Hari Perempuan Internasional: 3 Pengingat yang Wajib Kamu jalani untuk #BalanceforBetter

Yuk rayakan hari perempuan sedunia dengan membebaskan dirimu!

Bulan Maret merupakan salah satu titik monumental untuk gerakan perjuangan perempuan yang ditandai pada Hari Perempuan Internasional, pada tanggal 8 maret 2019. Di tanggal ini kita diingatkan kembali mengenai diri kita; merayakan kehidupan kita sebagai perempuan dengan mengingat kembali hak-hak kita sebagai manusia. Meski Hari Perempuan Internasional (International Women’s Day) merupakan peringatan tahunan, namun setiap tahunnya peringatan ini punya tema yang berbeda, lho! Tahun ini para perempuan diajak untuk berdiskusi dan menyuarakan haknya terhadap gendered pay gap atau kesenjangan upah berbasis gender. Tema tahun ini adalah #BalanceForBetter.

#BalanceForBetter: Keseimbangan untuk masa depan yang lebih baik.

Kesenjangan upah antara perempuan dan laki-laki merupakan isu yang masih terjadi di seluruh dunia. Hal ini terlihat dari ketikakseimbangan jumlah perempuan dan laki-laki dalam dunia bisnis maupun politik. Perkara ini tentu bersinggungan langsung dengan tingkat edukasi perempuan dan laki-laki yang masih tidak sama.

Menurut World Economic Forum, kesenjangan ini masih akan berlangsung hingga tahun 2186. Kita merayakan Hari Perempuan Internasional bukan hanya untuk membangkitkan kesadaran bahwa isu ini masih ada, tapi juga merayakan seluruh pencapaian perempuan yang sudah mampu melewati kesenjangan tersebut!

Salah satu cara untuk ikut berkontribusi dan mengambil posisi adalah dengan mengikuti acara-acara lokal, salah satunya Women’s March Jakarta yang rutin diadakan setiap tahunnya. Menurut akun Twitter @womensmarchjkt, Women’s March Jakarta akan diadakan pada tanggal 27 April 2019.

Papan demo dengan tulisan, pada kertas berwarna kuning
<em>Ladies</em>, sudahkah kamu suarakan hakmu? (Foto: Shutterstock)

Merayakan harinya Perempuan dengan bebaskan diri.

Nah, ada banyak cara untuk mengamini semangat di hari perempuan internasional. Selain marching, beberapa merayakan International Women’s Day dengan memberi hadiah atau bunga. Tentu hal ini merupakan apresiasi terhadap eksistensi perempuan, tapi buat apa sih melakukan perayan simbolik yang tidak esensial? Lalu, apa hal yang paling mudah yang bisa kamu lakukan?

Salah satu yang bisa kamu lakukan adalah melakukan progress. Sadarilah bahwa kamu adalah penggerak masa depan untuk perempuan lainnya! Jangan takut untuk menjadi diri sendiri dan menentukan jalan hidupmu.

3 Pengingat penting yang wajib kamu ingat.

It’s time for your to shine!

‘Dobrak’ standar-standar baku perempuan yang membelenggumu; kamu bisa kok mengejar mimpimu untuk melanjutkan pendidikan hingga S2 seperti Maudy Ayunda yang diterima di Stanford University dan Harvard University. Jangan pedulikan komentar yang menyepelekanmu, kamu pasti bisa selama kamu berusaha!

It’s time for you to take charge.

Tidak ada yang salah dalam mengejar karir. Tema #BalanceForBetter bukan sekedar slogan! Hempaskan kesenjangan upah dan profesi berbasis gender dengan mengejar mimpimu. Fokus terhadap tujuanmu dan jangan pedulikan tanggapan negatif yang tak memberikan nilai apapun untuk hidupmu.

The world is your runway.

Jalani hidup di luar standar kecantikan yang sudah usang; saatnya buat standar kecantikanmu sendiri. Berdasarkan beberapa wawancara yang kami lakukan oleh para narasumber #Jakartastreetstyle kami, mereka justru mendapatkan kepercayaan diri saat berani berekspresi sesuai dengan apa yang mereka yakini, lho.

