Hobi Olahraga Selama Pandemi? Ikuti 10 Protokol Kesehatan Rambut Pria Ini!

Jangan sampai keringat yang ada justru menjadi pemicu munculnya masalah rambut.

Bukan hanya protokol kebersihan yang wajib dipantau, tapi protokol kesehatan rambut juga penting mengingat kini kita jadi lebih aktif berolahraga. Sebelum pandemi, yang tadinya mager sekarang jadi lebih bersemangat berolahraga. Bahkan, yang sudah sering berolahraga juga frekuensinya jadi lebih sering dibandingkan sebelumnya!

Apapun olahraga kamu yang kamu pilih, sama kerennya kok! Pastikan kamu juga memperhatikan kebersihan diri setelahnya seperti mencuci rambut, wajah, tangan, lalu segera mencuci masker dan baju olahraga setelah workout di gym dan di tempat umum. Ikuti standar kebersihan sesuai protokol dari WHO dan juga kesehatan secara umum, ya.

Dalam keadaan normal saja, pria memproduksi minyak lebih banyak dibandingkan wanita. Nah, kalau kamu aktif berolahraga di tengah pandemi seperti ini, sudah kebayang bagaimana cara perawatan rambut yang tepat? Haruskah keramas setiap hari?

Nggak mau kan alih-alih menjadi sehat dan memiliki badan atletis, kamu justru bermasalah dengan ketombe dan masalah rambut lainnya?

Yuk simak 10 protokol menjaga kesehatan rambut selama pandemi!

1. Pilih Model Rambut yang Praktis.

hairstyle dari para pemain bola dunia
Gaya rambut praktis inspirasi dari pemain bola. (Foto: Shutterstock)

Kami paham kamu tetap ingin terlihat keren saat berolahraga, tapi jangan sampai penampilanmu justru menjadi penghalang tujuan sebenarnya, yakni fokus membakar kalori.

Rambut pendek memang paling ideal untuk olahraga; praktis dan tidak akan menusuk-nusuk mata saat sedang aktif bergerak. Pastikan saja kamu tidak menggunakan gel rambut berlebihan.

Untuk yang memiliki rambut medium atau panjang, kami sarankan untuk mengikatnya menjadi gaya man bun. Gaya ini sudah terbukti solutif untuk banyak potongan rambut, mulai dari yang berlayer maupun yang memiliki aksen undercut.

Penasaran mana yang namanya man bun, mana yang namanya undercut, mana yang namanya spike? Kamu bisa melihat contohnya dari gaya rambut pemain sepak bola La Liga 2019 yang sudah kami kumpulkan.

2. Pilih Shampoo Sesuai dengan Kondisi Rambut.

Setiap rambut punya karakteristiknya masing-masing. Hanya karena pria cenderung memproduksi minyak berlebih, bukan berarti kamu bisa asal ambil shampoo untuk rambut berminyak. Bisa jadi kamu sebetulnya termasuk jenis rambut kering atau kombinasi. Pemilihan shampoo penting untuk jaga kesehatan rambut!

Lihat cara mudah mengetahui jenis rambut yang bisa kamu coba sendiri.

3. Keramas Adalah Hal yang Krusial.

Apapun olahraga yang kamu lakukan, mandi adalah hal yang tidak bisa ditawar lagi. Keringat yang keluar cukup menjadi alasan untuk keramas dan membersihkan seluruh debu dan kotoran serta minyak yang menumpuk pada kulit kepala.

Untuk yang satu ini kami rekomendasikan CLEAR MEN 3-in-1 Active Clean.

Apakah kamu sudah tahu bahwa shampoo ini bisa digunakan untuk mandi juga? Yes, karena itulah ini dinamakan 3-in-1, 3 manfaat jadi satu. Selain shampoo, produk ini juga merupakan hair tonic dan juga sabun mandi.

Produk ini diformulasikan khusus untuk rambut, kulit kepala, dan tubuh pria yang gampang oily. Produk CLEAR ini mengandung active charcoal dan triple hyaluronic acid yang efektif membersihkan kulit kepala dari minyak dan kotoran, sekaligus bikin kulit tidak kering. Wajib coba nih, untuk anak gym atau workout-holic yang malas ribet!

4. Pentingnya Waktu Rehat.

Untuk kamu yang melakukan olahraga outdoor, manfaatkan waktu istirahat untuk benar-benar cooling down. Selain berguna untuk menurunkan suhu tubuh dan detak jantung, kamu juga bisa memanfaatkan waktu untuk mengeringkan keringat di sekujur tubuh.

kesehatan rambut pria aktif
Lari atau gym? Mana yang kamu pilih? (Foto: Shutterstock)

Sedikit berbeda dengan yang hobi ngegym. Suhu tubuh akan lebih cepat turun dalam ruangan yang dingin, begitu juga dengan keringat yang relatif jadi lebih cepat kering. Tapi hal inilah yang bisa berbalik menjadi pisau bermata dua. Udara sejuk bisa memberikan ilusi tubuh kita yang berkeringat, lengket, dan kotor, menjadi kering dan bersih. Alhasil, kita akan berpikir tak perlu mandi atau keramas dan cukup ganti baju saja.

