Tanya Jawab Minggu Ini: Apakah minyak rambut membuat rambut makin berminyak?

Yunisa | 01 Juni 2019
Minyak rambut membuat rambut makin berminyak feature image

Minyak rambut ternyata bukan penyebab rambut berminyak, loh.

Minyak rambut membuat rambut makin berminyak? Simak pendapat ahlinya di sini!

Tim All Things Hair kini membuka kesempatan Tanya Jawab (T&J) tiap minggu untuk kamu yang punya pertanyaan seputar gaya dan perawatan rambut. Kami ingin membantu menjawab segala kegalauan dan keraguan kamu, jadi silakan kirim pertanyaan lewat email ATHidmanager@gmail.com dan nantikan jawabannya di sini.

Sertakan juga nama akun sosialmu (Instagram, Twitter atau Facebook) supaya kami bisa menghubungi seandainya pertanyaanmu terpilih. Kejutan manis menunggumu!

Banyak yang beranggapan bahwa produk perawatan rambut tertentu dapat menyebabkan rambut berminyak. Ngaku deh, berapa banyak diantara kalian yang masih ragu untuk menggunakan minyak rambut? Padahal perawatan post-wash seperti minyak rambut banyak loh manfaatnya untuk rambut. Konsistensi minyak cukup rich dan padat memang terkadang bisa mengintimidasi, sih.

Ulfa Minyak rambut membuat rambut makin berminyak
Ulfa, seorang concert goer yang punya masalah dengan rambut lepek. (Foto: Natasha Estelle)

Hal ini juga menjadi kekhawatiran Ulfa, salah seorang concert goer yang kami wawancarai di sebuah konser beberapa bulan lalu. Ulfa sempat ’curhat’ bahwa ia masih ragu untuk menggunakan minyak rambut karena khawatir rambut akan jadi makin lepek.



“Apakah minyak rambut membuat rambut makin berminyak?”



Untuk menjawab pertanyaan apakah minyak rambut membuat rambut makin berminyak, kami bertanya langsung pada tim R&D (Research and Development) Unilever Global. Ternyata menurut tim ahli rambut ini, belum tentu minyak rambut membuat rambut makin berminyak loh!

Kamu perlu menemukan minyak rambut yang sesuai untuk jenis rambutmu dan menggunakannya dengan benar. Pada dasarnya, minyak rambut sangat bagus untuk rambut kering, kasar bahkan rambut keriting yang butuh kelembapan ekstra. Kalau rambutmu pernah di­-bleach atau smoothing, minyak rambut dapat membuat rambut terlihat tidak kaku.

Jadi ada dua hal yang harus kamu lakukan untuk menghindari rambut lepek saat menggunakan hair oil. Pertama-tama, tentukan terlebih dahulu produk yang sesuai dengan kebutuhan rambutmu. Lebih bagus lagi jika kamu bisa mencoba tester-nya. Semakin kering rambutmu, kamu butuh minyak rambut yang konsistensinya lebih tebal. Namun jika rambutmu tipis, kamu perlu minyak rambut yang ringan (lightweight). Peraturannya begini: Jika rambutmu diwarnai, di­-bleach, atau keriting, pilih produk dengan rich formula. Namun jika rambutmu normal bahkan cenderung tipis, gunakan produk ringan yang mudah diserap oleh batang rambutmu. Kedua, kamu harus tau cara menggunakannya dan pada rambut seperti apa minyak rambut dapat digunakan.

 

Cara menggunakan minyak rambut.

Menurut tim R&D Unilever Global, minyak rambut didesain untuk diaplikasikan pada ujung rambut dimana usianya lebih tua dibandingkan pada batang rambut yang lebih dekat ke akar. Jika kamu menggunakannya terlalu ke atas, atau bahkan sangat dekat dengan kulit kepala, maka rambutmu akan lepek dan kempes.

Jika rambutmu sangat lurus dan tipis, minyak rambut mungkin akan dirasa terlalu berlebihan. Di sinilah kamu harus pintar untuk menggunakannya. Hindari untuk menyemprotkan minyak rambut secara langsung pada rambut. Coba deh tuangkan atau semprotkan minyak pada telapak tangan sebelum mengaplikasikannya.

Minyak rambut membuat rambut makin berminyak - rambut tipis
Siapa bilang minyak rambut jadi culprit rambut lepek? (Foto: Natasha Estelle)

Ratakan minyak rambut ke seluruh telapak tangan, manfaatkan suhu tubuh untuk membuat minyak rambut lebih lumer sehingga mudah untuk diaplikasikan secara merata. Gosok telapak tanganmu dengan memutarnya searah jarum jam beberapa kali. Jika sudah cukup lumer, aplikasikan terlebih dahulu di ujung rambut. Mulai dari ujung rambut lalu perlahan-lahan naik ke bagian atas.

Ingat ya, a little goes along the way. Lebih baik gunakan sedikit-sedikit dan menambahnya perlahan jika kurang. Fokus pada ujung rambut dan tengah batangnya.

 

Penggunaan minyak rambut sesuai dengan kondisi rambut.

Yang paling unik dari minyak rambut adalah dwifungsinya, baik sebagai perawatan maupun sebagai produk styling. Kamu bisa menggunakan minyak rambut dalam keadaan rambut apapun loh.

1. Pada rambut basah.

Gunakan pada rambut setengah basah. Dengan begini, kamu bisa mengunci kelembapan rambut sebelum menggunakan produk perawatan atau styling

2. Pada rambut kering.

Gunakan kira-kira 1 pump untuk ’menjinakkan’ batang rambut yang kering dan mengembang. Minyak rambut dapat membantu mempertegas definisi rambut keriting milikmu.

3. Pada second-day hair.

Jika rambut dirasa sudah mulai kering saat hari kedua setelah keramas, coba trik ini! Lembapkan sedikit rambut menggunakan spray berisi air.  Cukup basahi area yang akan kamu beri minyak rambut. Gunakan hair oil lalu buat dalam bentuk twist. Selang beberapa saat, kamu bisa melepaskan twist pada rambut dan membuat rambut keritingmu lebih memiliki definisi.

Minyak rambut membuat rambut makin berminyak - membuat twist
Buat twist pada rambut agar rambut semakin mudah ditata. (Foto: Natasha Estelle)

Meski minyak rambut cenderung lebih mahal dibanding produk perawatan rambut lainnya, namun dengan penggunaan yang hanya sedikit, produk ini cukup worth it kok. Jadi, apakah minyak rambut membuat rambut makin berminyak? Jawabannya: Tidak, jika kamu menggunakan produk yang sesuai dan melakukan cara aplikasi yang tepat. Berbagai minyak rambut seperti minyak almond, minyak zaitun, hingga minyak kelapa bisa kamu coba. Jangan ragu ya, untuk memasukkan minyak rambut dalam rangkaian perawatan rambutmu!