Janine Intansari: Bicara Soal Hobi Cosplay, Rambut Warna-Warni, dan Tips Percaya Diri

Semua berawal dari rasa cinta Janine terhadap dunia cosplay.

Kalau pencinta makeup pasti tak asing lagi dengan sosok Janine Intansari. Beauty influencer kelahiran 6 September 1992 ini terkenal lewat konten Get Ready With Me-nya di Youtube dan kreasi makeup yang super unik. Apakah kamu termasuk salah satu followers setia Janine di Instagram?

Tak hanya punya makeup skill yang keren, Janine juga terkenal hobi gonta-ganti warna rambut. Nyaris semua warna rambut pernah dicoba cosplayer yang satu ini. Janine pernah mewarnai rambutnya jadi merah, pink, ungu, biru, hijau, dan oranye. Koleksi wig milik Janine juga bukan main kerennya.

Selalu tampil outstanding dengan makeup dan rambut warna-warni di Instagram, nyatanya content creator sekelas Janine pun pernah merasa insecure dengan dirinya

Kepada All Things Hair Indonesia, Janine Intansari bercerita soal kecintaannya terhadap dunia cosplay, awal kariernya sebagai beauty influencer, keinginan untuk mencoba semua warna rambut, sampai tips merawat rambut yang di-bleaching. Simak obrolan seru kami bersama Janine, yuk!

janine intansari cosplay
Cosplay mana yang paling kamu suka? (Foto: @janineintansari/Instagram)

Dari mana keberanian untuk menjadi sosok ‘Janine Intansari’ berasal? Apakah kamu pernah merasa minder atau nggak pede?

Sebenarnya awal aku mulai eksperimen dan coba-coba looks dan finally bisa jadi diri aku yang sekarang, terinspirasi saat aku pertama kali mencoba main cosplay. Sebelum aku bermain makeup, bahkan sebelum aku jadi beauty influencer, aku adalah cosplayer.

Bahkan saat cosplay sebenarnya tidak pakai rambut sendiri, tapi wig. Dari situ, kecintaan aku terhadap cosplay dan semua yang berbau Jepang, khususnya Harajuku Style yang trending banget saat itu, mendorong aku buat eksperimen dengan those kind of style.

Dan salah satu alasan (dulu) aku memutuskan buat cat rambut, gara-gara aku pake wig biru dan aku suka. Lalu aku mikir, “Kalau aku cat rambut asliku dengan warna biru, gimana ya?”

Bahkan aku belajar makeup juga dari cosplaying. Jadi kalau aku nggak pernah cosplay dan suka dengan Jepang, i will never really start to be myself right now. So it all starts from my love to Japanese culture.

I think you are the first influencer yang berani ngebotakin alis dan diwarnai macam-macam. Terinspirasi dari mana?

Actually, itu terinspirasi dari cosplay culture. Again, hehe. Kalau di dunia cosplay, misalnya aku sedang ingin membuat karakter yang mukanya sedih, matanya galak, atau bahkan datar sekalipun, semuanya bermain di alis.

Kalau ujung alis dinaikin, mukanya akan kelihatan galak. Kalau ujung alisnya diturunin, akan kelihatan sedih. Sedangkan kalau ujungnya ditarik keluar akan jadi datar. Itu benar-benar bermain di ujung bagian alis luar.

So waktu itu aku ngecukur alis, karena aku suka cosplay. Dan setelah lama nggak cosplay dan hiatus, aku jadi nggak terlalu sering ngecukur alis. Aku terpancing ngecukur lagi karena ngelihat teman aku, dia juga influencer yang tinggal di Turki, namanya Anzu Jamu. Core makeup style kita sama, yaitu kawaii Harajuku cute cosplay.

Ngelihat dia aku jadi teringat kalau aku dulu sering cukur alis. So my second inspiration came from my friend, Anzu Jamu.

Saat semua cewek sibuk menebalkan alis, kok Janine bisa terpikir untuk ngebotakin alis?

Aku nggak mau jadi sok-sokan beda dari yang lain, karena aku nggak suka begitu, haha. Aku nggak masalah sama dengan orang lain, sama sekali nggak masalah ikutin trend. Tapi pas aja, hal yang sedang aku suka sepertinya sedang jarang.

When i like something, i will try it. Nggak peduli apakah itu sedang trend ataupun nggak. Kalau itu sedang ngetren dan 99% orang di dunia melakukannya, i will do it. Walaupun jadi pasaran, aku tetap akan melakukan hal itu.

Sebaliknya, kalau itu sedang kontra dengan tren, misalnya alis tebal malah aku maunya tipis, tetap akan aku lakukan. I just want to do what i want, regardless it’s currently trending or not.

janine intansari cosplay
Hampir semua warna rambut pernah dicoba Janine. (Foto: @janineintansari/Instagram)

Di balik penampilan yang unik dan serba nyentrik, cerita sedikit dong tentang siapa sosok Janine yang sesungguhnya. Janine itu orang yang seperti apa, sih?

