Hari Perempuan Sedunia 2021: Rayakan Kekuatan Perempuan dengan #ChooseToChallenge

Ngobrol dengan para perempuan inspiratif pilihan All Things Hair, yuk!

Hari Perempuan Sedunia 2021: #ChooseToChallenge

Tema IWD kali ini adalah choose to challenge. Perempuan berhak membangun narasi tentang dirinya, serta menentukan perannya dalam hidup. All Things Hair meyakini bahwa setiap wanita punya pilihan untuk menjawab tantangan eksternal dan juga internal.

Dalam website resmi International Women’s Day, kita perlu merayakan #ChooseToChallenge dengan mengunggah foto kita mengangkat tangan. Hal ini adalah bukti bahwa kita menunjukkan dukungan dan solidaritas untuk menjawab tantangan sebagai perempuan.

Nah, untuk Hari Perempuan Sedunia tahun ini, All Things Hair mewawancarai beberapa perempuan kuat yang kerap memberikan energi positif melalui karyanya, kepribadiannya, dan juga ilmu yang mereka berikan. Kami mengobrol dengan mereka, apa saja sih tantangan yang mereka hadapi sehari-hari, dan bagaimana mereka menjawabnya?

Dena Rachman dengan gaya rambut long bob ashy brunette
Entrepreneur and activist. (Foto: Instagram @denarachman)

Siapa yang tidak kenal dengannya? Dena Rachman adalah seorang entrepreneur dan aktivis yang giat mengadvokasi isu kesetaraan dan keberagaman gender. Dena merupakan Host dan Executive Producer untuk channel BEBI TALK (Bebas Bicara Talk) di YouTube dan merupakan media alternatif yang menjunjung tinggi freedom of speech.

Ia juga merupakan Co-Founder dan Business Director Future Models Indonesia. Kiprahnya sebagai aktivis juga tak perlu kamu ragukan lagi! Meski dengan segudang prestasi, Dena tetap tak luput dari stereotype sebagai perempuan.

Karena itulah, Dena kita pilih jadi salah satu narasumber untuk jawab tantangan di peringatan Hari Perempuan Sedunia kali ini!

Stereotype seperti apa yang biasa kamu dapatkan?

Stereotype yang biasa aku dapatkan sebagai seorang transpuan adalah that I have no real value, I can only play dress up. Moreover, sebagai seorang entrepreneur dan pekerja kreatif, people see that I am privileged (which is true in a way) but not privileged enough to be considered seriously.

Cara kamu menantang stereotype tersebut?

I try to work twice as hard; achieve higher education, commit and focus on my endgame, be creative in finding ways to contribute, appear my best to maintain good reputation or image, and be a good role model.

I feel powerful when I have no fear.

How do you challenge yourself to improve?

Always love to learn and learn to love. It helps me enrich my perspective in everything including my business, my advocacy work, and life in general. Trust me you’ll be blown away by the things you finally realize!

Harapan kamu untuk perempuan Indonesia?

I hope we can support and love each other regardless of our diverse background, instead of judging and competing with each other. We are built to live together, and only by together we can grow, succeed and be fruitful.

 

Chacha Thaib dengan gaya hijab simple
Writer and Content Creator. (Foto: Instagram @chachathaib)

Selain Dena, Chacha Thaib juga kami nominasikan jadi perempuan paling inspiratif untuk menjawab tantangan di Hari Perempuan Sedunia ini.

Annisa Nadzirani Nugraha atau yang akrab dipanggil dengan Chacha ini adalah seorang penulis, content creator, sekaligus influencer. Kiprahnya dalam bidang penulisan berawal dari menjadi fashion editor di sebuah majalah fashion, content writer di salah satu radio swasta, hingga melahirkan sebuah buku yang berjudul Semata Cinta. Chacha kini fokus pada passion-nya; menjadi influencer dan content creator di Instagram, serta menjadi penulis buku.

