Tak Hanya Usia, 6 Hal Ini Jadi Penyebab Uban yang Tidak Kamu Sadari

Beberapa penyebab uban ini mungkin belum kamu ketahui!

Uban, oh, uban. Rambut yang mulai memutih dipandang sebagai hal menyebalkan bagi sebagian orang. Tak hanya mengganggu penampilan dan bikin minder, uban juga membuat kamu tampak lebih tua ketimbang usia sebenarnya. Jadi insecure deh kalo mencoba gaya rambut!

Secara ilmiah, uban merupakan rambut yang memutih akibat lunturnya melanin atau zat warna rambut. Warna rambut orang Asia yang hitam terbentuk oleh dua jenis zat warna, yaitu eumelanin dan dominan. Jika jumlah eumelanin pada batang rambut berkurang, maka semakin putih pula warna rambutmu.

Meski selama ini identik dengan orang tua, nyatanya uban tak melulu muncul akibat pertambahan usia, lho. Ada banyak faktor internal dan eksternal yang mempercepat munculnya uban pada kepala.

Bukan hanya karena faktor umur, kok. Uban justru bisa hadir di rambut siapa saja, bahkan pada orang-orang di umur 20-an. Karena itu, jangan lantas menjadi sebal dengan kondisi ini. Yuk, pahami dulu penyebabnya dan kamu pun bisa menangani hal ini dengan lebih cermat.

1. Keturunan.

Wanita kaukasian menemukan uban pada rambutnya
Uban muncul lebih dini disebabkan oleh banyak faktor. (Foto: Shutterstock)

Genetik atau keturunan merupakan faktor penyebab uban yang tak terelakkan oleh siapapun. Hal ini dibuktikan langsung oleh studi yang dilakukan peneliti Langone University New York Doris Day.

Biasanya, orang dengan genetik bawaan akan beruban jauh lebih cepat ketimbang orang normal. Apakah kamu termasuk yang sudah beruban sejak remaja? Jika ya, artinya mungkin orangtua atau tetua keluarga kamu yang mewariskan uban secara genetik.

2. Efek Cat Rambut.

Kepala wanita asia dengan uban dan rambut berwarna cokelat
Uban bikin minder dan tidak percaya diri. (Foto: Shutterstock)

Terlalu banyak paparan zat kimia akibat mewarnai rambut juga bisa menyebabkan uban, lho. Hal ini dipicu kerusakan struktur atau pigmen pada batang rambut. Jika tak ingin rambut rusak dan berubah ubanan, sebaiknya hindari mengecat rambut terlalu sering.

Namun, bagaimana kalau rambut berwarna adalah cerminan jiwamu? Then, go for it! Dengan catatan nih, kamu mesti rajin merawatnya. Untuk perawatan harian, kamu bisa menggunakan shampoo dan conditioner yang dikhususkan untuk rambut berwarna atau rambut yang di-bleaching.

Kamu bisa mengganti shampoo biasa dengan TRESemmé Color Radiance & Repair for Colored Hair Shampoo. Diformulasikan dengan Plant Placenta Extract yang kaya akan asam amino, shampoo ini akan membersihkan dan memberi nutrisi pada rambut.

Shampoo ini juga diperkaya dengan Color Radiance Booster yang akan memberi perlindungan terhadap kerusakan dan membantu mempertahankan warna rambut berkilau dan lebih tahan lama.

3. Pengobatan Tertentu.

Tumbuhnya uban juga bisa disebabkan oleh obat atau prosedur pengobatan yang kamu jalani, lho. Radioterapi atau kemoterapi bisa membuat rambutmu berubah jadi putih alias uban. Jadi, jangan kaget bila ada teman atau keluargamu yang mendadak beruban saat menjalani pengobatan.

Untuk menyamarkan uban yang bikin minder, ada dua cara yang bisa kamu lakukan. Yang pertama adalah mewarnai rambut dan rutin melakukan retouch saat uban mulai tumbuh.

Yang kedua, rajin keramas menggunakan shampoo khusus untuk rambut hitam. Salah satu yang bisa dicoba adalah Sunsilk Black Shine Shampoo yang mengandung urang aring. Rambutmu dijamin akan jadi hitam berkilau!

4. Kebiasaan Merokok.

Wanita asia menunjukkan kulit kepala yang berisi banyak uban
Uban bisa muncul akibat stres dan metode pengobatan tertentu. (Foto: Shutterstock)

Meski sering disepelekan, nyatanya rokok bisa merangsang uban muncul lebih dini. Fakta ini diperkuat oleh banyaknya riset yang membuktikan adanya korelasi antara uban dan rokok. Perokok berat juga bisa beruban meski baru berusa 20 tahunan, lho. Jadi jika tak mau cepat ubanan, hindari rokok, ya!

5. Kondisi Kesehatan.

Tahukah kamu bahwa ada beberapa penyakit yang bisa menyebabkan uban tumbuh lebih cepat dari seharusnya? Tak hanya albino, uban juga bisa muncul karena penyakit autoimun, vitiligo, dan anemia akibat kekurangan zat besi, lho.

Autoimun atau tiroid berurusan dengan kelenjar pituitari yang menganggu produksi zat eumelanin, sehingga rambutmu berubah warna jadi putih.

6. Stres.

Kebanyakan beban pikiran atau patah hati bisa merangsang hormon kortisol penyebab stres. Stres berlebih akan menghambat produksi melanin pada rambut, sehingga menyebabkan uban muncul lebih dini. 

Hmm, kalau ini sedang terjadi padamu, sudah saatnya kamu melakukan hal-hal yang bikin kamu bahagia. Berlibur singkat di akhir pekan, menikmati perawatan rambut di salon, atau nonton film bersama sahabat juga membantu loh. Yuk, mulai lebih memperhatikan diri sendiri. Anggap saja ini sebagai investasi untuk kesehatan dan kecantikan di saat tua nanti!

 

Artikel selanjutnya