24 Model rambut layer untuk rambut panjangmu

Tim All Things Hair | 23 September 2017
×

Model rambut layer banyak variasinya. Namun, bagaimana menjelaskan mana model yang kamu inginkan pada hairstylist-mu? Lihat inspirasinya di sini untuk temukan yang sesuai!

We get it. Kamu membaca artikel ini karena kamu bingung tentang potongan layer dan bagaimana cara meminta model yang sesuai keinginan pada hairstylist langgananmu. Model rambut layer memang banyak variasi. Hasilnya pun terkadang terlihat berbeda jika diaplikasikan pada rambut dengan panjang dan tipe yang berbeda.

Secara umum, gaya rambut layer memiliki manfaat untuk dua jenis rambut, yaitu rambut tebal dan rambut tipis. Jika dipalikasikan pada rambut tebal, layer dapat membuat rambutmu terasa lebih ringan tanpa membuatnya terlihat tipis. Sementara untuk rambut tipis, fungsi layer adalah untuk memberikan tekstur dan volume agar dapat terlihat lebih tebal. Tentu saja, bentuk layer untuk masing-masing jenis rambut ini sangat berbeda. Kamu pun juga bisa menambah variasi warna rambut dengan teknik balayage atau ombre untuk membuat potongan layer semakin indah.

Sebelum memutuskan untuk memotong layer, kamu harus tahu beberapa hal ini.

Tips merawat model rambut layer

1. Flat iron dan curling iron adalah temanmu.

Pernah merasa rambutmu indah ketika baru dari salon, namun berubah bentuk setelah keramas? Hal ini bisa diakali dengan alat-alat styling seperti flat iron dan curling iron. Namun, penggunaan alat-alat dengan suhu seperti ini dapat menyebabkan rambut kering, jadi usahakan untuk melindungi rambutmu dengan TRESemmé Keratin Smooth Flat Iron Smoothing Spray. Spray ini dapat membantu melindungi rambut dari efek negatif alat styling bersuhu panas dan mempertahankan kilau rambut. Jadi tidak perlu khawatir rambut kering meski mencatok setiap hari.

TRESemmé Keratin Smooth Flat Iron Smoothing Spray

2. Menjaganya agar tetap lembut.

Rambut dengan layer akan terlihat kusam dan tidak indah jika kering. Untuk itu pastikan kamu menggunakan produk khusus untuk rawat rambut agar lembut. Kami merekomendasikan Sunsilk Soft and Smooth Shampoo dan Sunsilk Soft and Smooth Conditioner agar rambutmu senantiasa lembut dan berkilau.

Sunsilk Soft and Smooth Shampoo

3. Pilih bentuk layer yang sesuai.

Beberapa bentuk layer memiliki keterbatasan gaya penataan dibandingkan bentuk layer yang lain. Misalnya model layer panjang, dimana jarak antara satu layer dengan layer lainnya cukup panjang dan membuat rambutmu memiliki ukuran panjang yang berbeda. Beberapa gaya rambut bisa jadi “musuhmu”, misalnya kepang. Meskipun tetap ada cara untuk mengakalinya, yakni menggunakan hairspray dan jepit rambut.

Kalau sudah mantap ingin memotong rambut, simak beberapa inspirasi model rambut layer yang berhasil kami kumpulkan khusus untuk kamu.

Model rambut layer untuk rambut panjangmu

Shaggy panjang
Tambahkan poni tipis untuk mempermanis. (Foto: Indigitalimages.com)

1. Shaggy panjang.

Model rambut ini cocok untuk kamu yang senang menggerai rambut. Potongannya membuat rambut lebih bertekstur.

 

V-line layers
Untuk acara-acara tertentu, tambahkan efek bergelombang di bagian bawah rambutmu. (Foto: REX by Shutterstock)

2. V-line layer.

Ingin gelombang pada rambut wavy semakin terlihat? Kamu bisa mencoba gaya rambut dengan layer v-line ini.