Beberapa gaya perempuan yang menginspirasi

Wanita asia dengan rambut hitam sebahu menggunakan gaya rambut top knot messy
Gaya androgini ini jadi lengkap dengan gaya rambut messy top knot kasual. (Foto: Natasha Estelle)

1. Top messy bun.

Chloe merupakan salah satu model di Jakarta Fashion Week 2019 yang sempat kami wawancarai beberapa pekan lalu. Ia mengakui bahwa gaya androgini dengan top knot messy merupakan gaya yang paling membuatnya nyaman.

Wanita asia gracia indriani kriwil indo
Punya rambut keriting?<em> Show it off, girl!</em> (Foto: Hariono Halim)

2. Naturally curly.

Sudah lebih dari 5 tahun Gracia Indriani (founder dari salon @kriwil.ind) memutuskan untuk go natural. Dilansir dari salah satu video di Youtube channel-nya, Gracia ternyata tidak pernah sekalipun skip pakai minyak rambut untuk membuat batang rambutnya sehat. Kalau mau, kamu juga bisa kok mengikuti jejak Gracia dan meninggalkan catokan rambutmu.

Tip editor: Rambut keriting cenderung megar dan kering karena kutikulanya yang terangkat. Agar ujung rambutnya tidak kering, pastikan kamu menggunakan TRESemmé Total Salon Repair Conditioner. Formulanya dapat melembutkan rambut setiap kali keramas, sehingga feel yang kamu dapatkan seperti habis nyalon!

Wanita asia dengan rambut panjang hitam kepang dua dan poni pendek
<em>Micro bangs</em> untuk mereka yang berani tampil beda. (Foto: Natasha Estelle)

3. Micro bangs.

Seberapa sering punya poni bikin kamu insecure? Jika tahu mix and match gaya seperti Tiffany, kamu tidak perlu merasa harus menyembunyikan wajahmu dengan rambut panjang ber-layer. Micro bangs adalah pilihan potongan poni rambut yang tepat untuk kamu yang ingin membuat fokus terpusat pada wajah.

Tip editor: Punya poni rata dan pendek artinya kamu harus bisa mengantisipasi rambut berminyak. Gunakan Dove Volume Nourishment Conditioner yang bisa membantu atasi rambut lepek dan berminyak di bagian akar, terutama pada bagian poni.

Wanita asia dengan gaya rambut boxer braids
Tidak ada masalah yang tidak bisa diselesaikan dengan lipstik merah. Setuju? (Foto: Hariono Halim)

4. Boxer braid.

Omong-omong soal kepang, apakah kamu pernah mencoba boxer braid seperti Tania? Tania mengakui bahwa awalnya ia kurang percaya diri mencoba gaya kepang. Namun dengan bantuan lipstick merah, krisis pe de pun meluap entah kemana! So ladies, please take notes.

Danai Gurira dengan model rambut cornrow hitam pendek sebahu
Half done cornrow yang keren untuk dicoba. (Foto: REX by Shutterstock)

4. Cornrow.

Siapa bilang gaya rambut cornrow tidak bisa menyanjung wajahmu? Gaya rambut ini justru bisa berfungsi sebagai protective styling yang juga keren.

Hayley Kiyoko dengan rambut living coral model rambut top knot
Warna rambut ini pasti akan membuatmu jadi pusat perhatian. Setuju? (Foto: REX by Shutterstock)

5. Vivid colour.

Masih ingat kan bahwa Pantone’s color of the year 2019 adalah warna rambut ‘Living Coral’? Belum terlambat untuk mencobanya. Jangan takut dengan dengan tatapan orang lain; ingat di balik setiap tatapan ada pujian yang tak terucap. Semua tergantung bagaimana kamu menanggapinya!

Menjadi perempuan dewasa ini tidak bisa dibilang mudah. Selalu akan ada yang menghambat kemajuanmu, baik dari dalam maupun dari luar. Namun, selama kamu fokus terhadap tujuan dan cita-citamu dan tetap menjadikan dirimu prioritas, kamu sudah berada di jalur yang tepat.

Dengan menjalankan 3 hal yang telah kami sebutkan, #BalanceforBetter tentu akan lebih mudah untuk terwujud. Selamat merayakan hari perempuan sedunia, girls! Jangan lupa pampering ya, lihat beberapa resep masker rambut yang bisa kamu coba di weekend ini.