Waspadalah, Ini 9 Penyebab Uban yang Tak Kamu Sadari

Beberapa penyebab uban ini mungkin belum kamu ketahui, seperti cat rambut atau kebiasaan merokok.

Uban, oh, uban. Rambut yang mulai memutih dipandang sebagai hal menyebalkan bagi sebagian orang. Tak hanya mengganggu penampilan dan bikin minder, uban juga membuat kamu tampak lebih tua ketimbang usia sebenarnya.

Secara ilmiah, uban merupakan rambut yang memutih akibat lunturnya melanin atau zat warna rambut. Warna rambut orang Asia yang hitam terbentuk oleh dua jenis zat warna, yaitu eumelanin dan dominan. Jika jumlah eumelanin pada batang rambut berkurang, maka semakin putih pula warna rambutmu.

Nah, apa saja yang bisa mempengaruhi melanin ini, sehingga uban pun bermunculan? Lihat deretan penyebab uban berikut ini.

Bisa, jika penyebab uban bukan karena usia atau keturunan. Jika disebabkan karena penyakit tertentu, rambutmu bisa saja kembali menghitam pasca masa pemulihan.

Sebaiknya jangan. Bukan karena ubannya bisa bertambah banyak, tapi karena folikel atau tempat tumbuhnya rambut bisa rusak. Rambut bahkan bisa tak tumbuh lagi.

Banyak yang berpendapat kalau SLS (Sodium Lauryl Sulfate) bisa menyebabkan uban. Padahal, belum tentu. Selama kandungannya tergolong minim atau aman untuk pemakaian harian, SLS tidak menyebabkan uban. Meski begitu, kalau jenis kulitmu tergolong sensitif, hindari shampoo dengan SLS.

Beda lagi jika ada produk yang mengandung hidrogen peroksida. Bahan kimia ini bisa melunturkan warna rambut asli.

1. Usia.

Tak hanya melanin, semua hal akan menurun kinerja ketika kita menua, salah satunya kolagen (plus stamina, hehe). Sel-sel yang bertugas mendukung produksi melanin melambat kerjanya, ada juga yang mulai menua dan bahkan mati. Inilah yang membuat rambut semakin kehilangan zat warnanya.

Usia normal tumbuh uban adalah di usia akhir 30-an atau 40-an, tapi ada juga yang sudah beruban sejak umur 15 tahun.

2. Keturunan.

Satu hal lagi yang tak bisa dicegah adalah genetik atau keturunan. Faktor penyebab tumbuh uban di usia 14 tahun misalnya, dibuktikan langsung oleh studi yang dilakukan peneliti Langone University New York Doris Day.

Biasanya, orang dengan genetik bawaan akan beruban jauh lebih cepat ketimbang orang normal. Apakah kamu termasuk yang sudah beruban sejak remaja? Jika ya, artinya mungkin orangtua atau tetua keluarga kamu yang mewariskan uban secara genetik.

3. Efek Cat Rambut atau Bleaching.

Terlalu banyak paparan zat kimia, tepatnya hidrogen peroksida, akibat mewarnai rambut juga bisa menyebabkan uban. Hal ini dipicu kerusakan struktur atau pigmen pada batang rambut. Jika tak ingin rambut rusak dan berubah ubanan, sebaiknya hindari mengecat rambut terlalu sering.

Namun, bagaimana kalau rambut berwarna adalah cerminan jiwamu? Then, go for it! Dengan catatan nih, kamu mesti rajin merawatnya. Pastikan kamu menggunakan shampoo dan conditioner khusus rambut diwarnai. Rajin juga ya untuk creambath atau hair spa.

Baca Juga: Benarkah Ada Manfaat Minyak Kelapa untuk Rambut Beruban?

4. Pengobatan Tertentu.

Radioterapi atau kemoterapi juga bisa menjadi penyebab rambut putih alias uban. Jadi, jangan kaget bila ada teman atau keluargamu yang mendadak beruban saat menjalani pengobatan.