 

Layer pendek dengan blunt end.
Efek bergelombang bisa menjadi solusi yang pas untuk pemilik rambut tipis. (Foto: Indigitalimages.com)

3. Layer pendek dengan blunt end.

Model rambut ini memiliki bagian bawah rambut yang dipotong rata (blunt). Cocok untuk kamu yang ingin mengakali rambut tipismu.

 

Layer membingkai wajah.
Model rambut layer ini seolah-olah membingkai wajah kita. (Foto: Indigitalimages.com)

4. Layer membingkai wajah.

Untuk yang berpipi tembam, model rambut ini bisa kamu coba. Efek bingkai yang dihasilkan bisa membuat wajahterlihat lebih tirus. Mau membuktikannya sendiri?

 

Layer untuk rambut panjang.
Tambahkan sedikit efek bergelombang untuk menambah kesan dinamis. (Foto: REX by Shutterstock)

5. Layer untuk rambut panjang.

Jika rambutmu sangat panjang, kamu bisa memilih layer yang seperti ini. Layer terpendek pada rambut ini panjangnya sebatas bahu.

 

Medium layer.
Jika tidak suka poni, kamu bisa menata rambutmu dengan dibelah tengah. (Foto: REX by Shutterstock)

6. Medium layer.

Bentuk rambut ini cocok untuk kamu yang memiliki rambut tebal. Layer-nya yang tidak terlalu panjang akan membuat rambutmu tetap terlihat bervolume.

 

Layer dengan beach waves.
Punya rambut panjang hampir sepinggang? Sekalian saja dibuat beach waves! (Foto: iStockphoto by Getty Images)

7. Layer dengan beach waves.

Punya rambut model layer? Saatnya coba gaya beach waves yang kamu inginkan selama ini.

 

Layer tipis.
Cara lain untuk memberikan kesan bertekstur adalah lewat perwarnaan dengan teknik highlight. (Foto: REX by Shutterstock)

8. Layer tipis.

Potongan layer tipis cocok untuk kamu yang berambut tebal dan ingin punya rambut yang mudah diatur.

 

Layer dengan side parting.
Ingin bergaya vintage? Belah pinggi rambutmu dan beri efek wavy besar-besar. (Foto: REX by Shutterstock)

9. Layer belah pinggir.

Ingin rambut dengan layer terlihat tebal? Ganti belahan rambutmu seperti aktris cantik ini.

 

Hanya di ujung rambut.
Masih dalam tahap coba-coba? Kamu bisa mulai me-layer ujung rambutmu saja. (Foto: REX by Shutterstock)

10. Mini layer.

Bisa dicoba jika kamu tidak ingin mengurangi panjang rambutmu secara signifikan.

 

Soft layers dengan ombre.
Main-main dengan tekstur lewat efek penataan dan pewarnaan. (Foto: REX by Shutterstock)

11. Layer tipis dengan ombre.

Layer ini termasuk dalam golongan layer pendek. Kamu bisa memberikan warna ombre atau babylights agar rambutmu terlihat indah.

 

Layer dengan balayage.
Pilih warna gelap untuk memberikan kesan lebih tebal. (Foto: REX by Shutterstock)

12. Layer dengan balayage.

Teknik pewarnaan balayage akan membuat layer pada rambutmu semakin terlihat.

 

Shaggy untuk rambut tipis.
Kurangi ‘beban’ rambutmu dengan menambahkan layer dan bermain dengan warna terang. (Foto: Indigitalimages.com)

13. Shaggy untuk rambut tipis.

Rambut tipis bisa terlihat sehat dan tebal dengan model shaggy seperti ini.

 

Soft layers untuk rambut tipis.
Salah satu cara untuk memberikan efek rambut lebih tebal. (Foto: REX by Shutterstock)

14. Soft layers untuk rambut tipis.

Ingin rambut terlihat tebal? Berikan sedikit layer pada ujung rambut dan bentuk wavy agar rambut mendapat ekstra volume.

