Tutorial Hijab Sporty untukmu yang Aktif Bergerak

Siapa bilang wanita berhijab tak bisa tampil stylish saat berolahraga?
tutorial-hijab-sporty-tampilan-akhir-782x439.jpg
Waktu
Tingkat kesulitan
Tingkat kesulitan

Berhijab tak jadi alasan untuk malas berolahraga. Meski tampil tertutup, kita tetap bisa bergerak dengan nyaman kok! Asalkan, kita memilih gaya hijab sporty dengan bahan yang tepat.

Gaya yang praktis sangat diperlukan untuk gerakan olahraga yang dinamis. Hindari pemakaian jarum pentul yang terlalu banyak, karena jarum bisa lepas saat kita aktif bergerak. Tentu rasanya tidak nyaman ya, jika kita harus merapikan hijab di tengah latihan.

Selain gaya, kebersihan kulit kepala juga jadi yang utama. Sudah bukan rahasia jika pemakai hijab sering berhadapan dengan masalah ketombe dan rontok. Hal ini terjadi karena kepala yang tertutup seharian. Saat berolahraga, keringat juga tertahan di dalam kerudung sehingga membuat kulit kepala lembap dan berminyak.

Kami sarankan untuk rutin menggunakan shampoo yang diformulasikan untuk wanita berhijab, seperti Sunsilk Hijab Recharge Anti Dandruff Shampoo. Kandungan zinc pada shampoo ini dapat membantu mencegah perkembangan jamur yang menjadi sumber munculnya ketombe di kulit kepala.

Jika kulit kepala bersih dan sehat, olahraga jadi makin leluasa. Kamu juga tetap bisa tampil chic dengan hijab. Berikut adalah tutorial hijab sporty yang bisa kamu ikuti.

1

Ikat Rambut dengan Scrunchie.

Jangan menyepelekan langkah yang satu ini. Mengikat rambut memang jadi tahapan yang umum dilakukan sebelum memakai hijab.

Untuk gaya yang satu ini, kamu perlu memakai scrunchie yang berukuran tebal. Gunanya adalah untuk menahan hijab turban bergaya turban ini.

Tip Editor: Hindari mengikat rambut terlalu kencang karena akan membuat kepala pusing. Rambut pun bisa rontok jika diikat setiap hari.

2

Pakai Ciput Ninja.

Kenakan ciput ninja yang tak hanya menutupi kepala tapi juga leher. Turban yang akan kita buat hanya menutupi bagian kepala, sehingga penting bagi kita untuk memilih ciput ninja.

Agar tidak gerah, kamu bisa memilih ciput ninja berbahan kaos rayon yang adem dan menyerap keringat. Perhatikan juga ukuran ciput ninjanya ya, usahakan ukurannya fit di leher kamu.

3

Kenakan Pashmina.

Pakai pashmina di kepala dengan satu sisi lebih panjang dari sisi lainnya. Kami merekomendasikan pashmina berbahan kaos yang bisa menyerap keringat.

Tapi, hindari memilih hijab yang bahannya terlalu tebal. Pashmina viscose atau voile juga bisa dipilih.

4

Silangkan Hijab di Belakang Kepala.

Tarik dua sisi pashmina dari depan ke belakang lalu silangkan. Tarik lagi ke bagian depan. Lakukan dengan hati-hati dan rapikan.

Tip Editor: Agar terlihat lebih rapi, pilih warna pashmina yang senada dengan ciput ninja. Warna-warna monokrom akan membuat penampilan terlihat lebih simple.

5

Tarik Hijab ke Atas Kepala.

Tarik sisi hijab yang lebih pendek ke atas kepala. Lingkarkan di atas cepol atau ikatan rambut. Setelah itu, selipkan di bagian bawah.

Kemudian, tarik sisi hijab yang panjang dan lingkarkan di atas cepol dengan arah yang bersebrangan dan rekatkan dengan peniti di bagian bawah hijab.

6

Kenakan Bandana.

Rapikan turban dan pastikan melekat dengan sempurna di kepala. Untuk memberi gaya hijab sporty yang chic, kenakan bandana di kepala.

Kamu bisa memilih bandana dengan warna yang kontras ataupun senada. Asalkan, jangan kenakan bandana yang sewarna dengan hijab pashmina.

7

Hasil Akhir Hijab Sporty.

Tadaa! Ini hasil akhir hijab sporty yang simple tapi stylish. Berolahraga indoor maupun outdoor tetap nyaman dengan kerudung turban ini.

Gaya hijab sporty turban ini cocok dipakai untuk ragam jenis olahraga, mulai dari jogging, tennis, hingga zumba. Agar tidak salah memilih gaya hijab sporty, ada beberapa hal mendasar yang perlu kamu tahu.

 

1. Pilih Bahan yang Nyaman.

Pemilihan bahan memegang peranan paling penting. Seperti memilih baju olahraga, hijab juga harus menyerap keringat dan tidak mudah bau. Kini, sudah banyak pilihan hijab sporty yang terbuat dari bahan-bahan canggih seperti katun bambu yang punya fungsi anti bakteri.

2. Tentukan Gaya Personalmu.

Gaya hijab sporty juga sangat bergantung pada selera pribadi. Apakah kamu lebih nyaman memakai hijab menutup dada? Atau kamu lebih senang memakai turban? Jika kamu sudah nyaman dengan hijabmu, bergerak pun jadi lebih leluasa.

3. Hindari Banyak Jarum Pentul.

Lupakan gaya hijab ribet dengan banyak jarum pentul. Stylish tak harus repot, kok! Pilih gaya yang sederhana atau kenakan hijab instan. Hijab instan khusus olahraga sudah banyak dijual secara online. Kamu tinggal pilih deh!

Dengan gaya hijab sporty yang chic, olahraga jadi makin semangat ya?

Artikel selanjutnya