Di balik segenap kesibukan dan prestasinya, Chacha adalah sosok perempuan tangguh dan tak ragu menjawab tantangan.

Apa stereotype yang sering melekat ke Chacha?

Kalau dari gender, nggak ada sterotype yang berlebihan, tapi mungkin karena statusku sekarang sebagai single mom (walau nggak pernah secara langsung kuterima) yang sering melekat itu kalau udah jadi single mom pasti dinilai gampangan, terus udah pasti kesepian jadi banyak lelaki yang sering menyepelekan gitu.

Kalau sebagai pekerja kreatif, banyak orang yang menilai bahwa hidup kita tuh ‘sempurna’ dan dinilai bersikap untuk menuhin ekspektasi mereka, terus mereka kira hidupnya enak-enak aja nggak ada up and down-nya padahal kan enggak. Sama aja, basic-nya kan sama-sama manusia.

Kita cuma bisa memilah aja mana yang harus ‘dikasih lihat’, tambah lagi sering dianggap bahwa harus selalu bawa aura positif terus jadi mereka kayak kaget kalo aku being real. Balik lagi sih, sebagai pekerja dalam industri kreatif atau dikerucutkan sebagai influencer, aku juga punya bad days dan nggak mungkin 100% positif terus.”

Cara kamu menantang stereotype tersebut?

Kalau aku sih sebisa mungkin ya aku sering ajak ngobrol virtual mereka, ngasih tau bahwa yang mereka lihat itu hanya sebagain dari yang aku jalani di real life, dan di media sosial aku selalu berusaha untuk real ke mereka jadi mereka juga punya rasa percaya sama hal-hal yang aku influence.

Kalau di kehidupan pribadi dengan status sebagai single mom ini, aku lebih ngasih lihat lagi aja bahwa hidupku walau harus struggling tapi masih berjalan dengan baik dan aku bisa mandiri, aku masih bisa berkarya dan aku nggak bergantung sama orang lain.

How do you challenge yourself to improve?

Aku banyak nge-set goals di bidang yang aku kerjaain, misalnya di luar ‘kerjaan’ aku di instagram, aku juga kan nulis buku. Aku selalu nantang diriku untuk menghasilkan karya tulisan lebih banyak lagi dan menghasilkan lebih banyak lagi.

Personal achievement-ku mungkin terdengar sederhana buat sebagian orang, aku cuma pengin memberikan tempat tinggal yang bagus dan layak untuk orang tuaku dan itu udah tercapai. Sedangkan di profesional, sejak awal tahun yang baru berjalan 3 bulan ini aku sudah menjalankan 3 brand kolaborasi dengan namaku, dan masih waiting list 3 brand lagi sampai pertengahan tahun ini.

Menurutku untuk orang yang berkecimpung di sosial media selama kurang lebih 10 tahun ini, dipercaya untuk bekerjasama dalam bentuk kolaborasi dengan berbagai brand itu bukan hal yang mudah. Nggak semua influencer bisa dipercaya untuk melakukan itu, makanya aku cukup bangga. Biasanya kan sebatas jadi KOL aja, tapi dengan namaku ini dan berkolaborasi, udah jadi kebanggaan tersendiri menurutku.

Aku merasa powerful banget saat bisa menolak dan berkata “tidak” untuk hal-hal yang bertentangan dengan yang aku yakini dan aku pegang prinsipnya. Juga saat melakukan hal-hal sederhana tapi ternyata bisa meng-influence orang banyak untuk hal baik.

Harapan untuk perempuan Indonesia?

Harapanku semoga semua wanita indonesia bisa lebih bebas lagi berekspresi dalam bentuk apapun, nggak ada batasan yang bikin takut; takut di-judge, takut diomongin, takut mengecewakan orang dan ketakutan-ketakuan lainnya.

Semoga lebih bisa dan lebih pandai menilai diri sendiri dan bisa menempatkan diri ke tempat yang pantas untuk dirinya jadi nggak gampang untuk dilecehkan dan direndahkan, karena dia tau di mana nilai-nilai prinsip yang dia junjung tinggi harusnya berada.

