Cara move on dari mantan pacar dengan ganti gaya rambut? Begini kata ahli!

Yunisa | 09 Agustus 2019
cara move on dari mantan pacar

Apakah putus cinta adalah akhir dari dunia? Tentu tidak!

Tidak peduli seberapa kuat dan tegarnya kamu, berakhirnya sebuah hubungan akan selalu terasa berat. Waktu terasa berjalan sangat lambat, dunia seperti akan berakhir! Cara move on dari mantan pacar yang terpikirkan olehmu adalah tenggelam di balik selimut, menghindari interaksi dengan orang-orang terdekat, sembari mendengarkan lagu galau.

Ada yang berusaha ‘melarikan diri’ ke pekerjaan, ada yang berusaha mengalihkan pikiran dengan hangout bersama teman-teman, ada juga yang melakukan transformasi drastis pada penampilannya. Wajar kok, jika kamu melakukan semuanya!

Mengubah penampilan sebagai cara move on dari mantan pacar mungkin kedengarannya klise, namun masih banyak yang melakukannya. Mengapa demikian? Kita bertanya pada ahlinya!



Kenapa kita butuh perubahan drastis saat putus cinta?



Kami mengobrol dengan Maeya zee, seorang dosen Psikologi Komunikasi di Universitas Bunda Mulya sekaligus penulis buku cinta yang berjudul “31 Guys 31 Lessons”. Maeya juga aktif mengikuti komunitas love coaching. Sebagai orang yang pernah patah hati, Maeya merasa bahwa depresi pasca putus cinta bukan hal yang bisa disepelekan.

“Melakukan perubahan drastis saat putus cinta adalah hal yang sangat normal. Gue juga pernah melakukannya dulu, mewarnai rambut dengan highlight cokelat. Dengan begitu, gue merasa lebih glowing dan lebih powerful.”

Menurut Maeya, salah satu hal yang bikin gagal move on dari mantan pacar adalah mendengarkan saran dari teman-teman dan membandingkan kesengsaraan kamu dengan cerita-cerita putus cinta yang serupa. ”Kadang mendengarkan saran dari teman-teman dan mendengarkan cerita kegagalan lain malah membuat kamu semakin susah untuk move on.”

Daripada fokus dengan validasi dari orang lain, cara move on dari mantan pacar yang bisa dilakukan adalah dengan memulai perubahan yang signifikan pada dirimu.

Cara move on dari mantan dengan merawat rambut
Bersedih boleh, tapi jangan dibiarkan berlarut-larut ya. Menangislah bila perlu! (Foto: Shutterstock)

”Perubahan harus dimulai dari diri sendiri. Pertama, sadari dulu bahwa kegagalan bukan bersumber dari orang lain,” terusnya. Artinya, you need to be in control and in charge. Maeya berujar bahwa saat memulihkan diri, kita harus fokus terhadap diri sendiri, dan memusatkan fokus pada apa yang membuat kita bahagia. “Focus on the positive side!” tambahnya.

Cara move on dari mantan pacar yang bisa kamu lakukan adalah dengan melakukan konseling. Setelah selesai konseling, kamu bisa coba ikut program coaching untuk membantu kamu ‘sembuh’ dari rasa sakit. Dengan arahan yang tepat, kamu bisa coba buat rencana untuk menata ulang hidupmu. Kali ini Maeya memberikan tips move on yang cukup menarik!



Cara move on dari mantan pacar dengan cepat



Pilih-pilih teman.

Move on dengan menghabiskan waktu dengan teman-teman
Rencanakan sleepover night dengan teman-teman sambil menggunakan skincare atau hair care? Kenapa tidak! (Foto: Shutterstock)

Sangat wajar kalau kamu membatasi interaksi dengan orang lain di masa-masa kelam ini. Lebih baik lagi jika kamu mendapatkan dukungan dari orang yang membantu kamu fokus pada tujuanmu, yaitu menjadi lebih baik. Coba deh alihkan topik pembicaraan pada film terbaru atau tren gaya rambut terbaru. Diskusikan dengan teman, kira-kira gaya rambut apa yang cocok untuk wajahmu?

Beri dirimu waktu setelah putus cinta.

Cara tercepat untuk move on adalah self-compassion atau self-love. -Maeya Zee

If you are hurt, don’t date,” begitu kata Maeya. Fokuskan energimu untuk menyembuhkan luka hati dan jangan terburu-buru mencari penggantinya. Saat energi positif sudah terpancar, aura yang terpancar lebih positif dan lebih menarik.

Salah satu cara move on dari mantan pacar yang terbaik ternyata bukan validasi self-worth dari orang-orang terdekat, melainkan self-love. Sadari bahwa cinta terbaik yang bisa kamu dapatkan adalah dari diri sendiri.

Don’t let yourself go too much.

