Solusi rambut bebas lepek untuk hijaber

Tim All Things Hair | 15 April 2018

Tinggal di negara yang panas seperti ini wajar kalau kita harus bergulat dengan rambut lepek. Hal ini bisa diatasi dengan mudah. Lihat solusi andalan kami yang bisa dicoba, khususnya untuk kamu para hijaber.

Rambut mudah lepek bisa disebabkan karena berbagai alasan, termasuk kebiasaan menata rambut sehari-hari. Hal ini bisa diperparah dengan perawatan yang tidak tepat, apalagi kalau kamu hijaber yang mengharuskan menutup rambut saat beraktivitas seharian.

Sebelum memilih produk perawatan, pahami dulu bahwa keringat dan kondisi lepek adalah dua hal yang berbeda. Rambut lepek disebabkan akar rambut yang mulai turun karena dibebani oleh batang rambut yang dipenuhi minyak. Kulit kepala akan terasa lengket dan membuat kita tidak nyaman.

Simak penjelasan lengkap tentang rambut lepek dan solusinya berikut ini.

 

Penyebab rambut mudah lepek.

Paris hijab
Hijaber juga wajib memperhatikan kesehatan rambutnya. (Foto: Hariono Halim)

Rambut lepek dialami oleh sebagian besar penduduk yang tinggal di negara tropis. Pergantian suhu yang ekstrem dari suhu panas yang lembap ke suhi dingin yang cenderung lebih kering. Akibatnya, tubuh mengirimkan sinyal yang ‘salah’ sehingga kulit kepala memproduksi minyak lebih banyak untuk melembapkannya.

Rambut lurus cenderung lebih rentan menjadi lepek karena bentuknya memudahkan minyak alami rambut untuk terdistribusi dengan baik. Apakah rambut lepek artinya rambut kamu termasuk kategori rambut tipis? Tidak juga. Justru kelepekan ini yang dapat membuat rambut terlihat tipis, terutama di area-area yang butuh tambahan volume minyalnya bagian akar.

 

Rambut lepek pada hijaber.

Hal serupa juga terjadi pada hijaber. Setelah tertutup hijab seharian, kulit kepala dan rambut bisa terasa sangat lembap. Dalam kondisi ini wajar kalau kamu mengira bahwa rambutmu tergolong berminyak dan memilih shampoo yang bisa mengatasinya. Alhasil kulit kepala akan memproduksi minyak ekstra untuk menjaga kelembapannya.

Kebiasaan menata rambut juga bisa menyumbang potensi rambut menjadi lepek. Kami sangat tidak menyarankan kamu unutk menggunakan hijab saat rambut basah. Selain karena rambut basah lebih rapuh dan bisa memicu kerontokan akibat rambut patah, kebiasaan ini bisa membuat bagian akar rambut tertidur karena tertekan oleh ciput atau hijab yang kamu pakai. Meski terkesan sepele, hal ini benar-benar bisa mempengaruhi tampilan rambutmu setelahnya.

 

Rambut sehat dan bervolume bagi hijaber.

Wanita asia dengan hijab pink
Kepercayaan diri dimulai dari apa yang kamu gunakan! (Foto: Shutterstock)

Persoalan rambut lepek tak berhenti hanya pada bentuknya yang kempes dan tipis, namun bau yang apek dan tidak sedap. Apa mungkin kamu bisa mendapatkan kembali kepercayaan dirimu setelah beraktivitas di luar ruangan beberapa jam? Kami akan beritahu triknya!

Untuk kamu yang mudah berkeringat pilih bahan seperti hycon, chiffon, atau ceruti. Saat cuaca benar-benar panas, kamu bisa gunakan hijab berbahan kaus atau wolpeach yang lebih lembut dan tak mudah kusut.

Untuk perawatan rambut sehari-hari, kami sarankan kamu mengganti shampoo yang biasa kamu pakai dengan Sunsilk Hijab Refresh Volume. Varian baru dari seri Sunsilk Hijab Recharge ini sangat unik karena mengandung perpaduan strawberry dan mint yang menyegarkan kulit kepala.

Sunsilk Hijab Recharge Refresh & Volume Shampoo

Shampoo ini dilengkapi dengan manfaat yang lebih kuat karena merupakan perpaduan kandungan alami dan teknologi Perfume Touch yang dapat menyebarkan keharuman di kepala setiap kali disentuh dan bertahan selama 48 jam.

Gunakan shampoo ini sehari-hari supaya rambutmu selalu segar, harum, dan tidak lepek. Wangi strawberry-nya menyegarkan dan bisa bikin kamu nyaman seharian.

Bye-bye rambut lepek!

 

 

 

COOKIES ON THE SITE

Unilever uses cookies to give you the best experience online and to provide anonymised, aggregated site usage data. You can find out what cookies we use, what they do and how you can disable them in our Cookie Policy. By browsing our sites, you consent to use cookies. By closing this message, you consent to our use of cookies on this device in accordance with our cookie policy unless you have disabled them.