Resep Alami Ibu: Self-Care Tips yang Kita Pelajari dari Ibu

Masih ingat apa saja resep alami perawatan diri yang diturunkan oleh Ibu?

Hal-hal yang kita pahami saat ini sebagian besar kita pelajari dari orang tua. Resep alami ibu yang terkadang terdengar tak masuk akal ternyata cukup berguna, loh! Kami yakin bahwa ibu merupakan sosok vital dalam perkembangan kita karena ialah role model pertama yang ada dalam hidup.

Wajar sih, kalau sering berbeda pendapat dengan ibu! Hubungan ibu dan anak perempuan sejatinya memang unik. Rasa cinta yang mengikat terasa sangat kuat, terkadang terasa seperti peraturan dan larangan. Padahal harus kita akui bahwa semua nasehat ibu untuk anak perempuan merupakan anjuran yang terbalut akan niatan baik dan berangkat dari rasa cinta yang mendalam.

Bukan hanya kepribadian dan pola pikir, peranan ibu sangat penting terutama dalam ilmu merawat diri, mulai dari perawatan rambut dasar hingga ujung kaki. Masih ingat apa saja yang kita pelajari dari ibu? Yuk temukan beberapa hal yang kita pelajari dari ibu, mulai dari perawatan hingga kepribadian!

1. Minyak Kemiri.

Mungkin ibu kita juga mendapatkan resep alami ini dari ibunya! Menggunakan minyak kemiri untuk rambut adalah resep alami yang sudah diturunkan dari generasi ke generasi. Fungsi minyak kemiri ada banyak sekali, mulai dari menebalkan rambut, memanjangkan rambut, membuat rambut lebih hitam, melembapkan kulit kepala, hingga menguatkan batangnya agar tak mudah rontok.

Lihat cara menggunakan minyak kemiri, yuk!

2. Lidah Buaya.

Selain kemiri, lidah buaya juga memiliki banyak manfaat untuk rambut. Getah tanaman ini mengandung moisturizer alami seperti asam amino, vitamin A, vitamin B, vitamin C, dan vitamin E. Yunisa, Senior Editor All Things Hair, pernah punya pengalaman menarik dengan lidah buaya.

resep alami perawatan rambut dengan aloe vera
Pernah merawat rambut dengan lidah buaya? (Foto: Shutterstock)

“Waktu masih kecil, aku punya rambut yang halus dan tipis seperti rambut bayi. Warnanya juga kemerahan. Nah waktu aku SD, mamaku sering menggunakan masker dari getah lidah buaya pada akar rambutku. Caranya, mengambil daging dari tanaman lidah buaya, menghancurkannya hingga halus, lalu aku menggunakannya seperti masker rambut. Hasilnya tidak instan sih, namun seiring pertumbuhanku, rambutku jadi hitam pekat dan juga tebal.”

Nah, kalau kamu ingin mencobanya, sekarang sudah banyak ekstrak aloe vera yang siap pakai. Tak perlu lagi mengolahnya dari tanamannya agar tidak repot!

3. Jeruk Nipis.

Sebenarnya boleh nggak, sih, menggunakan jeruk nipis pada kulit kepala? Jeruk nipis memiliki keasaman yang cukup tinggi, sehingga bisa kamu gunakan untuk menetralkan pH kulit kepala yang tidak seimbang. Dalam jeruk nipis juga terdapat asam sitrat dan vitamin C dengan antioksidan tinggi, bagus untuk lembapkan kulit kepala!

Nah, jeruk nipis juga termasuk dari salah satu resep alami ibu yang bisa kamu coba untuk mengatasi minyak berlebih pada kulit kepala dan menyuburkan rambut. Agar terhindar dari iritasi, kamu bisa campurkan perasannya dengan air mineral sebelum menuangkannya pada kulit kepala.

Kamu bisa mendiamkannya selama 15 menit sebelum membilasnya dengan shampoo yang bersifat deep cleansing seperti TRESemmé Deep Cleanse and Protect Shampoo.

Shampoo ini paling cocok untuk mengatasi rambut lepek, akibat polusi dan bakteri penyebab masalah kulit kepala. Jangan lupa untuk kombinasikan dengan conditionernya agar rambut tetap lembut dan tidak kering.

4. Minyak Cem-Ceman.

Ini salah satu cara merawat rambut yang ibu kamu pelajari dari nenek atau buyut, nih! Orang tua pada generasi sebelumnya sering menyimpan minyak cem-ceman buatan sendiri untuk merawat rambut. Minyak cem-ceman ini adalah campuran dari minyak kelapa, daun waru, daun mangkokan, dan bunga kenanga yang bersifat aromatik.