Qintari Anindhita untuk hari perempuan sedunia all things hair indonesia
Clinical Hypnotherapist, terkenal dengan metode ‘menatar bawah sadar’. (Foto: Instagram @qintaridhita)

Qintari adalah pendidik dan praktisi kesehatan mental. Ia menjalankan praktik mandiri dan terkenal dengan program ‘Menatar Bawah Sadar’ untuk mengobati trauma psikologis, serta menyelesaikan masalah emosi dan perilaku lewat hipnoterapi.

Di bidang kamu, stereotype seperti apa yang biasa kamu dapat?

Stereotype yang saya alami adalah saya laku cuma karena saya pernah jadi model, suka dandan, bahwa perempuan yang cantik dan suka dandan itu ilmunya cetek.

Cara kamu mematahkan stereotype tersebut?

Dengan belajar dan kerja 2 kali lebih keras hahaha…

Cara kamu membuktikan kalau kamu lebih dari sekadar stereotype tersebut?

Aku ambil kelas yang lain, belajar dari berbagai sumber, baca banyak penelitian dan pandekatan. Selain itu, membuat formula terapi sendiri yang merupakan hasil fusion dari semua teknik terapeutik, psikoterapi dan energy healing yang saya pelajari. Sehingga hasilnya unik dan nggak akan bisa ditiru. karena setiap hipnoterapis, psikoterapis dan healer akan punya tekniknya sendiri tergantung dari kombinasi ilmu yang pernah dipelajari.

Harapan kamu untuk perempuan Indonesia?

Sadari bahwa kamu nggak lahir dengan rasa takut atau minder. Kamu mempelajarinya dari lingkungan kamu dibesarkan. Unlearn that first and foremost. Berani dengarkan kata hati karena kalo berani mendengar hati, keputusan yang diambil akan selalu tepat.

Sheila Nadhifa untuk hari perempuan sedunia all things hair indonesia
Influencer, Career Woman. (Foto: Instagram @sheilanadhifa)

Perempuan yang satu ini wajib masuk dalam daftar karena ia menggunakan platform-nya untuk menyebarkan hal-hal positif yang bisa memotivasi followersnya! Ia adalah adalah salah satu influencer yang terkenal dengan konten-konten traveling, fitness, dan juga lifestyle. Saat ini Sheila aktif menjabat sebagai Assistant Ice Cream Logistics Manager di Unilever Indonesia.

Di waktu luangnya, Instagram darling yang satu ini senang bepergian menjelajahi alam Indonesia, membaktikan diri sebagai volunteer, dan belajar bahasa asing.

Pernah mendapatkan stereotype tertentu?

Thankfully aku nggak pernah diberi stereotype. Mungkin karena orang sudah lebih open, dan melihat prestasi yang aku capai. Tapi bagi perempuan yang pernah dilabeli atau dicap sesuatu, menurutku cara terbaik adalah think less of what people say. Do what makes you happy selama tidak menyakiti orang. Just focus on yourself!

How do you challenge yourself to improve?

Aku suka banget untuk set goals to be productive and happy. Dari semua goals yang aku set, biasanya ada 10, minimal aku jalanin 7. It felt really satisfying saat goals itu tercapai. I aim to be a better person dari goals-goals itu, also to be a better me!

Yang terpenting juga kita merasa happy saat menjalaninya. Sebagai hasil dari usaha untuk terus mencapai goals tadi, thankfully aku sekarang living a stable life, really happy with state of my life now.

Sekarang aku punya pekerjaan yang stabil, aku bisa sharing hal bermanfaat di Instagram, dan punya side business sebagai pengasilan tambahan. Mental health aku juga stabil karena melakukan hal yang aku suka. Bagiku itu sangat memuaskan!

Harapan untuk perempuan Indonesia?

