10 Fakta Bleaching Rambut yang Belum Tentu Kamu Tahu 

Ingin ganti warna rambut tapi khawatir bleaching bikin rambut kering dan rusak?

Ibarat buah simalakama, semua orang pasti pernah terlibat love-hate relationship dengan bleaching rambut. Di satu sisi, obat bleaching tak disukai karena menyebabkan rambut rapuh dan gampang patah. Namun di sisi lain,  kamu juga tak mungkin sukses mewarnai rambut dengan warna fashion tanpa bantuan bleaching.

Untuk kamu yang belum paham, bleaching merupakan bagian penting dalam proses pewarnaan rambut. Teknik bleaching dilakukan untuk melunturkan pigmen hitam pada rambut, agar bisa ‘diisi’ dengan warna lain. Kamu bisa mengisinya dengan ombre merah, pink, biru, kuning, abu-abu, platinum, hijau, serta warna-warna unik lainnya.

Sayangnya, krim bleaching tergolong dalam kategori obat keras yang harus digunakan dengan hati-hati. Jika salah komposisi, rambutmu bisa jadi ekstra kering dan rapuh, Bahkan dalam beberapa kasus, rambut bisa putus dan rontok.

Agar terjamin keberhasilan dan keamanannya, Tim All Things Hair menganjurkan kamu untuk melakukan bleaching hanya di salon terpercaya. Jangan tergiur harga murah, karena kualitas dan skill memang tak pernah bohong. Sedang berencana melakukan bleaching dan mewarnai rambut?

wanita asia dengan rambut diwarnai
Rambut harus dibleaching agar bisa diwarnai sesuka hati. (Foto: Shutterstock)

Kamu harus membekali diri dengan ilmu pengetahuan agar tidak salah langkah. Tim All Things Hair sudah merangkum 10 fakta seputar bleaching rambut yang wajib kamu baca sebelum memutuskan untuk bleaching di salon.

Komposisi obat bleaching.

Obat bleaching atau pemutih terbuat dari racikan cairan developer, ammonia, dan alkaline yang berfungsi untuk membuka folikel rambut.
Komposisi cairan developer pun bermacam-macam, yaitu 20, 30, dan 40. Semakin tinggi cairan volume developer, semakin cepat pula proses pemutihan rambut. Oleh karenanya, kamu harus ekstra hati-hati mengatur waktu bleaching, ya!

Berpacu dengan waktu.

warna rambut blackpink
Warna rambut personel Blackpink yang selalu berganti. (Foto: YG Entertainment)

Jika sudah berurusan dengan krim bleaching, kamu harus sigap berpacu dengan waktu. Krim bleaching tak boleh didiamkan terlalu lama pada rambut. Semakin lama durasi obat bleaching didiamkan pada rambut, semakin terang pula warna rambutmu. Biasanya, cairan developer bevolume tinggi hanya boleh didiamkan selama 15-20 menit pada rambut.

Ada risiko rambut kering dan rapuh.

Warna rambut yang sudah dibleaching
Warna rambut yang sudah dibleaching akan terlihat lebih vibrant. (Sumber: All Things Hair Thailand – Yindee Phuttasirayakorn)

Ini merupakan efek samping bleaching yang tak bisa kamu hindari. Krim bleaching berpotensi merusak folikel rambut karena mengandung bahan kimia dengan konsentrasi tinggi. Kutikula rambut yang terbuka juga menimbulkan efek kusam pada rambut jika tidak dirawat dengan baik.

Inilah alasan kamu harus memantapkan hati dan berkonsultasi dengan colorist kepercayaan sebelum memutuskan untuk bleaching. It’s a one way ticket!

Sensasi gatal dan panas bisa muncul.

Jangan buru-buru kaget dan khawatir jika kulit kepala terasa sedikit gatal dan panas saat proses bleaching sedang berlangsung. Ini merupakan reaksi alami yang wajar adanya.

Namun, jika rasa panas dirasa berlebihan dan tak tertahankan, segera bilas untuk menghindari hal yang tak diinginkan. Hal ini mungkin terjadi karena kamu memiliki alergi terhadap kandungan kimia yang ada di dalamnya.

