7 Manfaat Tamanu Oil untuk Rambut, Sudah Tahu?

Apa saja manfaat minyak tamanu untuk kulit dan rambut? Baca selengkapnya, yuk!

Meski namanya terbilang baru di dunia beauty, tamanu oil atau minyak tamanu bukan barang baru dalam dunia medis. Manfaat tamanu oil yang dipercaya hingga kini adalah membantu mempercepat penyembuhan luka dan juga meringankan luka bakar.

Berbagai macam produk kecantikan tidak ragu memasukkan tamanu oil sebagai ingredient karena dipercaya dapat membantu menyembuhkan jerawat, psoriasis dan juga luka bekas jerawat.

Tamanu oil diekstrak dari kacang laurelwood dari 2 jenis pohon, yaitu Calophyllum inophyllum dan Calophyllum tacamahaca. Biji dari buahnya mengandung minyak (sekitar 70%) dan memiliki warna hijau gelap. Daun, batang, akar dan buah dari pohon ini juga sering digunakan sebagai bahan campuran obat-obatan tradisional di beberapa negara di Asia dan Afrika.

Bau dari minyak ini cukup kuat dan menyerupai minyak castor. Teksturnya agak cair dan tidak bisa diminum, hanya terbatas pada pemakaian secara topikal.

Tamanu oil untuk kulit dan rambut
Sudah tahu apa saja manfaat tamanu oil untuk rambut dan kulit? (Foto: Shutterstock)

Sebagai single ingredient, kamu bisa menggunakannya langsung pada wajah, kulit dan rambut. Minyak tamanu tidak termasuk dalam golongan essential oil, namun penggunaan dalam bentuk pure terbukti cukup potent.

Meski digadang-gadang sebagai minyak yang keren untuk kulit, ternyata belum banyak penelitian yang cukup mendukung klaim ini. Riset lab yang dilakukan pada tamanu oil merupakan pre-eleminary studies di mana para ahli ‘mengulik’ komponen-komponen di dalam minyak tamanu. Jadi hasil riset ini bukan hasil yang teruji klinis yang dilakukan pada manusia, ya.

Namun beberapa penelitian menemukan banyak manfaat dari minyak ini, berikut di antaranya!

Karena alami, minyak tamanu tergolong aman untuk digunakan. Meskipun begitu, kamu tetap wajib melakukan tes alergi sebelum mulai mencobanya ya.

Oleskan 1-2 tetes minyak tamanu di belakang telinga dan tunggu seharian. Jika tak ada iritasi atau kemerahan, kamu bisa menggunakannya.

Manfaat tamanu oil untuk menyembuhkan luka dan menghilangkan bekasnya disimpulkan berdasarkan kandungan antioksidannya yang tinggi. Kandungan antioksidan akan bereaksi secara langsung terhadap inflamasi, di mana inflamasi merupakan proses dari penyembuhan luka.

Pada sebuah penelitian di tahun 2015, para peneliti mencoba berbagai formulasi tropical oil (salah satunya mengandung tamanu oil) untuk mengetahui apakah mereka bisa menghilangkan stretch marks.

Meski hasilnya tidak efektif, namun dalam hasil uji lab, mereka menemukan bahwa tamanu oil memiliki banyak kandungan yang bisa menstimulasi regenerasi sel, produksi kolagen, dan penyembuhan luka.

Dalam sebuah jurnal yang berjudul The Wound Healing and Antibacterial Activity of Five Ethnomedical Calophyllum inophyllum Oils: An Alternative Therapeutic Strategy to Treat Infected Wounds (2015), para ilmuwan mencoba meneliti beberapa tamanu oil dari berbagai origin untuk mengetahui apakah minyak ini bisa membantu penyembuhan infeksi pada luka. Mereka menemukan bahwa kandungan antimikroba dan antibiotik di dalamnya memiliki potensi untuk mengobati infeksi akibat luka.

Nah, karena temuan-temuan inilah banyak yang menggunakan tamanu oil untuk melawan peradangan jerawat dan juga bekas lukanya.

