10 Manfaat Hair Tonic yang Perlu Kamu Tahu dan Cara Pakainya

Hair tonic tak hanya bisa menyuburkan rambut. Ada beragam manfaat lain yang kamu perlu tahu.

Layaknya kulit yang harus dirawat dengan skin care, rambut juga butuh nutrisi dari hair tonic dan vitamin rambut, lho. Meski sering dianggap sepele, nyatanya produk hair care yang hits di era 1920-an ini punya segudang manfaat untuk kesuburan rambutmu.

Mayoritas hair tonic mengandung vitamin E, vitamin B2, lactic acid, dan bahan natural lainnya yang baik untuk kulit kepala. Kamu tentunya familier dengan bahan-bahan alami seperti ekstrak ginseng, urang-aring, dan aloe vera. Sedang mencari hair tonic yang cocok untuk menyehatkan rambut?

Tim All Thing Hair merekomendasikan kamu untuk mencoba Dove Intensive Hair Fall Treatment Tonic. Kandungan dynazinc dan grapeseed oil mengunci kelembapan rambut untuk membuatnya 10x lebih kuat. Cocok untuk kamu yang bermasalah dengan rambut rontok!

Berikut ini, Tim All Things Hair merangkum 10 manfaat hair tonic yang perlu untuk kamu tahu. Simak sejenak, ya!

1. Menguatkan Akar Rambut.

Manfaat hair tonic yang utama adalah memperkuat akar rambut agar tidak mudah rontok dan patah. Biasanya, hair tonic jenis ini mengandung ekstrak urang aring, ginseng, atau lidah buaya yang baik untuk kesehatan kulit kepala.

2. Menyehatkan Kulit Kepala.

wanita asia bicara tentang manfaat hair tonik
Salah satu manfaat hair tonic yang terpenting adalah menjaga kesehatan kulit kepala. (Foto: Shutterstock)

Semua kandungan baik yang ada dalam hair tonic bisa menutrisi bisa menyehatkan kulit kepala kamu. Oleh karenanya, penggunaan hair tonic sangat dianjurkan untuk kamu yang punya masalah dengan kulit kepala. Seperti kulit kepala berminyak, rambut rontok, ketombe, sampai kebotakan dini.

3. Menutrisi Rambut Sehabis Keramas.

Momen terbaik untuk menggunakan dan memaksimalkan manfaat hair tonic adalah sehabis keramas. Saat kulit kepala masih lembap, tuang hair tonic secukupnya ke telapak tangan dan pijat kulit kepala secara perlahan. Pori-pori kulit kepala yang masih terbuka akan memudahkan proses penyerapan nutrisi hair tonic.

4. Mengurangi Rambut Rontok dan Patah.

Dengan pemakaian rutin, rambut rontok dijamin berkurang. Rambutmu juga jadi lebih kuat dan tidak mudah patah saat dikepang atau distyling menggunakan catokan.

wanita asia berambut panjang menggunakan hair tonik
Perkuat akar rambut agar tidak mudah rontok dengan hair tonic. Apa saja manfaat hair tonic yang kamu tahu? (Foto: Hariono Halim)

5. Menambah Kilau Rambut.

Hair tonic jenis tertentu juga efektif membuat rambut jadi lebih berkilau dan lembut, lho. Kalau kamu sering menata rambut dengan catokan dan hairdryer, kamu bisa memilih hair tonic yang mengandung phytantriol dan panthenol.

6. Membantu Rambut Cepat Panjang.

Sedang berniat memanjangkan rambut dalam waktu singkat? Cara termudah adalah rajin menggunakan hair tonic setiap hari. Kamu bisa memijat kulit kepala dengan hair tonic yang mengandung ekstrak ginseng, lidah buaya, ataupun bahan alami yang bermanfaat merangsang pertumbuhan rambut lainnya.

7. Menjadikan Rambut Lebih Wangi.

Selain menyuburkan dan menyehatkan kulit kepala, hair tonic juga membuat rambut terasa lebih wangi. Ada banyak jenis hair tonic yang aromanya bisa kamu pilih sesuai keinginan, lho.

wanita asia menggunakan hair tonik
Hair tonic untuk menyehatkan kulit kepala (Foto: Shutterstock)

8. Mengurangi Ketombe.

Pilih tonik rambut yang mengandung anti keraltik, asam amino, dan cimbazole untuk melawan ketombe pada kulit kepala. Dengan pemakaian rutin, kulit kepalamu dijamin bebas dari masalah rambut yang mengganggu!

9. Menghindari Rambut Bercabang.

Jika akar rambut sudah ternutrisi dengan baik, kamu tak perlu takut dihantui masalah rambut bercabang. Agar batang rambut kuat dan sehat, pilih hair tonic yang kaya vitamin E. Jangan pandang remeh manfaat hair tonic yang satu ini!

wanita asia berambut hitam bicara soal manfaat hair tonik
Manfaat hair tonic yang paling mendasar: merangsang pertumbuhan rambut. (Foto: Hariono Halim)

10. Merangsang Tumbuhnya Rambut Baru.

Nutrisi yang cukup bisa merangsang tumbuhnya baby hair atau rambut baru pada kulit kepala. Sebaiknya, pilih hair tonic yang mampu menghambat produksi hormon dehydrotestosteron (DHT) dan memperlancar aliran di kulit kepala.

1

Kocok Botol Sebelum Dipakai.

Sebelum menggunakan hair tonic, jangan lupa untuk selalu mengocoknya terlebih dulu. Langkah ini penting untuk meratakan kandungan tonik yang mengendap. ​Pastikan rambutmu dalam keadaan lembap, ya!

 

2

Teteskan di Kulit Kepala.

Aplikasikan tonik langsung ke kulit kepala untuk memberikan nutrisi lebih efektif ke kulit kepala. Teteskan tonik ke beberapa titik di mahkota kepala. 

3

Pijat Lembut.

Pijat lembut kulit kepala dengan menggerakan ujung-ujung jari dengan gerakan memutar di seluruh bagian kepala. Cara ini akan membuat kulit kepala terasa rileks, juga mendorong penyerapan produk serta pertumbuhan rambut. Setelah memijat kulit kepala, rapikan rambutmu dengan menyisirnya. Sisir rambut menggunakan sisir bergigi jarang atau jari untuk mengurangi kerontokan. Manfaat hair tonic pun bisa terasa maksimal!

 

Artikel selanjutnya