Harus keramas dengan air dingin.

warna rambut yang dibleaching
Warna rambut kuning dan pink hanya bisa didapat lewat teknik bleaching (Sumber: All Things Hair Thailand – Yindee Phuttasirayakorn)

Setelah dirasa cukup, kamu harus keramas menggunakan air dingin. Ini penting untuk menutup kutikula rambut yang sudah dibuka oleh krim bleaching. Jika melakukan bleaching sendiri di rumah, sebisa mungkin gunakan shampoo dengan formula gentle yang aman untuk rambut. Pastikan keramas hingga bersih dan tak ada obat yang tersisa untuk menghindari iritasi!

Butuh perawatan ekstra.

Rambut yang sudah di-bleaching butuh perawatan ekstra agar tidak rusak. Kamu harus menjaga kesehatan rambut dengan keramas menggunakan shampoo khusus, conditioner yang tepat, hair vitamin, serum, hingga hair spa di salon. Ini penting agar rambutmu tidak kering, rapuh, dan bercabang. Kamu tentunya happy jika rambut berwarnamu terasa lembut, berkilau, dan gampang diatur, bukan?

Sebagai vitamin tambahan, Tim All Things Hair merekomendasikan kamu untuk mencoba Sunsilk Soft & Smooth Vitamin yang mengandung vitamin E dan 5 minyak alami. Rambut berwarnamu dijamin terasa lembut dan mudah diatur.

Bisa picu kanker?

Berdasarkan penelitian yang dilakukan National Cancer Institute dan American Cancer Society, ada lebih dari 5 ribu zat kimia yang terkandung di dalam zat pewarna rambut. Kamu harus mewaspadai zat karsinogenik dalam krim bleaching yang bisa merangsang mutasi DNA pada sel tubuh. Untuk mengurangi risiko ini, sebisa mungkin hindari krim bleaching terkena kulit kepala. Pakai juga sarung tangan khusus ketika kamu melakukan bleaching.

Perhatikan produk dan komposisinya.

rambut diwarnai
Rambut yang dibleaching butuh perawatan ekstra agar tidak kering. (Foto: Natasha Estelle)

Di pasaran, memang banyak yang menjual obat bleaching dengan berbagai merek. Namun penting untuk diingat, kamu tak boleh main-main soal hal yang satu ini. Obat bleaching tergolong keras, jadi sebaiknya lakukan bleaching di salon kepercayaan kamu. Bantuan pakar akan sangat berarti untuk menghindari risiko yang tak diinginkan.

Faktanya, tak sedikit wanita yang harus merelakan rambutnya putus atau rontok akibat salah komposisi atau obat bleaching yang terlalu keras. Merogoh kocek tambahan demi keamanan tentu tak masalah ketimbang harus kehilangan rambut, kan?

Bleaching bisa dilakukan lebih dari satu kali.

Proses bleaching bisa dilakukan lebih dari satu kali, terlebih pada wanita Indonesia yang pigmen rambutnya gelap. Jika ingin mewarnai rambut menjadi platinum, pink, ungu, atau warna fashion lainnya, kamu terkadang harus mengulangi proses bleaching sebanyak dua hingga tiga kali. Biasanya pihak salon akan memberi jeda 2-3 minggu agar obat bleaching tidak merusak rambut.

Jangan lakukan bleaching jika…

Wanita asia dengan rambut lurus
Agar tak cepat rusak, beri jeda setelah kamu melakukan smoothing. (Foto: Natasha Estelle)

Kamu yang baru melakukan smoothing dan keriting permanen tak boleh langsung melakukan bleaching. Setelah melalui proses kimia yang melelahkan, sebaiknya beri jeda untuk perawatan rambut lainnya.

Sebaiknya, hindari melakukan proses apapun minimal dua bulan setelah bleaching. Ini akan menghindarkan risiko kerusakan pada rambut, khususnya untuk kamu yang berambut halus dan panjang. Sayangi rambutmu!

Artikel selanjutnya