Once again, aku merasa super duper happy and humbled kalau misalnya dibilang nyentrik atau beda, even though aku sama sekali tidak berusaha untuk tampil beda. Aku cuma do what i like, jadi misalnya nanti rambut warna-warni jadi tren dan pasaran, aku tetap do it anyways. Asal aku suka, aku akan ngelakuinnya.

And the type of person i am.. I love makeup, I love cosplay, I love watching anime, I love playing mobile, PC, and console games. Kalau misalnya aku nggak jadi beauty influencers, aku mungkin akan jadi gamers, haha.

I really like playing games. Bahkan banyak banget looks yang aku buat di Instagram terinspirasi dari game atau karakter anime yang aku tonton. So, that’s me behind the scenes.

I also have a very deep passion towards rescuing animals. Kerjaan aku selain makeup, cosplay, dan social media, aku suka rescue dogs dan cats yang terlantar di jalan atau bermasalah, aku carikan rumah baru, adopt, atau foster. Aku cinta hewan!

janine intansari cosplay
Salah satu cosplay terkeren Janine yang menggegerkan Instagram. (Foto: @janineintansari/Instagram)

Rasanya, Janine pernah mencoba semua warna rambut. Mulai dari hitam, pink, biru, platinum, dan masih banyak lagi. Apa maknanya bagi seorang Janine? Apakah kamu punya alasan khusus?

Tidak ada makna khusus terhadap setiap warna rambut yang aku coba. Goals-nya pada saat aku finally memutuskan untuk coba semua warna, alasannya super simpel, hehe.

Aku mau bikin kolase warna rambut jadi merah, kuning, hijau, ungu, pink, dan macam-macam. Semua mau aku kumpulin jadi satu dan checklist, I have tried it all. Mau bikin gradient dari warna merah sampai terakhir.

Maunya seperti itu, jadi tidak ada alasan khusus atau mendalam. Mungkin juga karena aku suka sekali dengan color wheel, karena aku lulusan anak DKV animasi.

I am a animation student, jadi aku belajar teori warna, dan saat aku lihat color wheel yang berputar dari merah ke merah lagi, aku sangat tertarik buat mencobanya di rambut.

warna rambut janine
Kiri kanan beda, siapa takut? (Foto: @janineintansari/Instagram)

Dalam sebulan, Janine bisa gonta-ganti warna rambut berapa kali? Bagaimana cara kamu merawat rambut yang di-bleaching dan sering di-recolor biar tetap sehat?

Aku ganti warna rambut bisa sebulan atau dua bulan sekali. Untuk retouch roots juga sama, karena aku nggak bleaching secara keseluruhan. Aku selalu tunggu warnanya pudar, lalu bleach bagian akarnya saja. Sisa bawahnya akan aku usahakan tidak bleaching lagi, tunggu pudar dengan sendirinya karena keramas.

Cara merawat rambut yang di-bleaching biar tetap sehat meski di-recolor, biasanya aku keramas pakai shampoo khusus buat hair color. Biasanya untuk bleaching aku pasti selalu ke salon. Kalau mewarnai aku berani di rumah, tapi kalau bleaching nggak sama sekali.

Karena aku sudah pernah coba bleaching rambut di rumah, itu hasilnya pasti nggak serata di salon. Jadi untuk bleach aku pasti ke salon profesional, dan thankfully aku punya dua teman hair colorist yang jago banget, di dua salon berbeda.

janine intansari rambut ungu
Ungu jadi warna rambut favorit Janine Intansari. (Foto: @janineintansari/Instagram)

Kalau cuma boleh memilih satu warna rambut seumur hidup, warna rambut apa yang Janine pilih? And why?

I might go for purple. Karena dari dulu warna purple nggak pernah salah di aku. Actually, purple is my current hair color.

Ada tips khusus untuk cewek-cewek yang juga mau mewarnai rambut seperti Janine?

Jikalau kalian berani mewarnai dan bleaching rambut, beranilah investasi di produk perawatannya. Sangat disarankan untuk hairmask dua kali seminggu, it will be very great untuk kalian yang rambutnya sudah pernah di-bleach.

Setelah keramas (saat rambut masih basah), please use hair oil seperlunya. Karena hair oil itu penting banget. Beda banget rambut yang dirawat pakai hair oil dan yang tidak.

Kalau scalp kamu sehat, otomatis rambutnya akan sehat juga. So jangan lupakan juga scalp treatment. Lately, orang-orang terobsesi dengan hair mask untuk menyehatkan batang rambut. Padahal, scalp juga nggak kalah penting. Healthy scalp will produce healthy hair. If you can, pergi ke salon yang bisa memberikan treatment yang profesional, biar hasilnya memuaskan juga.