Do things that make you proud of yourself. Think less of what others say about you, about woman generally, and be yourself! Karena kalau kita terlalu banyak mikirin stereotype atau pendapat orang tentang kita, itu akan jadi burden untuk kita.

Terus kembangkan diri, selama hal itu baik dan tidak menyakiti siapapun. Once again, lakukan hal yang bikin kamu bangga dengan diri sendiri!

Yang tak kalah penting, jangan menyesali diri hanya karena pernah melakukan kesalahan. Selalu jadikan pelajaran dan motivasi untuk lebih baik di kemudian hari.

It’s never too late to start anything. Apapun yang kamu suka, apakah kamu mau mulai berbisnis, belajar bahasa baru, ataupun menambah skill bahasa, jangan pernah merasa ‘terlalu tua’ atau terhalang status pernikahan. A big no!

Sheila merasa sangat powerful saat….

Aku merasa sangat powerful saat genuinely bisa memotivasi orang-orang, terutama followersku di Instagram, untuk belajar mencintai tubuh dan jadi lebih sehat. Juga mencoba untuk masuk ke perusahaan yang mereka impikan, salah satunya tempat aku bekerja sekarang, Unilever.

Semua hal ini membuat aku merasa powerful. Aku pun terima banyak DM positif yang bikin aku merasa useful and powerful as woman. Karena aku merasa bisa memberi power tambahan ke mereka!

 

Chrisanti Indiana untuk gaya rambut panjang sepunggung
Co-founder and CMO of Sociolla. (Foto: Forbes)

Konotasi ‘generasi millenial’ kini seolah jadi sesuatu yang negatif. Padahal, yang berprestasi kini justru para millenial! Salah satunya adalah Chrisanti Indiana, yang menjabat sebagai Co-Founder sekaligus CMO (Chief Marketing Officer) dari Sociolla.

Dengan prestasinya yang luar biasa, perempuan keren pilihan All Things Hair yang akrab dipanggil Santi ini berhasil masuk dalam jajaran Forbes 30 Under 30 Asia pada tahun 2020 dalam bidang Retail and E-Commerce. Prestasi ini bikin kita ikut bangga sekaligus bisa memotivasi kita!

Sebagai wanita yang ‘nyebur’ di dunia bisnis, apa tantangannya?

Untungnya, bisnis yang aku jalani adalah industri kecantikan, jadi persepsi untuk female leaders and/or entrepreneurs diterima dengan positif. I think people are starting to accept the fact that there are a lot of female entrepreneurs and female leaders that are changing the landscape.

But there are still some challenges, people will doubt your skill, your perseverance, your commitment. Women are perceived to have less commitment in their careers because of their other roles as wives, mothers, daughters, caretakers, etc. But why? This is something that we’re still learning today, that women can be both. And we can be good at both.

Cara Santi menghadapi tantangan? Pernah merasa takut dan insecure?

Rasa takut, cemas, dan insecure pasti selalu ada ketika menghadapi sesuatu yang baru dan challenging. Tapi ini normal, dan harus dihadapi dengan apa adanya. Memahami ketakutan itu sendiri adalah step pertama untuk mengatasinya. Continuous improvement is the keyword.

Jangan mudah puas atau terlena dengan pencapaian. Think about how you can improve your product, your work. We’re here today because we know we can make a change (for the better). Jadi jangan pernah berhenti atau berpuas diri. Harus terus melatih mindset supaya kita selalu humble dan punya keinginan untuk berkembang lebih baik lagi as an organisation maupun individual.

I am most powerful when I feel content. Knowing fully that I am capable, I am confident, and I am able to empower others.

forbes magazine
Inspiratif! (Foto: Forbes)

Apa personal atau professional achievement kamu karena berhasil challenge diri sendiri?

