Tanya Jawab Minggu Ini: Bagaimana cara merawat rambut bleaching?

Tim All Things Hair | 04 Mei 2019
merawat-rambut-bleaching-tanya-jawab-ath

Cukup lakukan 4 cara ini untuk merawat rambut bleaching milikmu!

Tim All Things Hair kini membuka kesempatan Tanya Jawab (T&J) tiap minggu untuk kamu yang punya pertanyaan seputar gaya dan perawatan rambut. Kami ingin membantu menjawab segala kegalauan dan keraguan kamu, jadi silakan kirim pertanyaan lewat email ATHidmanager@gmail.com dan nantikan jawabannya di sini.

Sertakan juga nama akun sosialmu (Instagram, Twitter atau Facebook) supaya kami bisa menghubungi seandainya pertanyaanmu terpilih. Kejutan manis menunggumu!

Minggu ini ada yang spesial karena kami akan membahas topik yang jarang dibicarakan namun penting untuk dibahas: merawat rambut bleaching. Bleaching rambut bisa dianggap sebuah komitmen besar terhadap rambut. Bisa dibilang rambutmu tidak akan sama seperti dulu lagi. Tidak ada jalan untuk mengembalikannya, kecuali menunggunya panjang lalu memotongnya. Nah, memiliki rambut bleaching artinya perawatan rambutmu harus ekstra juga, terutama jika kamu cepat bosan dengan berbagai warna rambut.

gloria-gloriajessicaid-merawat-rambut-bleaching
@Gloriajessicaid (Foto: Natasha Estelle)

Pertanyaan kali ini datang dari Gloria, yang memang suka bereksperimen dengan warna rambut. Saat ditemui di konser John Mayer pekan lalu, Gloria yang hadir dengan gaya rambut wet pixie look ini bertanya pada All Things Hair mengenai bagaimana cara merawat rambut bleaching yang tepat.



“Bagaimana perawatan yang tepat untuk rambut bleaching? Rambutku tetap terasa kering meskipun sudah mengikuti tips dari hairstylist”



Menurut R&D Unilever Global, proses bleaching rambut mengikis lapisan lipid di bagian terluar batang rambutmu. Bayangkan apa yang terjadi saat lapisan terluar batang rambutmu terkikis? Saat kehilangan bagian yang bertugas untuk melembutkan dan mengkondisikan rambut ini, rambutmu otomatis akan terasa sangat kering. Biasanya, ujung rambut terasa seperti ‘sapu ijuk’; kasar dan kering. Hal ini wajar, namun bukan berarti tak bisa diubah. Yang kamu butuhkan hanya beberapa tips dalam merawatnya!

1. Gunakan produk khusus rambut rusak.

Cari produk perawatan rambut yang dapat mengkondisikan rambut dengan menyeluruh. Kamu bisa memilih shampoo dan conditioner yang khusus untuk rambut rusak. Misalnya, kamu bisa gunakan Dove Total Damage Treatment Shampoo dan Conditioner. Produk ini mengandung teknologi nutri progresif yang membuat rambutmu semakin sehat jika semakin sering dipakai.

Dove Total Damage Treatment Shampoo

Akibat terkikisnya lapisan terluar rambut, rambutmu jadi mudah patah dan kehilangan fleksibilitasnya. Agar tetap lembut, jangan pernah skip pakai conditioner ya! Your hair will thank you for that.

2. Maksimalkan dengan perawatan rambut lanjutan.

Jika conditioner dirasa belum cukup, kamu bisa tambahkan perawatan lanjutan dalam merawat rambut bleaching dengan menggunakan leave-on treatment seperti serum, hair oil, atau vitamin rambut.

Untuk hasil maksimal, gunakan serum atau vitamin rambut saat rambut dalam keadaan setengah basah. Penyerapannya biasanya lebih optimal. Kamu juga bisa menggunakan vitamin rambut sebagai produk saat menata rambut bleaching. Dapatkan dua manfaat sekaligus; rambut lebih rapi dan lebih sehat. Salah satu favorit kami adalah Sunsilk Soft and Smooth Vitamin, karena vitamin ini mengandung 5 manfaat minyak alami yang benar-benar bisa menutrisi batang rambut sekaligus melembapkannya.

Sunsilk Soft and Smooth Vitamin

3. Potong ujung rambut minimal 6 minggu sekali.

Pada umumnya, rambut kita tumbuh panjang setiap 6 – 8 minggu. Ujung rambut akan semakin kering karena tidak mendapatkan nutrisi sebanyak rambut yang baru tumbuh di pangkal rambut.

Usahakan untuk melakukan trim di ujung rambut minimal 6 minggu sekali. Hal ini juga sebagai upaya untuk mencegah rambut bercabang.

4. Minimalkan penggunakan flat iron.

Rambut kering dan mengembang akibat bleaching bisa membuatmu tak bisa menahan godaan untuk meluruskannya dengan flat iron. Namun, efek negatif dari suhu panas flat iron sebenarnya bisa merugikanmu jika kamu tidak bijak dalam menggunakannya.

menata-model-rambut-bleaching-dengan-cepol
Jika ragu, gunakan saja gaya cepol. (Foto: Hariono Halim)

Coba deh mulai sekarang minimalkan penggunaan flat iron atau curling iron. Sebagai alternatif, kamu bisa mencoba teknik penataan rambut tanpa alat atau berbagai variasi gaya rambut keren yang tidak memerlukan flat iron seperti teknik kepang dan ponytail.

Dengan konsisten melakukan 4 hal ini, kami yakin merawat rambut bleaching tidak akan sulit! Rambutmu akan lebih lembut, sehat, dan tidak mudah rontok.

Lanjutkan membaca