Bergaya Vintage dengan Rambut Ala Model Pin-up

Keluarkan sisi vintage-mu dengan rambut a la model pin-up yang satu ini!
tutorial-pin-up-hair-782x439.jpg
Waktu
Tingkat kesulitan

Istilah pin-up girl pertama kali dipopulerkan di Amerika pada tahun 40-an dan menjadi gaya yang ikonik sejak itu. Ciri khas dari gaya pin-up adalah rambut keriting, pakaian seksi, dengan eyeliner tajam dengan warna lipstik yang bold. Nah, gaya rambut ini sering tertukar dengan gaya rockabilly yang memang populer di tahun yang sama. Bedanya, gaya rockabilly lebih kasual dan mengutamakan warna-warna gelap, sedangkan pin-up lebih classy dan kerap menggunakan warna merah sebagai aksen yang dominan.

Tema yang paling umum dari gaya fashion pin-up secara keseluruhan adalah warna merah yang bold. Biasanya warna ini ditekankan pada rok dan scarf rambut. Baik rambut dan makeup pun merupakan upgrade modern yang terinspirasi dari gaya vintage tanpa meninggalkan beberapa elemen penting seperti rambut keriting, victory rolls, dan lipstick matte untuk memberi kesan penuh pada bibir. Meski berasal dari jaman dahulu bukan berarti gaya ‘jadul’ dan ketinggalan jaman lho! Sesekali untuk variasi gaya, kamu bisa mencobanya. Siapa tahu kamu juga bisa mencoba gaya rambut ini untuk Halloween!

Nah, sebelum menatanya, kamu perlu mempersiapkan rambut agar lebih mudah ditata. Keramas dengan shampoo dan conditioner yang bisa membersihkan rambut secara menyeluruh, sebab, kulit kepala berminyak akan membuat hasil akhir rambutmu menjadi kurang keren. Coba deh kombinasi TRESemmé Deep Cleanse and Protect Shampoo serta TRESemmé Deep Cleanse and Protect Conditioner dengan manfaat detoks yang maksimal. Ekstrak green tea dan ginger-nya dapat membuat kulit kepala bersih sempurna sekaligus merawatnya dari bakteri.

Untuk menghemat waktu, kamu bisa keramas semalam sebelumnya untuk memastikan rambutmu kering sempurna.

1

Pakai heat protection spray.

Untuk gaya ini, kamu perlu menggunakan curling iron agar tampilannya lebih sempurna. Karena itu pastikan rambutmu terhindar dari kerusakan dengan menggunakan TRESemmé Keratin Heat Protect Spray pada batang rambut. Biarkan formulanya menyerap sempurna sebelum melanjutkan tahapan penataan.

Lihat juga tips memakai heat protect spray supaya hasilnya lebih maksimal.

2

Buat ponytail.

Ikat rambut menjadi high ponytail. Gunakan beberapa karet agar ikatannya lebih kencang. Kemudian pisahkan poni dari bagian rambut yang lain.

3

Mengeriting bagian poni.

Keriting bagian poni menggunakan curling iron berukuran kecil. Gulung ke arah dalam lalu lepaskan perlahan agar bentuk lekukannya lebih tahan lama.

4

Sasak rambut.

Semprotkan TRESemmé Salon Finish Extra Hold Hairspray pada poni sebelum menyasaknya.

Sasak rambut dari bagian tengah ke arah bawah atau akar rambut.

5

Menyisir poni.

Sebelum menyisir poni, semprotkan hairspray pada sisir agar rambut lebih rapi setelah disisir tanpa mengubah bentuknya. Gunakan TRESemmé Salon Finish Extra Hold Hairspray agar hasilnya lebih awet dan tahan lama.

6

Menata poni.

Bentuk poni dengan bagian ujungnya melengkung, kemudian jepit dengan bobby pin persis di atas telinga.

7

Keriting sisa rambut.

Keriting bagian ujung ponytail menggunakan curling iron dengan ukuran yang sama untuk menjaga konsistensi bentuknya. Tapi kalau kamu ingin bereksperimen, tak adal salahnya memadukan beberapa ukuran sekaligus!

8

Menata cepol.

Bagi ponytail menjadi beberapa bagian, lalu gulung dan jepit ujungnya ke dekat ikatan rambut hingga menyerupai messy bun.

Caranya, pelintir atau twist rambut hingga membentuk cepol, kemudian jepit bagian ujungnya.

9

Tambahkan scarf.

Sebagai sentuhan terakhir, pakai scarf berwarna merah agar lebih ikonik. Lipat scarf menjadi bentuk segitiga. Kemudian pasangkan di kepala menjadi bandana lalu ikat ujungnya menjadi bentuk pita dengan posisi tepat di atas kepala.

10

Tampilan akhir

Selesai deh! Gaya rambut ini cocok untuk kamu yang senang segala hal bernuansa vintage!

Selamat mencoba ya!

Artikel selanjutnya