Kami mengerti bahwa kehilangan seseorang bisa membuat kamu merasa apatis, terutama pada diri sendiri. Kamu bisa menghabiskan satu boks es krim sendirian, lalu lanjut makan nasi goreng di tengah malam. Namun hal-hal yang menjurus pada ketidakpedulian terhadap diri sendiri justru bertentangan dengan ide soal self-compassion. Di saat penting seperti ini, justru kamu harus lebih perhatian terhadap diri dan penampilanmu.

Coba dengan lebih menjaga penampilan, merawat rambut, dan juga kulit. Ingin mencoba program diet baru setelah putus cinta? Go for it! Ingin punya rambut baru? Jangan ragu-ragu! Try to look good to feel good.

Berani melakukan perubahan.

“Mempercantik diri atau upgrade penampilan itu bentuk dari cinta pada diri sendiri. Bukan semata-mata untuk menarik perhatian lawan jenis, tapi untuk membangun kekuatan kita lagi dan belajar menyayangi diri kita lagi,” tambah Maeya. Kita tidak perlu menunggu orang lain untuk menyayangi kita. Hal-hal sesederhana pergi ke salon, merawat diri, atau bahkan olahraga adalah upaya mengisi ulang energi positif di dalam tubuh kita.

Untuk menghindari kamu untuk mengambil keputusan-keputusan impulsif dalam mengubah penampilan, ada metode coaching yang bisa kamu pakai di sini! Menurut Fiona Wang, seorang life coach, Mind Therapist & Psychosomatic therapist, kamu bisa melakukan metode “SMILE”. SMILE adalah kepanjangan dari Setting Goal (mengatur tujuan), Meaning (memaknai tujuan), Ideation (menggarap ide), Logical Action (membuat perencanaan logis, dan Excellent State (mengatur kondisi).

Coba potongan rambut baru untuk move on
Berani potong rambut jadi super pendek? Pahami dulu motivasinya! (Foto: Shutterstock)

Sebelum mencari gaya rambut atau warna rambut yang pas, pastikan dulu alasan kamu cukup kuat. “Misalnya, saat kamu ingin mencoba potongan rambut pixie yang cukup ekstrem, tanya dulu pada diri sendiri: apakah kamu melakukannya untuk diri sendiri, atau untuk orang lain? Sebelum mengambil keputusan apapun, pastikan kamu melakukan untuk kebahagiaan kamu,” saran Maeya. Dengan begitu, tidak ada yang perlu kamu sesali!



Gaya rambut baru = Freedom



Cara move on dari mantan pacar adalah sebuah proses panjang yang tidak bisa dilakukan dalam waktu singkat. Mencoba gaya rambut atau warna rambut baru adalah satu dari sekian langkah yang harus kamu coba untuk merasa lebih baik. Menggunting rambut atau mencoba warna baru pada rambut akan ‘memaksa’ kamu untuk melihat ke cermin setiap pagi dan bersyukur dengan apa yang kamu miliki. Memiliki penampilan baru bisa dinilai sebagai upaya simbolik untuk terbebas dari masa lalu yang membelenggu kamu!

Untuk gampangnya, kamu bisa mencoba cari gaya rambut yang menyanjung bentuk wajahmu. Sudah terlalu sering menggunakan model rambut panjang? Coba cari inspirasi tren rambut pendek!

Mencoba tren rambut pendek
Mencoba rambut pendek bisa jadi ide yang bagus! (Foto: Natasha Estelle)

Proses bahagia ini juga harus diikuti dengan konsistensi dan niat. Potong rambut mungkin bisa membuatmu merasa lebih baik pada saat keluar dari salon, tapi bagaimana cara untuk merasa bahagia setelah putus cinta dalam jangka panjang?

Jangan berhenti pada transformasi saja! Rawat rambutmu dengan baik agar hasilnya terus membuat kamu bahagia. Misalnya, kamu bisa melakukan perawatan deep conditioning seminggu sekali. Kamu bisa coba Dove Hair Growth Ritual Creambath dengan wangi yang menenangkan yang sekaligus dapat melembutkan batang rambut.

Dove Hair Growth Ritual Creambath

Menggunakan vitamin rambut juga dapat membuat rambut lebih sehat dan indah. Padukan dengan Sunsilk Soft and Smooth Vitamin yang mengandung kebaikan 5 minyak alami. Rambut indah adalah salah satu jalan menuju bahagia loh!

Pesan terakhir dari Maeya: jangan terlalu fokus ke hal-hal yang negatif seperti mencari-cari kesalahanmu atau mantan pacar. Fokuskan energi kamu ke arah self-growth dan stop menganalisa sesuatu terlalu jauh. Fokus pada kebahagiaan kamu dan pastikan kamu melakukan semua ini untuk dirimu sendiri, bukan untuk orang lain. Tetap semangat, ya!