3 Do’s and Dont’s Dapatkan Swipe Right di Aplikasi Tinder

Mencari jodoh cukup dengan satu geseran jari. Ini caranya!

Aplikasi Tinder dengan 12 juta lebih pengguna aktif di seluruh dunia adalah bukti nyata bahwa banyak orang yang kesepian. Tinder menjadi suatu platform penghubung untuk kaum single, entah untuk sekadar mencari teman ngobrol, teman kencan, pacar, atau bahkan pasangan hidup.

Namun mendapatkan teman atau pasangan di aplikasi Tinder adalah sesuatu yang mungkin masih jadi misteri bagi sebagian orang, karena tak ada guideline atau data scientific yang membuktikan kesuksesannya. Bisa dibilang, menjajal peruntungan di Tinder merupakan gabungan dari pemahaman kamu soal art of dating dan juga cara kamu merepresentasikan diri pada calon temanmu di aplikasi tersebut.

Mengenal Tinder Lebih Jauh.

Selain interpersonal skill, tentunya kamu harus bisa menampilkan sisi terbaikmu di Tinder. Tidak bisa dipungkiri bahwa swipe right adalah currency untuk menunjukkan ketertarikanmu pada calon pasangan. Gestur menggeser foto ke kanan pada profil seseorang yang kamu temui di Tinder, adalah tanda bahwa kamu ‘tertarik’ pada seseorang, dan didapatkan dengan cara yang superficial: penilaian penampilan.

Jika tertarik, calon temanmu akan menggeser fotomu ke kanan dan terjadilah match. Saat match, kamu baru bisa membuka obrolan dengan calon temanmu tersebut.

Wanita asia menggunakan handphone untuk browsing di aplikasi tinder
Pertemanan dimulai dari swipe. Sudah siapkah kamu? (Foto: Shutterstock)

As shallow as it sounds, cara kerja aplikasi Tinder adalah membiarkan penggunanya tertarik secara fisik terlebih dahulu sebelum melakukan pengenalan lebih jauh. Penilaian secara fisik ini bisa dilihat dari wajah, dari caranya menata rambut, cara menggunakan makeup atau berpakaian. Menemukan yang kamu suka seperti membuka katalog jodoh!

Nah, jika kamu sudah siap dengan ‘kerasnya’ dunia online dating, kamu harus pastikan kamu memiliki cukup pengetahuan bagaimana menampilkan fitur terbaikmu dari foto.

Membuat Profil di Aplikasi Tinder.

Sebelum memilih foto yang baik, kamu harus tahu komponen apa saja yang harus dipenuhi dalam membuat profil Tinder. Foto paling pertama yang kamu pilih adalah main profile picture kamu. Foto tersebut berperan sangat penting untuk dipilih oleh calon temanmu.

Kamu bisa memasukkan foto lainnya dalam bentuk galeri yang bisa digeser, jika seseorang tertarik untuk mengenalmu lebih dalam. Maksimal penggunggahan adalah 6 (enam) foto.

Contoh aplikasi tinder pada handphone
Ini contoh dating profile yang harus kamu buat. (Foto: blog.gotinder.com)

Di bawah fotomu, Tinder akan menunjukkan nama panggilanmu serta umurmu. Di bawahnya, kamu bisa memasukkan pekerjaan serta lokasi. Di bagian paling bawah, calon temanmu bisa menemukan satu paragraf singkat tentang diri kamu. Jika kamu sudah memenuhi semuanya, kamu sudah siap untuk swipe kanan dan kiri di Tinder!

1. Tunjukkan Kepribadian Kamu Lewat Gambar.

Wanita asia dengan rambut panjang melakukan swafoto
Hindari selfie untuk dapatkan angle terbaikmu. (Foto: Shutterstock)

Di Tinder, kamu bisa memilih 6 foto terbaikmu. Pilihlah foto yang paling mendekati kepribadianmu dan merepresentasikan kehidupan pribadimu.

Do: Pilih kombinasi head shot, body shots, serta fotomu saat melakukan aktivitas outdoor. Kamu bisa memasukkan satu group photo yang membuat kamu terlihat menarik, untuk menunjukkan kepribadianmu yang outgoing dan supel.

Don’t: Jangan memasukkan terlalu banyak group photo. Calon temanmu akan bingung membedakanmu dengan temanmu! Sebaiknya hindari selfie untuk main profile picture untuk dapatkan foto berkualitas baik. Kalau perlu, gunakan kamera DLSR.

