Cara Mengatasi Rambut Kering Akibat Kena AC Setiap Hari

Tahukah kamu bahwa AC bisa bikin rambut kering dan rontok?

Bekerja #dirumahaja otomatis membuat kamu harus berada di dalam ruangan terus-menerus. AC pun jadi andalan untuk mendinginkan diri di tengah panasnya suhu udara di Indonesia, khususnya Jakarta.

Meski efektif menyejukkan udara dan menjagamu tetap nyaman saat bekerja di rumah, nyatanya AC tak selalu membawa efek baik untuk kesehatan dan kecantikan tubuhmu, lho.

Kualitas udara ditentukan oleh kadar kelembapannya. Secara ideal, kadar kelembapan udara harus berkisar antara 45%-64% (RH). Kadar air yang terlalu rendah alias kering bisa meningkatkan persebaran bakteri dan virus.

Sayangnya, masih banyak orang yang belum aware akan hal ini. Suhu udara yang terlalu dingin bisa membuatmu tak nyaman. Kamu cenderung merasa kedinginan sehingga sulit berkonsentrasi.

Ingin tahu apa saja dampak negatif AC terpapar AC yang terlalu dingin setiap hari?

Sebabkan Dehidrasi.

Air Conditioner (AC) atau pendingin udara bekerja dengan cara membuang kelembapan atau kadar air di udara. Otomatis, kamu akan merasa pusing akibat dehidrasi atau kekurangan cairan tubuh.

Untuk menyiasati hal ini, kamu bisa minum air putih yang banyak atau menyalakan diffuser di dekat meja kerjamu. Jika ada jendela yang dirasa adem dan tidak menghadap sinar matahari, kamu bisa membukanya untuk membiarkan udara segar masuk.  Mematikan AC sejenak tak ada salahnya, kok!

Masalah Pernafasan.

Kelamaan menyalakan AC dengan suhu dingin juga bisa berujung pada masalah pernafasan, lho. Hidung bisa tersumbat, tenggorokan juga terasa gatal akibat suhu udara yang kering. Jika kamu mulai merasakan gejala ini, ambil jeda sejenak untuk keluar ruangan dan menghangatkan diri.

Selain itu, mata jadi organ tubuh yang ikut terkena dampaknya. Saat AC terlalu dingin, mata jadi ikut kering dan cepat lelah. Saat mata terasa kering, gatal, atau merah, segera beri obat tetes mata!

Sebarkan Virus dan Bakteri.

Suhu dingin dan sirkulasi udara yang terperangkap akibat AC bisa memperburuk penyakit atau kondisi alergi seseorang. Terlebih, jika AC tersebut jarang dibersihkan atau dicuci filternya.

Filter AC yang dibiarkan berdebu dan kotor bisa menyebarkan virus atau bakteri yang mengancam kesehatanmu. Bahkan dalam beberapa kasus, AC bisa memicu terjadinya rhinitis atau infeksi saluran pernafasan akibat infeksi virus atau oleh reaksi alergi. Duh!

Agar terhindar dari penyakit, sebaiknya servis atau bersihkan filter AC-mu minimal seminggu sekali.

Bikin Rambut dan Kulit Terasa Kering.

Bagai buah simalakama, di satu sisi AC jadi oase di tengah teriknya sinar matahari. Namun di sisi lain, AC bisa membuat kulit dehidrasi, bahkan menyebabkan rambut kering dan mudah kusut. Hal ini disebabkan oleh kemampuan AC mengikis kadar air yang ada di epidermis kulit dan rambut manusia.

Agar kulit tidak kering, kenakan pakaian yang tertutup. Kamu bisa melapisi baju dengan jaket untuk melindungi kulit dari paparan AC secara langsung. Jangan malas untuk selalu mengoleskan lotion untuk melembapkan. Face mist juga bisa jadi solusi untuk menghidrasi wajah.

Jika kamu mengalami masalah rambut kering dan mudah kusut padahal jarang dicatok, AC bisa jadi tersangka utamanya. Lantas, bagaimana cara mengatasi rambut kering akibat AC?

cara mengatasi rambut kering karena ac
Paparan AC bisa bikin rambut kering dan rontok. (Foto: Hariono Halim)

Tim All Things Hair punya sederet tips dan trik yang bisa kamu praktikkan untuk merawat rambut kering karena AC. Simak sejenak, yuk!

1. Hindari Duduk di Dekat AC.

Kalau meja kerja atau belajarmu persis berhadapan dengan AC, sebaiknya segera pindah. Paparan angin dari AC akan langsung mengenai kulit dan rambutmu. Selain bikin menggigil, kadar air yang ada dalam kulit dan rambut bisa terkuras habis sehingga terasa kering.

Jika situasi tidak memungkinkan untuk pindah, kamu bisa menutup lubang AC menggunakan kertas penghalang agar anginnya tak langsung mengenai tubuhmu. Jenis AC gedung yang bisa diakali dengan cara ini biasanya merupakan tipe AC Split Wall dan Split Duct yang menempel pada langit-langit.