There are many moments like this. Hal-hal simple, seperti ketika customer kita memberi feedback jika mereka sangat terbantu dengan adanya Sociolla, customer yang puas ketika berbelanja di Sociolla, dan juga ketika melihat team member bisa bertumbuh dan berhasil accomplish many things in Sociolla, ini juga salah satu kepuasan tersendiri.

I think especially because we create this from zero when people love and use our brand or product, it shows that we are going in the right direction. Seeing what I do create a bigger impact than what I expected and wished for, it motivates and humbles me at the same time. These little things remind me to be consistent in what I do and stay resilient despite the challenges.

Harapan untuk perempuan Indonesia?

I’m very positive about the future of Indonesian women. I have met the most courageous, smart, and purposeful ladies throughout my career and I am always inspired by their humility and their presence is always so powerful yet compassionate at the same time.

Women have this unique strength that is needed to make the world a better place.

Support your female coworkers, friends, peers, etc. I hope with the presence of a female-focused company like us, we are able to share the spotlight on many amazing female talents and be an example to others. And show the younger generation that it is possible to be true to yourself (and gender) and achieve great things in life or career.

 

Lifni Sanders untuk Hari Perempuan Sedunia All Things Hair Indonesia
Beauty vlogger, content creator. (Foto: Instagram @lifnisanders)

Siapa yang tidak kenal dengan Lifni? Perempuan asal Papua yang juga dikenal dengan nama ‘livjunkie’ ini adalah beauty vlogger kesayangan kita semua! Lifni terkenal sebagai salah satu influencer yang selalu berani telling things as it is!

Bukan hanya kepribadiannya yang membumi yang membuat kita jatuh hati dengan Lifni, namun juga perannya dalam menyuarakan beauty inclusivity bagi semua perempuan Indonesia.

Ketika jadi beauty selebgram, Lifni sering dicap apa?

Aku sering dilabeli sebagai orang yang galak. Which, you know what? Sebenarnya aku nggak galak, tapi tegas. I guess ini adalah stereotip untuk semua perempuan, yang dianggap harus lemah lembut, apalagi when it comes to beauty. Jadi saat ada perempuan yang tegas, langsung dicap galak.

Mungkin juga karena aku orang Timur, di mana orang merasa kalau semakin ke Timur, perempuannya lebih dominan dan galak.

Cara Lifni menyikapi stereotype tersebut?

Memberi tahu ke orang-orang bahwa aku cuma jadi diriku sendiri. This is myself, you dont have to put a label on me. If you want to, it’s up to you.

But I’m telling you: I don’t care. I don’t care what type of label that you put on me, I just wanna be myself. Nggak ditanggapi, cukup tunjukkan sisi diri apa adanya. Karena at the end of the day, action speaks louder than words.

Ke depannya, Lifni ingin perempuan Indonesia menjadi seperti apa?

Start to see yourself from your own perspective, biasakan diri untuk selalu jadi apa adanya. Which is a hard thing to do, apalagi kalau selama ini kita dibesarkan dengan komentar orang lain untuk memvalidasi diri kita sebagai wanita.

‘Oh, wanita harus lemah lembut’, ‘wanita harus menikah di umur sekian, kalau tidak dicap tidak laku’, dan sebagainya.

Ketimbang memikirkan omongan orang, yuk lihat diri kamu sebagaimana yang kamu mau. It is a cliche answer, but this is the only right answer!

Lifni merasa sangat powerful saat….

My makeup, my hair, my clothes terlihat persis seperti yang aku mau dan bayangkan. Seperti tadi malam sebelum tidur, aku mau rambut dan wajahku kelihatan kece, dan saat dieksekusi hasilnya persis seperti yang terbayang di kepala. That’s when I feel most powerful!

 

Tema Hari Perempuan Sedunia kali ini memiliki makna mendalam tentang perempuan, dengan menekankan kata kerja ‘choose’, sehingga menempatkan perempuan kembali sebagai subjek.