5. Gunakan Dry Shampoo Seperlunya.

Dry shampoo bisa dibilang adalah inovasi yang bisa diandalkan untuk saat-saat darurat. Saat rambut menunjukkan tanda-tanda lepek padahal kamu sudah mandi dan keramas, dry shampoo bisa kamu jadikan penyelamat.

Meskipun ada kata-kata shampoo, bukan berarti produk rambut ini bekerja untuk membersihkan rambut, melainkan menyiasati rambut lepek dan membuatnya tampak tidak berminyak.

6. Jadwalkan Keramas Sesuai Olahraga.

Semua kembali lagi pada olahraga yang kamu lakukan dan tentukan jadwal keramas sesuai dengan intensitas olahraga yang kamu lakukan. Kamu bisa keramas saat melakukan olahraga berat seperti muay thai atau kick boxing. Jika hari itu kamu hanya melakukan latihan strength, kamu bisa skip keramas.

pria melakukan olahraga renang
Sudah coba olahraga renang selama pandemi? (Foto: Shutterstock)

Untuk kamu yang lebih suka dengan olahraga renang, pastikan kamu keramas dengan shampoo yang lembut di rambut. Klorin dalam air kolam bisa membuat rambut kering, bahkan jika kamu menggunakan topi renang. Ingat ya, klorin wajib dibilas! Jika rambut terasa kesat setelah keramas, jangan ragu untuk gunakan conditioner.

7. Perhatikan Tanda Harus Keramas.

Tidak perlu keramas setiap hari jika kamu tidak punya waktu. Namun apa tandanya? Biasanya tanda harus keramas adalah ketika rambut terasa berat, terlalu berminyak atau mengeluarkan bau apek. Biasanya gejala-gejala ini diikuti dengan rasa gatal juga.

Nah, meskipun kamu sangat berkeringat tapi tidak mengalami gejala-gejala ini, kamu boleh skip keramas kok. Keringat 100% berupa air dan tidak menimbulkan bau. Lain soal dengan penumpukkan minyak!

8. Gunakan Trik Selang Seling.

Kalau kamu super aktif, kamu bisa wajib lakukan protokol kesehatan rambut ini. Katakanlah kamu berolahraga setiap hari dari senin hingga jumat. Nah, kamu bisa keramas dengan shampoo pada hari senin dan keramas hanya dengan air di hari selasa. Sebenarnya tidak masalah kok, keramas setiap hari. Namun jika kulit kepala kamu kering, sebaiknya dihindari dan lakukan trik ini.

9. Tinggalkan Headband atau Topi Saat Berolahraga Indoor.

Memang sih, headband atau topi bisa membantu mengatur rambut membandel yang jadi distraksi saat berolahraga. Namun menggunakannya berarti kamu harus siap dengan ‘cetakan’ pada bagian crown rambut. Jika berada dalam posisi headband yang rapat dalam waktu lama, rambut akan terbiasa dan menjadi tertekuk. Terkadang sisir atau produk rambut aja tidak cukup untuk meluruskannya kembali. Kamu harus membasahinya agar tekstur rambut berubah.

Kalau kamu tidak ingin keramas setiap hari, kamu bisa skip gunakan dua aksesori rambut ini. Artinya, siap-siap potong rambut pendek, ya!

10. Cuci Topi dan Helm Sepeda Secara Rutin.

seorang pria bersepeda dengan jersey warna kuning
Bersepeda boleh saja, asal taati protokol kesehatan. (Foto: Shutterstock)

Menggunakan pelindung kepala sifatnya wajib untuk keamanan dan menjaga kesehatan rambut, apalagi kalau berolahraga di luar ruangan. Jangan sampai rambut menjadi media penularan virus! Terlebih helm sepeda merupakan pelindung diri wajib pakai untuk kamu yang bersepeda.

Sel kulit mati dan sisa keringat yang tertinggal di kedua alat pelindung kepala ini adalah makanan favorit bakteri. Kalau kamu diamkan, bakteri jadi punya waktu untuk beranak pinak dan siap migrasi saat kamu menggunakan kedua akeseori ini tanpa mencucinya. Nah, untuk menghindari bakteri di kulit kepala (yang bisa sebabkan ketombe, ew!), usahakan untuk tetap rutin mencuci helm sepeda dan topi yang kamu gunakan seusai beraktivitas. Jemur di atas sinar matahari agar bakteri tak bisa bertahan hidup.

 

Hobi berolahraga jangan jadi halangan untuk tetap tampil bersih dan prima. Kalau suka dengan tips perawatan rambut pria ini, jangan lupa untuk baca artikel perawatan rambut lainnya hanya di All Things Hair Indonesia!

Artikel selanjutnya

 

 

Hair Quiz