2. Pilih Produk yang Tepat.

Setiap hari berada di ruangan ber-AC membuat kulit kepala kering dan rentan berketombe. Tim All Things Hair merekomendasikan kamu untuk keramas menggunakan shampoo dan conditioner perawatan khusus untuk kulit kepala dan yang memperbaiki batang rambut.

Shampoo untuk rambut kering
Pilih yang sesuai dengan kebutuhanmu. (Foto: All Things Hair Studio)

Rambut yang mengembang kadang bisa disebabkan karena rambut yang terlalu kering. Pilih yang memang dikhususkan untuk rambut mengembang atau yang memiliki kandungan melembapkan ekstra. Lihat juga pilihan produk shampoo dan conditioner dari All Things Hair.

3. Selalu Gunakan Conditioner.

cara merawat rambut kering karena ac
Jangan malas pakai conditioner untuk menghindari rambut kering. (Foto: Natasha Estelle)

Kamu tidak boleh malas menggunakan conditioner untuk melembapkan rambut sehabis keramas. Meski sering dianggap remeh, nyatanya posisi conditioner sama pentingnya dengan shampoo, lho. Salah satu cara mengatasi rambut kering karena AC yang paling mudah adalah menggunakan conditioner.

Conditioner bermanfaat memberi nutrisi tambahan pada rambut, sehingga rambut terasa lembut dan mudah diatur. Rambut juga terhindar dari kekeringan dan stres akibat suhu ekstrem dari panasnya alat styling dan AC yang super dingin.

4. Semprotkan Hair Mist.

Jaga rambutmu tetap lembut, berkilau dan wangi dengan rajin menyemprotkan hair mist. Layaknya kulit yang perlu dilembapkan dengan facial spray, rambut indahmu juga butuh perhatian, lho.  Sebisa mungkin, pilih hair mist yang mengandung bahan melembapkan, seperti argan atau marula oil. 

Kalau kamu sedang mempersiapkan liburan akhir tahun dengan pergi ke negara yang memiliki musim dingin, sesuaikan perawatan rambutnya juga. Baca cara menjaga rambut tetap kece ketika pergi ke negara empat musim

5. Hindari Keramas Terlalu Sering.

Tim All Things Hair tak akan bosan-bosannya mengingatkan bahwa keramas terlalu sering justru menyebabkan rambut kering. Keramas bisa mengurangi produksi minyak alami rambut, sehingga akan terasa kering dan kaku.

Penting untuk diketahui, keramas setiap hari tidak cocok untuk semua jenis rambut. Rambut normal cenderung kering sebaiknya keramas tidak lebih dari 2-3 kali seminggu. Namun, intensitasnya sangat tergantung pada tekstur, jenis, dan ketebalan rambut.

Jika ingin rambut bebas rontok dan senantiasa terasa lembut setiap hari, kamu bisa memadukan Dove Total Damage Treatment Shampoo dan 1 Minute Super Conditioner Intensive Damage Treatment. Rontok dijamin berkurang hingga 99%.

6. Nyalakan Humidifier.

Untuk menjaga kelembapan udara, kamu bisa menyalakan humidifier di samping meja kerjamu. Humidifier merupakan alat pelembap udara yang menyemprotkan uap air saat dinyalakan.

Selain membantu menjaga kelembapan rambut dan kulit, humidifier yang dicampur dengan essential oil juga punya segudang manfaat kesehatan lainnya, lho. Seperti mencegah pilek, bibir dan kulit kering, migrain, dan penyakit lainnya. Penangkal debu dan alergi yang satu ini patut dicoba!

7. Keluar Ruangan.

cara merawat rambut kering karena ac
Sesekali keluar ruangan untuk menghindari rambut kering karena AC. (Foto: Hariono Halim)

Salah satu cara mengatasi rambut kering karena AC adalah dengan sering mengambil jeda untuk keluar menghangatkan diri. Di sela kesibukan, kamu bisa curi waktu saat keluar makan siang, mengisi air minum di pantry, dan buang air kecil di toilet. Kamu juga bisa membuka jendela (jika ada) untuk menetralkan suhu ruangan.

8. Perbanyak Minum.

Cegah dehidrasi dengan banyak minum air putih setiap hari. Ini tak hanya berdampak positif untuk saluran pencernaan, namun juga kecantikan kulit dan rambut. Minimal minum air 2 liter sehari, jangan tunggu sampai rasa haus datang!

 

Masalah suhu yang terlalu dingin mungkin tidak akan langsung terasa pada kesehatan rambut. Namun, efeknya akan terasa dalam beberapa bulan dan akan sulit jika kamu ingin mengembalikan kondisinya seperti semula. Karena itu, lakukan beberapa cara mengatasi rambut kering ini setiap hari secara rutin.