Perempuan berhak memilih dan membangun narasi atas hidupnya! Rambut bukan hanya pelengkap, justru perempuan bisa lebih berdaya melalui rambut karena rambut adalah bentuk dari ekspresi jiwa! Dengan gaya rambut dan warna rambut pilihan kita, kita bisa dengan memaknai kecantikan melalui cara kita sendiri.

Menurut mereka, apakah gaya rambut kamu yang sekarang sudah mengekspresikan inner soul mereka? Lalu, bagaimana cara mereka untuk mengekspresikan diri lewat rambut?

Dena Rachman: Shoulder Bob with Ashy Brunette Colour.

Dena Rachman untuk Hari perempuan sedunia all things hair indonesia
Merasa lebih jadi diri sendiri dengan shoulder bob dan ash brunette hair colour. (Foto: Instagram @denarachman)

I believe so. With all my life experience, I grow a lot and I try to apply a more minimal lifestyle as I become more mature. I feel like I’m at my best with this slightly ashy-brunette shoulder-length hair. It’s practical, easy to style, and still looks powerful yet humble at the same time. Kinda represents who I am as of today, haha.”

Chacha Thaib: Simple Hijab Look.

Chacha Thaib untuk Hari Perempuan Sedunia All Things Hair Indonesia
Gaya hijab simple a la Chacha tetap munculkan jati dirinya! (Foto: Instagram @chachathaib)

Menurut pemahamanku dan sepanjang yang aku tau, hijab adalah sebuah kewajiban. Tapi, bukan sebuah icon untuk melambangkan kesucian seseorang yang pasti hidupnya jauh dari dosa dan sebagainya. Hijab memang kupakai karena kewajiban.

Inner soul aku sebenernya lebih yang rebel dan nggak suka diatur, tapi karena memang aku suka tantangan dan menantang diri sendiri, lewat hijab aku seolah meyakinkan diriku bahwa aku bisa patuh pada kewajiban yang ada yang harus kujalani, ini menurutku ya.

Untuk gaya hijab sendiri aku lebih suka yang simple dan praktis. Ngga banyak motif, nggak banyak warna karena memang aku lebih suka hal-hal yang sederhana aja dan nggak ribet!

Qintari Anindhita: Long Wavy Hair.

Qintari Aninditha long wavy hair
Loose wave yang digerai untuk bangkitkan divine feminine di hari perempuan sedunia! (Foto: Instagram @qintaridhita)

Totally! Rambut adalah karakter dan identitas. Rambut ikal saya yang panjang dan dibiarin tergerai hanya dengan disisir pakai jari bikin saya ngerasa natural, powerful dan terhubung dengan divine feminine. So yeah, I’m keeping it!

Sheila Nadhifa: Long Bob.

Gaya rambut sheila nadhifa bob panjang
Sheila Nadhifa rayakan Hari Perempuan Sedunia dengan tetap produktif. (Foto: Instagram @sheilanadhifa)

Aku merasa gaya rambutku ini sudah cukup merepresentasikan karakter dan my inner soul. Karena aku udah coba beberapa gaya rambut berbeda, beragam warna rambut, sampai pakai poni segala. Lalu aku akhirnya memutuskan merasa lebih nyaman dengan warna rambut natural, karena rambutnya terasa lebih kuat, halus, dan lebih enak.

I am a simple person. I adapt and style my hair according to the occasion saja. Dengan styling, aksesori, hair tie, hair buns, semua sesuai acara. Apalagi saat traveling, aku lebih banyak nge-style dan nambahin hair accessories biar foto-fotonya lucu.

Chrisanti Indiana: Loose and Messy Wave.

Chrisanti Indiana dengan gaya rambut long wavy
Rambut sehat adalah kunci! (Foto: Forbes)

Buat aku rambut itu memiliki important role dari identitasku. People always have comments about my hair because it’s thick and healthy.

Kesehatan dan style rambut memberi kesan pertama yang sangat powerful. Aku sudah rajin merawat rambut sejak zaman sekolah. Kesehatan rambut penting banget untuk aku!