Seperti yang kita ketahui, minyak ini mengandung protein, vitamin E, dan trigliserida yang bisa melembapkan sekaligus merawat rambut. Selain itu, daun waru dan mangkokan punya manfaat untuk menyuburkan rambut. Nadya, CCO All Things Hair pernah menggunakan minyak cem-ceman saat masih kecil!

“Saat masih TK atau SD (maaf lupa, hahaha), mama tiap sore balurin minyak cem ceman ke rambut aku. Sebenarnya aku agak nggak suka sih, karena minyak ini aromanya tajam dan memang beneran ‘minyak’. Rambutku jadi minyakan tiap sore. Karena masih kecil, aku nurut aja tanpa ngerti tujuannya. 

Baru ketika sudah besar, aku ngobrol bareng mama, bernostalgia, dan jadi bahas minyak cem ceman yang sempet aku sebel itu. Mama bilang kalau dulu rambutku tipis banget, malah seperti botak. Mama jadi rajin gunting rambutku dan kasih minyak cem ceman, supaya tumbuhnya subur dan lebat. Eh, bener dong. Fotoku dari kecil nggak pernah berambut panjang, selalu pendek dan botak. Baru deh, pas SD beralih ke SMP, rambutku jadi panjang, hitam, dan tebal. Beda banget perbandingannya! Beneran berpengaruh, tapi aku nggak sadar aja. Thank you Ma, meskipun telat bertahun-tahun, hahaha….”

5. Lulur Mangir.

Sama seperti minyak cem-ceman, lulur ini merupakan perpaduan dari beberapa bahan. Resep alami ibu satu ini terbuat dari kunyit, tepung beras, daun kemuning, temu giring, dan bunga kenanga. Kamu bisa menemukannya di pasar tradisional maupun e-commerce. Kalau ibu-ibu zaman dulu sih biasa membelinya pada tukang jamu keliling!

Lulur ini punya dua fungsi, yaitu pertama sebagai scrub untuk mengelupas sel kulit mati. Yang kedua, menutrisi kulit karena kandungan antioksidan kunyit yang tinggi dapat mencerahkan kulit sekaligus bersifat anti peradangan, bisa cegah jerawat punggung!

6. Minum Kunyit Asam.

Masih soal manfaat kunyit nih, Yunisa mengakui bahwa ia pernah rutin mengonsumsi resep alami ibu berupa kunyit asam!

resep alami kunyit untuk kulit
Campuran kunyit, rahasia kecantikan ibu! (Foto: Shutterstock)

Kunyit asam terkenal sebagai jamu yang bagus untuk kesehatan wanita. Jamu ini bisa membantu melancarkan haid, mengatasi bau badan, dan mencerahkan kulit. Kandungan anti-inflammatory dan antioksidan dari kunyit dapat membantu mengatasi peradangan jerawat juga, loh!

“Dulu waktu masa puber, mama selalu ‘mencekoki’ aku dengan kunyit asam. Mama bilang jamu ini bagus untuk mengatasi bau ketiak dan bikin kulit halus. Aku dulu benci banget sama sama rasanya! Pada akhirnya waktu aku dewasa aku baca banyak mengenai khasiat kunyit untuk tubuh, ternyata bagus banget. Akhirnya, sekarang aku rajin minum kunyit lagi, setiap pagi dan sore hari.

Hasilnya? Jerawat hormonal aku jadi gampang kalem, kulit jadi cerah, dan salah satu side effect yang nggak aku sangka adalah bau ketiak aku hilang! Aku sebenarnya sih nggak ada masalah sama bau badan, tapi nggak nyangka aja kalau sekarang aku nggak perlu pake deodorant lagi karena ketiak aku nggak ada odor-nya sama sekali.”

7. Merawat Wajah dengan Bedak Dingin.

Ada yang pernah dengar bedak dingin? Ini salah satu perawatan andalan generasi terdahulu! Bedak dingin sebenarnya adalah campuran tepung beras, ekstrak bengkuang dan air mawar. Campuran ini nantinya berbentuk padat dan harus kamu cairkan terlebih dahulu sebelum menggunakannya.

Nah, biasanya sebelum mengaplikasikannya, bedak dingin perlu kamu campur dengan air mawar terlebih dahulu. Bentuknya akan mirip seperti masker wajah!

Manfaatnya ada banyak, mulai dari mengurangi produksi minyak berlebih, mengecilkan pori-pori yang terlihat besar, dan juga mencerahkan wajah. Coba deh tanya ibumu, pernah nggak, coba menggunakan bedak dingin?

8. Air Rebusan Daun Sirih.

Terkadang hormonal imbalance pada masa pubertas menimbulkan beberapa masalah kewanitaan dan salah satu resep alami ibu yang kami ingat adalah air rebusan daun sirih!