1. Mengatasi Iritasi Akibat Gatal.

Karena memiliki kandungan antimikroba dan antibiotik, minyak tamanu juga bisa kamu manfaatkan untuk mengatasi peradangan atau iritasi akibat masalah kulit kepala gatal.

2. Mengurangi Ketombe.

Kalau kamu juga bermasalah dengan ketombe kering atau ketombe basah, coba gunakan tamanu oil! Manfaat antimikroba di dalamnya bisa mengurangi aktivitas jamur di kulit kepala.

3. Melembapkan Batang Rambut.

Para peneliti juga menemukan bahwa di dalam tamanu oil terdapat calophyllolide (zat yang mengandung kandungan antiinflamasi), delta-tocotrienol (sebuah bentuk dari vitamin E) dan beberapa antioksidan lainnya. Karena itulah, minyak ini cukup melembapkan kulit dan aman untuk digunakan baik secara langsung maupun dicampur dengan produk lainnya.

Selain kandungan yang sudah disebutkan, tamanu oil juga mengandung asam lemak dengan proporsi tinggi, mulai dari unsaturated fatty acids, monounsaturated acids, polyunsaturated acids, oleic acid dan juga linoleic acid. Cukup lengkap!

4. Merawat Ujung Rambut Bercabang.

Karena kemampuan melembapkannya yang baik, kamu juga bisa menggunakannya untuk merawat ujung rambut yang kasar atau bercabang. Mirip seperti hair oil atau serum rambut pada umumnya, gunakan langsung pada ujung rambut dengan cara ditepuk atau diremas.

5. Merangsang Pertumbuhan Rambut.

Meski klaim ini belum sepenuhnya terbukti, tapi rambut memang bisa tumbuh lebih sehat atau subur jika nutrisinya tercukupi. Rambut yang kering juga akan mudah patah. Rambut yang dirawat kelembapannya dengan minyak tamanu bisa tumbuh lebih lebat!1

6. Anti-UV Alami.

Dalam sebuah jurnal yang berjudul Tamanu Oil and Skin Active Properties: from Traditional to Modern Cosmetic Uses (2018), peneliti membeberkan beberapa temuan mereka tentang manfaat tamanu oil sebagai anti-UV alami.

Pada penelitian tersebut, minyak tamanu dibandingkan dengan beberapa minyak lainnya. Hasilnya, minyak ini dapat menyerap UV light secara signifikan, dalam spektrum 260-400 nm (newton meter). Bisa disimpulkan bahwa minyak ini bisa berguna sebagai anti-UV alami untuk melindungi kita dari paparan sinar matahari dan radikal bebas.

7. Sebagai Heat Protection.

Nah, karena sifatnya yang dapat melapisi batang rambut, kamu bisa menggunakannya sebagai heat protection oil sebelum menggunakan hairspray atau flat iron.

Namun, hindari menggunakan catokan langsung pada rambut yang masih ‘basah’ akibat minyak tamanu. Hal ini justru merusak rambut. Gunakan minyak beberapa menit sebelum kamu mulai mencatok atau mengeriting rambut.

Sebenarnya minyak ini cukup aman untuk digunakan. Namun tidak menutup kemungkinan kamu mengalami reaksi alergi saat menggunakannya, terutama jika kamu punya nut allergy. Usahakan untuk tes pada kulit sebelum menggunakannya pada rambut maupun wajah, ya!

Selain itu, kalau kamu sedang berketombe, kamu harus berhati-hati ketika menggunakan minyak ini (atau minyak rambut lainnya) pada kulit kepala. Saat berketombe, perkembangan Malassezia di kulit kepala sedang giat-giatnya.

Malassezia mudah ‘betah’ di kondisi kulit yang cukup berminyak, jadi perkembangbiakkannya akan jadi berkali-kali lipat. Hasilnya? Kulit kepala jadi semakin iritasi, ketombe juga tak bosan untuk hadir.