Rambut yang sehat akan lebih mudah di-styling, dan naturally lebih terlihat apik (sama dengan skincare/personal care secara keseluruhan). Personally, aku suka gaya rambut yang natural dan cocok dengan gaya sehari-hari. Karena lifestyle yang sibuk, I can’t afford highly maintained hairstyle.

It needs to look healthy, clean, but still chic. Tidak perlu fancy highlights atau extreme cuts, yang penting nyaman dan cocok dengan style atau personality aku.

I express myself by wearing my favorite hairstyle, loose messy wave. Effortlessly chic but wearable, definitely my go-to look. But one day when I’m older and my hair is grey, I’d love to dye my hair silver!

Lifni Sanders: Natural Curly.

Gaya rambut Lifni Sanders cornrow @lifnisanders on Instagram
Rambut adalah wujud ekspresi diri di Hari Perempuan Sedunia ini! (Foto: Instagram @lifnisanders)

We as a person is not just one thing. Were not just ‘oh, she is a girl with short hair’.

Sometimes you want to express yourself like: ‘I wanna be a girl who has long hair today’. ‘I wanna be a girl who has blonde hair today’, or straight, curly, and whatever today. And the fact that I was born and live dalam era ini, yang aku bisa mengekspresikan diri sebebas ini, I am lucky.

I am lucky I have this hair! I am lucky I have the knowledge about how to take care of it. Aku nggak pernah benci sama rambut sendiri, tapi sempat merasa capek aja mengurusi rambut keriting. Namun sekarang saat aku tahu betapa betapa banyaknya ekspresi dan nilai yang bisa aku lakukan dengan rambut ini, I feel so lucky.

I thank God every day that I have this hair. I love it so much!

That’s the beauty of it: I like to express myself by styling them anytime I want. Aku selalu menganggap rambut itu semacam pakai makeup, sama seperti pakai lipstik. Kalau hari ini mau pakai lipstik merah, ya hari ini pakai merah. Hari ini mau nude, ya pakai nude.

Hari ini mau rambut keriting, ya keriting. Besok mau lurus, ya lurus. Seperti itu! Because sometimes I feel like this thing in Indonesia, orang masih merasa mengganti gaya rambut adalah big deal. Kalimat seperti ‘Oh, I can’t believe you cut your hair that short!’ rasanya susah banget untuk aku mengerti.

Padahal, terserah dia dong mau ngapain. That’s how she feel the best. So I’m glad I’ve been through this age. Aku pernah coba memanjangkan dan potong rambut jadi pendek.

I appreciate my hair more, I found my identity through my hair. Which in the sense aku merasa bisa terus mengubah hairstyle sesuai kemauan aku. It is never boring with my hair!

Penampilan bukanlah segalanya, namun dengan penampilan yang tepat, kamu bisa merepresentasikan dirimu, potensimu, dan semua kekuatan yang tersimpan secara utuh! In a way, rambut yang indah bisa jadi super power kamu! Bagaimana cara membuat rambut menjadi kekuatan sebagai awal jawab tantangan Hari Perempuan Sedunia kali ini?

Untuk bisa jadi perempuan kuat agar dapat #choosetochallenge di Hari Perempuan Sedunia ini, kamu perlu gunakan shampoo super yang bisa membuatmu bisa mengalahkan dunia.

Salah satunya adalah Dove Super Shampoo yang mampu atasi 3 masalah rambut sekaligus; ketombe, kulit kepala berminyak, dan juga rambut rontok. Shampoo ini sama sepertimu yang selalu bisa multitask, dan bisa jawab semua permasalahan!

Dengan rambut sehat dan kuat, kamu pasti mampu untuk jawab tantangan! Selamat Hari Perempuan Sedunia!

 

Artikel Sebelumnya
Artikel Berikutnya

Tetap Terinspirasi

Langganan newsletter untuk tips eksklusif seputar perawatan rambut. Berlangganan
Hair Quiz