Daun sirih bermanfaat untuk membersihkan dan membantu mengurangi peradangan karena manfaat antiseptiknya. Kandungan ini dapat membunuh bakteri dan aman untuk kita minum, loh! Rebusan daun sirih mengandung vitamin B, C, dan alkaloid yang juga dapat meredakan peradangan pada tenggorokan.

9. Masker Kaki dari Buah Nanas.

Bicara kecantikan from head to toe rasanya kurang kalau tidak berbicara soal masker yang satu ini. Kalau kamu pernah mengalami tumit pecah-pecah, mungkin ibumu pernah menyarankan untuk menggunakan masker nanas ini.

resep alami untuk kaki dengan nanas
Campuran nanas untuk kulit kaki yang halus! (Foto: Shutterstock)

Daging buah nanas mengandung enzim bromelain yang berfungsi untuk membantu regenerasi kulit dengan manfaat antioksidannya yang tinggi. Kamu perlu mengombinasikannya dengan gula pasir dan madu untuk hasil yang maksimal.

Caranya, parut buah nanas lalu campurkan dengan satu sendok makan gula pasir dan satu sendok teh madu. Kamu perlu mengoleskannya dengan tebal pada kulit tumis dan mendiamkannya selama setengah jam. Setelah setengah jam berlalu, gosok masker pada tumit dengan gerakan memutar. Bilas dengan air dingin dan keringkan. Selesai deh!

Selain resep alami untuk perawatan tubuh, ibu juga menurunkan beberapa petuah hidup yang masih menjadi pegangan kita hingga sekarang. Ada beberapa yang masih teringat dengan erat untuk para editor!

1. Selalu Bijak Bersikap untuk Jaga Nama Baik.

Menurut Stephanie, salah satu editor All Things Hair, ia masih ingat salah satu pelajaran hidup dari mamanya yang masih ia pegang teguh hingga saat ini: nama baik mahal harganya.

“Mama bukan tipe yang banyak mengatur. Malah sangat simpel dan membebaskan anak untuk memilih jalannya masing-masing. Namun satu nasihat mama yang selalu aku ingat: nama baik jauh lebih berharga daripada emas. Harus dijaga baik-baik, apalagi untuk perempuan.

Tak peduli apapun yang kamu kerjakan, selalu lakukan dengan bertanggung jawab. Jangan sekalipun bersikap jahat atau sengaja merugikan orang lain, karena kamu pasti akan menuai apa yang ditabur.

Mama juga selalu bilang, nama baik tidak bisa dibeli. Reputasi hanya bisa kamu bangun perlahan oleh kedua tangan kamu sendiri. Jadi sebelum melakukan hal yang bisa merugikan diri ataupun orang lain, think twice. Because good reputation gonna take you far in life…”

2. Mencintai Tanpa Kondisi.

Meskipun sering berbeda pendapat dengan sang ibu, Yunisa mengakui bahwa ia belajar mencintai dari ibunya. Sesungguhnya mencintai dengan tulus itu adalah ‘pe-er’ hidup yang nggak akan pernah usai untuk dikerjakan.

“Dari mama aku belajar bahwa mencintai itu adalah sebuah tanggung jawab dengan segala konsekuensi yang mengikutinya. Mencintai tanpa syarat dan kondisi itu sulit, loh! Namun mama selalu mengajarkan bahwa mencintai seseorang itu bukan hanya perkara membahagiakan orang lain sebagai ‘subjek’ cinta kita, namun merupakan refleksi diri. Dari mencintai seseorang, kita bisa berkaca akan kualitas diri kita dan seberapa besar ketulusan hati kita.”

3. Mulai dari Diri Sendiri.

Salah satu pelajaran penting yang mungkin tak tersampaikan secara verbal namun oleh para ibu selalu mencontohkannya pada kita tanpa sadar: memulai segala sesuatu dari diri sendiri.

Jika kamu ingin dunia sekitarmu berubah menjadi lebih baik, kamu harus memulainya dari diri sendiri dengan coba jadi pribadi yang lebih baik! Ingat bagaimana pengorbanan ibu untuk keluarganya? Bagaimana ibu selalu berusaha menjaga kesehatannya dan keluarganya? Semua ini karena ibu ingin hidup lebih lama untuk keluarganya. Ibu memulai itu semua dari self-love. Love yourself first, so you could love others.

 

Semua pelajaran berharga tentang hidup, mulai dari resep alami Ibu untuk merawat diri, hingga bagaimana bersikap tak ternilai harganya. Terima kasih untuk Ibu, Bunda, Mama, Emak, dan Mommy di seluruh dunia!

Tetap Terinspirasi

Langganan newsletter untuk tips eksklusif seputar perawatan rambut.
Hair Quiz