2. Highlight Fitur Terbaikmu.

Wajah adalah bagian paling pertama yang dilihat dari sebuah profil. Selain makeup, rambut yang membingkai wajah memiliki peran penting dalam menunjukkan fitur terbaikmu.

Wanita asia duduk di pinggir foto untuk aplikasi tinder
Minta pada temanmu untuk foto full body. (Foto: Shutterstock)

Do: Pilih gaya rambut terbaik untuk wajahmu. Jika kamu bangga dengan tulang pipimu yang keren, pilih potongan rambut pendek yang dapat memberikan aksen pada area rahang dan cheekbone. Kalau kamu ingin menyamarkan rahang atau pipi chubby, kamu bisa menggunakan potongan rambut dengan layer yang dipotong persis di bawah rahang. Bentuk rambut seperti ini akan memberikan ilusi wajah yang lebih tirus.

(Baca juga: Potongan rambut untuk wajah bulat.)

Don’t: Menggunakan wig atau filter rambut yang berbeda dengan rambut asli, dengan menggunakan aplikasi edit foto. Jangan sampai saat bertemu dengan calon temanmu, kamu dituduh catfish karena penampilanmu yang berbeda total!

Untuk lighting yang lebih keren, kamu bisa coba foto di luar ruangan. Cahaya alami dari matahari bisa kamu gunakan untuk membuat rambutmu lebih berkilau dan kulitmu lebih glowing.

Tips Editor: Supaya rambutmu terlihat lebih mantap ketika foto outdoor, gunakan produk yang bisa ‘menjinakkan’ rambut kamu dari angin. Kamu bisa gunakan hair mist! Hair mist favorit kami adalah Sunsilk Vitamin Hair Mist – Smoothdengan wewangian yang awet sepanjang hari, sekaligus menghindari rambut statis karena terpaan angin.

3. Gunakan Foto Paling Update.

Tidak semua orang suka berfoto secara rutin. Kami pun menghargai pendirian kamu! Namun untuk mendapatkan swipe right, it’s only fair kalau calon temanmu bisa melihat penampilanmu yang paling update.

Do: Usahakan untuk memasukkan foto diri yang paling update. Jika kamu tidak suka dengan swafoto, kamu bisa meminta temanmu untuk mengambil gambar menggunakan kamera berkualitas baik.

Don’t: Menggunakan foto masa kecil, terutama untuk main profile picture. Minimal gunakan foto dari 3 bulan terakhir.

Wanita asia dalam grup berlibur bersama
Foto bersama teman juga bisa kamu gunakan. (Foto: Shutterstock)

Senjata terakhir adalah: senyum! Menurut jurnal yang diterbitkan oleh Taylor & Francis Online, dengan judul ‘Something to smile about: The interrelationship between attractiveness and emotional expression’, pada tahun 2014, riset membuktikan bahwa wajah yang tersenyum memiliki daya tarik yang lebih tinggi dibandingkan wajah tanpa ekspresi (seperti model runway), karena hubungannya dengan kebahagiaan.

 

Nah, bagaimana? Sudah siap untuk dapatkan match sebanyak-banyaknya di Tinder? Jika di Hari Valentine tahun ini kamu masih sendiri (dan lebih memilih merayakan Single Awareness Day), siapa tahu tahun depan akan berbeda!

  • Swipe right: Aksi pintas untuk menunjukkan ketertarikan pada seseorang di Aplikasi Tinder. Jika calon temanmu melakukan gestur yang sama, jendela percakapan akan terbuka.
  • Swipe left: Aksi pintas untuk menunjukkan bahwa kamu tidak tertarik pada seseorang, lalu algoritma Tinder tidak akan merekomendasikan orang tersebut pada kamu.
  • Match: Saat kamu swipe right profil seseorang dan orang tersebut membalasnya dengan swipe right. Saat terjadi match, kamu bisa menyapa calon temanmu dalam jendela obrolan.
  • Catfish: Ketika seseorang menggunakan profil palsu/foto palsu/berpura-pura menjadi orang lain untuk mendapatkan teman di sebuah platform online. Pada online dating, istilah catfish seringkali digunakan untuk seseorang yang tidak menggunakan foto asli pada halaman profil Tinder-nya.

Artikel selanjutnya