Tanya Jawab Minggu Ini: Bagaimana Menentukan Jeda di Antara Bleaching Rambut Pria?

Stephanie | 05 Oktober 2019
Bleaching pada Rambut Pria

Tim All Things Hair kini membuka kesempatan Tanya Jawab (T&J) tiap minggu untuk kamu yang punya pertanyaan seputar gaya dan perawatan rambut. Kami ingin membantu menjawab segala kegalauan dan keraguan kamu, jadi silakan kirim pertanyaan lewat email ATHidmanager@gmail.com dan nantikan jawabannya di sini.

Sertakan juga nama akun sosialmu (Instagram, Twitter atau Facebook) supaya kami bisa menghubungi seandainya pertanyaanmu terpilih. Siapa tahu ada kejutan menantimu!

Minggu ini, Rahmaditya dari Jakarta, bertanya soal cara menentukan jeda di antara bleaching rambut pria. Kebingungan ini kerap dirasakan oleh orang yang gemar mewarnai rambut.

Rahmaditya, penanya bleaching rambut pria
Rahmaditya, pembaca All Things Hair Indonesia. (Foto: Natasha Estelle)

Rahmaditya adalah K-Popers sejati yang senang meniru gaya idol-nya. “Kalau fashion, gue kiblatnya ke Taemin SHINee,” ceritanya kepada Tim All Things Hair. Demi tampil keren seperti Taemin, Rahmaditya pun rela mewarnai rambutnya menjadi platinum.

Selama ini, Taemin identik dengan gaya rambut two-blocks yang dicat platinum. Untuk bisa mendapatkan warna ini, rambut harus di-bleaching hingga berkali-kali.

Sayangnya pertumbuhan rambut pria cepat membuat warna rambut lebih cepat belang. Untuk menutupi akar rambut yang menggelap, kamu bisa melakukan retouch secara berkala.

Tanya Jawab Minggu Ini: Bagaimana Menentukan Jeda di Antara Bleaching Rambut Pria?

bleaching rambut pria
Personel SHInee dengan rambut yang dibleaching. (Foto: SM Town)

Pada dasarnya, rambut pria akan bertambah panjang sekitar 1,25 cm setiap bulan. Kecepatan pertumbuhan rambut dipengaruhi oleh pola makan, usia, dan kondisi kesehatan tubuh.

Semakin cepat rambutmu tumbuh, semakin cepat pula warna akar rambut berubah belang. Satu-satunya cara untuk meratakan warnanya adalah melakukan retouch bleaching secara berkala.

Nah, proses retouch pada bleaching rambut tak bisa dilakukan sembarangan. Karena menggunakan bahan kimia yang cukup kuat (hydrogen peroxide), proses pelunturan pigmen natural pada rambut harus dilakukan di bawah pengawasan hair stylist berpengalaman.

Kesimpulannya, tak ada aturan baku terkait hal ini. Hairstylist pun memberi jawaban beragam, tergantung kondisi kesehatan rambutmu.

Ada yang berpendapat jeda seminggu sudah cukup, ada pula yang mengharuskan kamu menunggu sebulan agar rambut bisa beristirahat maksimal. Namun, kamu bisa mengikuti panduan berikut yang menyesuaikan kondisi rambutmu.

Bleaching pada Rambut Kering dan Rusak.

Khusus untuk kamu yang berambut kering dan rusak, Tim All Things Hair menyarankan untuk bersabar dan memberi jeda hingga sebulan. Selama masa jeda, kamu tak boleh malas menggunakan vitamin untuk memberi nutrisi ekstra.

Salah satu yang bisa kamu coba adalah Sunsilk Soft and Smooth Vitamin yang mengandung 5 minyak alami. Rambut berwarnamu dijamin akan terasa lebih lembut, berkilau, dan gampang diatur.

Sunsilk Soft and Smooth Vitamin

Bleaching pada Rambut Normal.

Untuk yang memiliki kondisi rambut normal, kamu bisa lebih fleksibel dalam mewarnai rambut. Kamu bisa mem-bleaching rambut seminggu setelah proses pewarnaan pertama.

Tips Merawat Pasca Retouch Bleaching Rambut Pria.

bleaching
Warna rambut abu-abu bisa didapat dengan proses bleaching rambut. (Foto: Natasha Estelle)

1. Hindari Keramas Setiap Hari.

Keseringan keramas bisa membuat kulit kepalamu kering karena produksi minyak alami kepala terhambat. Sebaiknya, maksimalkan pemakaian conditioner pada ujung rambut.

Ini penting untuk menjaga kelembapan rambut agar tidak bercabang. Agar kulit kepala tak cepat lepek (dan bikin kamu keramas setiap hari), pilih shampoo yang bisa menjaga kulit kepala segar lebih lama. Salah satunya adalah Clear Men Complete Care Shampoo.

CLEAR Men Complete Care Shampoo

2. Rajin Trim Rambut.

Untuk rambut pria yang panjang lebih cepat ketimbang wanita, kamu harus rajin melakukan trimming. Membuang ujung rambut yang bercabang secara berkala bisa membuat rambut kelihatan sehat. Bentuk dan model rambut pun lebih terjaga.

3. Batasi Penggunaan Styling Tools.

Jika kamu termasuk salah satu yang sering menggunakan styling tools, sebaiknya kurangi kebiasaan ini. Rambut yang di-bleaching cenderung rentang terhadap panas, sehingga gampang bercabang, patah, dan kering.

close

Berlangganan buletin GRATIS kami secara dan dapatkan tips dan trik eksklusif tentang rambut dari para ahli rambut kami.

Sign Up