Untuk menyamarkan uban yang bikin minder, ada dua cara yang bisa kamu lakukan. Yang pertama adalah menghitamkan rambut dan rutin melakukan retouch saat uban mulai tumbuh.

Yang kedua, rajin keramas menggunakan shampoo khusus untuk rambut hitam. Salah satu shampoo uban yang bisa dicoba adalah Sunsilk Black Shine Activ-Infusion Shampoo. Di dalam shampoo uban ini, ada Urang Aring + Oil, Collagen, dan Jeruk Nipis dengan Vitamin C untuk menutrisi rambut.

Shampoo Sunsilk hitam ini memang sudah terkenal bagus untuk menjadikan rambut hitam berkilau. Rambutmu mungkin tak akan langsung terlihat hitam, tapi warna ubannya bisa jadi lebih meredup dengan rutin menggunakan shampoo uban ini.

5. Kebiasaan Merokok.

Meski sering disepelekan, nyatanya rokok bisa merangsang uban muncul lebih dini. Fakta ini diperkuat oleh banyaknya riset yang membuktikan adanya korelasi antara uban dan rokok. Perokok berat juga bisa beruban meski baru berusa 20 tahunan, lho. Jadi jika tak mau cepat ubanan, hindari rokok, ya!

6. Penyakit.

uban
Uban bisa muncul akibat stres dan metode pengobatan tertentu. (Foto: Shutterstock)

Tahukah kamu bahwa ada beberapa penyakit yang bisa menyebabkan uban tumbuh lebih cepat dari seharusnya? Tak hanya albino, uban juga bisa muncul karena penyakit autoimun, vitiligo, dan anemia akibat kekurangan zat besi, lho.

Autoimun atau tiroid berurusan dengan kelenjar pituitari yang menganggu produksi zat eumelanin, sehingga rambutmu berubah warna jadi putih.

7. Kekurangan Nutrisi.

Ada pendapat yang mengatakan kalau kekurangan nutrisi tertentu bisa membuat banyak masalah rambut, mulai dari ketombean, kulit kepala kering, rontok dan semakin menipis, hingga ubanan!

Ya, penyebab uban semakin banyak bisa jadi disebabkan oleh kurangnya beberapa nutrisi ini.

  • Mineral tembaga, bisa didapat dari kacang-kacangan, kacang polong, gandum, kerang.
  • Zat besi, bisa didapat dari daging merah, daging unggas, makanan laut, sayuran berwarna hijau pekat.
  • Vitamin B12, bisa didapat dari daging merah, daging unggas, telur, dan produk susu.
  • Vitamin D, bisa didapat dari salmon, telur, jus jeruk.

8. Sinar UV.

Percaya atau tidak, terlalu lama dan sering berada di bawah teriknya sinar matahari bisa menjadi salah satu penyebab uban semakin banyak. Sama seperti kulit yang cepat berkeriput, rambut juga mengalami penuaan dini karena sinar UV tersebut.

Sekali dua kali sih tidak apa-apa, Hair Bae. Namun, kalau kegiatanmu lebih sering dilakukan di luar ruangan, gunakan topi atau scarf untuk meredam paparan sinar matahari ini.

9. Stress.

Kebanyakan beban pikiran atau patah hati bisa merangsang hormon kortisol penyebab stress. Hal ini bisa menghambat produksi melanin pada rambut, sehingga menyebabkan uban muncul lebih dini. 

Hmm, kalau ini sedang terjadi padamu, sudah saatnya kamu melakukan hal-hal yang bikin kamu bahagia. Berlibur singkat di akhir pekan, menikmati perawatan rambut di salon, atau nonton film bersama sahabat juga membantu.

Yuk, mulai lebih memperhatikan diri sendiri. Anggap saja ini sebagai investasi untuk kesehatan dan kecantikan di saat tua nanti!

Artikel Sebelumnya
Artikel Berikutnya
Decoration image
Black hair
Hair Quiz