Apakah Janine punya pengalaman di-bully gara-gara hobi cosplay atau berpenampilan nyentrik?

Tentu, terlebih setelah aku membuka diri di sosial media. Of course i will be open for public critics, karena itu penting. And thankfuly, semua kritik yang aku terima hampir semuanya masukan positif.

Dulu di awal-awal mungkin ada yang negatif, sekitar 20%. Tapi sekarang sudah berkurang, yang negatif jadi 5% saja. Mungkin karena sekarang seiring berjalannya waktu, orang-orang jadi lebih terbuka dan open minded.

Tapi aku pernah punya pengalaman lain. Saat itu aku cosplay dengan wig dan alis biru. Selesai cosplay, wig-nya aku copot, tapi aku lupa kalau alisku masih biru. Sepanjang makan aku dilihatin orang banyak, sampai aku bertanya ke pacarku apakah ada yang salah dengan wajahku.

Lalu dia bilang kalau alisku masih biru, haha. Dari sana aku belajar, bahwa kita nggak perlu terlalu peduli dengan apa kata orang. Jikalau aku bisa melupakan alis ini dan melakukan apa yang aku mau, hiraukan saja tatapan orang lain. Sometimes even I forget that I dressed this way. Just be happy and do what you want! 

Warna rambut janine
Semua berawal dari hobi cosplaynya Janine. (Foto: @janineintansari/Instagram)

Di tengah kritikan atau nyinyiran netizen, bagaimana caranya menjaga pikiran tetap positif dan terus berkarya?

Just do what I want. Aku baru akan insecure saat aku merugikan orang lain. Aku langsung second guessed diri aku sendiri. Selama tidak ada pihak yang aku rugikan, aku bakal super pede dan yakin.

Misalnya aku cat rambut warna-warni seperti orang gila. Apakah itu merugikan orang lain? Tidak. Selama aku tidak mengganggu orang lain, aku nggak bakal setengah-setengah. Just do it. Aku sama sekali tidak akan peduli dengan komentar-komentar tajam atau nyinyiran netizen, karena aku tidak menyakiti mereka.

Jadi, gampang sekali buat aku untuk tetap positif dan terus berkarya, karena I know for sure, I am not harming everyone.

Ada pesan khusus yang mau disampaikan?

Kalau teman-teman mau cat rambut, cut your hair short, cut pixie, cut bob, cut bangs, cut in a very-very trendy and cool way, just do it! Jangan ragu.

Aku nggak bilang kalau kalian nggak bakal nyesal, ya. Haha. Tapi, at least you done it once. Next time kalian nggak akan penasaran lagi. Kalau nggak pernah dicoba, rasa penasaran akan selalu menghantui, bahkan sampai kamu berusia 50 tahun nanti.

If you ever want to do something, even though its crazy, just do it. Selama tidak merugikan orang lain, menyesal atau tidak, itu urusan nanti. Karena penyesalan bisa jadi pembelajaran dan pengalaman di kemudian hari.

Kunci rambut tetap sehat, halus, dan berkilau meski diwarnai dan di-bleaching seperti Janine adalah menggunakan produk yang tepat. Berikut rekomendasi produk dari Tim All Things Hair, khusus untuk kamu!

1

TRESemmé Color Radiance & Repair for Bleached Hair Shampoo

Rambut yang dibleaching tak boleh dirawat sembarangan. Agar warna rambut tetap awet, kamu sebaiknya keramas menggunakan purple shampoo. TRESemme Colour Radiance for Bleached Hair mengandung Purple Pigment Formula yang akan menetralisir pigmen kuning dalam cat rambutmu, sehingga warna rambut lebih tahan lama. Rambut juga terasa lebih halus dan gampang diatur!

2

TRESemmé Keratin Smooth Heat Protect Spray

Biar rambutmu tak kering dan bercabang saat terkena panasnya suhu catokan, jangan lupa semprotkan TRESemme Keratin Smooth Heat Protect Spray pada batang rambut. Serum rambut berupa spray ini mengandung keratin yang berlimpah, dan dikombinasikan dengan marula oil yang berguna untuk melapisi setiap batang rambut. Lapisan ini yang akan melindungi rambut, sehingga batang rambut tak terpapar langsung pada suhu panas. Rambut berwarnamu jadi sehat meski dicatok setiap hari!

3

Dove 1 Minute Super Conditioner Intensive Damage Treatment

Rambut yang diwarnai, khususnya yang di-bleaching, cenderung berubah kering dan mudah bercabang. Agar rambut senantiasa lembut dan mudah diatur, jangan malas untuk menggunakan conditioner sehabis keramas, ya. Formula kapsul serum di dalam conditioner ini cepat meresap dan langsung lembap hanya dalam waktu 1 menit.

Artikel selanjutnya