4 Fakta Seputar Perawatan Keratin Rambut

Apakah perawatan rambut dengan keratin perlu dicoba? Simak fakta lengkap tentang keratin rambut, protein alami yang berperan penting menjaga kesehatan rambut.

Perawatan keratin rambut cukup populer sejak tahun lalu. Mungkin tidak banyak yang tahu bahwa keratin merupakan proten alami yang terkandung dalam beberapa bagian tubuh, seperti rambut, kuku, dan gigi. Jadi secara alami rambut kita sudah mengandung keratin.

Lalu, masih perlukah kita melakukan perawatan ini? Seberapa besar manfaatnya bagi rambut? Sebelum memutuskan untuk mencoba perawatan rambut khusus ini, ada baiknya kamu mengetahui fakta-fakta tentang keratin rambut.

1. Apa itu Keratin?

Pertama-tama, pahami dulu komponen alami yang membentuk sebatang rambut. Kepala kita memiliki folikel, struktur kulit tempat tumbuhnya rambut.

Di dalam folikel terdapat batang-batang rambut dengan lapisan terluar yang disebut kutikula. Lalu ada korteks sebagai lapisan pelindung di dalam dan medulla sebagai inti dari rambut.

Kutikula inilah yang memiliki kandungan keratin yang sangat tinggi. Fungsinya untuk menjaga kutikula agar tetap kuat dan dapat melindungi lapisan serta inti dalam rambut.

Kandungan keratin pada rambut bisa berkurang karena banyak faktor, salah satunya adalah perawatan rambut yang tidak tepat.

2. Cara Kerja Perawatan Keratin Rambut.

Perempuan kaukasia dengan rambut cokelat menggunakan flat iron
Dengan perawatan keratin, kamu bisa <em>skip</em> menggunakan<em> flat iron</em> setiap hari. (Foto: Shutterstock)

Saat rambut rusak, kutikula rambut sudah tidak sempurna lagi. Itu sebabnya rambut menjadi kusam, mudah kusut, dan sulit diatur.

Proses keratin straightening treatment ini bertujuan untuk membuka kutikula rambut dengan obat khusus keratin yang dapat mengubah struktur asli rambut dengan cara meluruskannya menggunakan flat iron.

Hasilnya, rambut jadi mudah diatur dan terlihat lurus untuk jangka waktu yang cukup lama, yakni antara 4 – 6 bulan. Hasil yang ditawarkan cukup menggiurkan, namun kamu juga perlu merogoh kocek cukup dalam untuk perawatan ini di salon.

Artikel selanjutnya

3. Plus-minus Perawatan Keratin di Salon.

Perempuan asia dengan rambut panjang hitam menghadap ke kamera, sedikit rambut tertiup angin
Gunakan conditioner setiap habis keramas dan masker satu kali seminggu agar rambut tidak mudah rusak. (Foto: Shutterstock)

Pada prosesnya, perawatan ini menggunakan flat iron yang kerap menimbulkan masalah baru pada rambut. Obat keratin yang digunakan diduga mengandung zat yang bersifat karsinogenik atau dapat memicu timbulnya kanker, meskipun sampai saat ini belum ada penelitian dan bukti valid yang membuktikan hubungan kedua hal ini.

Kekurangan lainnya, rambut yang telah melalui proses kimia cenderung lebih mudah rusak dan kering. Pada awalnya, rambutmu terasa halus dan lembut.

Namun setelah 6 bulan, rambut akan mengalami masalah-masalah yang tidak dapat dihindari seperti rambut patah dan rontok, rambut bercabang, atau rambut kering dan rusak. Kuncinya adalah perawatan yang tepat, minimal dengan menggunakan conditioner setiap habis keramas.

4. Perawatan Keratin Rambut di Rumah.

Tanpa perlu ke salon, kamu juga bisa mendapatkan perawatan keratin yang lebih praktis di rumah. Untuk keramas sehari-hari, gunakan TRESemmé Keratin Smooth Shampoo dan TRESemmé Keratin Smooth Conditioner.

Kandungan keratin di dalam shampoo dan conditioner ini dapat mengisi kekurangan protein pada batang rambut. Gunakan keduanya secara berdampingan agar rambutmu tidak kusut dan bertahan hingga 48 jam*.
*berdasarkan tes lab dengan menggunakan rangkaian TRESemmé Keratin Smooth vs shampoo non-kondisioner

Kamu bisa mengganti produk perawatan rambutmu dengan kedua produk ini jika rambutmu mudah kusut dan megar. Hasilnya, rambut lembut, berkilau, dan mudah diatur.

Jika perawatan keratin rambut di salon kamu rasa kurang meyakinkan, sebaiknya tambahkan kedua produk ini sebagai produk wajib di rumah. Khasiatnya dapat, pengeluaran pun lebih hemat!

Artikel selanjutnya