu yang terbiasa dengan rambut rebonding panjang juga bisa mencoba gaya rambut rebonding pendek, misalnya model bob.

3. Tunda Mewarnai dan Mengeriting Rambut.

Wanita asia dengan model rambut rebonding lurus dan wanita kaukasia dengan rambut keriting
Hindari langsung mewarnai atau mengeriting rambut. (Foto: iStockphoto by Getty Images)

Mulai bosan dengan model rebonding rambut dan ingin mencoba hal baru? Hindari pewarnaan dan proses pengeritingan setidaknya 6 bulan setelah melakukan rebonding. Berikan waktu istirahat yang cukup sebelum ‘mendera’ rambutmu dengan berbagai serangan produk kimia lagi.

Tip Editor: Gunakan vitamin rambut secara rutin untuk mengembalikan kelembapan alami rambutmu. Andalan kami adalah Sunsilk Hair Vitamin 3-in-1 Mist.

Vitamin rambut ini secara progresif merawat rambut rusak dan menutrisinya dari dalam. Kandungan vitamin B serta keharuman bunga camellia yang manis dapat memanjakan rambutmu!

4. Rawat Rambut yang Baru Tumbuh.

Normalnya, model rebonding rambut dapat bertahan mulai dari 3-6 bulan. Namun, semua tetap tergantung pada bentuk alami rambutmu, karena pada minggu ke-6 rambut baru akan tumbuh. Jika rambutmu keriting, maka kamu akan melihat perubahan pada bagian akar.

Agar rambut yang baru tumbuh tetap sehat serta memiliki tekstur yang halus dan lembut, pastikan kamu rajin melakukan perawatan seperti creambath atau hair mask. Kamu juga bisa coba creambath di rumah dengan Dove Hair Growth Ritual Creambath.

Produk ini mengandung bahan alami cone flower dan white tea, untuk membantu kamu mendapatkan rambut yang kuat. Gunakan secara rutin setiap akhir pekan agar rambut baru tumbuh sehat dan tidak kering.

5. Trim Ujung Rambut.

Agar model rebonding rambut tetap terlihat sehat dan indah, perhatikan juga kondisi ujungnya. Kamu bisa memotong ujung-ujung rambut setelah 6 minggu dari proses rebonding atau setiap 3 bulan sekali.

Memotong ujung rambut yang mulai terlihat kering bisa mencegah batang rambutmu patah dan rontok. Rajin trim rambut juga bisa mencegah ujungnya semakin bercabang, lho.

Model rambut rebonding bukan hanya untuk yang berambut panjang. Selain rambut rebonding panjang, kamu juga bisa mencoba gaya rambut rebonding sebahu seperti long bob (lob) atau gaya rambut rebonding pendek seperti short bob.

Pada rambut bob, model rambut ini tampak ideal pada rambut dengan potongan rata, tapi kamu tetap bebas berkreasi dengan berbagai variasi gaya bob, seperti bob asimetris, graduated bob, dan lainnya.

Pesan dari kami, sebelum memutuskan untuk melakukan rebonding, pastikan kamu sudah memahami prosedur dan dampaknya pada rambut. Jangan sampai karena tergiur memiliki rambut lurus, kamu mengabaikan perawatan yang dibutuhkan rambutmu.

Semoga panduan kami ini bisa membantumu mendapatkan model rambut rebonding yang tak hanya indah, tapi juga sehat!

banner instagram all things hair indonesia

Artikel Sebelumnya
Artikel Berikutnya
Hair Quiz