Kalau kamu ingin memaksimalkan manfaat minyak tamanu, pastikan saja kamu juga keramas dengan bersih setelah menggunakannya. Gunakan juga shampoo untuk masalah ketombe, seperti CLEAR Complete Soft Care untuk mendapatkan hasil terbaik. Shampoo ini kini dilengkapi dengan formula 3 Zero Tech dan scalp vitamin!

Jawabannya: yes and no.

Yes, kamu bisa mencobanya sebagai tambahan dari rangkaian produk yang kamu pakai. No, jika kamu berharap mendapatkan hasil yang signifikan hanya dengan menggunakan tamanu oil.

Sebagai single ingredient, tamanu oil dinilai kurang mampu mencukupi kebutuhan kulit dan rambut. Minyak ini adalah emollient yang bisa melembutkan dan punya fungsi yang sama dengan conditioner biasa. Sedikit berbeda dengan conditioner yang punya komponen bahan lengkap, sifat tamanu oil hanya melapisi dan bukan menutrisi.

Kamu tetap butuh produk yang bisa melembapkan dan menutrisi, dengan mempercayakannya pada shampoo maupun conditioner yang tepat.

Tips Editor.

Selain gunakan tamanu oil, selalu pastikan kamu memilih shampoo dan conditioner yang sesuai dengan kebutuhan rambutmu. Kalau kamu butuh kelembapan ekstra, kamu bisa mencoba Dove Super Shampoo dengan Sunsilk Soft & Smooth Activ-Infusion Conditioner Smoothies.

Shampoo ini punya ekstra manfaat untuk 3 masalah rambut sekaligus, yaitu rambut berminyak, rontok, dan juga berketombe. Conditioner dari Sunsilk kuning ini juga sangat melembapkan, berkat Argan Oil, Soy Milk Protein, dan Alpukat dengan Vitamin E!

Manfaat tamanu oil untuk rambut
Tamanu oil untuk rambut. (Foto: Shutterstock)

Ada beberapa cara memaksimalkan manfaat minyak tamanu untuk rambut. Pilih yang sesuai dengan kebutuhanmu.

  • Gunakan langsung tanpa campuran. Karena tidak termasuk essential oil, kamu tak membutuhkan carrier oil untuk minyak tamanu. Gunakan 1-2 sdm minyak alami ini dan ratakan pada rambut. Pijat lembut selama beberapa menit, tunggu sekitar 30-60 menit, baru keramas.
  • Campurkan bersama minyak alami lain, seperti minyak argan atau minyak zaitun. Gunakan dengan takaran 1:1, lalu baurkan rata pada kulit kepala dan rambut, kemudian pijat lembut selama beberapa menit. Ini adalah cara menggunakan minyak tamanu untuk mengatasi iritasi akibat kulit kepala gatal atau ketombe.
  • Campurkan ke shampoo atau conditioner. Kalau rambutmu sangat kering, gunakan trik ini untuk memberi kelembapan ekstra. Tuangkan 3-4 tetes saja.
  • Gunakan bersama carrier oil apa saja untuk overnight mask. Cara ini cukup efektif untuk kamu yang punya masalah rambut kering, rusak, atau mengembang. Pemilik rambut keriting yang mudah kusut pun bisa mencobanya! Gunakan takaran 1:1 dan ratakan pada seluruh rambut. Pakai shower cap sebelum tidur agar minyaknya tak mengotori sarung bantalmu.

Manfaat tamanu oil bisa kamu dapatkan dengan menggunakannya secara langsung maupun sebagai bahan campuran dari suatu produk. Namun jangan terlalu berharap akan perubahan yang signifikan, jika kamu masih lalai dalam melakukan hair care routine yang sangat mendasar.

Jika kamu ingin mendapatkan hasil yang spektakuler, kamu wajib memasukkannya dalam rangkaian perawatan rambut yang lebih lengkap. Selamat mencoba, girls! 

Artikel Sebelumnya
Artikel Berikutnya

Tetap Terinspirasi

Langganan newsletter untuk tips eksklusif seputar perawatan rambut. Berlangganan
Hair Quiz