 

Textured layer.
Model rambut layer ini lagi ngetrend banget lho! (Foto: REX by Shutterstock)

15. Textured layer.

Model rambut textured layer adalah model layer yang dapat memberikan tekstur pada rambut. Bentuk ini membuat rambutmu terlihat makin bervolume.

 

Layer untuk rambut lurus.Layer untuk rambut lurus.
Model rambut layer untuk rambut lurus yang sering dipilih untuk para model runway. (Foto: REX by Shutterstock)

16. Layer untuk rambut lurus.

Rambur lurus natural atau smoothing, keduanya akan terlihat semakin cantik dengan layer.

 

Layer klasik.
Model keriting bisa menciptakan ilusi rambut tebal lho! (Foto: Shutterstock)

17. Layer klasik.

Model layer ini adalah gabungan dari layer pendek dan medium. Gaya rambut ini cocok untuk kamu yang suka mengeriting rambut.

 

Medium layer dengan ombre.
Pilih warna ombre yang terang untuk bagian bawah rambut untuk menciptakan kesan ringan. (Foto: Shutterstock)

18. Medium layer dengan ombre.

Saatnya mencoba warna ombre yang selama ini kamu inginkan! Model warna rambut ini akan terlihat semakin chic pada rambut dengan layer.

 

Soft layer dengan blunt end.
Model rambut ini pas banget untuk memamerkan rambut tebalmu. (Foto: Shutterstock)

19. Soft layer dengan blunt end.

Dinamakan soft layer karena teknik pengguntingannya sangat tipis dan hampir tidak terlihat seperti layer. Tambahkan layer pendek di bagian atas untuk menutupi pipi tembam.

 

Layer panjang.
Salah satu model rambut yang sedang in di Korea. (Foto: Shutterstock)

20. Layer panjang.

Model layer panjang ini sangat mirip dengan gaya rambut shaggy. Bedanya, teknik pengguntingannya tidak menggunakan razor sehingga terlihat natural.

 

Medium layer dengan blunt end.
Tambahkan poni untuk mempersegar penampilanmu. (Foto: Shutterstock)

21. Medium layer dengan blunt end.

Dinamakan medium layer karena ukuran layer satu dengan lainnya sedang dan tidak terlalu berjarak. Bagian bawah rambut juga dipotong rata (blunt).

 

Klasik shaggy.
Model rambut ini membuatmu terlihat edgy. (Foto: Indigitalimages.com)

22. Shaggy pendek.

Ingin tampil edgy? Coba gaya shaggy klasik ini pada rambut tebalmu.

 

Paduan short layer dan medium layer.
Padukan dua bentuk layer yang berbeda untuk menciptakan tekstur. (Foto: Shutterstock)

23. Paduan short layer dan medium layer.

Model rambut ini adalah perpaduan short layer dan medium layer sehingga membuat rambut terlihat bertekstur.

 

Bob panjang dengan textured layer.
Tambahkan layer untuk menambah tekstur rambut bobmu. (Foto: REX by Shutterstock)

24. Bob panjang dengan textured layer.

Model rambut bob panjang ini cocok untuk kamu yang berambut tebal namun tetap membutuhkan tekstur pada rambut. Berikan warna terang untuk membuat rambut tidak terlihat tebal.

Masih belum yakin dengan pilihanmu? Coba cek berbagai inspirasi gaya dan model rambut panjang lain rekomendasi kami.

Lanjutkan membaca

COOKIES ON THE SITE

Unilever uses cookies to give you the best experience online and to provide anonymised, aggregated site usage data. You can find out what cookies we use, what they do and how you can disable them in our Cookie Policy. By browsing our sites, you consent to use cookies. By closing this message, you consent to our use of cookies on this device in accordance with our cookie policy unless you have disabled them.